Nikmati Pesona Pegunungan! 19 Destinasi Wisata Pilihan di Yamanashi

Nikmati Pesona Pegunungan! 19 Destinasi Wisata Pilihan di Yamanashi

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Yamanashi dikelilingi pegunungan megah seperti Gunung Fuji, Yatsugatake, dan Alpen Selatan Jepang.
Pemandangan yang berubah setiap musim serta perpaduan Gunung Fuji dan danau-danaunya sayang untuk dilewatkan.
Berikut destinasi wisata untuk menikmati alam Yamanashi, beserta rekomendasi penginapan, tempat kuliner, dan area belanja.

Seperti Apa Yamanashi?

Prefektur Yamanashi terletak di wilayah Chubu, Jepang bagian tengah.
Daerah ini memiliki alam yang hijau, dengan panorama Gunung Fuji dan danau yang berubah setiap musim serta aliran air jernih dari kawasan Fuji.
Letaknya yang dikelilingi pegunungan membuat perbedaan suhu di sini cukup besar. Dengan curah hujan tahunan yang juga rendah, Yamanashi terkenal sebagai daerah penghasil buah-buahan.
Dengan bergantian memilih persik, anggur, atau stroberi, Anda dapat menikmati kegiatan petik buah sepanjang tahun.
Yamanashi juga terkenal dengan wine-nya. Wine Koshu yang berkualitas baik dan memiliki kadar gula tinggi populer di seluruh Jepang.

Pemandangan kota di Yamanashi dengan latar Gunung Fuji
Pemandangan kota di Yamanashi dengan latar Gunung Fuji

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Yamanashi?

Meski Yamanashi menawarkan pemandangan indah sepanjang tahun, musim gugur adalah waktu yang paling direkomendasikan untuk berwisata.
Nikmati ngarai yang dihiasi dedaunan musim gugur pada puncak keindahannya antara Oktober dan November, serta panorama Gunung Fuji dan danau yang berpadu dengan warna-warni dedaunan.

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Yamanashi

  • Musim semi (Maret–Mei): jaket ringan dan sweter tipis
  • Musim panas (Juni–Agustus): pakaian tipis dan baju lengan pendek
  • Musim gugur (September–November): jaket ringan dan mantel
  • Musim dingin (Desember–Februari): mantel, sweter tebal, atau jaket tebal

Bagaimana Cara Menuju Yamanashi?

Perjalanan dari Stasiun Tokyo ke Yamanashi memerlukan waktu satu setengah jam dengan kereta ekspres terbatas di Jalur Utama JR Chuo.
Karena Yamanashi tidak memiliki bandara, perjalanan dari Nagoya atau Osaka perlu dilakukan dengan naik Shinkansen ke Tokyo, lalu berganti ke Jalur Utama JR Chuo.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Yamanashi

Bus dan kereta merupakan sarana transportasi utama di Prefektur Yamanashi.
Gunakan kereta dan bus untuk berkeliling tempat wisata, serta taksi untuk menuju destinasi yang tidak dilalui keduanya.

Nikmati Pemandangan Setiap Musim! 19 Destinasi Wisata Pilihan di Yamanashi

Saat mendengar nama Yamanashi, kebanyakan orang mungkin langsung teringat Gunung Fuji yang terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia.
Namun, daerah ini juga memiliki banyak tempat dengan pemandangan alam yang berubah setiap musim, termasuk lokasi yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional dan Tempat Berpemandangan Indah Nasional.
Dari berbagai destinasi menarik di Yamanashi, berikut pilihan tempat yang patut Anda kunjungi.

1. Ngarai Shosenkyo

Terletak di bagian utara Kota Kofu, Prefektur Yamanashi, Shosenkyo disebut sebagai ngarai dengan pemandangan terindah di Jepang.
Di sini Anda dapat melihat tebing granit serta bebatuan berbentuk unik yang terkikis selama kurun waktu panjang, berpadu dengan aliran air yang jernih dan melimpah.

Tempat Berpemandangan Indah Istimewa Nasional yang disebut sebagai ngarai terindah di Jepang
Tempat Berpemandangan Indah Istimewa Nasional yang disebut sebagai ngarai terindah di Jepang

2. Gua Es Narusawa

Hutan Aokigahara membentang di kaki Gunung Fuji.
Gua Es Narusawa terletak di pintu masuk sisi timur hutan ini. Sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Lima Danau Fuji, gua ini ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun.
Gua lava sepanjang 153 m ini terbentuk dari rongga yang tertinggal setelah aliran lava akibat letusan Gunung Nagao, gunung api di sisi Gunung Fuji, pada tahun 864 atau tahun ke-6 era Jogan.

Tetap sejuk meski musim panas! Gua tempat Anda dapat melihat pilar-pilar es.
Tetap sejuk meski musim panas! Gua tempat Anda dapat melihat pilar-pilar es.

3. Fuji-Q Highland

Fuji-Q Highland memiliki beragam wahana pemacu adrenalin kelas dunia hingga taman bertema karakter.
Ada banyak atraksi menegangkan, termasuk FUJIYAMA yang dijuluki “King of Coasters” dan memiliki kecepatan maksimum 130 km/jam.

Taman hiburan di kaki Gunung Fuji yang terkenal dengan wahana pemacu adrenalinnya
Taman hiburan di kaki Gunung Fuji yang terkenal dengan wahana pemacu adrenalinnya

4. Gua Angin Fugaku

Dikelilingi pepohonan hijau, Gua Angin Fugaku merupakan salah satu gua alami terbesar di antara banyak gua lava di Hutan Aokigahara.
Gua horizontal ini memiliki panjang total 201 m dan tinggi hingga 8,7 m, serta dapat dijelajahi dengan berjalan kaki selama sekitar 15 menit.
Bagian dalamnya tetap sejuk bahkan pada musim panas, dengan suhu rata-rata 3°C.
Gua yang berfungsi sebagai lemari pendingin alami ini konon digunakan untuk menyimpan telur ulat sutra hingga awal era Showa. Gua ini juga ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional.

Gua bernilai sejarah yang dahulu digunakan sebagai lemari pendingin alami.
Gua bernilai sejarah yang dahulu digunakan sebagai lemari pendingin alami.

5. Oshino Hakkai

Oshino Hakkai adalah sebutan untuk delapan kolam mata air yang bersumber dari Gunung Fuji: Deguchiike, Okamaike, Sokonashiike, Choshiike, Wakuike, Nigoriike, Kagamiike, dan Shobuike.
Kawasan ini dahulu merupakan danau yang kemudian mengering dan menyisakan delapan mata air.

Kolam bernuansa misterius dengan mata air yang berasal dari lelehan salju Gunung Fuji
Kolam bernuansa misterius dengan mata air yang berasal dari lelehan salju Gunung Fuji

6. Taman Buah Fuefukigawa Prefektur Yamanashi

Taman Buah Fuefukigawa Prefektur Yamanashi merupakan taman rekreasi bertema buah yang terletak di kawasan pegunungan yang tenang. Di sini Anda dapat menikmati alam, menyantap makanan yang antara lain menggunakan hasil pertanian Yamanashi, serta berbelanja di toko-tokonya.
Karena berada di lereng, taman ini menawarkan panorama Gunung Fuji dan Cekungan Kofu. Pemandangan malamnya begitu indah hingga termasuk dalam Tiga Pemandangan Malam Baru Terbaik di Jepang.

Taman rekreasi untuk menikmati hasil pertanian Yamanashi dan wahana ketangkasan di alam terbuka
Taman rekreasi untuk menikmati hasil pertanian Yamanashi dan wahana ketangkasan di alam terbuka

7. Koshu Yume Koji

Koshu Yume Koji hadir sebagai landmark baru Yamanashi.
Kawasan ini menciptakan kembali suasana kota di sekitar Kastel Kofu dari era Meiji hingga awal era Showa, dengan nuansa “Edo kecil” yang kental.
Daya tariknya adalah pemandangan jalanan bernuansa tempo dulu, dengan rumah tradisional yang dipindahkan ke sini, bangunan yang mengikuti gaya arsitektur lama, jalan berlapis batu, dan saluran air.

Pusat perbelanjaan bernuansa “Edo kecil” yang menciptakan kembali suasana kota di sekitar Kastel Kofu
Pusat perbelanjaan bernuansa “Edo kecil” yang menciptakan kembali suasana kota di sekitar Kastel Kofu

8. Kuil Shinto Takeda

Kuil Shinto Takeda memuja Takeda Shingen, panglima perang ternama pada zaman Sengoku, sebagai dewa.
Kuil ini dipercaya membawa berkah berupa kelancaran usaha, keberuntungan, keberhasilan dalam persaingan, dan perlindungan dari kemalangan.
Khususnya, kuil ini terkenal akan berkah ketangguhan dan keberuntungan dalam persaingan, sehingga populer sebagai tempat yang dipercaya memiliki energi spiritual.

Kuil Shinto yang memuja Takeda Shingen dan terkenal akan berkah keberuntungan dalam persaingan
Kuil Shinto yang memuja Takeda Shingen dan terkenal akan berkah keberuntungan dalam persaingan

9. Ngarai Nishizawa

Terletak di Taman Nasional Chichibu Tama Kai, kawasan ini memiliki salah satu pemandangan ngarai terindah di Jepang.
Banyak wisatawan datang untuk melihat bunga rododendron dan dedaunan hijau segar pada awal musim panas, serta dedaunan berwarna-warni pada musim gugur. Efek relaksasi di Ngarai Nishizawa telah terbukti, sehingga kawasan ini mendapat sertifikasi sebagai lokasi Terapi Hutan®. Banyak orang juga datang untuk menikmati suasana hutan demi relaksasi.

Tempat menenangkan dengan efek relaksasi dari menikmati suasana hutan yang telah terbukti
Tempat menenangkan dengan efek relaksasi dari menikmati suasana hutan yang telah terbukti

10. Taman Hananomiyako

Taman Hananomiyako terletak di Desa Yamanakako, dengan pemandangan Gunung Fuji tepat di hadapannya.
Taman ini terbagi menjadi area gratis dan berbayar. Di area gratis terdapat hamparan kebun bunga seluas 300.000 m² yang ditanami bunga-bunga sesuai musim.

Penuh sudut foto untuk Instagram! Taman dengan alam asri yang dapat dinikmati bersama pasangan maupun keluarga
Penuh sudut foto untuk Instagram! Taman dengan alam asri yang dapat dinikmati bersama pasangan maupun keluarga

11. Kiyosato Terrace

Berada di puncak gunung pada ketinggian 1.900 m, Kiyosato Terrace menawarkan panorama memukau Gunung Fuji dan Dataran Tinggi Nobeyama.
Setelah menikmati perjalanan melayang di udara dengan lift kursi Panorama, suasana teras yang berbeda dari keseharian menanti Anda. Udara jernih, langit biru, dan pemandangan alamnya memungkinkan Anda sejenak melupakan hiruk-pikuk sehari-hari.

Teras di puncak gunung dengan panorama dataran tinggi Kiyosato yang kaya akan alam
Teras di puncak gunung dengan panorama dataran tinggi Kiyosato yang kaya akan alam

12. Danau Yamanaka

Danau Yamanaka memiliki luas sekitar 6,57 km² dan terletak pada ketinggian sekitar 980,5 m di atas permukaan laut.
Danau ini berada di lokasi tertinggi ketiga di antara danau-danau di Jepang. Dari Lima Danau Fuji, danau inilah yang paling dekat dengan Gunung Fuji, dengan panorama indah perpaduan gunung megah dan danau yang berubah setiap musim.

Danau Yamanaka yang dikenal sebagai danau terdekat dengan Gunung Fuji
Danau Yamanaka yang dikenal sebagai danau terdekat dengan Gunung Fuji

13. Danau Kawaguchi

Dikenal sebagai salah satu dari Lima Danau Fuji, Danau Kawaguchi populer berkat panorama Gunung Fuji yang memukau.
Tepian danau menawarkan keindahan berbeda pada setiap musim, mulai dari bunga sakura pada musim semi, lavender ungu pada awal musim panas, hingga dedaunan berwarna-warni pada musim gugur.
Danau ini juga dikenal sebagai satu-satunya di antara Lima Danau Fuji yang memiliki pulau dan jembatan.

Destinasi berpemandangan indah dengan garis tepi danau terpanjang di antara Lima Danau Fuji
Destinasi berpemandangan indah dengan garis tepi danau terpanjang di antara Lima Danau Fuji

14. Taman Wisata Pabrik Kikyo Shingen Mochi

Taman wisata pabrik milik Kikyouya, produsen sekaligus penjual Kikyo Shingen Mochi yang menjadi salah satu kue khas Yamanashi, ini memungkinkan Anda melihat proses pembuatannya.
Setiap Kikyo Shingen Mochi dibungkus satu per satu dengan tangan. Proses pembungkusan yang teliti sekaligus cepat ini patut disaksikan.

Taman wisata pabrik milik Kikyouya, toko kue legendaris yang berdiri pada 1889, tahun ke-22 era Meiji
Taman wisata pabrik milik Kikyouya, toko kue legendaris yang berdiri pada 1889, tahun ke-22 era Meiji

15. Pusat Bunga Prefektur Yamanashi, Heidi's Village

Anime tahun 1974 “Heidi, Girl of the Alps” mengisahkan pertumbuhan seorang gadis bernama Heidi dengan latar Pegunungan Alpen Swiss.
Tempat tidur dari jerami, pemandangan alam, hingga keju leleh yang muncul dalam adegan makan di anime tersebut tentu membuat banyak orang membayangkan betapa menyenangkannya hidup di dunia Heidi.

Dunia “Heidi, Girl of the Alps” dihadirkan kembali! Segarkan diri dengan kekayaan alam melalui pemandangan, kuliner, dan onsen
Dunia “Heidi, Girl of the Alps” dihadirkan kembali! Segarkan diri dengan kekayaan alam melalui pemandangan, kuliner, dan onsen

16. Gunung Fuji

Pada 2013, Gunung Fuji diakui sebagai “objek pemujaan dan sumber inspirasi seni” serta terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia. Situs ini mencakup 25 lokasi sebagai komponen warisannya, termasuk kuil Shinto di sekitarnya, jalur pendakian, cetakan batang pohon yang terbentuk oleh lava, serta danau dan kolam.

Warisan Budaya Dunia sekaligus gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 m
Warisan Budaya Dunia sekaligus gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 m

17. Jembatan Saruhashi

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 30,9 m dan lebar sekitar 3,3 m. Karena membentang di atas ngarai dalam pada ketinggian 31 m, strukturnya yang unik tidak menggunakan pilar, melainkan ditopang oleh empat lapis balok kayu yang menjorok dari kedua tebing.
Jembatan ini termasuk salah satu dari Tiga Jembatan Unik Jepang, bersama Jembatan Kintaikyo di Iwakuni dan Kiso no Kakehashi.

Jembatan berstruktur unik yang membentang di atas ngarai Sungai Katsura yang dalam dan indah, serta termasuk Tiga Jembatan Unik Jepang
Jembatan berstruktur unik yang membentang di atas ngarai Sungai Katsura yang dalam dan indah, serta termasuk Tiga Jembatan Unik Jepang

18. Taman Arakurayama Sengen

Taman Arakurayama Sengen terkenal dengan pemandangan indah yang memadukan Gunung Fuji yang megah dan Pagoda Chureito bertingkat lima. Sekitar 650 pohon sakura ditanam di taman ini. Pada musim semi, Anda dapat melihat panorama khas Jepang yang menyatukan Gunung Fuji, pagoda lima tingkat, dan bunga sakura.
Pemandangan ini dimuat dalam berbagai buku panduan tentang Jepang, menjadikannya destinasi yang populer.

Tempat populer untuk melihat Gunung Fuji, pagoda lima tingkat, dan bunga sakura sekaligus
Tempat populer untuk melihat Gunung Fuji, pagoda lima tingkat, dan bunga sakura sekaligus

19. Pusat Pameran Kereta Maglev Prefektur Yamanashi

Fasilitas pameran bergaya museum ini memungkinkan pengunjung melihat langsung kereta maglev yang melaju dengan kecepatan 500 km/jam. Pada hari uji coba perjalanan, kereta dapat disaksikan dari setiap lantai fasilitas. Teras pengamatan terbuka di lantai dua khususnya populer sebagai tempat memotret, karena pengunjung dapat merasakan langsung embusan angin dari kereta yang melaju 500 km/jam, bukan sekadar melihatnya dari balik kaca.

Saksikan dari dekat kereta maglev yang melaju dengan kecepatan 500 km/jam
Saksikan dari dekat kereta maglev yang melaju dengan kecepatan 500 km/jam

Cicipi Kuliner Khasnya! 3 Tempat Makan Populer di Yamanashi

Berbicara tentang masakan khas Yamanashi, hoto tentu tidak boleh dilewatkan.
Hidangan berkuah miso yang dibuat dengan merebus mi lebih tebal daripada udon bersama sayuran ini memiliki cita rasa istimewa.
Masih banyak kuliner lain yang khas Yamanashi, jadi nikmati pula waktu makan di sela-sela berwisata.
Berikut tempat makan populer yang patut dikunjungi.

1. Okuto Honten Cabang Depan Stasiun Kofu

Berdiri pada 1913, restoran legendaris ini menyajikan soba buatan tangan dan kuliner khas Kofu.
Restoran ini juga terkenal sebagai tempat lahirnya Kofu tori motsuni, hidangan jeroan ayam yang menarik perhatian sebagai kuliner khas Kofu.
Berbeda dari olahan motsuni pada umumnya, Kofu tori motsuni tidak dimasak dengan cara direbus lama. Hati, jantung, ampela, serta saluran telur dan bakal kuning telur ayam dilapisi saus manis gurih berbahan dasar gula dan kecap asin.

Tempat lahirnya tori motsuni, hidangan kesayangan masyarakat Kofu
Tempat lahirnya tori motsuni, hidangan kesayangan masyarakat Kofu

2. Hoto Kenkyujo, Restoran Spesialis Hoto Hidangan Laut

Hoto merupakan masakan khas Prefektur Yamanashi. Adonan tepung terigu dipotong menjadi mi pipih tebal, lalu direbus dalam kuah miso bersama labu, jamur, dan bahan lainnya. Karena mi langsung direbus setelah dibuat, kuahnya menjadi kental.
Melihat potensi hidangan ini, Hoto Kenkyujo, restoran spesialis hoto hidangan laut, terus mengeksplorasi menu baru sambil mempertahankan ciri dasarnya.

Kreasi hoto baru yang dikembangkan melalui riset berkelanjutan
Kreasi hoto baru yang dikembangkan melalui riset berkelanjutan

3. Budoya kofu Hanaterrace café

Budoya kofu, toko spesialis produk olahan anggur, dibuka di Asahicho, Kota Kofu, pada 2012.
Di sinilah mulai dibuat berbagai produk khas, seperti kukis lapis berisi kismis semi-kering tanpa bahan tambahan, serta jus anggur yang dibuat 100% dari anggur untuk wine tanpa bahan tambahan maupun gula tambahan.

Parfait dengan buah musiman yang melimpah, disajikan di Fuji Oishi Hanaterrace yang bersebelahan dengan Taman Oishi di tepi Danau Kawaguchi
Parfait dengan buah musiman yang melimpah, disajikan di Fuji Oishi Hanaterrace yang bersebelahan dengan Taman Oishi di tepi Danau Kawaguchi

Ingin Berbelanja? Inilah 3 Area Belanja Andalan di Yamanashi

Prefektur Yamanashi memiliki banyak tempat dan area belanja.
Di antaranya terdapat kompleks wisata menginap yang berfokus pada wine Koshu. Para penggemar wine patut berkunjung ke sini.

1. Katsunuma Budo no Oka

Di Yamanashi yang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil anggur terkemuka di Jepang, Kota Koshu khususnya membanggakan wine yang menempati posisi teratas secara nasional dalam hal kualitas dan kuantitas.
Katsunuma Budo no Oka berada di Kota Koshu dan merupakan kompleks wisata menginap tempat pengunjung dapat berbelanja, bersantap, serta menginap dengan wine sebagai daya tarik utamanya.

Kompleks wisata menginap untuk menikmati wine Koshu sepuasnya, bersantap, dan berendam di onsen
Kompleks wisata menginap untuk menikmati wine Koshu sepuasnya, bersantap, dan berendam di onsen

2. AEON Mall Kofu Showa

AEON Mall Kofu Showa terletak sekitar 30 menit berkendara dari Stasiun JR Kofu. Mal tiga lantai ini memiliki 180 toko khusus yang mencakup merek fast fashion populer, merek pakaian untuk keluarga, barang serba-serbi, dan kebutuhan sehari-hari, serta bioskop, restoran, dan pujasera. Ada pula gerai baru yang mengikuti tren terkini. Mal ini cocok untuk berbelanja kebutuhan harian pada hari kerja maupun berbelanja bersama keluarga pada hari libur.

Salah satu mal besar terkemuka di Yamanashi yang dapat dinikmati tiga generasi keluarga, dari lansia hingga anak kecil
Salah satu mal besar terkemuka di Yamanashi yang dapat dinikmati tiga generasi keluarga, dari lansia hingga anak kecil

3. Laza Walk Kai Futaba

Pusat perbelanjaan besar pertama di Prefektur Yamanashi ini mengusung konsep “Good Feeling Place”, tempat yang menyenangkan untuk memperkaya kehidupan sehari-hari.
Kompleks komersial ini terdiri atas toserba Apita, beragam toko khusus dengan karakter masing-masing yang mencakup berbagai kategori, serta gedung hiburan.

Pusat perbelanjaan besar pertama di Prefektur Yamanashi
Pusat perbelanjaan besar pertama di Prefektur Yamanashi

Panorama Memukau Cekungan Kofu! 2 Onsen Pilihan di Yamanashi

Saat berkunjung ke Yamanashi, sempatkan juga menikmati onsen, yaitu pemandian air panas alami.
Khususnya, berendam di pemandian terbuka sambil memandang Gunung Fuji dan Cekungan Kofu merupakan pengalaman yang hanya bisa Anda dapatkan di Yamanashi. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencobanya.

1. Isawa Onsen

Isawa Onsen konon bermula pada Januari 1961, ketika air panas bersuhu tinggi menyembur dari kebun anggur di Isawa dan mengalir ke sungai di dekatnya, membentuk “Aozora Onsen”, pemandian di bawah langit terbuka.
Airnya tergolong air panas alkali dengan kandungan mineral sederhana, yang berkhasiat untuk nyeri saraf, memar, gangguan pencernaan kronis, dan keluhan tubuh mudah kedinginan.

Salah satu kawasan onsen terbesar di Yamanashi, daerah yang kaya sumber air panas
Salah satu kawasan onsen terbesar di Yamanashi, daerah yang kaya sumber air panas

2. Hottarakashi Onsen

Onsen alami ini populer berkat panorama memukau dari puncak gunung pada ketinggian 700 m.
Pemandian “Kocchi no Yu” yang dibuka pada 1999 memiliki suasana sederhana dan tenang, serta terutama digemari penduduk setempat.
Tersedia pemandian dalam ruangan dan terbuka, sehingga Anda dapat berendam sambil menikmati panorama Gunung Fuji dan Cekungan Kofu.

Onsen alami yang memanfaatkan letak alamnya untuk menyuguhkan panorama Gunung Fuji dan Cekungan Kofu
Onsen alami yang memanfaatkan letak alamnya untuk menyuguhkan panorama Gunung Fuji dan Cekungan Kofu

Nikmati Panorama Gunung Fuji! 3 Penginapan Pilihan di Yamanashi

Jika menginap di Yamanashi, pilihlah hotel yang menawarkan panorama Gunung Fuji.
Di ketiga hotel berikut, Anda dapat menikmati pemandangan alam megah kebanggaan Yamanashi dengan santai dari dalam kamar.

1. Kawaguchiko Hotel

Hotel bergaya klasik ini berdiri di tepi Danau Kawaguchi.
Dengan sejarah lebih dari 90 tahun sejak didirikan, hotel berkelas ini pernah menjadi tempat menginap anggota keluarga kekaisaran.
Tersedia 38 kamar, termasuk kamar bergaya Jepang dan Barat. Ada pula cottage dengan dapur, cocok bagi Anda yang ingin menikmati waktu lebih privat.

Hotel klasik berkelas dengan pesona yang memikat selera dewasa.
Hotel klasik berkelas dengan pesona yang memikat selera dewasa.

2. Shuhokaku Kogetsu

Shuhokaku Kogetsu adalah penginapan onsen di tepi utara Danau Kawaguchi, salah satu dari Lima Danau Fuji, di kaki Gunung Fuji yang merupakan warisan budaya Jepang. Seluruh kamar dan pemandian terbukanya menawarkan panorama Gunung Fuji dan Danau Kawaguchi.

Penginapan onsen dengan panorama Gunung Fuji dan Danau Kawaguchi
Penginapan onsen dengan panorama Gunung Fuji dan Danau Kawaguchi

3. Tokiwa Hotel

Yumura Onsen di Kota Kofu, Prefektur Yamanashi, merupakan salah satu kawasan onsen terkemuka di Jepang. Dikenal sebagai “Shingen no Motoyu”, atau sumber pemandian Shingen, kawasan ini memiliki sejarah 1.200 tahun.
Di kawasan onsen Yumura inilah terdapat Tokiwa Hotel, yang didirikan pada 1929 atau tahun ke-4 era Showa.
Hotel ini memadukan semangat keramahtamahan khas ryokan, penginapan tradisional Jepang, dengan kepraktisan sebuah hotel.

Berdiri sejak 1929, tahun ke-4 era Showa! Penginapan di kawasan onsen yang memadukan ryokan tradisional Jepang dan hotel
Berdiri sejak 1929, tahun ke-4 era Showa! Penginapan di kawasan onsen yang memadukan ryokan tradisional Jepang dan hotel

Khas Yamanashi! 3 Oleh-Oleh Favorit

Berbicara tentang oleh-oleh dari Prefektur Yamanashi, Kikyo Shingen Mochi tentu tidak boleh dilewatkan.
Selain itu, ada begitu banyak oleh-oleh menarik lainnya hingga Anda mungkin bingung menentukan pilihan.
Berikut oleh-oleh favorit yang menghadirkan pesona khas Yamanashi.

1. Kikyo Shingen Mochi dari Kikyouya

Dijual sejak 1968, Kikyo Shingen Mochi merupakan salah satu kue khas yang mewakili Prefektur Yamanashi.
Mochi lembut seukuran satu suapan ini disantap dengan taburan kinako, bubuk kedelai panggang, yang melimpah serta sirup gula hitam yang disertakan terpisah.
Konon, kue ini lahir dari gagasan untuk mengolah Abekawa mochi yang biasa dimakan saat perayaan Obon menjadi versi modern berukuran kecil.

Kue khas kebanggaan Yamanashi yang dicintai banyak orang dan telah meraih berbagai penghargaan
Kue khas kebanggaan Yamanashi yang dicintai banyak orang dan telah meraih berbagai penghargaan

2. Fujiyama Cookie

Fujiyama Cookie dipanggang satu per satu dengan teliti di toko utamanya yang berada di kaki Gunung Fuji.
Bentuk Gunung Fuji yang dianggap membawa keberuntungan membuat kukis ini juga dipilih sebagai suvenir pernikahan, hadiah perayaan, dan bingkisan balasan atas ucapan selamat.

Populer sebagai oleh-oleh Gunung Fuji maupun hadiah. Kukis premium yang dibuat dengan perhatian pada bahan dan bentuknya
Populer sebagai oleh-oleh Gunung Fuji maupun hadiah. Kukis premium yang dibuat dengan perhatian pada bahan dan bentuknya

3. Kurodama dari Sawadaya

Kurodama, salah satu kue khas kebanggaan Prefektur Yamanashi, hadir sejak 1929. Kue tradisional Jepang ini berisi uguisu-an, pasta kacang ercis hijau berwarna hijau muda cerah, yang dibalut yokan, jeli manis berbahan gula hitam dengan cita rasa kaya. Setiap butir dibuat dengan tangan oleh perajin terampil.
Dengan masa simpan yang cukup panjang, yakni 21 hari sejak diproduksi, kue ini cocok dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Kue istimewa yang sederhana tetapi kaya cita rasa, dan telah lama dicintai masyarakat Yamanashi
Kue istimewa yang sederhana tetapi kaya cita rasa, dan telah lama dicintai masyarakat Yamanashi

3 Acara di Yamanashi yang Patut Dikunjungi

Berbagai acara diselenggarakan di Yamanashi sepanjang tahun.
Berikut festival dan acara dari beberapa musim yang sangat populer sekaligus mencerminkan kekhasan daerah ini.
Jika waktu perjalanan Anda bertepatan dengan penyelenggaraannya, sempatkan untuk ikut menikmati acara-acara berikut.

1. Festival Shingen-ko

Takeda Shingen adalah daimyo, penguasa wilayah pada zaman Sengoku, yang berkiprah di Kai, wilayah yang kini menjadi Prefektur Yamanashi.
Festival Shingen-ko diselenggarakan di Kota Kofu, Prefektur Yamanashi, yang memiliki kaitan erat dengannya, untuk mengenang jasa dan kebajikan Shingen.
Festival bersejarah ini berlangsung sejak 1947. Pada 2022 dan 2023, festival diadakan pada musim gugur, tetapi mulai 2025 penyelenggaraannya kembali ke bulan April seperti sebelumnya.

Parade prajurit terbesar di dunia, dengan lebih dari 1.000 peserta berpakaian prajurit zaman Sengoku yang berangkat menuju medan perang
Parade prajurit terbesar di dunia, dengan lebih dari 1.000 peserta berpakaian prajurit zaman Sengoku yang berangkat menuju medan perang

2. Festival Api Yoshida (Chinkasai)

Festival ini merupakan perayaan Kuil Shinto Kitaguchi Hongu Fuji Sengen dan Kuil Shinto Suwa yang berada di bawah naungannya. Disebut juga Chinkasai atau festival penenang api, perayaan ini konon berakar pada kisah dewi yang dipuja di kuil tersebut melahirkan di tengah kobaran api, dan diyakini bertujuan meredakan letusan Gunung Fuji.
Dalam festival ini, obor-obor besar dinyalakan di seluruh kota. Festival ini termasuk salah satu dari Tiga Festival Unik Jepang, bersama Obi Matsuri di Shimada, Shizuoka, dan Hadaka Matsuri di Konomiya, Aichi.
Festival ini juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Rakyat Takbenda Prefektur Yamanashi.

Salah satu dari Tiga Festival Unik Jepang. Seluruh kota semarak oleh kobaran obor dalam perayaan untuk meredakan letusan Gunung Fuji
Salah satu dari Tiga Festival Unik Jepang. Seluruh kota semarak oleh kobaran obor dalam perayaan untuk meredakan letusan Gunung Fuji

3. Festival Es Saiko

Festival seni es ini bermula sekitar 30 tahun lalu di Taman Hutan Burung Liar Saiko, di tepi Danau Saiko yang merupakan salah satu dari Lima Danau Fuji. Festival ini diadakan setiap tahun dari awal hingga pertengahan Februari.
Dalam udara musim dingin yang jernih, berbagai patung es menjulang dengan latar Gunung Fuji berselimut salju, menghadirkan karya seni es untuk dinikmati.

Festival seni alam dengan deretan patung es berlatar Gunung Fuji pada musim dingin
Festival seni alam dengan deretan patung es berlatar Gunung Fuji pada musim dingin

Penutup

Untuk menikmati Yamanashi sepenuhnya, kunjungilah tempat-tempat yang telah diperkenalkan di atas, mulai dari panorama alam perpaduan Gunung Fuji yang megah dan danau-danaunya, Monumen Alam Nasional dan Tempat Berpemandangan Indah Istimewa Nasional, hingga onsen yang dapat disinggahi di sela-sela berwisata.
Jika jadwal perjalanan Anda masih memungkinkan, lanjutkan perjalanan ke Shizuoka yang berjarak sekitar dua jam dengan kereta.
Shizuoka juga memiliki banyak destinasi wisata dengan pemandangan Gunung Fuji yang indah serta beragam onsen.
Jelajahi Yamanashi sekaligus Shizuoka untuk menikmati pesona Gunung Fuji secara menyeluruh.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa