Ise Jingu
Akrab disebut “O-Ise-san” dan umumnya dikenal sebagai “Ise Jingu”, kompleks kuil Shinto ini memiliki nama resmi “Jingu”. Kompleks ini mencakup 125 kuil, termasuk Naiku (Kotaijingu) yang memuja Amaterasu-Omikami, dewi yang dianggap sebagai leluhur keluarga kekaisaran, serta Geku (Toyo’uke-daijingu) yang memuja dewa pelindung sandang, pangan, papan, dan industri. Selain itu, terdapat kuil-kuil dalam kategori betsugu, massha, shokansha, dan lainnya.
Saat memasuki Ise Jingu, pepohonan raksasa menjulang di kedua sisi. Sambil mendengarkan suara tonggeret yang merdu dan melangkah di jalan berkerikil, tanpa sadar saya menjadi salah satu peziarah. Saya berhenti sejenak di tepi Sungai Isuzu. Air sungainya jernih, dan semilir angin mengusir hawa panas. Waktu terasa berjalan tenang. Saya menyukai kesederhanaan tempat ini tanpa hiasan berlebihan. Hati yang gelisah karena panas seakan memperoleh ketenangan di sini.

























