19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi Saat Pertama Kali Berwisata ke Okinawa

19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi Saat Pertama Kali Berwisata ke Okinawa

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Okinawa menawarkan suasana resor tropis serta sejarah dan budaya yang berbeda dari pulau utama Jepang.
Jika berkunjung ke sini, tentu Anda ingin menikmati semua daya tariknya.
Artikel ini memperkenalkan destinasi wisata unggulan, kuliner, oleh-oleh, hingga pulau-pulau kecil yang populer.
Gunakan panduan ini untuk menyusun rencana perjalanan sesuai lama kunjungan Anda agar dapat menikmati Okinawa sepenuhnya.

Seperti Apa Okinawa?

Terletak di ujung paling selatan Jepang, Okinawa terdiri atas pulau-pulau besar seperti Pulau Utama Okinawa, Miyako, Ishigaki, dan Iriomote, serta sekitar 160 pulau kecil.
Selain pemandangan alam yang indah, termasuk laut biru yang jernih, Anda juga dapat mengenal sejarah dan budaya Kerajaan Ryukyu yang berdiri dari tahun 1429 hingga 1879.
Pengaruh masa pemerintahan Amerika Serikat juga masih terasa, dengan banyak kawasan perkotaan dan tempat makan yang bernuansa Amerika.
Daya tarik lainnya adalah budaya kuliner yang berkembang berbeda dari wilayah lain di kepulauan Jepang. Beberapa contohnya ialah daging sapi Ishigaki, Okinawa soba, nasi berbumbu jushi, daging babi rebus rafute, serta kue goreng sata andagi.

Pemandangan kota yang mencerminkan budaya khas Okinawa juga menjadi salah satu daya tariknya
Pemandangan kota yang mencerminkan budaya khas Okinawa juga menjadi salah satu daya tariknya

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Okinawa

  • Musim semi (Maret–Mei): mantel atau sweter tipis
  • Musim panas (Juni–Agustus): pakaian tipis dan baju lengan pendek
  • Musim gugur (September–November): jaket ringan atau mantel
  • Musim dingin (Desember–Februari): mantel, sweter tebal, atau jaket

Bagaimana Cara Menuju Okinawa?

Pesawat merupakan pilihan transportasi yang umum digunakan untuk menuju Okinawa dari Tokyo, Osaka, Nagoya, dan Fukuoka.
Berikut perkiraan waktu perjalanan dari kota-kota utama menuju Bandara Naha di Pulau Utama Okinawa.

Dari Tokyo (Bandara Haneda)
Sekitar 2 jam 45 menit dengan pesawat
Dari Chiba (Bandara Internasional Narita)
Sekitar 3 jam dengan pesawat
Dari Osaka (Bandara Internasional Kansai)
Sekitar 2 jam 15 menit dengan pesawat
Dari Nagoya (Bandara Internasional Chubu)
Sekitar 2 jam 30 menit dengan pesawat
Dari Fukuoka (Bandara Fukuoka)
Sekitar 1 jam 45 menit dengan pesawat

Okinawa memiliki 13 bandara jika bandara di pulau-pulau kecilnya turut dihitung. Penerbangan langsung menuju pulau-pulau tersebut juga tersedia dari Bandara Haneda, Bandara Internasional Kansai, Bandara Internasional Chubu, dan Bandara Fukuoka.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Okinawa

Pilihan transportasi di Pulau Utama Okinawa meliputi monorel, bus, taksi, dan mobil sewaan.
Jika wisata Anda berpusat di Kota Naha, monorel Yui Rail menjadi pilihan praktis karena menjangkau Bandara Naha hingga kawasan Kokusai-dori melalui Stasiun Kencho-mae.
Sementara itu, bus atau mobil lebih cocok untuk mengunjungi kawasan resor di bagian tengah dan utara pulau, seperti Desa Onna dan Kota Nago.
Bus rute reguler cocok bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan lokal tanpa terpaku pada tempat tujuan atau lama kunjungan tertentu. Jika tujuan Anda sudah pasti, bus antar-jemput menjadi pilihan yang tepat.
Ada pula bus wisata terjadwal dan bus limusin ekspres, sehingga Anda dapat memilih sesuai kebutuhan.
Namun, jika ingin berkeliling dengan bebas dan efisien, mobil sewaan tetap menjadi pilihan yang disarankan.
Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel berikut.

Pertama Kali ke Okinawa? Inilah 19 Destinasi Wisata Unggulannya

Dengan daya tarik yang beragam dan begitu banyak tempat menarik, Okinawa kerap membuat pengunjung yang baru pertama kali datang bingung menentukan tujuan.
Karena itu, bagian berikut memperkenalkan destinasi-destinasi unggulan pilihan yang patut Anda kunjungi terlebih dahulu.
Dengan menjadikan tempat-tempat ini sebagai tujuan utama, Anda dapat menikmati daya tarik Okinawa sepenuhnya, bahkan pada kunjungan pertama.

1. Kawasan Pertokoan Kokusai-dori Naha

Terletak di pusat Kota Naha, Kawasan Pertokoan Kokusai-dori merupakan salah satu jalan utama paling ikonik di Okinawa.
Sebagai kawasan paling ramai di Naha, tempat ini juga dikenal sebagai pusat perdagangan dan hiburan.
Dengan konsep “kawasan yang ramah bagi semua orang dan menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki”, tempat ini akrab disebut Kokusai-dori.
Di sepanjang jalan sekitar 1,6 km ini berjajar sekitar 600 tempat usaha, mulai dari restoran dan toko oleh-oleh hingga toserba, kafe, toko aneka barang, serta hotel. Kawasan ini selalu ramai oleh wisatawan dari dalam dan luar Jepang.

Jalan utama Kota Naha yang dipenuhi sekitar 600 tempat usaha
Jalan utama Kota Naha yang dipenuhi sekitar 600 tempat usaha
Nama dalam bahasa Jepang
那覇市国際通り商店街
Kode pos
900-0013
Alamat
Makishi, Kota Naha, Prefektur Okinawa
Google Maps
Telepon
098-863-2755 (Senin–Jumat pukul 10.00–17.00)
Akses
Hanya beberapa langkah dari Stasiun Kencho-mae atau Stasiun Makishi di jalur Yui Rail
Situs Resmi
Situs resmi

2. Taman Kastel Shuri

Kastel Shuri, dengan warna merah vermilionnya yang cerah, merupakan satu-satunya kastel merah di Jepang dan menjadi simbol Okinawa.
Kastel ini dahulu berdiri megah sebagai pusat politik, diplomasi, dan budaya Kerajaan Ryukyu, yang berlangsung selama 450 tahun, dari 1429 hingga 1879.
Lokasinya berada di atas bukit kecil yang menghadap Kota Naha, dikelilingi tembok kastel yang melengkung.

Kastel indah yang melambangkan sejarah dan budaya Okinawa, dengan upaya rekonstruksi yang terus berjalan
Kastel indah yang melambangkan sejarah dan budaya Okinawa, dengan upaya rekonstruksi yang terus berjalan
Nama dalam bahasa Jepang
首里城公園
Kode pos
903-0815
Alamat
1-2 Shurikinjocho, Kota Naha, Prefektur Okinawa
Google Maps
Telepon
098-886-2020
Hari Libur
Rabu pertama pada bulan Juli dan keesokan harinya
Jam Buka
[Area gratis] April–November 08.00–19.30; Desember–Maret 08.00–18.30
[Area berbayar] April–November 08.30–19.00 (batas waktu masuk 18.30); Desember–Maret 08.30–18.00 (batas waktu masuk 17.30)
Tiket Masuk (Area Berbayar)
Dewasa 400 yen, pelajar SMA 300 yen, pelajar sekolah dasar dan SMP 160 yen, anak di bawah 6 tahun gratis
Akses
(1) Sekitar 25 menit dengan mobil dari Bandara Naha.
(2) Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Shuri di jalur Yui Rail (monorel).
Situs Resmi
Situs resmi

3. Tamaudun

Kompleks makam kerajaan ini dibangun pada tahun 1501, pada masa Raja Sho Shin yang dikenal sebagai zaman kejayaan Kerajaan Ryukyu. Bangunan batu yang sangat besar ini konon dirancang dengan mencontoh Kastel Shuri. Ciri khasnya adalah tiga ruang makam tempat penyimpanan tulang-belulang yang berjajar dari timur ke barat.
Peninggalan asli dari awal pembangunannya pada tahun 1501 masih bertahan, termasuk Prasasti Tamaudun yang memuat nama-nama anggota keluarga kerajaan yang dimakamkan di sini.

Situs Warisan Dunia tempat para raja Ryukyu dimakamkan, dengan bangunan batu yang megah dan mengesankan
Situs Warisan Dunia tempat para raja Ryukyu dimakamkan, dengan bangunan batu yang megah dan mengesankan

4. Akuarium Okinawa Churaumi

Akuarium Okinawa Churaumi merupakan destinasi wisata populer di dalam Ocean Expo Park, Okinawa.
Dari lantai 4 gedung, Anda turun menggunakan eskalator ke lantai 3 untuk mencapai pintu masuk akuarium. Jalur kunjungannya berlanjut ke lantai 2 dan 1, seolah-olah Anda sedang menyelam semakin dalam ke laut.
Di akuarium raksasa “Kuroshio no Umi”, yang menjadi daya tarik utamanya, Anda dapat mengamati hiu paus, ikan terbesar di dunia, serta pari manta karang yang berhasil dikembangbiakkan untuk pertama kalinya di dunia.

Destinasi wajib di Okinawa! Akuarium tempat Anda dapat melihat hiu paus sepanjang 8,8 m dan pari manta karang
Destinasi wajib di Okinawa! Akuarium tempat Anda dapat melihat hiu paus sepanjang 8,8 m dan pari manta karang

5. JUNGLIA OKINAWA

Taman hiburan berlatar alam Yanbaru di Okinawa utara ini menawarkan pengalaman berskala besar yang jauh dari keseharian. Konsepnya adalah “Power Vacance!!”.
Dikelilingi hutan Yanbaru, taman ini menghadirkan tumbuhan yang tumbuh subur serta berbagai atraksi dengan sensasi baru yang membuat pengunjung merasa benar-benar masuk ke dalam petualangannya.
Ada banyak atraksi yang mengasyikkan bagi anak-anak maupun orang dewasa, seperti “Dinosaur Safari”, yang menghadirkan 20 dinosaurus di depan mata, serta “Finding Dinosaurs”, tempat Anda mencari bayi dinosaurus yang tersesat.

Beragam petualangan yang membuat Anda larut di dalamnya! Nikmati hutan Okinawa dengan seluruh indra
Beragam petualangan yang membuat Anda larut di dalamnya! Nikmati hutan Okinawa dengan seluruh indra

6. Jembatan Kouri

Dibuka pada tahun 2005, jembatan sepanjang 1.960 meter ini menghubungkan Pulau Yagaji di Kota Nago dengan Pulau Kouri.
Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang kedua di Okinawa yang dapat dilalui tanpa biaya. Laut hijau zamrud yang indah di kedua sisinya menjadikan tempat ini populer, baik sebagai rute berkendara maupun lokasi untuk menikmati panorama.

Jembatan penghubung Pulau Yagaji dan Pulau Kouri dengan pemandangan memukau
Jembatan penghubung Pulau Yagaji dan Pulau Kouri dengan pemandangan memukau

7. Reruntuhan Kastel Nakijin

Reruntuhan kastel ini berada di Semenanjung Motobu, di bagian utara Pulau Utama Okinawa. Kastel ini merupakan kediaman Raja Hokuzan pada zaman Sanzan, ketika Ryukyu terbagi menjadi tiga wilayah—Hokuzan, Chuzan, dan Nanzan—yang saling memperebutkan kekuasaan. Menurut riwayat yang diturunkan, kastel ini dibangun pada abad ke-13.
Pada tahun 2000, situs ini terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia sebagai bagian dari “Situs Gusuku dan Properti Terkait Kerajaan Ryukyu”.
Tembok kastel yang masih bertahan memiliki panjang sekitar 1,5 km dan tinggi maksimum 8 m. Luas keseluruhan kastel sekitar 7,9 hektare, sebanding dengan Kastel Shuri.

Reruntuhan kastel zaman Sanzan yang dibangun di atas bukit pada ketinggian sekitar 100 m
Reruntuhan kastel zaman Sanzan yang dibangun di atas bukit pada ketinggian sekitar 100 m

8. Monumen Himeyuri dan Museum Peringatan Perdamaian Himeyuri

Monumen Himeyuri berdiri tepat di atas gua bernama Ihara Daisan Gekago, tempat sekitar 100 orang berlindung pada masa perang, termasuk anggota korps pelajar Himeyuri, orang-orang yang terkait dengan Rumah Sakit Angkatan Darat Okinawa, serta warga setempat.
Pada monumen ini terukir nama 227 siswi dan guru sekolah Himeyuri yang gugur dalam Pertempuran Okinawa.
Di sebelah monumen terdapat Museum Peringatan Perdamaian Himeyuri, yang didirikan oleh Ikatan Alumni Himeyuri pada tahun 1989, tahun pertama era Heisei.
Pada tahun 2021, tahun ke-3 era Reiwa, pamerannya diperbarui dengan menambah ilustrasi dan video agar generasi muda yang tidak mengalami perang lebih mudah membayangkan peristiwa tersebut.

Monumen untuk mengenang para pelajar Himeyuri dan museum yang menyampaikan pengalaman mereka selama perang
Monumen untuk mengenang para pelajar Himeyuri dan museum yang menyampaikan pengalaman mereka selama perang

9. Nago Pineapple Park

Taman hiburan bertema nanas ini dibuka pada tahun 1992.
Anda dapat melihat kebun nanas, bunga beraneka warna, serta tanaman yang rimbun seperti hutan. Penjelasan dan materi informasinya juga mengajak Anda mempelajari sejarah nanas di Okinawa.
Mulai dari jalur pejalan kaki, seluruh area taman dipenuhi bunga dan pepohonan. Ke mana pun memandang, Anda akan dikelilingi tumbuhan, seolah sedang berada di dalam hutan.

Taman hiburan yang serba nanas
Taman hiburan yang serba nanas

10. Pasar Umum Makishi Pertama Naha

Pasar yang menjadi dapur bagi uchinanchu, sebutan untuk orang Okinawa, ini menjajakan bahan pangan khas setempat, mulai dari ikan berwarna cerah dan sayuran lokal yang segar hingga beragam bagian daging babi.
Datanglah pada pagi hari yang relatif sepi jika ingin memilih barang dengan santai. Jika ingin merasakan suasana pasar yang hidup, kunjungi pada siang hingga sore hari.
Ikan dan daging yang dibeli juga dapat dimasakkan di tempat makan lantai 2 dengan biaya memasak terpisah.

Dapur masyarakat Okinawa yang dipenuhi beragam bahan pangan khas setempat
Dapur masyarakat Okinawa yang dipenuhi beragam bahan pangan khas setempat

11. Manzamo

Manzamo merupakan salah satu tempat berpemandangan indah yang paling dikenal di Okinawa. Letaknya di pesisir Laut Cina Timur, Desa Onna, hampir di tengah Pulau Utama Okinawa. Kata “mo” berarti padang rumput. Nama Manzamo konon berasal dari pujian Raja Sho Kei dari Ryukyu saat berkunjung ke Onna pada tahun 1726, yang menyebut tempat ini “cukup luas untuk diduduki sepuluh ribu orang”.
Tanjung batu kapur Ryukyu yang terbentuk dari terumbu karang terangkat ini terkikis ombak hingga menjadi tebing terjal setinggi sekitar 20 m, dengan bentuk khas menyerupai belalai gajah.

Salah satu panorama unggulan Okinawa, dengan laut biru kobalt membentang di bawah dataran berumput dan tebing terjal
Salah satu panorama unggulan Okinawa, dengan laut biru kobalt membentang di bawah dataran berumput dan tebing terjal

12. Kuil Naminoue

Sesuai namanya yang berarti “di atas ombak”, kuil Shinto tua ini berdiri di atas tebing yang menjorok ke laut biru. Warga setempat akrab menyebutnya “Nanmin-san”.
Asal-usul pastinya tidak diketahui, tetapi konon kuil ini bermula dari tempat pemujaan untuk memanjatkan doa kepada para dewa Nirai Kanai, negeri ideal yang dipercaya berada di seberang laut, agar hasil tangkapan ikan dan panen melimpah. Jangan lewatkan aula pemujaannya yang berwarna merah vermilion dengan nuansa tropis khas Okinawa.

Kuil Shinto yang khidmat, berdiri di atas laut biru
Kuil Shinto yang khidmat, berdiri di atas laut biru

13. Gua Biru (Tanjung Maeda)

Tanjung Maeda terletak di Desa Onna, di bagian utara Pulau Utama Okinawa.
Di bawah tebingnya terdapat gua yang menghadap laut. Cahaya matahari yang masuk membuat bagian dalamnya berkilau biru, sehingga tempat ini disebut Gua Biru.
Gua ini merupakan salah satu lokasi menyelam dan snorkeling paling populer di Pulau Utama Okinawa.

Lokasi menyelam populer untuk menikmati pemandangan biru berkilau yang terasa magis
Lokasi menyelam populer untuk menikmati pemandangan biru berkilau yang terasa magis

14. Yachimun no Sato

Terletak di Desa Chatan, Okinawa, kawasan dengan atap genting merah dan tembok batu ini memiliki 19 bengkel kerajinan yachimun.
Yachimun adalah tembikar khas Okinawa yang dikenal dengan bentuk tebal, tampilan sederhana dan alami, serta lukisan bermotif tegas.
Dengan tetap bertumpu pada tradisi dan keterampilan khas Okinawa, setiap bengkel menambahkan teknik dan desain ciptaannya sendiri sehingga memiliki ciri khas masing-masing.
Di bengkel-bengkel ini, Anda dapat melihat perajin bekerja dan membeli hasil karyanya. Sebagian bengkel juga menawarkan program mencoba membuat tembikar.
Selain itu, tersedia galeri yang memamerkan karya serta kafe tempat Anda dapat menikmati hidangan dengan peralatan makan yachimun.

Kawasan dengan bengkel-bengkel tembikar yang memperkenalkan budaya khas Okinawa
Kawasan dengan bengkel-bengkel tembikar yang memperkenalkan budaya khas Okinawa

15. Mihama Town Resort American Village

Kawasan resor ini berada sekitar 40 menit berkendara dari Bandara Naha, Okinawa.
Di sini terdapat toko, restoran, pemandian air panas alami, fasilitas hiburan, serta pantai di dekatnya. Kawasan ini selalu ramai oleh keluarga, pasangan, dan wisatawan.
American Village dibangun di bekas lokasi lapangan terbang pangkalan militer Amerika Serikat. Di sepanjang jalannya berjajar toko-toko yang dirancang menyerupai pemandangan kota di Amerika.

Kawasan resor yang memadukan suasana kota Amerika dan Okinawa
Kawasan resor yang memadukan suasana kota Amerika dan Okinawa

16. Senagajima Umikaji Terrace

Kompleks resor ini berada di Pulau Senaga, pulau kecil berkeliling 1,8 km yang terhubung dengan Bandara Naha melalui jalan di atas laut.
Bangunan-bangunan putih berjajar di lereng pulau yang menghadap laut hijau zamrud, menyerupai sebuah kota kecil.
Keindahannya membuat Anda mudah memahami mengapa kompleks ini dirancang dengan inspirasi resor Eropa, seperti Pesisir Amalfi di Italia dan Pulau Santorini di Laut Aegea.

Nikmati suasana liburan di kompleks resor dengan pemandangan laut, yang berdiri di dataran tinggi sebuah pulau kecil
Nikmati suasana liburan di kompleks resor dengan pemandangan laut, yang berdiri di dataran tinggi sebuah pulau kecil

17. Kaichu Road

Jalan tanpa biaya sepanjang sekitar 5 km ini menghubungkan Semenanjung Katsuren di Pulau Utama Okinawa dengan Pulau Henza. Meski namanya berarti “jalan di dalam laut”, jalan ini sebenarnya dibangun di atas tanggul yang dibuat di perairan dangkal.
Berkendara sambil memandang laut biru kobalt di sisi jalan terasa menyegarkan. Dari Pulau Henza, jembatan-jembatan juga menghubungkan pulau-pulau di sekitarnya, seperti Miyagi, Hamahiga, dan Ikei, sehingga kawasan ini menjadi rute berkendara yang populer.

Nikmati perjalanan menyegarkan di atas laut! Jalan ikonik Okinawa yang membentang menuju pulau
Nikmati perjalanan menyegarkan di atas laut! Jalan ikonik Okinawa yang membentang menuju pulau

18. Sefa Utaki

Situs paling suci di Kerajaan Ryukyu ini berada di kawasan pegunungan Chinen Kudeken, Kota Nanjo, di bagian selatan Pulau Utama Okinawa.
Dipercaya sebagai hutan tempat para dewa turun, lokasi ini menjadi tempat pelaksanaan berbagai upacara dan ritual penting, termasuk Oaraori, upacara pelantikan Kikoe Okimi, pendeta perempuan tertinggi kerajaan.
Situs ini merupakan bagian dari “Situs Gusuku dan Properti Terkait Kerajaan Ryukyu”, yang terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tahun 2000.

Situs paling suci Kerajaan Ryukyu, tempat memanjatkan doa dari kejauhan ke arah Pulau Kudaka yang dikenal sebagai “pulau para dewa”
Situs paling suci Kerajaan Ryukyu, tempat memanjatkan doa dari kejauhan ke arah Pulau Kudaka yang dikenal sebagai “pulau para dewa”

19. Okinawa World

Taman hiburan yang merangkum berbagai daya tarik Okinawa ini sangat populer di kalangan wisatawan dari dalam dan luar Jepang.
Gyokusendo, gua batu kapur terbesar di Okinawa, terbentuk selama sekitar 300.000 tahun. Lebih dari satu juta stalaktitnya memperlihatkan kembali betapa menakjubkan dan megahnya alam.
Selain Gyokusendo, ada banyak tempat menarik lainnya. Di antaranya ialah “Kota Kastel Kerajaan Ryukyu”, yang menghadirkan kembali suasana Ryukyu masa lalu melalui deretan rumah tradisional yang terdaftar sebagai Properti Budaya Berwujud nasional, serta “Kebun Buah Tropis”, tempat tumbuh buah-buahan tropis yang tidak biasa seperti jeruk shikuwasa dan leci.

Alam, budaya, sejarah… beragam daya tarik Okinawa berkumpul di sini!
Alam, budaya, sejarah… beragam daya tarik Okinawa berkumpul di sini!

5 Pulau Populer yang Patut Masuk Rencana Perjalanan Anda di Okinawa

Laut yang jernih dan indah, pantai berpasir putih, permukiman yang mempertahankan wajah Okinawa masa lalu, serta bentang alam megah yang diselimuti hutan primer. Pulau-pulau kecil di Okinawa menawarkan pemandangan yang sulit ditemukan di pulau utamanya.
Meski baru pertama kali ke Okinawa, cobalah menjelajah tidak hanya pulau utamanya, tetapi juga pulau-pulau yang diperkenalkan berikut ini.

1. Pulau Ishigaki

Pulau Ishigaki merupakan pulau utama di Kepulauan Yaeyama, terletak di Laut Cina Timur, sekitar 400 km di barat daya Pulau Utama Okinawa.
Perjalanan dari Pulau Utama Okinawa memakan waktu sekitar 50 menit dengan pesawat. Ishigaki merupakan pulau terbesar ketiga di prefektur ini setelah Pulau Utama Okinawa dan Iriomote. Daya tariknya adalah iklim tropis yang hangat serta laut yang sangat jernih. Keindahannya memikat banyak penyelam dari seluruh dunia.
Di kawasan pinggiran yang kaya alam dan masih mempertahankan pemandangan tradisional, Anda juga dapat menikmati bunga-bunga tropis yang indah, rumah beratap genting merah yang banyak dijumpai di Okinawa, kebun tebu, dan berbagai pemandangan menarik lainnya.

Kota alam dan budaya di ujung paling selatan Jepang
Kota alam dan budaya di ujung paling selatan Jepang

2. Pulau Miyako

Kepulauan Miyako terletak di bagian tengah Busur Ryukyu, rangkaian pulau berbentuk lengkung yang membentang dari Pulau Utama Okinawa hingga Ishigaki dan Iriomote.
Di antara delapan pulau besar dan kecil yang membentuk kepulauan ini, termasuk Ikema dan Ogami, Pulau Miyako menjadi pulau utamanya.
Daya tarik terbesarnya ialah laut yang keindahannya menonjol bahkan di antara laut-laut Okinawa.
Perairannya yang sangat jernih, berwarna hijau zamrud dan biru kobalt, membuat tempat ini terkenal sebagai lokasi populer untuk olahraga laut seperti menyelam dan snorkeling.

Nikmati Okinawa di laut yang keindahannya disebut sebagai “yang terbaik di Timur”
Nikmati Okinawa di laut yang keindahannya disebut sebagai “yang terbaik di Timur”

3. Pulau Taketomi

Pulau Taketomi berada di wilayah Kota Taketomi, Kepulauan Yaeyama, Prefektur Okinawa. Pulau kecil ini memiliki keliling hanya sekitar 9,2 km. Ketiga permukimannya—Nishi, Higashi, dan Nakasuji—ditetapkan sebagai Kawasan Pelestarian Penting untuk Kelompok Bangunan Tradisional.
Pulau ini populer berkat pantai berlaut biru dan berpasir putih, serta langit bertabur bintang yang dapat dinikmati di kawasan yang diakui sebagai kawasan perlindungan langit malam.
Ciri khasnya adalah pemandangan permukiman tradisional Okinawa yang masih terjaga, dengan jalan berpasir putih yang menghubungkan rumah-rumah beratap genting merah dan dikelilingi tembok batu karang.

Pulau resor yang mempertahankan pemandangan permukiman tradisional Okinawa
Pulau resor yang mempertahankan pemandangan permukiman tradisional Okinawa

4. Pulau Iriomote

Terletak di barat daya Pulau Utama Okinawa, Iriomote merupakan pulau terbesar kedua di prefektur ini setelah pulau utamanya.
Sekitar 90% atau lebih wilayahnya diselimuti hutan primer subtropis.
Seluruh pulau ditetapkan sebagai taman kuasi-nasional. Dengan laut, pegunungan, sungai, dan air terjunnya, pulau ini benar-benar kaya akan alam.
Beragam flora dan fauna langka juga hidup di sini, termasuk kucing liar Iriomote yang ditetapkan sebagai Monumen Alam.
Selain menikmati trekking dan kano di tengah alam yang kaya, Anda juga dapat merasakan pengalaman istimewa menjelajahi hutan bakau terbesar di Jepang dengan kayak.
Pada tahun 2021, pulau ini terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia karena mencakup habitat spesies terancam punah dan dinilai penting serta bermakna bagi pelestarian keanekaragaman hayati.

Pulau Iriomote, yang sekitar 90% atau lebih wilayahnya diselimuti hutan primer subtropis
Pulau Iriomote, yang sekitar 90% atau lebih wilayahnya diselimuti hutan primer subtropis

5. Kumejima

Kumejima terletak di Laut Cina Timur, sekitar 100 km di sebelah barat Pulau Utama Okinawa. Kawasan ini terdiri atas sejumlah pulau berpenghuni dan tidak berpenghuni.
Seluruh wilayahnya ditetapkan sebagai taman alam prefektur karena kekayaan alamnya. Pada masa Kerajaan Ryukyu, Kumejima bahkan disebut sebagai yang terindah di antara sekian banyak pulau. Anda dapat mencapainya dalam sekitar 30 menit dengan pesawat dari Bandara Naha atau sekitar 2 jam 50 menit dengan feri.
Di sini terbentang kawasan pantai yang indah, seperti Eef Beach dengan pasir putih sepanjang sekitar 2 km, serta Hatenohama, gosong pasir putih di lepas pantai yang dikelilingi laut biru kobalt.

Sekitar 3 jam dengan kapal dari Naha, pulau yang kaya alam ini disebut sebagai “pulau terindah”
Sekitar 3 jam dengan kapal dari Naha, pulau yang kaya alam ini disebut sebagai “pulau terindah”

5 Hal yang Patut Dilakukan di Okinawa

Okinawa menawarkan daya tarik dan cara menikmati perjalanan yang berbeda dari wilayah lain di Jepang.
Jika ingin merasakan pengalaman khas Okinawa, cobalah lima kegiatan berikut.
Melalui kegiatan-kegiatan favorit ini, Anda dapat lebih mengenal keunikan Okinawa.

1. Menikmati Aktivitas Laut di Perairan Biru Zamrud

Saat berkunjung ke Okinawa, jangan lewatkan aktivitas di laut yang berkilau biru zamrud.
Tersedia beragam kegiatan yang mudah diikuti pemula, mulai dari snorkeling dan menyelam hingga mendayung berdiri di atas papan SUP dan berkayak di laut.
Di Pulau Utama Okinawa, salah satu kegiatan yang sangat populer adalah snorkeling atau menyelam di Gua Biru yang diselimuti cahaya biru misterius.
Cahaya yang masuk ke dalam gua memantul di permukaan laut, menciptakan pemandangan yang terasa magis.
Jangan lewatkan pula perairan yang sangat jernih dan indah di Pulau Miyako, yang dikenal sebagai “Miyakojima Blue”, serta Kepulauan Kerama dengan “Kerama Blue”-nya.
Pulau Miyako memiliki banyak pantai yang dangkal hingga jauh dari garis pantai. Tanpa masuk ke air pun, Anda dapat menikmati keindahannya hanya dengan memandang atau mengambil foto.
Di Kepulauan Kerama, selain snorkeling dan menyelam, menikmati pemandangan bawah laut dari kapal berlantai kaca juga menjadi kegiatan populer.
Rasakan sendiri keindahan laut yang menjadi ciri khas Okinawa.

2. Mencicipi Kuliner Okinawa

Okinawa memiliki budaya kuliner yang berbeda dari pulau utama Jepang. Jangan lewatkan hidangan khasnya yang dipengaruhi sejarah serta kondisi alam dan kehidupan setempat.
Hidangan yang mewakilinya antara lain soki soba, mi dengan kuah kaya rasa daging babi, serta goya champuru, tumisan pare dengan rasa pahit yang membuat ingin mencobanya lagi.
Pilihan lainnya pun beragam, seperti umi budo, rumput laut berbentuk anggur dengan tekstur yang meletup saat digigit, serta taco rice yang berasal dari Okinawa.
Untuk merasakan suasana Okinawa secara langsung, kunjungilah kedai makan yang digemari warga setempat atau restoran populer.
Pasar Umum Makishi Pertama Naha, tempat berkumpulnya bahan pangan Okinawa, juga layak dikunjungi.
Cobalah layanan “mochiage”, yaitu membawa daging atau ikan yang dibeli di pasar untuk dimasakkan di tempat makan lantai 2.

Cicipi hidangan dan kenali budaya kuliner khas Okinawa
Cicipi hidangan dan kenali budaya kuliner khas Okinawa

3. Menjelajahi Pulau-Pulau Kecil dengan Daya Tarik Berbeda dari Pulau Utama Okinawa

Jika ingin menambahkan pengalaman istimewa dalam wisata Okinawa, cobalah mengunjungi pulau-pulau kecilnya.
Laut di pulau-pulau ini bahkan lebih jernih dibandingkan laut di Pulau Utama Okinawa.
Laut dan langit yang memenuhi pandangan akan membuat Anda serasa tiba di dunia yang berbeda.
Sedikitnya bangunan buatan manusia serta kesempatan menikmati pemandangan alam yang megah juga menjadi daya tarik khas pulau-pulau ini.
Di Pulau Iriomote, misalnya, Anda dapat menikmati kegiatan menyusuri sungai dan trekking di tengah hutan yang diselimuti tumbuhan subtropis.
Menatap bintang setelah matahari terbenam juga patut dicoba.
Dengan sedikit sumber cahaya buatan, langit malam di pulau-pulau kecil ini tampak lebih jernih daripada di Pulau Utama Okinawa, sehingga Anda dapat menikmati langit bertabur bintang dengan santai.

Nikmati juga pemandangan dan pengalaman khas pulau-pulau kecil Okinawa
Nikmati juga pemandangan dan pengalaman khas pulau-pulau kecil Okinawa
Langit bertabur bintang yang dapat terlihat berkat sedikitnya sumber cahaya di pulau-pulau kecil
Langit bertabur bintang yang dapat terlihat berkat sedikitnya sumber cahaya di pulau-pulau kecil

4. Mencoba Kegiatan untuk Mengenal Budaya Tradisional Okinawa

Pada masa ketika Okinawa masih dikenal sebagai Kerajaan Ryukyu, wilayah ini membentuk budaya khas yang terus diwariskan hingga kini.
Jika ingin mengenal sejarah dan budaya Okinawa lebih dalam, ikutilah kegiatan yang memungkinkan Anda mencoba tradisi setempat secara langsung.
Beragam program diselenggarakan di berbagai tempat, seperti mencoba pakaian tradisional Ryukyu yang disebut ryuso sambil berfoto, mencoba teknik pewarnaan kain tradisional bingata, serta membuat shisa, patung singa penjaga khas Okinawa.
Dengan tidak sekadar berkunjung, tetapi juga menyentuh, membuat, dan mencoba sendiri, pemahaman Anda terhadap budaya Okinawa akan semakin mendalam.

Masukkan juga kegiatan untuk mengenal budaya tradisional Okinawa ke dalam rencana perjalanan
Masukkan juga kegiatan untuk mengenal budaya tradisional Okinawa ke dalam rencana perjalanan

5. Menikmati Panorama Okinawa dengan Berkendara

Okinawa memiliki sejumlah rute berpemandangan indah yang membuat perjalanan berkendara itu sendiri menjadi salah satu momen utama wisata.
Pemandangan laut dari dekat yang Anda jumpai saat bepergian dengan mobil akan membuat Anda benar-benar merasa telah tiba di Okinawa.
Rute yang sangat populer adalah jalan-jalan yang memberi sensasi seolah sedang berkendara di atas laut.
Salah satu contohnya ialah Kaichu Road di bagian tengah Pulau Utama Okinawa.
Laut biru zamrud membentang di kedua sisi jalan yang lurus, sehingga hanya dengan berkendara Anda sudah dapat merasakan suasana lapang khas Okinawa.
Pilihan lainnya adalah Jembatan Kouri di bagian utara Pulau Utama Okinawa.
Dari atas jembatan sepanjang sekitar 2 km ini, laut yang sangat jernih terbentang sejauh mata memandang.
Perjalanan menuju tujuan pun dapat menjadi pengalaman yang mewakili kenangan liburan Anda di Okinawa.

Kaichu Road, tempat menikmati laut indah sambil merasakan suasana lapang khas Okinawa
Kaichu Road, tempat menikmati laut indah sambil merasakan suasana lapang khas Okinawa
Jembatan Kouri, yang dikenal sebagai rute berkendara populer di Okinawa
Jembatan Kouri, yang dikenal sebagai rute berkendara populer di Okinawa

5 Tempat Makan Populer untuk Menikmati Kuliner Khas Okinawa

Untuk menikmati Okinawa sepenuhnya, pastikan Anda juga mencicipi kuliner populernya.
Dari sekian banyak tempat makan di Okinawa, berikut pilihan restoran yang menyajikan daging babi Agu dan Okinawa soba, serta jaringan restoran yang sulit dijumpai di luar Okinawa.
Puaskan selera dengan hidangan khas setempat agar perjalanan Anda di Okinawa semakin berkesan.

1. Steak House 88 Cabang Utama Tsuji

Restoran ini merupakan cabang utama dari 88 Group, jaringan restoran steik yang tersebar di seluruh Okinawa dan sangat populer berkat pilihan menu yang beragam serta harga yang terjangkau.
Bagian luar dan dalamnya dihiasi papan neon mencolok, menghadirkan suasana kedai makan Amerika tempo dulu. Menu andalannya ialah steik besar dengan porsi ala Amerika.
Anda dapat mencicipi beragam bagian daging, termasuk wagyu pilihan seperti daging sapi Ishigaki. Untuk steik saja, selalu tersedia lebih dari 20 pilihan.

Restoran steik legendaris yang digemari berbagai kalangan berkat menunya yang beragam
Restoran steik legendaris yang digemari berbagai kalangan berkat menunya yang beragam

2. Shuri Soba

Terletak di kawasan permukiman yang dapat dicapai dengan berjalan kaki sebentar dari Kastel Shuri, restoran Okinawa soba ternama ini juga digemari warga setempat. Antrean bahkan sudah terbentuk sebelum restoran dibuka.
Menunya sangat sederhana. Selain hidangan utama Shuri soba, tersedia nimono atau masakan rebus berbumbu, onigiri, nasi berbumbu jushi, serta kori zenzai, hidangan manis kacang dengan es serut.
Shuri soba tersedia dalam tiga ukuran: besar, sedang, dan kecil. Ciri khasnya ialah mi pipih buatan tangan yang kenyal dan memiliki tekstur gigitan yang mantap.

Mi buatan tangan dan kuah kaya rasa yang lezat! Restoran Okinawa soba di dekat Kastel Shuri
Mi buatan tangan dan kuah kaya rasa yang lezat! Restoran Okinawa soba di dekat Kastel Shuri

3. Hyakunen Koka Ufuya

Hyakunen Koka Ufuya adalah restoran yang menempati rumah tradisional Ryukyu yang telah direnovasi. Letaknya sedikit di luar pusat Kota Nago, di ujung jalan pegunungan yang mungkin membuat Anda bertanya-tanya, “Benarkah ada restoran di depan sana?”
Bangunan utamanya, “Rumah Asato”, merupakan rumah yang dibangun pada era Meiji lebih dari 100 tahun lalu dan telah dipugar.
Beberapa rumah tradisional lainnya juga dipindahkan dan direkonstruksi di sekitar bangunan utama. Sejak dibuka sebagai restoran Okinawa soba dan masakan Ryukyu, tempat ini dengan cepat menjadi restoran populer yang selalu ramai oleh warga setempat dan wisatawan.

Nikmati kelezatan masakan Okinawa di rumah tradisional Ryukyu berusia lebih dari 100 tahun
Nikmati kelezatan masakan Okinawa di rumah tradisional Ryukyu berusia lebih dari 100 tahun

4. A&W Cabang Naha Kanagusuku

Jaringan restoran cepat saji asal Amerika ini membuka cabang pertamanya di Okinawa pada tahun 1963, sebelum Okinawa kembali berada di bawah pemerintahan Jepang. Kini, jaringan ini memiliki lebih dari 20 cabang di Prefektur Okinawa.
Salah satu daya tarik A&W adalah tampilan retronya yang mengingatkan pada kedai makan Amerika, begitu pula dengan cabang Naha Kanagusuku ini.
Konter berwarna cerah, tempat duduk dekat jendela yang mengikuti dinding melengkung, serta tempat duduk bersekat membuat Anda dapat menikmati suasana Amerika sepenuhnya.
Menunya pun sangat khas Amerika, mulai dari hamburger berporsi besar hingga roti lapis dan es krim sundae.

Nikmati hamburger dan root beer di restoran bernuansa Amerika
Nikmati hamburger dan root beer di restoran bernuansa Amerika

5. Blue Seal Cafe Cabang Kokusai-dori

Blue Seal merupakan produsen es krim Okinawa yang didirikan pada tahun 1948.
Ciri khas utama es krim Blue Seal adalah pilihan rasa yang sangat mencerminkan Okinawa.
Anda dapat menemukan rasa-rasa unik seperti ubi ungu, jeruk shikuwasa, dan kue chinsuko asin.
Tentu saja tersedia pula rasa klasik dan produk edisi terbatas. Cabang Kokusai-dori selalu menawarkan lebih dari 20 varian.
Rasanya yang kaya tetapi tetap ringan juga digemari karena disesuaikan dengan iklim Okinawa yang panas dan lembap.

Gerai di Kokusai-dori milik produsen es krim yang “lahir di Amerika, dibesarkan di Okinawa”
Gerai di Kokusai-dori milik produsen es krim yang “lahir di Amerika, dibesarkan di Okinawa”

Artikel untuk Mengenal Lebih Banyak Tempat Makan di Okinawa

Masih banyak kuliner dan tempat makan menarik di Okinawa yang belum sempat diperkenalkan di sini.
Baca juga artikel berikut yang memperkenalkan tempat makan pilihan berdasarkan jenis kuliner khas setempat.

5 Pusat Belanja Unggulan di Okinawa untuk Dikunjungi di Sela-Sela Wisata

Pusat-pusat belanja besar di Okinawa menawarkan lokasi yang mudah dimasukkan ke dalam rute wisata sekaligus pilihan produk yang lengkap.
Berikut lima pusat belanja besar unggulan Okinawa, tempat Anda bisa menemukan barang yang istimewa.
Cobalah mampir sebelum atau sesudah mengunjungi tempat wisata.

1. Okinawa Outlet Mall Ashibinaa

Mal outlet pertama di Prefektur Okinawa ini berdiri tidak jauh dari pantai di Taman Tepi Laut Toyosaki.
Nama “Ashibinaa” berarti “tempat bermain” dalam bahasa Okinawa, dengan harapan menjadi tempat berkumpul bagi orang-orang dari berbagai generasi.
Sekitar 100 merek populer berkumpul di sini. Pilihannya terutama mencakup fesyen mewah dan kasual, termasuk merek yang pertama kali hadir di Jepang, serta perlengkapan olahraga, kegiatan luar ruang, dan aksesori.

Satu-satunya mal outlet di Okinawa dengan sekitar 100 merek populer, sekitar 20 menit berkendara ke selatan dari Bandara Naha
Satu-satunya mal outlet di Okinawa dengan sekitar 100 merek populer, sekitar 20 menit berkendara ke selatan dari Bandara Naha

2. T Galleria Okinawa by DFS

Inilah satu-satunya pusat belanja di Jepang yang memungkinkan tidak hanya pengunjung dari luar negeri, tetapi juga wisatawan yang datang ke Okinawa dengan penerbangan domestik, menikmati belanja bebas bea.
Di area seluas 10.000 m², lebih dari 150 merek mewah dunia hadir dengan produk fesyen, perhiasan, kosmetik, jam tangan, dan lainnya.
Anda dapat membeli koleksi terbaru dan produk eksklusif toko bebas bea dengan harga bebas bea yang lebih hemat. Saat periode diskon, harganya menjadi lebih menarik lagi.

Satu-satunya toko di Jepang yang menawarkan belanja bebas bea bahkan bagi wisatawan domestik
Satu-satunya toko di Jepang yang menawarkan belanja bebas bea bahkan bagi wisatawan domestik

3. AEON Mall Okinawa Rycom

Dibuka pada tahun 2015, mal ini merupakan salah satu pusat belanja terbesar di Prefektur Okinawa.
Gedung lima lantainya menampung sekitar 220 gerai, mulai dari toko fesyen dan aneka barang hingga tempat makan dan fasilitas hiburan.
Mengusung konsep “Okinawa Resort Mall”, tempat ini menawarkan tidak hanya belanja dan bersantap, tetapi juga berbagai atraksi dan acara untuk merasakan Okinawa.

Mal resor dengan beragam toko, kuliner, dan hiburan
Mal resor dengan beragam toko, kuliner, dan hiburan

4. San-A Urasoe West Coast PARCO CITY

San-A Urasoe West Coast PARCO CITY dikelola bersama oleh PARCO, yang mengoperasikan pusat belanja fesyen di seluruh Jepang, dan San-A, yang menjalankan jaringan supermarket di Okinawa.
Gedungnya memiliki enam lantai di atas permukaan tanah, dengan area pertokoan di lantai 1–3. Dengan luas area penjualan 78.000 meter persegi, kompleks ini termasuk salah satu fasilitas komersial terbesar di kawasan Okinawa.
Konsepnya adalah “Berbagi Kebahagiaan—Dari Sini Menuju Masa Depan”.
Sekitar 250 tempat makan dan toko yang beragam hadir di sini. Banyak di antaranya merupakan cabang pertama di kawasan Okinawa dan hanya dapat dijumpai di sini dalam wilayah tersebut.

Salah satu kompleks komersial terbesar di Okinawa yang berada di tepi laut
Salah satu kompleks komersial terbesar di Okinawa yang berada di tepi laut

5. iias Okinawa Toyosaki

Mal besar ini berada di bagian selatan Pulau Utama Okinawa, sekitar 20 menit berkendara dari Bandara Naha.
Selain sekitar 100 toko khusus yang menjual fesyen, aneka barang, elektronik rumah tangga, dan makanan, tersedia pula fasilitas hiburan seperti akuarium. Tempat ini digemari baik oleh warga setempat maupun wisatawan.
Lokasinya berada di depan Chura SUN Beach, salah satu pantai terbesar di Prefektur Okinawa. Pilihan perlengkapan laut dan kegiatan luar ruangnya pun lengkap.
Desainnya yang terbuka memungkinkan Anda menikmati belanja sambil merasakan cahaya tropis dan angin laut.
Restoran di sisi pantai juga memiliki tempat duduk di teras yang terbuka, sehingga Anda dapat mencicipi kuliner Okinawa dengan latar suasana khasnya.

Kompleks komersial besar tepat di depan laut, tempat menikmati bukan hanya belanja, tetapi juga akuarium dan beragam makanan
Kompleks komersial besar tepat di depan laut, tempat menikmati bukan hanya belanja, tetapi juga akuarium dan beragam makanan

Artikel untuk Mengenal Lebih Banyak Tempat Belanja di Okinawa

Jika ingin mengetahui tempat belanja Okinawa lainnya yang belum diperkenalkan dalam artikel ini, baca juga artikel berikut yang membahas tempat-tempat belanja paling populer.

Ingin Menikmati Suasana Resor? Inilah 5 Penginapan Populer di Okinawa

Saat berkunjung ke Okinawa, cobalah menginap di tempat yang menawarkan pengalaman resor istimewa khas wilayah ini.
Berikut pilihan penginapan yang menghadirkan ketenangan, jauh dari rutinitas sehari-hari.
Jadikan penginapan dengan pengalaman menginap berkualitas ini sebagai tempat beristirahat untuk menikmati perjalanan Okinawa yang lebih istimewa.

1. Halekulani Okinawa

Halekulani Okinawa berada di pesisir Desa Onna, salah satu kawasan berpemandangan terindah di Pulau Utama Okinawa. Hotel ini merupakan properti pertama di Jepang dari merek Halekulani, yang memiliki sejarah lebih dari 100 tahun di Hawaii.
Seluruh 360 kamarnya menawarkan pemandangan laut dan ditata dengan interior elegan bernuansa putih.
Desainnya menonjolkan birunya laut Okinawa dan menghadirkan ruang yang menyenangkan bagi para tamu.

Segalanya terasa istimewa. Nikmati waktu menginap yang berkelas di Halekulani Okinawa
Segalanya terasa istimewa. Nikmati waktu menginap yang berkelas di Halekulani Okinawa

2. HOSHINOYA Taketomi Island

Resor untuk menikmati masa menginap ini terletak di Pulau Taketomi, salah satu pulau kecil di Prefektur Okinawa.
Resor ini dirancang agar selaras dengan budaya dan lanskap Taketomi, yang sebagian wilayahnya ditetapkan sebagai Kawasan Pelestarian Penting untuk Kelompok Bangunan Tradisional nasional. Kamar-kamarnya berupa vila. Atap genting merah Ryukyu dan jalan berpasir putih menghadirkan suasana khas Pulau Taketomi.
Seluruh 48 vila berdiri terpisah, sehingga Anda dapat menikmati ruang menginap yang privat.
Di dalam kompleks tersedia restoran, spa, dan kolam renang. Menu makanannya memadukan bahan pangan Okinawa dengan bumbu khas pulau ini.

Resor beratap genting merah untuk mengenal budaya permukiman Pulau Taketomi selama menginap
Resor beratap genting merah untuk mengenal budaya permukiman Pulau Taketomi selama menginap

3. The Busena Terrace

Hotel resor ini berdiri di Tanjung Busena, salah satu kawasan resor terbesar di Jepang.
Fasilitas yang disesuaikan dengan iklim dan kondisi alam Okinawa, serta pelayanan yang hangat dan penuh perhatian kepada tamu, menghadirkan ruang elegan untuk orang dewasa dengan suasana santai.
Kamar dan area bersama bergaya terbuka memungkinkan cahaya serta angin tropis masuk dengan nyaman. Desainnya sederhana dan menenangkan agar alam itu sendiri menjadi penghias utama.
Beragam restoran, toko, perawatan kecantikan, dan pilihan aktivitas laut melengkapi pengalaman menginap yang anggun bagi orang dewasa.

Hotel resor untuk menikmati waktu menginap yang lebih istimewa
Hotel resor untuk menikmati waktu menginap yang lebih istimewa

4. Hotel Nikko Alivila

Hotel resor ini berdiri di tepi laut Desa Yomitan. Begitu memasuki areanya, Anda akan disambut pemandangan dengan nuansa negeri asing.
Karya seni ditempatkan di berbagai sudut hotel, sehingga Anda dapat menikmati waktu santai di ruang yang mewah.
Seluruh 397 kamarnya berukuran luas dan dilengkapi balkon. Kamar di lantai 5 ke atas juga menawarkan pemandangan menyeluruh ke Pantai Nirai yang berada di sebelahnya.
Tersedia lima restoran dengan beragam jenis hidangan, termasuk masakan kreatif yang memanfaatkan bahan pangan Okinawa, serta lounge dan bar.
Fasilitas dan aktivitas untuk melengkapi masa menginap pun beragam, seperti kolam renang taman di dekat laut, kolam renang dalam ruangan, dan lapangan tenis.

Hotel resor dengan lokasi menarik yang menghadap laut sangat jernih
Hotel resor dengan lokasi menarik yang menghadap laut sangat jernih

5. Hyatt Regency Naha Okinawa

Hotel mewah ini berada sedikit menjauh dari Kawasan Pertokoan Kokusai-dori, sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Makishi di jalur Yui Rail.
Seluruh 294 kamarnya terbagi dalam dua kategori lantai dan delapan tipe kamar, sehingga dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Semua kamar dilengkapi akses internet, mesin kopi, dan beragam perlengkapan tamu. Jendela besarnya menawarkan panorama Kota Naha yang tak kalah menarik.
Di dalam hotel juga terdapat lounge, bar, dan restoran. Restoran di lantai teratas memungkinkan Anda menikmati hidangan pilihan koki serta minuman beralkohol sambil memandang panorama malam kota.

Hotel mewah dengan akses mudah ke Kawasan Pertokoan Kokusai-dori
Hotel mewah dengan akses mudah ke Kawasan Pertokoan Kokusai-dori

Artikel untuk Mengenal Lebih Banyak Penginapan di Okinawa

Masih banyak penginapan menarik di Okinawa yang belum sempat diperkenalkan di sini.
Baca juga artikel berikut yang merangkum pilihan penginapan berdasarkan kawasan wisata populer.

Bingung Memilih Oleh-Oleh? Coba 5 Oleh-Oleh Khas Okinawa Ini

Untuk oleh-oleh khas Okinawa, aneka kue yang dibuat dari bahan pangan unggulan setempat merupakan pilihan yang tepat.
Berikut lima oleh-oleh andalan Okinawa yang telah lama digemari. Semuanya praktis dibawa pada suhu ruang dan mudah dibagikan dalam porsi kecil.
Jika bingung memilih oleh-oleh, cobalah salah satu dari lima pilihan berikut.

1. “Ganso Beniimo Tart” dari Okashi Goten

Kue tart ini memiliki tampilan khas berkat pasta ubi ungunya yang mencolok.
Di atas kulit tart, disemprotkan pasta yang dibuat dari 100% ubi ungu Okinawa yang dipasok oleh lebih dari 140 petani mitra. Tekstur tart yang lembap dan lembut berpadu lezat dengan manisnya ubi ungu yang kaya rasa.
Untuk mempertahankan warna dan rasa alami ubi ungu, kue ini dibuat tanpa pengawet maupun pewarna.

Oleh-oleh andalan Okinawa berupa kue tart dengan pasta 100% ubi ungu
Oleh-oleh andalan Okinawa berupa kue tart dengan pasta 100% ubi ungu

2. “Yukishio Chinsuko” dari Okinawa Nanpudo Co., Ltd.

Renyah pada gigitan pertama, lalu terasa lembut dan lembap. “Yukishio Chinsuko” adalah kue kering tradisional Okinawa dengan cita rasa gurih garam Yukishio yang lembut dan membuat ingin menikmatinya lagi. Sejak diperkenalkan pada tahun 2005, produk ini terus digemari sebagai oleh-oleh andalan Okinawa selama lebih dari 15 tahun.
Selain di bandara dan toko oleh-oleh di Prefektur Okinawa, produk ini juga dijual di Washita Shop, toko yang memperkenalkan dan menjual produk khas Okinawa.

Chinsuko dengan sensasi tekstur baru dan sentuhan rasa asin yang lembut
Chinsuko dengan sensasi tekstur baru dan sentuhan rasa asin yang lembut

3. “Shima Togarashi Ebi Senbei” dari Okinawa Nanpudo

“Shima Togarashi Ebi Senbei”, salah satu oleh-oleh andalan Okinawa, adalah kerupuk udang yang membuat Anda sulit berhenti setelah mulai memakannya.
Produk ini mencerminkan dedikasi Nanpudo dalam menjaga dan meneruskan tradisi Okinawa ke masa kini.
Kerupuk udang yang renyah ini dicampur dengan shima togarashi, cabai khas Okinawa yang memiliki rasa pedas kuat.

Oleh-oleh andalan Okinawa yang memadukan rasa pedas cabai shima togarashi dengan cita rasa udang
Oleh-oleh andalan Okinawa yang memadukan rasa pedas cabai shima togarashi dengan cita rasa udang

4. “Baumkuchen” dari Fukugiya

Baumkuchen, kue berlapis berbentuk cincin, ini dibuat oleh toko spesialis asal Okinawa yang didirikan pada tahun 2011.
Komposisi bahan dan tingkat pemanggangannya disesuaikan dengan suhu serta kelembapan hari itu, lalu kue dipanggang dengan menambahkan lapisan demi lapisan secara teliti.
Keterampilan perajin dan bahan-bahan dari Okinawa menghasilkan baumkuchen istimewa yang tidak dapat dicicipi di tempat lain.
Karena menawarkan cita rasa khas Okinawa, kue ini juga populer sebagai oleh-oleh yang melengkapi kenangan perjalanan.

Baumkuchen asal Okinawa yang menghadirkan kebaikan bahan-bahannya dalam setiap lapisan
Baumkuchen asal Okinawa yang menghadirkan kebaikan bahan-bahannya dalam setiap lapisan

5. “Yukishio (Bubuk)” dari Miyakojima no Yukishio

“Yukishio (Bubuk)”, produk khas Pulau Miyako, adalah garam bertekstur halus seperti salju bubuk yang berasal dari air laut Okinawa yang indah.
Berbeda dari garam biasa, produk ini tetap mengandung komponen nigari, mineral dalam cairan sisa pembuatan garam yang umumnya dibuang. Karena itu, di balik rasa asinnya terdapat sentuhan manis yang lembut dan rasa yang kaya. Rahasianya terletak pada kondisi geologi Pulau Miyako.
Lapisan batu kapur Ryukyu, yang terbentuk dari endapan terumbu karang, kerang, dan bahan lainnya, berfungsi sebagai penyaring alami. Lapisan ini bukan hanya menghilangkan kotoran, tetapi juga menghasilkan air laut bawah tanah yang mengandung komponen terlarut dari batu kapur Ryukyu.
Air laut ini kemudian diolah dengan metode penguapan seketika yang dikembangkan secara khusus, menghasilkan Yukishio yang mempertahankan kandungan air lautnya.

Cukup ditaburkan untuk beragam hidangan! Garam serbaguna yang lahir dari laut Okinawa
Cukup ditaburkan untuk beragam hidangan! Garam serbaguna yang lahir dari laut Okinawa

Artikel untuk Mengenal Lebih Banyak Oleh-Oleh Okinawa

Jika ingin mengetahui oleh-oleh Okinawa lainnya yang belum diperkenalkan dalam artikel ini, baca juga artikel berikut yang memuat pilihan oleh-oleh khas dan populer.

Festival dan Acara Pilihan di Okinawa Menurut Musim

Okinawa memiliki berbagai festival dan acara yang sangat mencerminkan budaya Ryukyu serta seni pertunjukan tradisional.
Berikut festival dan acara yang paling direkomendasikan untuk setiap musim.
Jika waktunya bertepatan dengan perjalanan Anda, jangan ragu untuk ikut serta.

Musim Semi: Festival Azalea Desa Higashi

Festival tahunan ini berlangsung di Taman Azalea Sonmin no Mori, di kawasan Yanbaru, bagian timur laut Pulau Utama Okinawa. Taman ini dibangun bersama oleh seluruh warga desa selama enam tahun mulai 1976. Di dalamnya ditanam sekitar 50.000 pohon azalea dari tujuh jenis, termasuk azalea Kerama, Kurume, dan Hirado.
Setiap bulan Maret, azalea berwarna merah vermilion, ungu, merah muda, dan putih bermekaran di area luas sekitar 4,5 hektare. Tempat ini juga terkenal sebagai lokasi dengan azalea yang mekar paling awal di Jepang.

Nikmati 50.000 pohon azalea yang mekar paling awal di Jepang
Nikmati 50.000 pohon azalea yang mekar paling awal di Jepang

Musim Panas: Festival Eisa Seluruh Okinawa

Festival Eisa Seluruh Okinawa diselenggarakan pada akhir pekan setelah perayaan Obon menurut kalender lunar.
Eisa adalah tarian doa Buddha untuk menyambut dan mengantar arwah leluhur pada Obon menurut kalender lunar, yang kini berlangsung pada 13–15 Juli.
Sebagai salah satu seni pertunjukan tradisional Okinawa, eisa memadukan lagu daerah yang dibawakan pemain shamisen dengan tarian mengikuti irama drum.
Hari pertama menampilkan “michijune”, arak-arakan tari di Koza Gate Street. Hari kedua diisi “Festival Pemuda Kota Okinawa”, yang menampilkan pertunjukan kelompok pemuda Kota Okinawa. Hari terakhir merupakan puncak festival, dengan pertunjukan eisa oleh kelompok pemuda dari seluruh Okinawa.

Acara besar khas musim panas Okinawa yang biasanya menarik lebih dari 300.000 pengunjung setiap tahun
Acara besar khas musim panas Okinawa yang biasanya menarik lebih dari 300.000 pengunjung setiap tahun

Musim Gugur: Naha Great Tug-of-War

Acara tradisional tarik tambang yang melibatkan warga ini diadakan setiap bulan Oktober di pusat Kota Naha.
Salah satu daya tariknya ialah arak-arakan megah pembawa panji hatagashira yang melintasi Kokusai-dori pada siang hari.
Rombongan membawa panji besar dari masing-masing wilayah sambil memainkan alat musik tradisional, menyusuri jalan dari Stasiun Makishi di jalur Yui Rail hingga Kantor Pemerintah Prefektur Okinawa.
Pada acara tarik tambang yang dimulai menjelang petang, ditampilkan tali jerami terbesar di dunia yang diakui oleh Guinness World Records.

Acara tradisional Naha dengan tali raksasa pemegang rekor Guinness, yang juga dapat diikuti pengunjung umum.
Acara tradisional Naha dengan tali raksasa pemegang rekor Guinness, yang juga dapat diikuti pengunjung umum.

Musim Dingin: Festival Sakura Nago

Festival ini berpusat di Taman Kastel Nago saat bunga sakura kanhizakura bermekaran.
Biasanya acara berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu terakhir bulan Januari.
Selama festival, berbagai kegiatan seperti parade, tari jalanan, dan pertunjukan musik digelar di panggung khusus alun-alun festival Taman Kastel Nago, Jalan Utama Nago Jujiro, serta kawasan sekitar Pelabuhan Perikanan Nago.
Acara ini memungkinkan Anda menikmati budaya tradisional Okinawa sekaligus sakura yang mekar lebih awal.

Nikmati beragam acara sekaligus bunga sakura yang bermekaran di taman
Nikmati beragam acara sekaligus bunga sakura yang bermekaran di taman

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berwisata di Okinawa

Berikut lima hal yang perlu diketahui sebelumnya agar Anda dapat menikmati Okinawa sepenuhnya.
Periksa hal-hal ini sebelum berangkat, bukan hanya untuk kenyamanan berwisata, tetapi juga untuk menghindari masalah yang tidak terduga.

1. Sinar Matahari Okinawa Lebih Terik daripada yang Anda Bayangkan

Dibandingkan dengan Honshu, sinar matahari di Okinawa lebih terik daripada yang mungkin Anda bayangkan.
Terutama dari musim semi hingga musim panas, kulit mudah terbakar meski hanya sebentar berada di luar ruangan. Jika lengah, kulit dapat mengalami dampak yang cukup berat.
Bukan hanya wajah, bagian belakang leher dan lengan juga mudah terkena sinar matahari. Karena itu, oleskan tabir surya pada area kulit yang luas.
Gunakan pula topi dan kacamata hitam. Jika lama berada di luar ruangan, penting untuk sering beristirahat di tempat teduh.
Terutama saat di pantai atau berkendara, Anda mudah terus-menerus terpapar sinar matahari langsung. Siapkan perlindungan yang memadai agar tetap nyaman menikmati wisata.

Siapkan tabir surya jika berwisata ke Okinawa dari musim semi hingga musim panas
Siapkan tabir surya jika berwisata ke Okinawa dari musim semi hingga musim panas

2. Pada Musim Gugur, Bersiaplah Menghadapi Dampak Topan dan Perubahan Cuaca Mendadak

Okinawa rentan terkena dampak topan dari musim panas hingga musim gugur.
Ketika topan mendekat, penerbangan dan feri dapat dibatalkan atau ditunda. Tidak jarang perjalanan yang sudah direncanakan tiba-tiba tidak dapat dilakukan.
Perlu diperhatikan pula bahwa cuaca dapat berubah drastis dalam waktu singkat, bahkan tanpa adanya topan.
Saat berwisata di Okinawa, jangan memasukkan terlalu banyak kegiatan pada hari perpindahan antarkota atau hari kepulangan. Susun jadwal dengan waktu cadangan yang cukup.
Pantau prakiraan cuaca serta informasi operasional transportasi secara berkala, dan bersiaplah menyesuaikan rencana perjalanan dengan keadaan.

Topan di Okinawa lebih kuat daripada di Honshu, jadi jangan memaksakan diri untuk keluar
Topan di Okinawa lebih kuat daripada di Honshu, jadi jangan memaksakan diri untuk keluar

3. Jalan-Jalan Utama Sering Mengalami Kemacetan Parah

Meski masyarakat Okinawa sangat bergantung pada mobil, jumlah jalan arteri terbatas sehingga kemacetan mudah terjadi setiap hari.
Terutama pada musim wisata, bertambahnya pengguna mobil sewaan membuat jalan-jalan utama semakin padat.
Di sekitar bandara serta jalan arteri dari bagian tengah menuju utara pulau utama, perjalanan dapat memakan waktu jauh lebih lama pada jam-jam tertentu.
Meski jaraknya terlihat dekat di peta, waktu tempuhnya bisa lebih lama daripada perkiraan.
Memberi kelonggaran waktu perjalanan dan tidak memasukkan terlalu banyak kegiatan dalam satu hari merupakan kunci untuk menikmati wisata Okinawa tanpa stres.

Susun jadwal dengan waktu cadangan yang cukup untuk mengantisipasi kemacetan
Susun jadwal dengan waktu cadangan yang cukup untuk mengantisipasi kemacetan

4. Waspadai Risiko Alam di Laut Okinawa

Meski sekilas tampak tenang, laut Okinawa memiliki bahaya alam yang perlu diwaspadai.
Salah satu yang paling perlu diperhatikan ialah arus balik atau rip current, yang dapat menyeret orang ke lepas pantai.
Arus ini dapat muncul meski ombak tidak tinggi, dan telah terjadi kecelakaan ketika orang terseret ke laut tanpa menyadarinya.
Pada musim tertentu, ubur-ubur berbisa juga dapat muncul. Selain itu, tidak sedikit orang yang kakinya terluka oleh karang, bahkan di perairan dangkal.
Saat bermain di laut, gunakan hanya area yang diizinkan untuk berenang dan selalu dijaga petugas. Jangan mendekati area larangan berenang. Terutama jika membawa anak-anak, pastikan mereka selalu berada dalam pengawasan.

Kenali risiko, siapkan diri, dan tetap waspada agar kegiatan di laut menjadi kenangan yang menyenangkan
Kenali risiko, siapkan diri, dan tetap waspada agar kegiatan di laut menjadi kenangan yang menyenangkan

5. Patuhi Etika dan Aturan di Tempat Ibadah serta Situs Suci yang Dijaga Masyarakat Setempat

Okinawa masih memiliki banyak situs suci dan warisan budaya yang menjadi tempat kepercayaan dengan bentuk berbeda dari kuil Shinto maupun kuil Buddha.
Salah satu contohnya adalah utaki, tempat suci yang dianggap sebagai pusat ritual Okinawa.
Tempat-tempat seperti Sefa Utaki yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, serta Pulau Kudaka yang dijuluki pulau para dewa dan memiliki banyak utaki serta situs bersejarah, hingga kini tetap dijaga dengan penuh penghormatan oleh masyarakat setempat.
Di tempat-tempat tersebut, ada cukup banyak area yang melarang pengambilan foto atau membatasi akses masuk.
Meski dikenal sebagai destinasi wisata, jangan lupa bahwa bagi masyarakat setempat tempat-tempat ini merupakan lokasi untuk berdoa dan menjalankan kepercayaan.
Saat berkunjung, perhatikan baik-baik petunjuk serta pemberitahuan di lokasi dan patuhi aturannya.
Dengan begitu, Anda tidak hanya dapat menghindari masalah yang tidak perlu, tetapi juga semakin memahami budaya dan spiritualitas khas Okinawa.

Patuhi etika dan aturan di utaki, tempat masyarakat setempat memanjatkan doa
Patuhi etika dan aturan di utaki, tempat masyarakat setempat memanjatkan doa

Pertanyaan Umum tentang Wisata Okinawa

Q

Bisakah menikmati wisata Okinawa tanpa mobil?

A

Bisa. Anda tetap dapat menikmati perjalanan dengan berfokus pada Kota Naha dan destinasi wisata utama.

Q

Pulau kecil mana yang bisa dikunjungi pulang-pergi dalam sehari dari Pulau Utama Okinawa?

A

Beberapa pilihannya adalah Pulau Senaga yang terhubung oleh jembatan dan Kepulauan Kerama yang dapat dicapai dengan kapal cepat.

Penutup

Okinawa memadukan suasana resor tropis dengan sejarah dan budaya masa Kerajaan Ryukyu yang masih terasa kuat.
Artikel ini telah memperkenalkan daya tarik Okinawa dari berbagai sisi, mulai dari destinasi wisata unggulan, tempat makan populer, pusat belanja, penginapan, dan oleh-oleh khas hingga festival serta acara yang mewakilinya.
Gunakan panduan ini untuk menyusun rencana perjalanan yang memanfaatkan waktu kunjungan Anda sebaik mungkin, lalu nikmati Okinawa secara efisien dan menyeluruh.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa