Taman Nara
Taman ini bersebelahan dengan berbagai warisan sejarah dan budaya yang berharga, seperti Kuil Shinto Kasuga Taisha, Kuil Buddha Kofukuji, Kuil Buddha Todaiji, Museum Nasional Nara, dan Shosoin. Nikmati keindahan alam yang luas dan hijau di sekelilingnya. Lokasinya di pusat kota juga memudahkan akses ke berbagai tempat wisata.
Kawanan rusa di Taman Nara benar-benar terlalu menggemaskan! Baru saja memasuki taman, sudah terlihat rusa-rusa sika berjalan santai, duduk beristirahat di tanah, bahkan berlalu-lalang dengan tenang di tengah kerumunan tanpa takut pada orang. Di Jepang terdapat legenda yang telah lama diwariskan bahwa rusa adalah utusan para dewa di dunia manusia. Terutama di Nara, rusa dianggap sebagai makhluk suci sehingga selalu dihormati dan dilindungi.
Saat datang ke sini, tentu saja jangan lewatkan memberi makan rusa. Di sekitar taman terdapat banyak penjual “senbei rusa”, yaitu senbei khusus untuk rusa yang terutama terbuat dari dedak padi, tepung gandum, dan serealia lainnya, serta hampir tidak memiliki rasa. Namun, bagi rusa ini adalah makanan superlezat! Begitu ada senbei di tangan, beberapa rusa akan segera mendekat, bahkan dalam sekejap kita bisa dikepung.
Saat memberi makan, jangan sekali-kali mengejar rusa. Tetaplah tenang dan berikan satu per satu secara perlahan. Setelah habis, ingatlah membuka kedua tangan agar mereka tahu “sudah tidak ada”. Sebaiknya senbei diangkat sedikit lebih tinggi. Kalau tidak, saat rusa terlalu bersemangat, air liurnya mudah membasahi seluruh tangan, pakaian pun tidak akan luput, bahkan mungkin digigit pelan beberapa kali. Benar-benar menggemaskan sekaligus merepotkan! Hal paling menarik adalah rusa-rusa itu bisa membungkuk. Jika memberi salam kepada mereka, mereka juga akan membalas〜
Namun, bagaimanapun juga hewan tetap memiliki sifat liar. Jika datang bersama anak-anak, jangan biarkan mereka terlalu dekat agar terhindar dari cedera, sehingga semuanya dapat bermain dengan gembira dan aman.






























