• Kochi Castle adalah salah satu destinasi klasik yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Kochi. Sayangnya, saat kunjungan kali ini menara utama sedang direnovasi sehingga tidak dapat dinaiki untuk menikmati pemandangan dari dalam kastel. Meski agak disayangkan, berjalan di antara tangga batu dan dinding kastel tua tetap membuat suasana sejarah yang kental terasa jelas. Sepanjang jalan dipenuhi kehijauan, pemandangan tamannya indah, dan dipadukan dengan gaya arsitektur khas Kochi Castle, berjalan santai di sini juga merupakan suatu kenikmatan. Saya berharap dapat kembali berkunjung lain kali dan naik ke menara utama untuk menikmati pemandangan indah Kochi.

Ulasan Lain oleh 王小鈞

  • Kurashiki Bikan Historical Quarter

    Kurashiki Bikan Historical Quarter memikat dengan deretan bangunan gudang berdinding putih, dinding namako bermotif kisi, dan jajaran pohon dedalu yang membentuk lanskap kota penuh pesona. Bangunan tradisional serta pemandangan bergaya retro modern di sepanjang Sungai Kurashiki menjadi daya tarik yang digemari wisatawan.

    • Okayama
    • Destinasi Wisata

    Kurashiki Bikan Historical Quarter adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Okayama. Bangunan tradisional Jepang berjajar rapi di sepanjang jalan dan dipenuhi nuansa retro yang kuat. Saya benar-benar sangat menyukai tempat ini. Berjalan di jalanan yang bersih dan tertata, tanpa terlalu banyak hiruk pikuk, membuat seluruh suasananya terasa sangat santai dan nyaman. Hanya dengan berjalan perlahan sambil menikmati pemandangan, keindahan perjalanan sudah bisa dirasakan.

    Pada siang hari, Kurashiki cukup ramai. Toko-toko berjajar satu demi satu, dengan banyak pilihan oleh-oleh, toko unik, restoran, dan toko kelontong. Tempat ini sangat cocok untuk berbelanja sambil menjelajahinya perlahan. Jalanannya juga bersih dan jalur kendaraan terpisah dari pejalan kaki, sehingga sangat nyaman untuk dijelajahi tanpa harus terus menghindari kendaraan. Kita bisa dengan santai menikmati bangunan kota tua dan pemandangan di kedua sisi jalan.

    Kurashiki pada malam hari memberikan suasana yang benar-benar berbeda. Jumlah wisatawan jauh berkurang dan sebagian besar toko juga sudah tutup. Keramaian siang hari berganti dengan ketenangan dan suasana romantis. Lampu jalan pada malam hari tetap terang, dengan cahaya yang terpantul di permukaan Sungai Kurashiki dan bergoyang lembut mengikuti riak air. Pemandangannya benar-benar indah.

    Angin malam berembus perlahan dan berjalan di sepanjang jalan terasa sangat nyaman. Tanpa kerumunan orang yang berlalu-lalang, menikmati pemandangan kota tua dalam ketenangan justru membuat pesona unik Kurashiki semakin terasa.

    Siang hari cocok untuk berjalan-jalan, berbelanja, dan menikmati makanan, sedangkan malam hari cocok untuk berjalan santai, menikmati pemandangan, dan merasakan suasana. Tempat yang sama memiliki pesona yang benar-benar berbeda antara siang dan malam. Jika datang ke Okayama, menurut saya Kurashiki Bikan Historical Quarter benar-benar layak dimasukkan ke dalam rencana perjalanan. Tidak perlu terburu-buru. Luangkan waktu untuk berjalan dan melihat-lihat secara perlahan, maka tempat bernuansa retro ini akan semakin disukai.

  • Okayama Korakuen Garden

    Taman daimyo ini dibangun atas perintah Ikeda Tsunamasa, penguasa Domain Okayama, sebagai tempat bersantai dan pada dasarnya rampung pada 1700. Pada masa Tsunamasa, pemandangan taman dinikmati dari ruang duduk di dalamnya. Namun, lanskapnya berubah mengikuti kondisi sosial setiap zaman dan selera para penguasa domain. Pembangunan saluran air, kolam, dan unsur lainnya secara bertahap membuat taman ini semakin cocok untuk dinikmati sambil berjalan-jalan.

    • Okayama
    • Taman & Kebun

    Kalau datang ke Okayama, sangat disarankan untuk menjadwalkan **Okayama Korakuen + Kastel Okayama** sekaligus!
    Okayama Korakuen adalah salah satu dari tiga taman terindah di Jepang dan dibangun pada 1700. Begitu memasuki taman, langsung terasa seperti “waktu tiba-tiba mundur tiga ratus tahun”.

    Seluruh taman dirancang dengan gaya taman untuk berjalan-jalan. Hamparan rumput, kolam, jembatan kecil, dan rumah teh saling terhubung di sepanjang jalan. Sambil berjalan dan melihat-lihat, setiap sudut tampak seperti lukisan klasik Jepang. Bagian yang paling saya sukai adalah naik ke Yuishinzan dan memandang seluruh Korakuen dari ketinggian. Kastel Okayama juga terlihat dari kejauhan dan pemandangannya benar-benar menenangkan!

    Di Kolam Sawa-no-ike terdapat pulau buatan, dan ternyata ada aliran air yang melintasi bagian tengah bangunan. Membayangkan para penguasa domain dahulu menyejukkan diri dan menggubah puisi di sini benar-benar membangkitkan gambaran yang jelas.

    Setiap musim juga memiliki pesonanya sendiri: melihat bunga sakura pada musim semi, bunga teratai pada musim panas, dedaunan merah pada musim gugur, dan bunga plum pada musim dingin. Terutama “Chishio-no-mori” pada musim gugur, keindahannya sungguh luar biasa.

    Kalau hanya bisa mengunjungi satu tempat di Okayama, saya akan memilih tempat ini. Kalau waktunya cukup, mengunjungi Korakuen + Kastel Okayama sekaligus adalah pilihan yang paling pas!

  • Kastel Kumamoto

    Kastel Kumamoto adalah kastel ternama yang dibangun oleh Kato Kiyomasa pada 1607. Dibangun dengan teknologi tercanggih pada masanya dan pengerahan tenaga yang besar, kastel ini kemudian menjadi tempat berlangsungnya berbagai peristiwa penting dalam sejarah Jepang.

    • Kumamoto
    • Objek Wisata Populer

    Kastel Kumamoto, salah satu dari tiga kastel ternama di Jepang, telah melalui pemugaran panjang setelah Gempa Kumamoto 2016 dan kini sudah kembali ke wujud aslinya. Saat datang kembali kali ini, meskipun jejak pemugaran masih terlihat di beberapa tempat, secara keseluruhan nuansa kastel masa lalunya tetap terasa. Berjalan di dalamnya pun masih terasa sangat megah.
    Harga tiket Kastel Kumamoto untuk orang dewasa adalah ¥800. Menurut saya, tempat ini sangat layak dimasuki. Selain dapat mengunjungi menara utama, pengunjung juga bisa melihat kondisi pemugaran setelah gempa di sepanjang perjalanan sehingga dapat lebih memahami sejarah kastel ini.
    Saya juga sangat menyarankan untuk sekaligus mengunjungi Kumamoto Castle Wakuwaku-za di sebelahnya. Di dalamnya terdapat cukup banyak pengalaman interaktif. Selain dapat mengenal sejarah Kastel Kumamoto dengan berbagai cara, ada pula sejumlah permainan kecil, bahkan pengalaman mengenakan kostum zaman dahulu. Ternyata cukup menyenangkan. Saat ini, tiket terusan Kastel Kumamoto + Wakuwaku-za hanya seharga ¥850, jauh lebih hemat daripada membeli tiket secara terpisah.
    Setelah selesai mengunjungi Kastel Kumamoto, pengunjung juga bisa mampir ke Sakuranobaba Josaien di sebelahnya. Di sana terdapat banyak restoran, oleh-oleh, dan makanan ringan khas Kumamoto. Setelah selesai berkeliling kastel, tempat ini pas untuk makan dan beristirahat sejenak, sehingga rangkaian perjalanannya terasa sangat lancar.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa