• Saat memasuki Okayama Korakuen pada pagi hari, cuacanya agak mendung dan hampir tidak ada sinar matahari, tetapi justru membuat seluruh taman terlihat sangat tenang.

    Saya berjalan perlahan menyusuri jalan setapak, dengan hamparan hijau luas di kedua sisi. Sesekali terlihat kolam dan bangunan tradisional Jepang, membuat perjalanan terasa sangat nyaman. Bagian yang paling saya sukai adalah kolam di depan Renchiken. Rumah beratap jerami terpantul di permukaan air, dipadukan dengan pohon pinus dan jembatan batu di sampingnya, benar-benar memiliki nuansa taman Jepang.

    Kemudian saya berdiri di tepi kolam, merasakan embusan angin dan mendengarkan suara burung di sekitar. Tanpa rencana khusus, saya hanya berjalan dan melihat-lihat secara perlahan, tetapi justru terasa sangat menenangkan. Korakuen juga masih mempertahankan banyak tampilan dari zaman Edo. Setelah benar-benar masuk dan berjalan di dalamnya, tempat ini terasa agak berbeda dari destinasi wisata pada umumnya.

    Meskipun cuaca hari itu kurang bagus, menurut saya Korakuen saat mendung justru memiliki pesona tersendiri. Berjalan mengelilinginya dengan tenang terasa cukup nyaman.

  • Kalau datang ke Okayama, sangat disarankan untuk menjadwalkan **Okayama Korakuen + Kastel Okayama** sekaligus!
    Okayama Korakuen adalah salah satu dari tiga taman terindah di Jepang dan dibangun pada 1700. Begitu memasuki taman, langsung terasa seperti “waktu tiba-tiba mundur tiga ratus tahun”.

    Seluruh taman dirancang dengan gaya taman untuk berjalan-jalan. Hamparan rumput, kolam, jembatan kecil, dan rumah teh saling terhubung di sepanjang jalan. Sambil berjalan dan melihat-lihat, setiap sudut tampak seperti lukisan klasik Jepang. Bagian yang paling saya sukai adalah naik ke Yuishinzan dan memandang seluruh Korakuen dari ketinggian. Kastel Okayama juga terlihat dari kejauhan dan pemandangannya benar-benar menenangkan!

    Di Kolam Sawa-no-ike terdapat pulau buatan, dan ternyata ada aliran air yang melintasi bagian tengah bangunan. Membayangkan para penguasa domain dahulu menyejukkan diri dan menggubah puisi di sini benar-benar membangkitkan gambaran yang jelas.

    Setiap musim juga memiliki pesonanya sendiri: melihat bunga sakura pada musim semi, bunga teratai pada musim panas, dedaunan merah pada musim gugur, dan bunga plum pada musim dingin. Terutama “Chishio-no-mori” pada musim gugur, keindahannya sungguh luar biasa.

    Kalau hanya bisa mengunjungi satu tempat di Okayama, saya akan memilih tempat ini. Kalau waktunya cukup, mengunjungi Korakuen + Kastel Okayama sekaligus adalah pilihan yang paling pas!

  • Okayama Korakuen adalah salah satu dari tiga taman terindah di Jepang. Pemandangan di dalamnya sangat indah dan memiliki pesona yang berbeda pada setiap musim. Berjalan di antara hamparan rumput hijau, kolam, dan taman klasik membuat suasananya terasa tenang dan santai. Lanskap taman yang dirancang dengan cermat berpadu dengan Kastel Okayama di kejauhan, menciptakan pemandangan yang indah.

  • Tamannya sangat luas, dengan banyak hamparan rumput dan kolam. Sangat nyaman untuk berjalan-jalan, dan rumputnya terawat dengan baik. Bisa juga duduk untuk berpiknik, cukup santai.

  • Salah satu dari tiga taman terindah di Jepang, dan merupakan referensi penting bagi penggemar hortikultura dan desain lanskap!

  • 後樂園的設計都是寬闊的草坪,只要稍微站在高處就能把整個庭院盡收眼底,鄰近的岡山城也可以一同遊覽。

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa