Bukan Hanya Kuliner! 14 Tempat Wisata untuk Menikmati Pesona Sendai

Bukan Hanya Kuliner! 14 Tempat Wisata untuk Menikmati Pesona Sendai

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Sejak masa Date Masamune, Kota Sendai berkembang sebagai pusat kawasan Tohoku.
Saat mendengar nama Sendai, banyak orang mungkin langsung teringat kuliner seperti lidah sapi, zunda atau pasta edamame, dan hidangan laut.
Kuliner lezat memang menjadi salah satu daya tariknya, tetapi perpaduan lanskap kota besar dan alam yang harmonis juga tidak boleh dilewatkan saat berwisata ke Sendai.
Berikut pilihan tempat wisata, area belanja, dan acara untuk menikmati perjalanan di Sendai semaksimal mungkin.

Seperti Apa Sendai?

Terletak hampir di tengah Prefektur Miyagi, Sendai dibangun oleh Date Masamune sebagai kota yang berkembang di sekitar kastel. Tanahnya yang subur dan kebijakan Masamune mendorong perkembangan kota ini.
Kini, Sendai menjadi kota terbesar di kawasan Tohoku dengan penduduk sebanyak 1,08 juta jiwa.
Alam masih banyak terjaga di kedua sisi Sungai Hirose yang mengalir melalui pusat kota. Pemandangan deretan pohon keyaki atau zelkova Jepang yang berubah mengikuti musim pun menenteramkan hati para pengunjung.
Berkat banyaknya pepohonan, Sendai juga dijuluki “Kota Pepohonan”.
Di sekitar kota terdapat pelabuhan perikanan yang termasuk terkemuka di Jepang, sehingga Anda bisa menikmati hasil laut yang sangat segar.

Lanskap Sendai yang memadukan suasana perkotaan dan alam
Lanskap Sendai yang memadukan suasana perkotaan dan alam

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Sendai?

Untuk menikmati Sendai yang dijuluki Kota Pepohonan, bulan Mei adalah waktu yang direkomendasikan, ketika dedaunan muda mulai menghijau.
Pada musim gugur, lembah-lembahnya juga menyuguhkan pemandangan memukau dengan dedaunan beraneka warna. Sesuaikan waktu kunjungan dengan pemandangan yang ingin Anda nikmati: dedaunan musim gugur atau hijaunya daun-daun muda.

Panduan Pakaian untuk Setiap Musim di Sendai

  • Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
  • Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
  • Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
  • Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket tebal

Bagaimana Cara Menuju Sendai?

Sendai mudah dijangkau: perjalanan dari Tokyo dengan Tohoku Shinkansen hanya memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Bandara Sendai juga terhubung dengan kota-kota besar di Jepang melalui penerbangan domestik terjadwal.
Akses dari luar Jepang pun mudah. Dari Bandara Narita, perjalanan dengan kereta memakan waktu sekitar 3 jam, sedangkan dari Bandara Internasional Kansai, Anda dapat melanjutkan dengan penerbangan domestik selama 1 jam 20 menit menuju Bandara Sendai.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Sendai

Untuk berwisata di dalam Kota Sendai, kereta dan bus sudah cukup memudahkan perjalanan Anda.
Dengan kereta JR dan kereta bawah tanah, serta bus dari Biro Transportasi Sendai dan Miyagi Kotsu, Anda bisa mengunjungi situs bersejarah dan fasilitas wisata dengan nyaman sambil menikmati alam.

Kota yang Erat Kaitannya dengan Date Masamune! 14 Tempat Wisata Pilihan di Sendai

Dibangun oleh Date Masamune sebagai kota di sekitar kastel, Sendai tumbuh secara ekonomi sekaligus menjadi kota dengan kekayaan budaya.
Meski merupakan kota besar, ruang hijaunya begitu melimpah hingga pantas dijuluki “Kota Pepohonan”. Tidak berlebihan jika Sendai disebut sebagai kota tempat kehidupan perkotaan dan alam berpadu harmonis.
Di sini juga terdapat pemandian air panas ternama dengan sejarah 1.500 tahun sejak pertama kali dibuka, yang dahulu disukai keluarga Date.
Berikut pilihan tempat wisata di Sendai, kota penuh pesona tempat warisan budaya Date Masamune dan alam yang hijau masih terus hidup hingga kini.

Peta tempat wisata di Sendai
Peta tempat wisata di Sendai

1. Kuil Osaki Hachimangu

Saat Kastel Sendai dibangun, Kuil Osaki Hachimangu dipindahkan atas perintah Date Masamune ke arah barat laut, arah yang berkaitan dengan shio Anjing dan Babi.
Sejak itu, kuil ini dihormati sebagai pelindung seluruh Sendai, khususnya bagi orang yang lahir pada tahun Anjing dan Babi.
Daya tarik utamanya adalah bangunan kuil berstatus Pusaka Nasional yang disebut sebagai mahakarya arsitektur Momoyama.
Aula pemujaannya berlapis lak hitam yang memberi kesan tenang, sementara atap dan susunan penyangga atapnya dihiasi ornamen berwarna cerah dengan desain yang rumit.

Ornamen berwarna cerah tampak menonjol pada aula pemujaan berlapis lak hitam
Ornamen berwarna cerah tampak menonjol pada aula pemujaan berlapis lak hitam

2. Mausoleum Zuihoden

Zuihoden adalah mausoleum Date Masamune, pendiri Domain Sendai. Bangunan ini didirikan oleh Tadamune, penguasa kedua domain tersebut, setahun setelah Masamune wafat pada 1636 (tahun ke-13 era Kan'ei), sesuai dengan wasiatnya.
Di sekitarnya terdapat mausoleum keluarga Date lainnya, seperti Kansenden, tempat persemayaman Date Tadamune, dan Zennoden, tempat persemayaman Date Tsunamune, serta museum terkait. Seluruh kawasan ini ditetapkan sebagai situs bersejarah Kota Sendai dengan nama Kompleks Makam Keluarga Date di Kyogamine.

Zuihoden dengan dekorasi yang megah dan penuh warna
Zuihoden dengan dekorasi yang megah dan penuh warna

3. Situs Kastel Sendai (Kastel Aoba)

Kastel Sendai dibangun atas perintah Date Masamune. Dikenal pula sebagai “Kastel Aoba”, kastel ini menjadi pusat pemerintahan domain selama 270 tahun.
Namun, sejak era Meiji, lahannya digunakan oleh angkatan darat dan banyak bangunannya dibongkar. Sebagian besar bangunan yang tersisa, termasuk Gerbang Otemon, kemudian hangus dalam Serangan Udara Besar Sendai.
Kini kawasan tersebut telah ditata menjadi taman. Anda dapat melihat dinding batu, menara penjaga di sisi Gerbang Otemon yang telah dibangun kembali, serta tembok tanah di sisi utara gerbang itu.

Patung Date Masamune menunggang kuda di bekas area utama kastel©︎ Asosiasi Pariwisata dan Hubungan Internasional Sendai
Patung Date Masamune menunggang kuda di bekas area utama kastel©︎ Asosiasi Pariwisata dan Hubungan Internasional Sendai

4. Akuarium Sendai Umino-Mori

Terletak dekat Pelabuhan Sendai, akuarium ini merupakan salah satu yang terbesar di Tohoku.
Akuarium ini dibuka pada 2015 (tahun ke-27 era Heisei) sebagai “akuarium yang melambangkan pemulihan”.
Koleksinya mencakup beragam makhluk hidup, mulai dari perairan lepas pantai Sanriku hingga berbagai penjuru dunia.
Tepat setelah pintu masuk terdapat “Inochi Kirameku Umi” atau “Laut yang Berkilau dengan Kehidupan”, akuarium raksasa selebar 14 m dan setinggi 7,5 m yang membentang hingga lantai dua. Dibuat dengan gambaran laut Sanriku, akuarium ini menjadi tempat sekitar 30.000 hewan dari 50 spesies berenang dengan anggun.
Pertunjukan lumba-lumba, singa laut, dan burung di Umino-Mori Stadium yang berkapasitas sekitar 1.000 orang juga populer.

Akuarium raksasa yang diterangi sinar matahari dari langit-langit
Akuarium raksasa yang diterangi sinar matahari dari langit-langit

5. Penyulingan Miyagikyo Nikka Whisky

Bersama Penyulingan Yoichi di Hokkaido, tempat ini memproduksi wiski dasar untuk Nikka Whisky.
Penyulingan ini berada di kawasan pegunungan dekat perbatasan Prefektur Yamagata, dikelilingi Sungai Nikkawa dan Sungai Hirose.
Masataka Taketsuru, yang dikenal sebagai bapak wiski Jepang, membangunnya pada 1969 (tahun ke-44 era Showa) sebagai penyulingan kedua setelah Yoichi.
Dalam tur berpemandu gratis yang wajib dipesan melalui internet, Anda dapat mengunjungi bangunan penyulingan dan gudang penyimpanan, serta mencicipi wiski. Jangan lewatkan juga tokonya yang menjual botol wiski eksklusif penyulingan ini.

Wiski dasar dimatangkan selama belasan tahun di gudang penyimpanan
Wiski dasar dimatangkan selama belasan tahun di gudang penyimpanan

6. Jalan Jozenji-dori

Bersama Jalan Aoba-dori, jalan utama ini menjadi simbol Sendai yang dijuluki “Kota Pepohonan”.
Empat baris pohon keyaki berjajar sepanjang sekitar 700 m, menyuguhkan pemandangan berbeda setiap musim, dari daun muda yang hijau hingga warna-warni musim gugur.
Bagian tengah jalan dijadikan jalur pejalan kaki, tempat yang menyenangkan untuk berjalan santai sambil menikmati kopi.

Deretan pohon keyaki di sepanjang Jalan Jozenji-dori ©︎ Asosiasi Pariwisata dan Hubungan Internasional Sendai
Deretan pohon keyaki di sepanjang Jalan Jozenji-dori ©︎ Asosiasi Pariwisata dan Hubungan Internasional Sendai

7. Sendai Daikannon

Berdiri di kompleks Kuil Daikanmitsuji, patung Kannon terbesar di Jepang ini memiliki nama resmi Sendai Tendō Byakue Daikannon.
Patung ini diresmikan pada 1991 (tahun ke-3 era Heisei), setelah dibangun dengan biaya sekitar 4 miliar yen oleh seorang pengusaha yang mengembangkan kawasan perkotaan di sekitarnya.
Tingginya mencapai 100 m dari permukaan tanah. Angka 100 dipilih untuk merayakan 100 tahun berdirinya pemerintahan Kota Sendai, yang bertepatan dengan peralihan statusnya menjadi kota yang ditunjuk oleh peraturan pemerintah pada 1989 (tahun pertama era Heisei), sekaligus sebagai harapan akan kemakmuran pada abad ke-21 yang akan datang.

Patung Kannon terbesar di Jepang
Patung Kannon terbesar di Jepang

8. Akiu Onsen

Kawasan pemandian air panas ini berada di sepanjang lembah Sungai Natori di bagian barat Sendai. Pilihan penginapannya beragam, mulai dari ryokan atau penginapan tradisional Jepang yang mewah hingga penginapan terjangkau tanpa layanan makan.
Lokasinya mudah dijangkau, sekitar 30 menit berkendara dari pusat Sendai, dengan berbagai aktivitas rekreasi di sekitarnya.
Di Lembah Futakuchi yang berada di hulu Sungai Natori, Anda bisa menikmati pendakian gunung, menyusuri ngarai atau canyoning, dan berkemah.

Pemandian air panas bersejarah yang juga disukai Date Masamune.
Pemandian air panas bersejarah yang juga disukai Date Masamune.

9. Observatorium Astronomi Sendai

Dengan konsep “Mendekatkan Alam Semesta”, Observatorium Astronomi Sendai merupakan museum astronomi terpadu. Fasilitasnya meliputi planetarium yang memproyeksikan langit berbintang indah beserta tayangan visual yang mengesankan, ruang pameran untuk belajar tentang alam semesta secara menyenangkan melalui model dan video, serta Teleskop Hitomi berdiameter 1,3 m, salah satu yang terbesar di Jepang.

Rasakan alam semesta lebih dekat melalui pengalaman visual dan audio di planetarium
Rasakan alam semesta lebih dekat melalui pengalaman visual dan audio di planetarium

10. Sendai Mediatheque

Jalan Jozenji-dori, dengan deretan pohon keyaki sepanjang sekitar 700 m, merupakan jalan ikonis Sendai, sang Kota Pepohonan. Di sepanjang jalan ini, bangunan dengan seluruh bagian luar berlapis kaca ini tampak begitu mencolok. Pusat budaya multifungsi dengan dua lantai bawah tanah dan tujuh lantai di atas tanah ini menampung Perpustakaan Kota Sendai, ruang acara, galeri, studio, kafe, dan fasilitas lainnya.
Selain mengumpulkan, menyimpan, dan menyebarkan informasi melalui berbagai media, tempat ini juga menjadi pusat kegiatan seni rupa dan budaya visual yang menyelenggarakan beragam acara serta lokakarya.

Pusat budaya yang lekat dengan masyarakat setempat dan layak disinggahi saat berjalan-jalan
Pusat budaya yang lekat dengan masyarakat setempat dan layak disinggahi saat berjalan-jalan

11. Kebun Binatang Yagiyama Fujisaki no Mori (Kebun Binatang Yagiyama Kota Sendai)

Kebun Binatang Yagiyama Fujisaki no Mori adalah salah satu kebun binatang terbesar di Tohoku, yang memelihara sekitar 600 satwa dari 115 spesies, termasuk spesies terancam punah. Letaknya dekat kawasan Gunung Aoba, tempat Situs Kastel Sendai berada. Dari Stasiun Sendai, perjalanan dengan kereta bawah tanah hanya memakan waktu 12 menit, lalu Anda langsung tiba di dekat kebun binatang setelah turun di Stasiun Yagiyama Zoological Park. Akses yang mudah serta keragaman mamalia, burung, dan reptil yang dapat diamati membuatnya disukai warga setempat maupun wisatawan.

Salah satu kebun binatang terbesar di Tohoku, tempat Anda bisa melihat satwa buas dari dekat
Salah satu kebun binatang terbesar di Tohoku, tempat Anda bisa melihat satwa buas dari dekat

12. Pabrik Bir Kirin Sendai

Mulai beroperasi pada 1923, pabrik ini merupakan pabrik bir tertua di kawasan Tohoku. Tersedia tur pabrik untuk melihat proses pembuatan produk andalannya, Kirin Ichiban Shibori Nama Beer, yang diakhiri dengan sesi mencicipi bir.

Tur pabrik untuk mengenal Ichiban Shibori dengan cara yang menyenangkan sekaligus mencicipinya
Tur pabrik untuk mengenal Ichiban Shibori dengan cara yang menyenangkan sekaligus mencicipinya

13. Matsushima

Matsushima merupakan kawasan berpemandangan indah yang terkenal di seluruh Jepang dan termasuk dalam Tiga Pemandangan Terindah Jepang, bersama Amanohashidate di Kyoto dan Miyajima di Hiroshima. Perpaduan cakrawala Samudra Pasifik yang luas dengan lebih dari 260 pulau besar dan kecil yang hijau telah memikat banyak orang sejak era Heian.
Empat titik pandang utama di arah timur, barat, selatan, dan utara dikenal sebagai “Empat Panorama Agung Matsushima”. Masing-masing memiliki sebutan beraksara kanji yang menggambarkan kesan pemandangannya: “Sokan” atau panorama megah dari Otakamori di sisi timur Teluk Matsushima; “Reikan” atau panorama elok dari puncak Gunung Tomiyama; “Ikan” atau panorama agung dari Gunung Tamonzan di ujung utara Kota Shichigahama; serta “Yukan” atau panorama hening dari Ogidani di belakang Gunung Sokanzan.

Salah satu dari Tiga Pemandangan Terindah Jepang, dengan gugusan pulau megah yang memikat mata
Salah satu dari Tiga Pemandangan Terindah Jepang, dengan gugusan pulau megah yang memikat mata

14. Resor Ski Spring Valley Sendai Izumi

Fasilitas rekreasi ini memanfaatkan alam Gunung Izumigatake. Ramai dikunjungi sepanjang tahun, tempat ini berfungsi sebagai resor ski pada musim dingin, sementara pada musim ketika pegunungan menghijau, pengunjung dapat menikmati berbagai wahana, barbeku, dan acara memasak serta menyantap sup talas bersama yang disebut imonikai.
Wahana paling populernya adalah “Zipline Adventure”, yang mengajak Anda meluncur di sepanjang kabel baja yang dibentangkan di antara pepohonan. Tersedia Mountain Tour untuk mencoba ketujuh lintasan dengan biaya 3.800 yen per orang, serta Light Tour untuk mencoba empat lintasan dengan biaya 2.600 yen per orang. ※Pilihan tur dan tarif berbeda menurut periode penyelenggaraan.

Nikmati zipline dan berbagai wahana lainnya di tengah alam terbuka
Nikmati zipline dan berbagai wahana lainnya di tengah alam terbuka

3 Tempat Makan Populer di Sendai

Sendai juga dikenal sebagai daerah dengan banyak kuliner lezat, seperti lidah sapi dan zunda.
Selain berwisata, pastikan Anda meluangkan waktu untuk menikmati kuliner Sendai.
Berikut tempat makan populer di Sendai yang menyajikan hidangan khas daerah yang lezat.

1. Umami Tasuke

Tak lama setelah perang berakhir, Keishiro Sano, pemilik generasi pertama Tasuke, membuka restoran khusus lidah sapi panggang di Sendai dengan teknik memasak berupa “membumbui dengan garam, lalu memanggangnya di atas kisi panggangan dengan bara arang”. Langkah ini dipercaya menjadi awal mula hidangan lidah sapi panggang khas Sendai, sehingga Umami Tasuke pun dikenal sebagai pelopornya. Berdiri sejak 1948 (tahun ke-23 era Showa), Tasuke berkembang menjadi restoran populer yang kini memiliki banyak penggemar di seluruh Jepang.

Cicipi cita rasa khas tanah Date yang lahir setelah perang, di restoran yang dipercaya sebagai perintis lidah sapi panggang Sendai
Cicipi cita rasa khas tanah Date yang lahir setelah perang, di restoran yang dipercaya sebagai perintis lidah sapi panggang Sendai

2. Endo Mochiten

Endo Mochiten adalah toko legendaris yang berdiri sejak 1948 di Miyamachi, Sendai.
Toko khusus kue tradisional Jepang ini dikenal berkat zunda mochi, mochi berlapis pasta edamame yang menjadi salah satu kuliner khas Sendai.
Dengan menggunakan bahan berkualitas dari Prefektur Miyagi, toko ini terus mempertahankan cara pembuatan dengan tangan tanpa bahan tambahan. Berbagai penghargaan telah diraihnya di Pameran Kue Nasional Jepang, termasuk Penghargaan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Kualitasnya yang tinggi diakui secara luas, baik di dalam maupun di luar prefektur.

Nikmati zunda mochi, cita rasa tradisional Sendai, Miyagi, yang memadukan bahan pilihan dan keterampilan perajin
Nikmati zunda mochi, cita rasa tradisional Sendai, Miyagi, yang memadukan bahan pilihan dan keterampilan perajin

3. Ako

Ako, restoran bergaya kappo di Prefektur Miyagi, merupakan restoran ternama yang menarik perhatian pencinta kuliner dan pernah dimuat dalam Michelin Guide.
Restoran ini hanya menyediakan tempat duduk di konter, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana memasak langsung di depan mata.
Pemiliknya yang piawai memilih bahan memanggang hasil laut segar pilihan di atas bara arang untuk memaksimalkan cita rasa alaminya.
Salah satu sajian yang direkomendasikan adalah sasa kamaboko, olahan ikan berbentuk daun bambu khas Sendai. Dibuat sendiri dari pasta ikan pollock Alaska, sajian ini menjadi lebih harum setelah dipanggang sekilas, dengan tekstur lembut mengembang yang terasa memenuhi mulut.

Cita rasa Sendai dari panggangan arang yang menonjolkan kepiawaian sang pemilik dan mengesankan pencinta kuliner
Cita rasa Sendai dari panggangan arang yang menonjolkan kepiawaian sang pemilik dan mengesankan pencinta kuliner

Dari Pernak-pernik dan Kuliner hingga Bahan Makanan! 3 Tempat Belanja Pilihan di Sendai

Sebagai kota terbesar di kawasan Tohoku, Sendai memiliki banyak tempat belanja yang beragam.
Dari sekian banyak pilihan, berikut tempat-tempat pilihan yang sangat layak dikunjungi.

1. S-PAL Sendai

Pusat perbelanjaan ini terhubung langsung dengan Stasiun Sendai, stasiun terminal terbesar di Tohoku yang melayani Tohoku Shinkansen, kereta reguler JR, kereta bawah tanah Sendai, dan bus antarkota ekspres. Selain pelajar dan pekerja yang berkomuter, banyak wisatawan juga berbelanja di sini.
Gedung utamanya, yang bersebelahan dengan sisi barat daya Stasiun Sendai, dibuka pada 1978. Empat lantainya, dari lantai bawah tanah pertama hingga lantai tiga, menampung lebih dari 200 gerai busana, pernak-pernik, kuliner, dan lainnya.

Busana, kuliner, hingga oleh-oleh tersedia di pusat perbelanjaan yang terhubung langsung dengan Stasiun Sendai
Busana, kuliner, hingga oleh-oleh tersedia di pusat perbelanjaan yang terhubung langsung dengan Stasiun Sendai

2. Pasar Pagi Sendai

Pasar Pagi Sendai mudah dijangkau dengan berjalan kaki selama lima menit dari Stasiun Sendai. Selain menjual bahan pangan segar yang terutama berasal dari Miyagi, pasar ini juga memiliki tempat makan. Anda pun bisa menikmati kekayaan kuliner Miyagi, baik dengan berbelanja maupun menyantap hidangannya langsung.
Berawal dari pasar terbuka yang muncul di depan Stasiun Sendai pada 1945 (tahun ke-20 era Showa), tempat ini kini tumbuh menjadi kawasan pertokoan besar dengan sekitar 60 toko. Bahan pangan yang ditawarkan beragam, terutama sayuran, buah-buahan, ikan segar, dan hasil laut, serta daging, lauk siap santap, acar, dan biji-bijian.

Dapur Sendai yang menyediakan bahan pangan segar dan hidangan khas Miyagi
Dapur Sendai yang menyediakan bahan pangan segar dan hidangan khas Miyagi

3. Mitsui Outlet Park Sendai Port

Mal outlet terbesar di Tohoku ini menampung sekitar 120 toko yang beragam, mulai dari produsen dan merek ternama Jepang maupun internasional hingga butik mult merek dengan koleksi pilihan. Selain toko yang menjual barang pilihan dengan harga outlet, tersedia pula banyak tempat makan, termasuk pujasera dan kafe.

Outlet terbesar di Tohoku, tempat Anda bisa menghabiskan waktu seharian
Outlet terbesar di Tohoku, tempat Anda bisa menghabiskan waktu seharian

3 Rekomendasi Penginapan di Sendai

Sendai memiliki beragam penginapan, mulai dari ryokan untuk berendam santai di pemandian air panas di tengah perbukitan dan aliran sungai jernih, hingga hotel dengan suasana berkelas.
Berikut beberapa penginapan pilihan yang sangat direkomendasikan.

1. Pemandian Air Panas Alami Toto no Yu Onyado Nono Sendai

Hotel ini memiliki ciri khas berupa pemandian umum luas dengan air panas alami serta interior bernuansa Jepang.
Seluruh area hotel berlantai tatami, tidak hanya kamar tamu, tetapi juga lobi dan koridornya.
Anda melepas sepatu di pintu masuk dan dapat bersantai layaknya menginap di ryokan.
Pemandian air panas alaminya berada di lantai teratas, yaitu lantai 14.
Nikmati air panas alami yang didatangkan dari hotel satu grup di Sendai yang memiliki sumber mata air panas sendiri. Anda dapat berendam di pemandian dalam ruangan bergaya modern dengan ornamen mencolok yang terinspirasi dari helm perang Date Masamune, atau di pemandian terbuka berbahan batu.

Hotel bergaya Jepang untuk bersantai di ruang berlantai tatami dan pemandian air panas alami meski berada di tengah kota
Hotel bergaya Jepang untuk bersantai di ruang berlantai tatami dan pemandian air panas alami meski berada di tengah kota

2. Hotel Metropolitan Sendai East

Terhubung langsung dengan Stasiun JR Sendai, gerbang menuju Tohoku, hotel ini menawarkan kemudahan baik untuk perjalanan wisata maupun bisnis.
Dengan konsep “Enam Kesan Tohoku — SENSE OF TOHOKU”, hotel ini menyambut tamu melalui fasilitas dan layanan yang menghadirkan “antusiasme, nuansa khas daerah, ketulusan, pengalaman di luar keseharian, rasa aman, dan firasat akan pengalaman menyenangkan”.
Tersedia 282 kamar dalam sembilan tipe, mulai dari single, double, dan twin hingga suite.
Semua kamar memiliki ruang mandi dan toilet terpisah, sehingga Anda dapat melepas lelah perjalanan dengan nyaman.

Hotel dengan daya tarik berupa lokasi praktis yang terhubung langsung dengan stasiun
Hotel dengan daya tarik berupa lokasi praktis yang terhubung langsung dengan stasiun

3. Sendai Sakunami Onsen Yuzukushi Salon Ichinobo

Penginapan pemandian air panas yang tenang untuk orang dewasa ini berada di Sakunami Onsen, kawasan peristirahatan yang dikenal sebagai tempat menyepi di pinggiran Sendai, Prefektur Miyagi.
Anda dapat menikmati air panas yang dialirkan langsung dari sumber milik penginapan, baik di pemandian terbuka maupun dalam ruangan dengan suasana yang berbeda-beda.
Pemandian terbukanya menghadap bagian hulu Sungai Hirose yang jernih. Gemericik air yang terdengar dari dekat akan membantu tubuh dan pikiran Anda benar-benar rileks.

Resor pemandian air panas all-inclusive yang dikelilingi perbukitan dan aliran sungai jernih
Resor pemandian air panas all-inclusive yang dikelilingi perbukitan dan aliran sungai jernih

3 Acara Khas Sendai

Di Sendai, kota yang maju sekaligus kaya akan alam, Anda juga bisa menikmati festival besar dan pertunjukan lampu hias.
Acara besar diadakan pada Mei, Agustus, dan Desember, masing-masing pada musim semi, panas, dan dingin. Jika jadwal perjalanan Anda bertepatan dengan salah satunya, sempatkan untuk ikut meramaikan.

1. Festival Sendai Tanabata

Festival Sendai Tanabata menyemarakkan kawasan pertokoan di pusat Sendai dan sekitarnya dengan hiasan Tanabata beraneka warna. Akrab disebut “Tanabata-san” oleh warga setempat, festival ini berlangsung selama tiga hari, pada 6–8 Agustus, sekitar tanggal 7 bulan ke-7 menurut kalender lunar lama. Tradisi yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun ini kini menarik sekitar dua juta pengunjung dari Jepang dan luar negeri setiap tahunnya.

Salah satu dari Tiga Festival Besar Tohoku yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun dan akrab disebut “Tanabata-san” oleh warga setempat
Salah satu dari Tiga Festival Besar Tohoku yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun dan akrab disebut “Tanabata-san” oleh warga setempat

2. Festival Sendai Aoba

Festival Sendai Aoba mulai diselenggarakan pada 1985 (tahun ke-60 era Showa), bertepatan dengan peringatan 350 tahun wafatnya Date Masamune, untuk menghidupkan kembali tradisi festival Sendai yang meriah dan megah. Kini, sebagai salah satu dari Tiga Festival Besar Sendai, acara ini menjadi tradisi khas musim panas Sendai yang menarik banyak pengunjung dari Jepang dan luar negeri.
Diadakan setiap Mei, Festival Sendai Aoba menjadi ajang untuk menampilkan keanggunan dan gaya khas budaya Date. Festival berlangsung selama dua hari: “Yoi Matsuri”, yang menampilkan tarian Sendai Suzume Odori yang meriah, serta “Hon Matsuri”, yang menghadirkan suasana bak lukisan sejarah melalui arak-arakan kuil portabel mikoshi dari Kuil Aoba, tempat Date Masamune dipuja, dan parade 11 kereta hias tradisional Sendai yamaboko.

Suasana sejarah yang hidup kembali di Sendai dan tarian Sendai Suzume Odori yang menyemarakkan kota
Suasana sejarah yang hidup kembali di Sendai dan tarian Sendai Suzume Odori yang menyemarakkan kota

3. SENDAI Pageant of Starlight

SENDAI Pageant of Starlight lahir pada 1986 dari dua harapan: “mencerahkan Sendai pada musim dingin” dan “mengubah Kota Pepohonan menjadi Kota Cahaya”. Acara ini menghiasi deretan pohon keyaki dengan lampu di Jalan Jozenji-dori, jalan utama yang menjadi simbol Kota Pepohonan. Menciptakan suasana bak dunia fantasi, acara ini disukai warga dan wisatawan sebagai tradisi khas musim dingin Sendai.

Lampu hias yang menerangi malam musim dingin di Sendai, sang Kota Pepohonan, dan menjadi tradisi khas musim tersebut
Lampu hias yang menerangi malam musim dingin di Sendai, sang Kota Pepohonan, dan menjadi tradisi khas musim tersebut

Penutup

Sendai memiliki banyak daya tarik, mulai dari lanskap kota besar yang berpadu harmonis dengan alam hingga budaya kota kastel yang masih terasa kuat.
Artikel ini telah memperkenalkan tempat wisata, area belanja, dan acara untuk menikmati Sendai sepenuhnya.
Jika jadwal perjalanan Anda masih memungkinkan, bagaimana kalau melanjutkan kunjungan ke Prefektur Iwate yang memiliki tiga Situs Warisan Dunia?
Dengan shinkansen, perjalanan dari Sendai hanya memakan waktu sekitar satu jam, jadi sempatkanlah untuk menjelajah lebih jauh.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa