Saat Kastel Sendai dibangun, Kuil Shinto Osaki Hachimangu dipindahkan ke arah barat laut, arah Anjing dan Babi dalam zodiak Jepang, atas perintah Date Masamune. Sejak itu, kuil ini dihormati sebagai pelindung seluruh Sendai, khususnya bagi mereka yang lahir pada Tahun Anjing dan Tahun Babi.
Daya tarik utamanya adalah bangunan kuil berstatus Pusaka Nasional yang disebut sebagai mahakarya arsitektur Momoyama. Aula pemujaannya berlapis lak hitam seluruhnya, sehingga terkesan tenang, sementara atap dan susunan penyangga atapnya dihiasi ornamen berwarna cerah dengan desain yang rumit. Kuil ini juga sangat dihormati para atlet karena dipercaya memberikan berkah kemenangan. Di bangunan Nagatoko di ujung jalan menuju kuil, berjajar ema, papan kayu berisi doa, yang dipersembahkan oleh para atlet dari Sendai, termasuk pemain sepak bola dan bisbol, untuk memohon kemenangan.
Kuil ini terkenal dengan Festival Matsutaki yang diselenggarakan setiap 14 Januari. Dalam festival yang memiliki sejarah sepanjang 300 tahun ini, hiasan Tahun Baru dibakar di halaman kuil dan tempat-tempat lainnya. Orang-orang menghangatkan diri di dekat api suci sambil memohon kesehatan sepanjang tahun serta keselamatan keluarga. Di daerah lain, festival semacam ini umumnya disebut Donto Matsuri. Sebagian pengunjung melakukan ritual Hadaka Mairi, yaitu berziarah dengan tubuh nyaris telanjang, hanya mengenakan sedikit penutup tubuh seperti kain sarashi. Ritual ini telah menjadi bagian khas musim dingin di Sendai.
Poin Utama
-
Bangunan kuil dengan hiasan yang indah wajib dilihat.
-
Anda dapat memperoleh berkah kemenangan yang ampuh.
-
Festival Matsutaki merupakan festival yang menjadi simbol musim dingin di Sendai.