Ini adalah tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berwisata ke Tottori.
Keindahan pola pasir yang dibentuk oleh angin serta kontras antara langit dan bukit pasir juga menjadi daya tariknya. Dijamin terlihat bagus di media sosial! Bukit pasirnya luas dan tidak ada kios atau semacamnya, jadi harap berhati-hati dengan membawa botol minum atau air kemasan dan berjalan-jalan sambil tetap mencukupi kebutuhan cairan. Katanya tempat ini juga indah pada musim salju, jadi saya ingin berkunjung saat musim dingin. Foto terakhir adalah hidangan yang saya makan di restoran kecil bernama “Yukichiya” dekat Stasiun Tottori. Menu setnya berisi sashimi segar dan hidangan kecil yang ditata dengan indah, dan rasanya sangat lezat.
Tottori Sand Dunes | Ulasan oleh みのさん
Ulasan Lain oleh みのさん
-
Kastel Himeji
Kastel ternama yang juga terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia. Menara utamanya dibangun oleh Ikeda Terumasa pada awal zaman Edo, dengan lima tingkat atap di bagian luar, enam lantai di atas tanah, dan satu lantai bawah tanah. Menara ini merupakan yang terbesar di antara menara utama kastel dari zaman Edo yang masih berdiri. Kastel ini juga memiliki tata pertahanan sogamae, yaitu kawasan kota di sekitar kastel turut dikelilingi parit. Luasnya cukup untuk menampung seluruh pusat Kota Himeji saat ini. Konon, parit terluarnya dahulu berada di sekitar lokasi Stasiun Himeji sekarang.
Kastel indah yang juga disebut Kastel Shirasagi ini layak dilihat! Ada juga tutup lubang got berdesain motif kastel dan sagiso, bunga Kota Himeji, jadi jangan lupa memperhatikan langkah kaki. Di kawasan bar dekat stasiun, saya menikmati sake lokal Yukihikosan. Menyenangkan, ya, bisa mencicipi minuman khas daerah yang dikunjungi. Rasanya enak.
-
-
Kuil Shinto Kotohira-gu
Terletak di Gunung Zozu, kuil ini merupakan kuil pusat dari seluruh kuil Shinto Kotohira. Sekitar 4 juta orang datang berziarah setiap tahun. Dewa utamanya, Omononushi-no-Kami, telah dikenal sebagai pelindung perjalanan laut sejak sebelum Abad Pertengahan. Dewa ini juga dipercaya mendatangkan panen berlimpah serta kemakmuran dalam industri dan kebudayaan.
Setelah berhasil menaiki 785 anak tangga, pemandangan menakjubkan akan menanti. Datanglah dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan!
Direktur Ike dari toko permen bersejarah “Ike Shoten” di jalan menuju kuil sangat memahami sejarah Konpira-san, jadi beruntung kalau beliau sedang berada di toko. Cobalah menyapanya dan bertanya. Permen buah yang bisa dimakan di toko juga direkomendasikan. Kamiyo Ame, yang dilengkapi palu mini untuk memecahnya agar berkahnya bisa dibawa pulang dan dibagikan kepada semua orang, cocok dijadikan oleh-oleh.
Seperti yang disebutkan dalam artikel, konon hal baik akan terjadi jika berhasil mengapungkan koin satu yen di tempayan air dekat Asahisha, jadi sebaiknya siapkan koin satu yen.
Setelah selesai beribadah, saya sarankan melepas dahaga di DONZO Brewing, tempat yang menyediakan bir craft dari Kotohira.
-
-
Tojinbo
Tojinbo merupakan tebing terjal dengan permukaan kasar yang terbentuk oleh erosi ombak. Tempat ini telah lama dikagumi karena keindahan pemandangannya. Tebing berbatu yang tampak begitu megah ini membentang sekitar 1 km. Formasi kekar kolom sebesar ini konon hanya ada di tiga tempat di dunia, termasuk Tojinbo. Kawasan ini ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah dan Monumen Alam Nasional.
Tempat berpemandangan indah ini terkenal sebagai lokasi syuting drama suspense. Pemandangan ombak ganas Laut Jepang yang menghantam tebing curam sangat mengesankan. Tempat ini berbahaya jika tidak memakai sepatu kets atau alas kaki lain yang nyaman untuk berjalan. Sebaiknya hindari sepatu hak tinggi dan sandal. Keselamatan nomor satu!
-




















