Kairakuen

Terverifikasi [Terverifikasi] menandakan informasi yang dipublikasikan setelah dikonfirmasi oleh pihak terkait.

Kairakuen

Salah satu dari Tiga Taman Terindah di Jepang. Taman seluas 13 ha yang memanfaatkan lanskap alami ini memiliki banyak tempat menarik yang mengingatkan pada masa silam.

3.42 14

Terakhir diperbarui :
Diawasi oleh:  Kairakuen

Taman bersejarah ini dibangun oleh Tokugawa Nariaki, penguasa kesembilan Domain Mito. Bersama Kenrokuen di Kanazawa dan Korakuen di Okayama, Kairakuen termasuk dalam Tiga Taman Terindah di Jepang.

Beragam tempat menarik tersebar di taman seluas sekitar 13 ha ini. Setelah masuk melalui gerbang timur, Anda akan melihat Kobuntei, bangunan kayu tiga lantai dengan dua tingkat atap. Dibangun sebagai vila Tokugawa Nariaki, kompleks ini terdiri dari dua bangunan beratap sirap kayu dan jerami yang tampak sederhana, tetapi tetap anggun. Di ujung selatan dataran tinggi terdapat Senekidai, tempat papan go, papan shogi, dan meja dari batu ditata. Dari sini, pemandangan alam yang membentang di bawahnya, termasuk Danau Senba, tampak menakjubkan. Gua Nangai no Dokutsu juga masih bertahan hingga kini. Gua ini merupakan bekas lokasi penambangan batu tuf yang digunakan untuk pembangunan saluran air dan sumur. Sambil mengenang masa ketika tempat ini menunjang berbagai proyek Domain Mito, Anda dapat merenungkan jasa para pendahulu.

Sempatkan pula mengunjungi berbagai monumen di taman ini. Di antaranya adalah monumen puisi Senko no Bosetsuhi yang memuji keindahan pemandangan bersalju di Danau Senba saat senja pada musim dingin, serta Monumen Haiku Shiki yang memuat haiku terkenal karya Masaoka Shiki ketika berkunjung pada zaman Meiji. Selain itu, ada Hutan Bambu Mousou yang tampil menonjol dengan kehijauannya sepanjang tahun, serta pohon sugi Taro yang berusia 800 tahun dan masih tumbuh dengan kuat.

Pada awal musim semi, sekitar 3.000 pohon ume dari sekitar 100 varietas mencapai masa mekar terbaiknya. Setiap tahun, Festival Bunga Ume Mito digelar dari pertengahan Februari hingga akhir Maret.

Poin Utama

  • Taman Jepang yang tertata apik, hasil karya Tokugawa Nariaki, penguasa kesembilan Domain Mito.
  • Kobuntei, dengan tampilan sederhana tetapi anggun, merupakan simbol taman ini.
  • Terdapat pula Hutan Bambu Mousou yang hijau rimbun dan pohon sugi Taro yang berusia 800 tahun.
  • Festival Bunga Ume Mito rutin digelar pada awal musim semi.

Foto

  • Gua Nangai no Dokutsu

    Gua Nangai no Dokutsu

  • Monumen Haiku Shiki

    Monumen Haiku Shiki

  • Senekidai di ujung selatan dataran tinggi

    Senekidai di ujung selatan dataran tinggi

  • Kobuntei yang beratap jerami

    Kobuntei yang beratap jerami

  • Oku Goten yang beratap jerami

    Oku Goten yang beratap jerami

  • Hutan Bambu Mousou yang mengajak pengunjung memasuki dunia yin

    Hutan Bambu Mousou yang mengajak pengunjung memasuki dunia yin

Ulasan

14

Sebagian ulasan diterjemahkan oleh AI.

  • Datang saat musim bunga plum benar-benar pas. Cuacanya masih agak dingin, tetapi seluruh suasananya sangat terasa seperti awal musim semi.

  • Saat cuaca cerah, hasil fotonya sangat bagus dan benar-benar terasa seperti taman Jepang.

  • 日本有名的三大名園之一,另外兩個為金澤兼六園和岡山後樂園。

Informasi

Nama dalam bahasa Jepang
偕楽園
Kode pos
310-0033
Alamat
Tokiwacho 1, Kota Mito, Prefektur Ibaraki
Telepon
029-244-5454
Hari Libur
Buka setiap hari
Jam Buka
06.00–19.00 (Oktober hingga pertengahan Februari: 07.00–18.00)
Harga
Dewasa 320 yen, anak-anak 160 yen
Akses
Sekitar 20 menit dengan bus Ibaraki Kotsu atau Kanto Railway dari Stasiun Mito yang dilayani berbagai jalur JR
Kartu Kredit
Diterima
Situs Resmi
Situs resmi
Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa