Pemandangan kotanya yang indah tampak seperti lukisan dari sudut mana pun. Ada banyak toko yang lucu, jadi berjalan-jalan saja pun menyenangkan. Foto kedua adalah sebuah toko yang menjual sake, sehingga sugidama dipajang di bawah atap bagian depan toko. Di Kurashiki Momoko yang terkenal dengan parfait buah musiman, saya menikmati parfait persik dengan satu buah persik besar utuh di atasnya. Katanya, jenis persiknya berubah sesuai musim. Porsinya pas untuk dibagi berdua. Tempatnya ramai, tetapi direkomendasikan bagi pencinta buah.
Kurashiki Bikan Historical Quarter | Ulasan oleh みのさん
Ulasan Lain oleh みのさん
-
Kastel Himeji
Kastel ternama yang juga terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia. Menara utamanya dibangun oleh Ikeda Terumasa pada awal zaman Edo, dengan lima tingkat atap di bagian luar, enam lantai di atas tanah, dan satu lantai bawah tanah. Menara ini merupakan yang terbesar di antara menara utama kastel dari zaman Edo yang masih berdiri. Kastel ini juga memiliki tata pertahanan sogamae, yaitu kawasan kota di sekitar kastel turut dikelilingi parit. Luasnya cukup untuk menampung seluruh pusat Kota Himeji saat ini. Konon, parit terluarnya dahulu berada di sekitar lokasi Stasiun Himeji sekarang.
Kastel indah yang juga disebut Kastel Shirasagi ini layak dilihat! Ada juga tutup lubang got berdesain motif kastel dan sagiso, bunga Kota Himeji, jadi jangan lupa memperhatikan langkah kaki. Di kawasan bar dekat stasiun, saya menikmati sake lokal Yukihikosan. Menyenangkan, ya, bisa mencicipi minuman khas daerah yang dikunjungi. Rasanya enak.
-
-
Kuil Shinto Kotohira-gu
Terletak di Gunung Zozu, kuil ini merupakan kuil pusat dari seluruh kuil Shinto Kotohira. Sekitar 4 juta orang datang berziarah setiap tahun. Dewa utamanya, Omononushi-no-Kami, telah dikenal sebagai pelindung perjalanan laut sejak sebelum Abad Pertengahan. Dewa ini juga dipercaya mendatangkan panen berlimpah serta kemakmuran dalam industri dan kebudayaan.
Setelah berhasil menaiki 785 anak tangga, pemandangan menakjubkan akan menanti. Datanglah dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan!
Direktur Ike dari toko permen bersejarah “Ike Shoten” di jalan menuju kuil sangat memahami sejarah Konpira-san, jadi beruntung kalau beliau sedang berada di toko. Cobalah menyapanya dan bertanya. Permen buah yang bisa dimakan di toko juga direkomendasikan. Kamiyo Ame, yang dilengkapi palu mini untuk memecahnya agar berkahnya bisa dibawa pulang dan dibagikan kepada semua orang, cocok dijadikan oleh-oleh.
Seperti yang disebutkan dalam artikel, konon hal baik akan terjadi jika berhasil mengapungkan koin satu yen di tempayan air dekat Asahisha, jadi sebaiknya siapkan koin satu yen.
Setelah selesai beribadah, saya sarankan melepas dahaga di DONZO Brewing, tempat yang menyediakan bir craft dari Kotohira.
-
-
Tojinbo
Tojinbo merupakan tebing terjal dengan permukaan kasar yang terbentuk oleh erosi ombak. Tempat ini telah lama dikagumi karena keindahan pemandangannya. Tebing berbatu yang tampak begitu megah ini membentang sekitar 1 km. Formasi kekar kolom sebesar ini konon hanya ada di tiga tempat di dunia, termasuk Tojinbo. Kawasan ini ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah dan Monumen Alam Nasional.
Tempat berpemandangan indah ini terkenal sebagai lokasi syuting drama suspense. Pemandangan ombak ganas Laut Jepang yang menghantam tebing curam sangat mengesankan. Tempat ini berbahaya jika tidak memakai sepatu kets atau alas kaki lain yang nyaman untuk berjalan. Sebaiknya hindari sepatu hak tinggi dan sandal. Keselamatan nomor satu!
-



















