Segarkan Pikiran dan Tubuh dengan Panorama Alam dan Onsen! 23 Pilihan Tempat Wisata di Fukushima

Segarkan Pikiran dan Tubuh dengan Panorama Alam dan Onsen! 23 Pilihan Tempat Wisata di Fukushima

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Prefektur Fukushima memiliki wilayah luas dengan kekayaan alam yang melimpah.
Nikmati pemandangan alam yang indah, mulai dari Gunung Bandai yang termasuk dalam 100 Gunung Terkenal Jepang, Urabandai dengan panorama alam yang tergolong terbaik di Jepang, hingga Hanamiyama yang terkenal dengan bunga-bunganya.
Banyaknya destinasi onsen, atau pemandian air panas alami, yang ternama juga menjadi salah satu daya tarik Fukushima.
Tenangkan pikiran dengan panorama alam yang memukau dan segarkan tubuh di pemandian air panas berkualitas.
Jika Anda ingin berlibur untuk memulihkan kesegaran tubuh dan pikiran, mengapa tidak mengunjungi Fukushima?

Seperti Apa Fukushima?

Fukushima terletak di bagian paling selatan wilayah Tohoku dan merupakan prefektur terluas ketiga di Jepang.
Wilayahnya yang luas terbagi menjadi tiga kawasan.
Kawasan Aizu meliputi Aizu, Minamiaizu, dan seluruh bagian barat prefektur, dengan kekayaan alam dan sejarah sebagai ciri khasnya.
Kawasan Nakadori, yang terbagi menjadi bagian utara, tengah, dan selatan prefektur, memiliki daya tarik berupa bunga-bunga yang berganti sepanjang musim.
Kawasan Hamadori menghadap Samudra Pasifik dan terdiri atas dua area, yaitu Soso dan Iwaki. Kawasan ini memiliki iklim yang relatif hangat sepanjang tahun.
Meski berada dalam satu prefektur, setiap kawasan memiliki daya tarik dan karakteristik yang berbeda. Karena itu, sebaiknya sediakan waktu menginap yang cukup panjang agar Anda dapat menikmati masing-masing kawasan saat mengunjungi Fukushima.

Pemandangan kota di Fukushima saat bunga sakura bermekaran pada musim semi
Pemandangan kota di Fukushima saat bunga sakura bermekaran pada musim semi

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Fukushima?

Fukushima memiliki banyak pohon sakura tua dan tempat terkenal untuk menikmati sakura. Karena itu, musim semi, saat sakura bermekaran, menjadi musim terbaik untuk berwisata.
Tentu saja, musim-musim lainnya juga menawarkan kesenangan tersendiri.
Pada musim panas, nikmati alam terbuka di sekitar Gunung Bandai dengan semilir anginnya yang sejuk. Pada musim dingin, bersantailah dan pulihkan kesegaran tubuh di onsen.
Karena ada berbagai kegiatan yang bisa dinikmati sesuai musim, sesuaikan waktu kunjungan dengan tujuan perjalanan Anda.

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Fukushima

  • Musim semi (Maret - Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
  • Musim panas (Juni - Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
  • Musim gugur (September - November): Jaket ringan dan mantel
  • Musim dingin (Desember - Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket

Bagaimana Cara Menuju Fukushima?

Fukushima mudah dijangkau karena memiliki bandara dan stasiun yang disinggahi Shinkansen.
Perjalanan dari kota-kota besar pun relatif singkat: 1 jam 20 menit dari Tokyo dengan Tohoku Shinkansen atau 1 jam dari Osaka dengan pesawat.
Selain itu, tersedia pula bus antarkota melalui jalan tol dari Tokyo, Kyoto, dan Osaka.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Fukushima

Pilihan transportasi seperti kereta dan bus tersedia dengan baik, sehingga Anda seharusnya tidak kesulitan untuk bepergian.
Setiap tanggal 1, 11, dan 21 merupakan hari promosi penggunaan bus dan kereta. Pada hari-hari tersebut, tiket paket beberapa perjalanan dan tiket terusan satu hari dapat dibeli dengan harga lebih hemat.
Jika tanggal kunjungan Anda bertepatan dengan hari promosi tersebut, manfaatkanlah penawarannya.

Ragam Daya Tarik Fukushima dalam 23 Pilihan Tempat Wisata

Setiap kawasan di Fukushima memiliki banyak tempat menarik. Di Aizu, Anda dapat menikmati kastel dan suasana kota yang sarat sejarah. Nakadori memiliki banyak tempat untuk memandang pegunungan yang indah serta kawasan onsen. Sementara itu, Hamadori menawarkan akuarium, resor spa, serta fasilitas yang menyampaikan kisah dan pelajaran dari bencana gempa.
Dari sekian banyak destinasi tersebut, berikut pilihan tempat wisata yang sangat layak Anda kunjungi.

1. Aizu Sazaedo (Entsu Sansodo)

Sazaedo adalah bangunan pemujaan Kannon di lereng Gunung Iimori, yang dikenal sebagai tempat anggota Byakkotai mengakhiri hidup mereka sendiri. Nama resminya adalah Entsu Sansodo.
Pada zaman Edo, bangunan pemujaan yang disebut Sansodo didirikan di berbagai tempat berdasarkan tata cara ibadah Buddha, yaitu mengelilingi bangunan tiga kali searah jarum jam sebagai bentuk ziarah. Di antara Sansodo yang masih ada, Sazaedo ini disebut memiliki keunikan yang jauh menonjol. Kini, bangunan ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.

Arsitektur unik dari zaman Edo yang tampak seperti ilusi optik
Arsitektur unik dari zaman Edo yang tampak seperti ilusi optik

2. Aquamarine Fukushima

Akuarium ini dibuka pada tahun 2000 di dekat Pelabuhan Onahama. Temanya adalah pertemuan dua arus laut, Kuroshio dan Oyashio, yang mengalir di lepas pantai Fukushima dan memperkaya kehidupan lautnya.
Daya tarik utama akuarium ini adalah “Shiome no Umi”, yang memungkinkan pengunjung merasakan suasana pertemuan arus Kuroshio dan Oyashio melalui terowongan berbentuk segitiga yang diapit dua akuarium raksasa. Anda dapat melihat berbagai ikan yang berkumpul di kawasan pertemuan arus, seperti cakalang, sarden, ikan sebelah, dan haring.

Akuarium raksasa bertema pertemuan arus, dengan ikan penghuni arus Oyashio di satu sisi dan ikan penghuni arus Kuroshio di sisi lainnya
Akuarium raksasa bertema pertemuan arus, dengan ikan penghuni arus Oyashio di satu sisi dan ikan penghuni arus Kuroshio di sisi lainnya

3. Taman Hanamiyama

Pemandangan Taman Hanamiyama, dengan lereng perbukitan dekat permukiman yang diselimuti gradasi warna lembut, benar-benar menyerupai surga tersembunyi. Dikelilingi hamparan bunga beraneka warna yang tersusun bak kain perca, Anda mungkin akan merasa bahagia seolah sedang berada dalam mimpi.
Tempat untuk menikmati bunga ini begitu terkenal di kalangan masyarakat sekitar Fukushima.

Saat bunga-bunga bermekaran pada musim semi, tempat ini benar-benar tampak seperti surga tersembunyi
Saat bunga-bunga bermekaran pada musim semi, tempat ini benar-benar tampak seperti surga tersembunyi

4. Kastel Tsurugajo

Kastel yang menjadi simbol Kota Aizuwakamatsu ini juga dikenal sebagai tempat terkenal untuk menikmati sakura. Nama resminya adalah Kastel Wakamatsu, tetapi kadang disebut pula Kastel Aizu atau Kastel Aizuwakamatsu.
Menara utama kastel ini merupakan satu-satunya di Jepang yang beratap genteng merah. Wujudnya menghadirkan kembali keindahan kastel pada masa pemerintahan domain feodal.

Kastel diterangi cahaya dengan gradasi warna yang indah. Warnanya berganti sesuai musim
Kastel diterangi cahaya dengan gradasi warna yang indah. Warnanya berganti sesuai musim

5. Museum Memorial Hideyo Noguchi

Hideyo Noguchi, yang lahir di tepi Danau Inawashiro, adalah ahli bakteriologi yang dikenal di dunia berkat penelitiannya tentang demam kuning dan sifilis.
Museum Memorial Hideyo Noguchi dibuka pada tahun 1939 untuk mengenang pencapaiannya. Museum ini terdiri atas rumah tempat ia dilahirkan dan ruang pameran.

Tersedia pula area yang menjelaskan bakteri dan penyakit menular yang diteliti Hideyo Noguchi dengan cara yang mudah dipahami
Tersedia pula area yang menjelaskan bakteri dan penyakit menular yang diteliti Hideyo Noguchi dengan cara yang mudah dipahami

6. Jalur JR Tadami

Jalur JR Tadami menghubungkan Stasiun Aizuwakamatsu di Prefektur Fukushima dengan Stasiun Koide di Prefektur Niigata, dengan panjang sekitar 135,2 km (per September 2021, layanan antara Stasiun Aizu-Kawaguchi dan Stasiun Tadami digantikan oleh bus).
Jalur ini berkelok mengikuti lembah Sungai Tadami di tengah pegunungan. Dari jendela kereta, Anda dapat menikmati pemandangan setiap musim, mulai dari sakura pada musim semi, kehijauan pada musim panas, dedaunan berwarna-warni pada musim gugur, hingga salju pada musim dingin.

Kabut sungai yang menyelimuti pemandangan dengan suasana magis mengajak Anda menjelajahi OkuaizuKentaka Hoshi, fotografer lokal Okuaizu
Kabut sungai yang menyelimuti pemandangan dengan suasana magis mengajak Anda menjelajahi OkuaizuKentaka Hoshi, fotografer lokal Okuaizu

7. Nisshinkan, Sekolah Domain Aizu

Nisshinkan adalah sekolah Domain Aizu yang dibuka pada tahun 1803 untuk mendidik sumber daya manusia bagi domain tersebut.
Di kompleks Nisshinkan terdapat Taiseiden, tempat penghormatan kepada Konfusius, Daigaku yang dahulu menjadi tempat pendidikan tingkat lanjut, ruang belajar membaca teks klasik, tempat latihan bela diri, serta kolam renang pertama di Jepang yang disebut Suiren Suibachi, untuk latihan berenang manusia dan kuda. Namun, seluruh fasilitas ini sebenarnya merupakan hasil rekonstruksi di lokasi ini pada tahun 1987 berdasarkan dokumen yang masih tersimpan.

Salah satu sekolah domain paling maju di Jepang, tempat para anggota Byakkotai juga pernah belajar.
Salah satu sekolah domain paling maju di Jepang, tempat para anggota Byakkotai juga pernah belajar.

8. Licca-chan Castle

Licca-chan Castle adalah taman hiburan yang mewujudkan dunia impian boneka Licca-chan. Di dalamnya terdapat museum Licca-chan dan pabrik terbuka tempat pengunjung dapat melihat proses pembuatan boneka.
Anda dapat menyewa gaun untuk berdandan seperti Licca-chan, lalu berkeliling kastel yang dipenuhi segala hal tentang Licca-chan dan berjalan-jalan di taman yang romantis.

Selamat datang di kastel yang dipenuhi segala hal tentang Licca-chan!
Selamat datang di kastel yang dipenuhi segala hal tentang Licca-chan!

9. Museum Memorial Gempa Besar Jepang Timur dan Bencana Nuklir

Fasilitas untuk meneruskan ingatan tentang bencana ini dibuka pada tahun 2020 di Kota Futaba, Prefektur Fukushima. Kota ini mengalami bencana majemuk yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi milik TEPCO yang dipicu oleh Gempa Besar Jepang Timur pada 11 Maret. Fasilitas ini berperan menyebarluaskan pengalaman dan pelajaran dari bencana nuklir kepada masyarakat di Jepang maupun di luar negeri.

Meneruskan catatan dan pelajaran dari Gempa Besar Jepang Timur serta bencana nuklir kepada generasi mendatang dan membagikannya kepada dunia
Meneruskan catatan dan pelajaran dari Gempa Besar Jepang Timur serta bencana nuklir kepada generasi mendatang dan membagikannya kepada dunia

10. Jalan Nanokamachi dan Jalan Noguchi Hideyo Seishun

Jalan Nanokamachi dan Jalan Noguchi Hideyo Seishun adalah dua jalan wisata bernuansa retro di pusat Kota Aizuwakamatsu.
Bangunan dari zaman Meiji, Taisho, hingga awal Showa berjajar di sepanjang jalan. Berjalan di sini terasa seolah membawa Anda kembali ke suasana masa lalu yang penuh kenangan.

Nikmati jalan-jalan santai sambil mengunjungi toko dan kafe yang menempati bangunan bersejarahFoto disediakan oleh Kikaku Cap
Nikmati jalan-jalan santai sambil mengunjungi toko dan kafe yang menempati bangunan bersejarahFoto disediakan oleh Kikaku Cap

11. Aizu Bukeyashiki

Terletak di dekat Higashiyama Onsen, taman museum sejarah berskala besar ini menampilkan rekonstruksi kediaman Saigo Tanomo, seorang penasihat senior Domain Aizu. Di sekitarnya terdapat bangunan tradisional yang dipindahkan dan direkonstruksi, serta ruang pameran sejarah.
Kediaman Saigo Tanomo merupakan rumah samurai megah dari kayu dengan lantai beralas tatami. Rumah ini memiliki 38 ruangan, termasuk “Onari no Ma” untuk menyambut penguasa domain dan “Oku Ichi no Ma” yang merupakan kamar tidur sang penasihat senior.

Kediaman Saigo Tanomo, penasihat senior utama Domain Aizu, yang dipindahkan dan dibangun kembali
Kediaman Saigo Tanomo, penasihat senior utama Domain Aizu, yang dipindahkan dan dibangun kembali

12. Museum Batu Bara dan Fosil Kota Iwaki, Horuru

Museum ini mengangkat tema fosil dan sejarah pertambangan batu bara yang memiliki hubungan erat dengan Iwaki. Museum dibuka pada tahun 1984 dan mendapat nama panggilan “Horuru” pada tahun 2010 melalui sayembara terbuka.
Begitu masuk, pengunjung akan menjumpai pameran fosil. Di sini, Anda disambut oleh Futabasuzukiryu, reptil laut berleher panjang yang ditemukan seorang siswa SMA di Kota Iwaki pada tahun 1968, atau tahun ke-43 era Showa. Penemuan ini turut memicu demam dinosaurus.

Ruang pameran fosil menampilkan fosil-fosil yang langka bahkan di tingkat dunia
Ruang pameran fosil menampilkan fosil-fosil yang langka bahkan di tingkat dunia

13. Suehiro Shuzo Kaeigura

Pabrik sake yang berdiri sejak tahun 1850 ini memiliki bangunan berwibawa yang mencuri perhatian, bahkan di Aizuwakamatsu yang dipenuhi gudang tradisional tua. Hingga kini, sake di sini tetap dibuat dengan berpegang pada tiga prinsip sake lokal: “1. Air alami berkualitas untuk pembuatan sake”, “2. Keahlian para toji, ahli pembuat sake Aizu, yang diwariskan turun-temurun”, dan “3. Beras sake yang tumbuh dengan air yang sama dengan air pembuatannya, di tanah tempat mata air tersebut berada”. Ketiga prinsip ini menjaga pembuatan sake tetap berakar pada daerah asalnya.

Pabrik sake bersejarah yang didirikan pada tahun 1850, tahun ke-3 era Kaei, menjelang akhir pemerintahan keshogunan
Pabrik sake bersejarah yang didirikan pada tahun 1850, tahun ke-3 era Kaei, menjelang akhir pemerintahan keshogunan

14. Wisata Perahu Mugenkyo

Nikmati perjalanan berkeliling selama sekitar 45 menit dengan perahu penyeberangan menyusuri ngarai Sungai Tadami di kawasan Aizu, Prefektur Fukushima.
Perahu ini menghidupkan kembali layanan penyeberangan yang dahulu digunakan penduduk Permukiman Mifuke di Kota Kaneyama untuk mencapai seberang sungai, sebelum permukiman tersebut ditinggalkan.
Konon, nama Mugenkyo diberikan karena keindahan ngarai yang tampak magis ketika diselimuti kabut sungai pada pagi dan sore hari di musim panas.
Pemandangan perahu yang bergerak perlahan menembus kabut sungguh mengesankan. Kabut sungai disebut lebih mudah terbentuk pada pagi buta atau menjelang senja antara Juni dan Agustus, sehingga Anda bisa menyesuaikan waktu kunjungan untuk berkesempatan melihatnya.

Menikmati keindahan ngarai yang tampak magis dalam selimut kabut sungai
Menikmati keindahan ngarai yang tampak magis dalam selimut kabut sungai

15. To-no-Hetsuri

Tempat berpemandangan indah ini memiliki deretan bebatuan berbentuk unik yang terbentuk melalui proses erosi dan pelapukan berulang selama satu juta tahun.
Dalam bahasa setempat, “hetsuri” berarti “tebing curam” atau “dinding yang berbahaya”.
Deretan tebing besar berbentuk pilar yang membentang sepanjang 200 m menghadirkan pemandangan megah. Sebagai contoh bentang alam hasil erosi sungai yang sangat langka, tempat ini ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional pada tahun 1943.

Deretan tebing terjal yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional
Deretan tebing terjal yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional

16. Gua Abukuma

Gua kapur sepanjang 600 m ini memiliki beragam formasi batu kapur yang menonjol karena banyaknya jenis dan jumlahnya.
Di dalam gua terdapat banyak tempat menarik, termasuk “Tsuki no Sekai” atau “Dunia Bulan” yang bernuansa magis, tempat pertama di gua kapur Jepang yang menggunakan sistem pengaturan cahaya untuk tata panggung. Ada pula “Ryuguden”, ruang setinggi sekitar 13 m yang dipenuhi formasi batu kapur unik.
Di “Takine Goten”, ruang terbesar di Gua Abukuma dengan tinggi 29 m, Anda dapat melihat dari dekat formasi batu kapur berharga yang hanya dapat ditemukan di sini, seperti tirai kristal dan karang gua.

Kagumi keindahan bentuk yang tercipta dari tetesan air selama rentang waktu yang amat panjang!
Kagumi keindahan bentuk yang tercipta dari tetesan air selama rentang waktu yang amat panjang!

17. Ouchijuku

Dengan lebih dari 30 rumah beratap jerami yang berjajar, Ouchijuku masih mempertahankan suasana permukiman zaman Edo.
Sekitar 400 tahun lalu, tempat ini berkembang sebagai kota persinggahan di Jalur Aizu Nishi. Kini, penduduk menjaga pemandangan tradisionalnya berdasarkan tiga prinsip dalam piagam warga: “tidak menjual, tidak menyewakan, dan tidak merobohkan”.
Pemandangan berharga ini telah membuat Ouchijuku terpilih sebagai Distrik Pelestarian Penting Kelompok Bangunan Tradisional Nasional.

Tempat yang mempertahankan suasana kota zaman Edo dan membuat Anda merasa seolah kembali ke masa lalu
Tempat yang mempertahankan suasana kota zaman Edo dan membuat Anda merasa seolah kembali ke masa lalu

18. Gugusan Danau Goshikinuma

Ledakan uap pada tahun 1888, atau tahun ke-21 era Meiji, membentuk ratusan danau dan kolam di kawasan ini.
Di antaranya, sekitar 30 danau dan kolam dengan beragam ukuran, seperti Bishamonnuma, Akanuma, Midoronuma, Tatsunuma, dan Bentennuma, secara bersama-sama disebut Gugusan Danau Goshikinuma. Pada tahun 2016, tempat ini memperoleh satu bintang dalam Michelin Green Guide.

Gugusan danau bernuansa misterius dengan air yang menampilkan beragam warna
Gugusan danau bernuansa misterius dengan air yang menampilkan beragam warna

19. Miharu Takizakura

Pohon sakura jenis benishidarezakura, dengan bunga merah muda dan cabang menjuntai, ini dicintai warga setempat sebagai simbol Kota Miharu.
Konon, namanya berasal dari lokasinya di Distrik Taki serta tampilan bunga-bunga kecil yang memenuhi cabangnya ke segala arah, menyerupai air terjun yang mengalir.
Pohon raksasa setinggi 13,5 m dengan bentangan cabang 25 m dari timur ke barat dan 20 m dari utara ke selatan ini tampak memukau saat berbunga penuh. Pohon ini termasuk salah satu dari “Tiga Pohon Sakura Terkenal Jepang”.
Inilah pohon sakura pertama yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional. Pada tahun 2022, penetapannya genap berusia 100 tahun.

Benishidarezakura yang diperkirakan berusia lebih dari 1.000 tahun dan termasuk dalam “Tiga Pohon Sakura Terkenal Jepang”
Benishidarezakura yang diperkirakan berusia lebih dari 1.000 tahun dan termasuk dalam “Tiga Pohon Sakura Terkenal Jepang”

20. Danau Inawashiro

Dengan Gunung Bandai terlihat di sebelah utaranya, Danau Inawashiro merupakan danau terluas keempat di Jepang.
Luasnya sekitar 103 km² dengan kedalaman sekitar 93 m. Saat musim panas tiba, danau ini ramai dikunjungi orang yang ingin berenang, berperahu, memancing, dan menikmati kegiatan rekreasi lainnya.
Danau ini terletak hampir di tengah Prefektur Fukushima dan membentang di wilayah dua kota besar dan satu kota kecil, yaitu Aizuwakamatsu, Koriyama, dan Inawashiro.

Danau terluas keempat di Jepang, dengan Gunung Bandai menjulang di kejauhan di sebelah utara
Danau terluas keempat di Jepang, dengan Gunung Bandai menjulang di kejauhan di sebelah utara

21. Gunung Iimori

Terletak di tepi timur Cekungan Aizu, Gunung Iimori merupakan salah satu tempat wisata utama Kota Aizuwakamatsu yang dikunjungi sekitar dua juta wisatawan setiap tahun.
Puncak bukit setinggi 314 m ini dapat dicapai dengan berjalan kaki atau dengan lebih mudah menggunakan eskalator berbayar.
Gunung yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual ini menyimpan banyak daya tarik, termasuk kisah-kisah mitologi tentang Yamato Takeru dan tokoh lainnya.

Nikmati panorama kota kastel dari puncaknya! Gunung yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan sarat sejarah Aizu
Nikmati panorama kota kastel dari puncaknya! Gunung yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan sarat sejarah Aizu

22. Danau Hibara

Terbentuk akibat letusan Gunung Bandai, danau terbesar di Urabandai ini memiliki keliling sekitar 31 km.
Jalan yang mengelilingi tepi danau menjadikannya tempat populer untuk berkendara sambil menikmati pemandangan yang berganti sepanjang musim.
Tersedia pula kapal wisata dan perahu motor, sehingga Anda juga dapat memandang Gunung Bandai dari atas danau.

Danau terbesar di Urabandai dengan panorama indah pada setiap musim
Danau terbesar di Urabandai dengan panorama indah pada setiap musim

23. Gunung Bandai

Gunung api strato setinggi 1.816 m yang terdiri atas tiga tubuh gunung ini termasuk salah satu dari 100 Gunung Terkenal Jepang.
Puluhan danau dan kolam yang tersebar di kaki gunung, termasuk Goshikinuma, terbentuk akibat longsoran batu dari letusan besar Gunung Bandai pada tahun 1888.
Di sekitarnya terdapat rute berkendara untuk menikmati alam yang megah serta jalur trekking yang mudah dilalui. Pilihan kegiatannya beragam, mulai dari mendaki dan berkendara pada musim semi hingga musim gugur, sampai bermain ski dan snowboard pada musim dingin.

Gunung api strato megah yang letusannya membentuk puluhan danau dan kolam
Gunung api strato megah yang letusannya membentuk puluhan danau dan kolam

3 Pilihan Tempat Makan Populer di Fukushima

Berikut pilihan tempat makan populer di Fukushima.
Semuanya merupakan tempat makan yang telah lama berdiri dan dicintai warga setempat, dengan hidangan lezat yang berakar pada daerahnya.
Suasananya yang tenang juga menjadi daya tarik, memungkinkan Anda menikmati waktu istimewa yang sesuai untuk mengisi liburan.
Ketiganya layak dikunjungi, jadi gunakan informasi berikut sebagai panduan untuk memilih tempat yang paling menarik bagi Anda.

1. Ouchijuku Misawaya

Restoran soba ini berada di Ouchijuku, sebuah Distrik Pelestarian Penting Kelompok Bangunan Tradisional Nasional dengan sekitar 40 rumah beratap jerami yang berjajar di sepanjang jalan.
Restoran yang menempati rumah tradisional tua ini menawarkan suasana khas Jepang yang menenangkan, dengan jam bandul yang terus berdetak dan perapian lantai tradisional atau irori yang dinyalakan dengan arang pada musim dingin.
Deretan cawan saus soba yang menghiasi dindingnya juga patut dilihat.

Nikmati hidangan khas Takato soba dengan menggunakan batang daun bawang sebagai pengganti sumpit di kota persinggahan yang mempertahankan suasana zaman Edo
Nikmati hidangan khas Takato soba dengan menggunakan batang daun bawang sebagai pengganti sumpit di kota persinggahan yang mempertahankan suasana zaman Edo

2. Okubo Shoten, Spesialis Basashi Bersertifikasi Aizu Brand

Toko khusus basashi, atau irisan daging kuda mentah, produksi Jepang ini dikelola oleh “Niku no Okubo”, toko daging yang telah berdiri selama 80 tahun.
Produksi daging kuda di kawasan Aizu menempati urutan kedua di Jepang setelah Kumamoto. Dari produk daerah tersebut, Okubo Shoten hanya menyediakan basashi produksi Jepang dengan mutu tertinggi yang telah memperoleh sertifikasi Aizu Brand.
Daging kuda Aizu populer karena memiliki proporsi daging tanpa lemak yang tinggi, sehingga cita rasa asli dagingnya dapat dinikmati.

Nikmati dengan santai basashi produksi Jepang berkualitas tinggi yang bersertifikasi Aizu Brand
Nikmati dengan santai basashi produksi Jepang berkualitas tinggi yang bersertifikasi Aizu Brand

3. Ban-nai Shokudo, Cabang Utama

Restoran populer yang hampir selalu membuat pengunjung harus mengantre ini dikenal sebagai salah satu dari tiga restoran utama ramen Kitakata.
Sejak dahulu, Kitakata memiliki industri fermentasi yang berkembang pesat, seperti pembuatan kecap asin Jepang, miso, dan sake.
Kota ini dijuluki “kota gudang tradisional” karena banyaknya bangunan gudang yang berjajar. Di sinilah ramen Kitakata, yang pada dasarnya menggunakan kuah bercita rasa kecap asin Jepang, telah lama dicintai warga setempat.

Restoran ramen Kitakata ternama yang terkenal dengan antreannya
Restoran ramen Kitakata ternama yang terkenal dengan antreannya

3 Pilihan Tempat Belanja Favorit di Fukushima

Fukushima memiliki banyak tempat belanja menarik, mulai dari pusat perbelanjaan yang mengikuti tren hingga pusat produk daerah yang menyediakan barang dan makanan khas Fukushima.
Berikut beberapa tempat yang mungkin membuat Anda ingin menghabiskan sehari penuh untuk berbelanja.

1. S-PAL Fukushima

S-PAL adalah pusat perbelanjaan yang terhubung langsung dengan stasiun-stasiun utama di wilayah Tohoku.
S-PAL Fukushima, yang dibuka pada tahun 1988, juga terhubung langsung dengan pintu timur Stasiun Fukushima yang dilayani Tohoku Shinkansen dan jalur kereta reguler. Pusat perbelanjaan ini populer di kalangan warga setempat maupun wisatawan.
Lantai 1 dipenuhi toko bahan makanan segar, gerai makanan siap santap, kafe, dan restoran. Lantai 2-4 menawarkan terutama busana wanita, serta aksesori fesyen, perlengkapan sehari-hari, dan busana pria.

Praktis karena terhubung langsung dengan stasiun! Pusat perbelanjaan dengan beragam pilihan oleh-oleh Fukushima
Praktis karena terhubung langsung dengan stasiun! Pusat perbelanjaan dengan beragam pilihan oleh-oleh Fukushima

2. Pusat Wisata dan Produk Khas Prefektur Fukushima

Pusat produk daerah ini terletak sekitar 3 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Fukushima, salah satu gerbang masuk ke Fukushima.
Berbagai produk unggulan berkualitas yang dihasilkan Prefektur Fukushima tersedia di satu tempat.
Area penjualannya terbagi menjadi empat bagian: minuman beralkohol, produk khas daerah, kerajinan, dan lounge.
Bagian produk khas daerah menawarkan beragam cita rasa khas Fukushima yang dibuat dengan saksama. Toko-toko kue dari dalam prefektur juga membuka gerai sementara di sini, sehingga tempat ini populer di kalangan warga setempat.

Pusat pengenalan produk kebanggaan Prefektur Fukushima dan informasi wisatanya
Pusat pengenalan produk kebanggaan Prefektur Fukushima dan informasi wisatanya

3. LATOV

Kompleks budaya dan komersial ini dapat dicapai langsung melalui jalur pejalan kaki layang dari Stasiun Iwaki di Jalur JR Joban dan Ban-etsu East.
Selain fasilitas umum seperti perpustakaan dan pusat layanan warga serta ruang perkantoran, kompleks ini memiliki area perbelanjaan di lantai 1-3.
Daya tarik utama lantai 1 adalah “LATOV Delicious Park”. Di sini terdapat Onozaki, salah satu toko ikan segar bersejarah terbesar di Prefektur Fukushima, serta gerai daging, buah dan sayuran, lauk-pauk buatan sendiri, dan beragam oleh-oleh, termasuk kue khas Fukushima dan acar khas Iwaki.

Senyum warga Iwaki berkumpul di sini! Kompleks landmark yang terhubung langsung dengan Stasiun Iwaki
Senyum warga Iwaki berkumpul di sini! Kompleks landmark yang terhubung langsung dengan Stasiun Iwaki

Nikmati Beragam Pemandian Air Panas! 4 Pilihan Onsen dan Spa di Fukushima

Fukushima memiliki banyak pemandian air panas ternama.
Pilihannya sangat beragam, mulai dari onsen dengan sejarah lebih dari seribu tahun, pemandian berair keruh putih susu, hingga onsen tersembunyi di tengah pegunungan.
Ada pula kompleks hiburan pemandian air panas yang terkenal. Jika waktu Anda memungkinkan, sempatkanlah berkunjung.

1. Yunokami Onsen

Kawasan onsen yang tenang ini terletak di sebelah Stasiun Yunokami-Onsen milik Aizu Railway, yang terkenal dengan bangunan stasiunnya yang beratap jerami.
Terletak di sepanjang lembah dalam Ngarai Okawa, tempat ini telah lama ramai sebagai tujuan berendam untuk pemulihan kesehatan.
Ada beberapa versi mengenai asal mula pemandian ini. Menurut salah satunya, penduduk desa melihat monyet berendam untuk menyembuhkan luka, lalu menamainya “Saruyu”, yang berarti pemandian monyet.

Yunokami Onsen terkenal dengan debit air panasnya yang melimpah. Di pemandian terbuka, suasana alam yang sederhana membantu menenangkan pikiran yang lelah
Yunokami Onsen terkenal dengan debit air panasnya yang melimpah. Di pemandian terbuka, suasana alam yang sederhana membantu menenangkan pikiran yang lelah

2. Aizu Higashiyama Onsen

Higashiyama Onsen dikenal sebagai tempat peristirahatan Aizu. Menurut kisah turun-temurun, kawasan onsen bersejarah ini ditemukan sekitar 1.300 tahun lalu oleh biksu Gyoki setelah ia dipandu seekor gagak berkaki tiga.
Meski hanya sekitar 15 menit berkendara dari pusat Kota Aizuwakamatsu, tempat ini dikelilingi alam yang kaya. Suasananya yang tenang menjadikannya tujuan populer untuk melupakan hiruk-pikuk perkotaan.

Pemandian terbuka dengan panorama menakjubkan yang menghadap pusat Kota Aizuwakamatsu (Onyado Toho)
Pemandian terbuka dengan panorama menakjubkan yang menghadap pusat Kota Aizuwakamatsu (Onyado Toho)

3. Spa Resort Hawaiians

Kompleks hiburan pemandian air panas ini dapat dinikmati bersama keluarga maupun pasangan.
Enam taman bertema yang menggunakan air dari Iwaki Yumoto Onsen menjadi pusat daya tariknya. Semuanya dilengkapi hiburan seperti pertunjukan tari, restoran, dan hotel dalam satu kompleks.

Jangan lewatkan pertunjukan yang diadakan pada siang dan malam hari di Water Park
Jangan lewatkan pertunjukan yang diadakan pada siang dan malam hari di Water Park

4. Iizaka Onsen

Iizaka Onsen mudah dijangkau dalam sekitar 20 menit dari Stasiun JR Fukushima dengan Jalur Iizaka milik Fukushima Transportation. Kawasan onsen ini sudah akrab bagi masyarakat Fukushima.
Sejarah pemandian ini sangat panjang. Menurut kisah turun-temurun, sekitar 2.000 tahun lalu, Yamato Takeru yang jatuh sakit saat melakukan ekspedisi ke timur segera pulih setelah berendam di sini.

Salah satu dari tiga onsen ternama di Oshu
Salah satu dari tiga onsen ternama di Oshu

Menginap di Mana? 3 Pilihan Akomodasi di Fukushima

Fukushima, yang memikat dengan kekayaan alam dan onsennya, memiliki banyak pilihan akomodasi.
Berikut pilihan penginapan yang berfokus pada ryokan onsen bersejarah dan tempat menginap yang nyaman.

1. Hotelli Aalto

Hotel resor onsen bergaya Nordik ini terletak di dekat Danau Akimoto di Urabandai, di seberang Gunung Bandai jika datang dari Stasiun Inawashiro. Lokasinya menarik untuk menikmati alam Urabandai, hanya 10 menit berjalan kaki dari pintu masuk “Goshikinuma Shizen Tanshoro”, jalur penjelajahan alam di kawasan Goshikinuma.
Bangunannya merupakan vila pegunungan berusia 40 tahun yang direnovasi dengan gaya Nordik, yang memiliki kesamaan budaya dengan Urabandai dalam hal hidup dekat dengan alam. Interiornya menggunakan furnitur dan benda dekorasi rancangan desainer Nordik ternama, sehingga terasa nyaman untuk menghabiskan waktu berlama-lama.

Nikmati momen istimewa khas musim dingin: bersantai di ruangan hangat dengan perapian sambil memandang lanskap bersalju
Nikmati momen istimewa khas musim dingin: bersantai di ruangan hangat dengan perapian sambil memandang lanskap bersalju

2. Mukaitaki

Ryokan onsen bersejarah ini merupakan salah satu penginapan utama di Higashiyama Onsen, kawasan peristirahatan Aizuwakamatsu. Penginapan ini dibuka pada tahun 1873, tahun ke-6 era Meiji, setelah mengambil alih “Kitsuneyu”, pemandian yang digunakan sebagai tempat pemulihan kesehatan resmi Domain Aizu pada zaman Edo.
Pemandian umumnya terdiri atas “Kitsuneyu”, yang dahulu juga membantu memulihkan tubuh para samurai Aizu, serta “Sarunoyu”, tempat Anda dapat menikmati pemandangan alam dari jendela. Keduanya memiliki area terpisah untuk pria dan wanita. Tersedia pula pemandian keluarga yang dapat dipesan untuk penggunaan pribadi. Semua pemandian menggunakan 100% air langsung dari sumbernya yang terus mengalir, tanpa penambahan air maupun pemanasan tambahan.

Bangunan tradisional yang terdaftar sebagai properti budaya ini menjadi simbol Higashiyama Onsen
Bangunan tradisional yang terdaftar sebagai properti budaya ini menjadi simbol Higashiyama Onsen

3. Aizu Ashinomaki Onsen Okawaso

Ashinomaki Onsen terletak di sepanjang Ngarai Okawa, dengan deretan batuan unik dan tebing terjal yang terbentuk oleh arus deras. Menurut kisah turun-temurun, pemandian ini mulai digunakan sekitar 1.200 tahun lalu.
Okawaso, yang menghadap Sungai Aga, merupakan ryokan onsen tempat Anda dapat menikmati keindahan ngarai dari kamar maupun pemandian terbuka.
Saat memasuki penginapan, perhatian langsung tertuju pada lobi beratrium dengan tangga yang menghubungkan lantai bawah tanah dan lantai 1.
“Panggung terapung” di tengah tangga yang digunakan untuk berbagai acara, serta tata ruang bergaya Jepang yang berlapis dan berkelok, sangat mirip dengan “Infinity Castle”, markas para iblis dalam manga populer “Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba” yang juga diadaptasi menjadi anime.

Ryokan onsen yang juga ramai diperbincangkan karena kemiripannya dengan latar dalam anime yang sangat populer
Ryokan onsen yang juga ramai diperbincangkan karena kemiripannya dengan latar dalam anime yang sangat populer

3 Pilihan Oleh-Oleh Khas dan Populer dari Fukushima

Fukushima memiliki beragam oleh-oleh, mulai dari kue khas produsen bersejarah hingga ramen populer. Banyaknya pilihan mungkin akan membuat Anda bingung memilih.
Karena itu, berikut beberapa oleh-oleh populer yang telah dipilih untuk Anda.

1. “Mamador” dari Sanmangoku Co., Ltd.

Sanmangoku, salah satu produsen kue terkemuka dari Kota Koriyama, Fukushima, didirikan pada tahun 1946, tak lama setelah perang berakhir.
Sejak awal berdiri, perusahaan ini tetap berpegang pada pemilihan bahan baku berkualitas dan terus membuat beragam kue bergaya Jepang maupun Barat.
Salah satu produk andalannya, “Mamador”, telah dicintai selama lebih dari 50 tahun sejak diluncurkan pada tahun 1967 dan menjadi oleh-oleh klasik dari Fukushima.

Produk yang terus laris dan dicintai selama lebih dari 50 tahun berkat cita rasanya yang tetap terjaga
Produk yang terus laris dan dicintai selama lebih dari 50 tahun berkat cita rasanya yang tetap terjaga

2. “Kitakata Ramen Ban Nai” dari Menshoku Co., Ltd.

Ramen Kitakata dari Fukushima termasuk dalam tiga ramen utama Jepang, bersama ramen Hakata dari Fukuoka dan ramen Sapporo dari Hokkaido. Konon, ramen ini bermula pada awal era Showa ketika seorang pemuda yang datang dari Tiongkok berkeliling Kota Kitakata menjual ramen dengan gerobak.
Ciri khasnya adalah mi pipih buatan tangan dengan kandungan air tinggi yang didiamkan agar adonannya matang, sehingga menghasilkan tekstur kenyal dan bentuk keriting yang khas.

Nikmati di rumah cita rasa “Kitakata Ramen Ban Nai”, yang meneruskan cita rasa Ban-nai, salah satu dari tiga restoran utama ramen Kitakata
Nikmati di rumah cita rasa “Kitakata Ramen Ban Nai”, yang meneruskan cita rasa Ban-nai, salah satu dari tiga restoran utama ramen Kitakata

3. Kashiwaya Usukawa Manju, Isian Koshian

Kue andalan ini dibuat oleh Kashiwaya, produsen kue bersejarah yang didirikan pada tahun 1852, tahun ke-5 era Kaei.
Bersama “Shihose Manju” dari Tokyo dan “Ote Manju” dari Okayama, kue ini termasuk dalam tiga manju utama Jepang dan telah dicintai selama 170 tahun.
Sesuai nama usukawa manju yang berarti manju berkulit tipis, bagian dalamnya dipenuhi koshian, pasta kacang merah halus dengan cita rasa lembut.

Produk klasik yang terus laris dan dicintai sejak 170 tahun lalu
Produk klasik yang terus laris dan dicintai sejak 170 tahun lalu

Penutup

Itulah berbagai daya tarik Fukushima, mulai dari alam yang indah, pemandian air panas ternama, hingga suasana kota yang sarat sejarah.
Jika Anda ingin menikmati liburan untuk menyegarkan tubuh dan pikiran dengan keindahan alam dan onsen, kunjungilah Fukushima.
Jika masih memiliki waktu, mengapa tidak melanjutkan perjalanan ke Prefektur Miyagi yang dapat dicapai dalam sekitar 1 jam dengan bus melalui jalan tol? Di sana, Anda dapat mencicipi berbagai kuliner lokal, termasuk hidangan lidah sapi.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa