
Nikmati Pesona Oita, Surganya Onsen! 12 Destinasi Wisata Pilihan
Saat berwisata ke Prefektur Oita, jangan lewatkan onsen dengan jumlah sumber dan volume air panas terbesar di Jepang, serta panorama alamnya yang indah.
Mata air panas tersebar di hampir seluruh wilayah Oita, sehingga Anda dapat menikmati beragam onsen di berbagai tempat.
Salah satu destinasi khas Oita, surganya onsen, adalah Jigoku Meguri, tempat Anda dapat melihat sumber air panas bersuhu hampir 100 derajat Celsius. Sumber-sumber ini dijuluki “neraka” karena menyemburkan uap, lumpur panas, dan air mendidih.
Oita juga memiliki banyak daya tarik lain, seperti Jembatan Gantung Besar Kokonoe “Yume” dengan panorama lembah yang menakjubkan dan Kuil Shinto Usa Jingu yang bersejarah 1.300 tahun. Berapa malam pun Anda menginap, rasanya tak akan bosan.
Berikut pilihan destinasi wisata, penginapan, dan onsen yang patut dikunjungi untuk menikmati pesona Oita.
Seperti Apa Oita Itu?
Terletak di bagian timur laut Kyushu, Prefektur Oita dianugerahi iklim yang hangat dan kekayaan alam.
Banyak destinasi wisatanya menawarkan panorama alam yang berubah seiring musim, termasuk Danau Kinrin yang populer berkat pemandangan kabut paginya yang memesona.
Berwisata ke Oita juga tidak lengkap tanpa menikmati onsen, pemandian air panas alami khas Jepang.
Kota Beppu di Prefektur Oita menempati peringkat pertama di Jepang dalam jumlah sumber dan volume air panas.
Di Kota Beppu saja, Anda dapat menikmati berbagai onsen dengan karakteristik air dan pemandangan yang berbeda.
Di antara sekian banyak pilihan, Beppu Hatto, yaitu delapan kawasan onsen Beppu, dan Jigoku Meguri sangat populer di kalangan wisatawan Jepang maupun mancanegara.
Suasana khas kota onsen, dengan uap air panas yang mengepul di berbagai sudut, juga menjadi daya tarik tersendiri.

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Oita?
Oita dapat dinikmati sepanjang tahun, tetapi musim gugur paling direkomendasikan karena Anda bisa menikmati dedaunan yang berubah warna dan embun pagi.
Ada pula hidangan yang sedang berada pada musim terbaiknya saat musim gugur. Seki saba dan Seki aji, dua jenis ikan khas daerah ini, patut dicicipi.
Untuk kuliner khas Oita, jangan lewatkan pula mi soba buatan tangan dari Bungotakada.
Bagaimana jika Anda berkunjung pada musim gugur, saat beragam kuliner lokal Oita dapat dinikmati dengan maksimal?
Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Oita
- Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian berbahan tipis dan lengan pendek
- Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Oita?
Oita memiliki Bandara Oita, sehingga perjalanan dari Tokyo, Osaka, dan Nagoya, yang juga memiliki bandara, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1–2 jam.
Bandara Oita juga melayani penerbangan internasional, sehingga mudah diakses dari luar Jepang.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Oita
Sarana transportasi utama di Prefektur Oita adalah kereta JR dan bus umum.
Jaringan kereta JR Kyushu memudahkan perjalanan menuju tempat tujuan.
Jika ingin berwisata di Beppu yang memiliki banyak fasilitas onsen, Anda disarankan menggunakan bus wisata berjadwal yang menawarkan tiket hemat.
Bukan Hanya Onsen! 12 Destinasi Wisata Pilihan di Oita
Saat berwisata ke Oita, jangan lewatkan tempat-tempat untuk menikmati alam, seperti Jembatan Gantung Besar Kokonoe “Yume”, jembatan gantung pejalan kaki tertinggi di Jepang, serta Danau Kinrin yang populer berkat pemandangan kabut paginya yang memesona.
Ada pula banyak tempat rekreasi, termasuk akuarium, kebun binatang, dan taman safari, sehingga tersedia beragam pilihan untuk liburan keluarga.
Berikut destinasi wisata pilihan yang patut Anda kunjungi saat berada di Oita.
1. Jembatan Gantung Besar Kokonoe “Yume”
Jembatan gantung besar untuk wisata ini membentang di atas Lembah Kyusuikei pada ketinggian 777 m di atas permukaan laut. Lokasinya berada di kaki Pegunungan Kuju, dekat perbatasan dengan Prefektur Kumamoto.
Dengan ketinggian 173 m dan panjang 390 m, jembatan ini merupakan jembatan gantung pejalan kaki tertinggi di Jepang.
Dari atas jembatan, Anda dapat menikmati panorama lembah di sekelilingnya. Tempat ini populer sebagai lokasi untuk menikmati pemandangan sekaligus merasakan sensasi menegangkan.

2. Akuarium Oita Marine Palace Umitamago
Umitamago adalah akuarium yang menghadap Teluk Beppu.
Mengusung tema “akuarium tempat bersahabat dengan satwa”, tempat populer ini memungkinkan pengunjung berinteraksi dari dekat dengan mamalia laut seperti lumba-lumba dan walrus.

3. Danau Kinrin
Danau Kinrin merupakan salah satu destinasi wisata populer di Yufuin, daerah yang terkenal dengan onsennya.
Karena terletak di kaki Gunung Yufu, danau ini dahulu disebut “Take-shita no Ike”, yang berarti kolam di kaki gunung. Konon, pada tahun 1884, cendekiawan Konfusianisme Mori Kuso menamainya “Kinrinko”, atau danau sisik emas, setelah melihat sisik ikan yang berenang di danau berkilau keemasan diterpa matahari terbenam.

4. Taman Satwa Alam Kyushu African Safari
Salah satu taman safari terbesar di Jepang ini membiarkan sekitar 1.200 satwa dari sekitar 60 spesies berkeliaran di area yang luas.
Taman ini terdiri atas “Zona Satwa”, dengan jalur safari sepanjang sekitar 6 km untuk mengamati satwa dari dekat menggunakan mobil pribadi atau “Jungle Bus”, serta “Zona Interaksi” tempat pengunjung dapat berinteraksi dengan satwa.

5. Kuil Shinto Usa Jingu
Di seluruh Jepang terdapat lebih dari 40.000 kuil Hachiman, tempat pemujaan dewa yang akrab disebut “Hachiman-sama”. Jumlahnya paling banyak di antara berbagai kelompok kuil Shinto. Usa Jingu adalah kuil utama dari seluruh kuil Hachiman tersebut dan didirikan pada tahun 725, tahun ke-2 era Jinki.
Kuil ini juga dihormati oleh keluarga kekaisaran sebagai tempat pemujaan leluhur kekaisaran terpenting kedua setelah Ise Jingu.

6. Kebun Binatang Alam Takasakiyama, Kota Oita
Kebun binatang ini terletak di kaki Gunung Takasaki yang memiliki ketinggian 628 m, bersebelahan dengan Umitamago.
Dibuka pada tahun 1953, tahun ke-28 era Showa, kebun binatang alam ini tetap populer di kalangan wisatawan menjelang usianya yang ke-70 karena memungkinkan pengunjung mengamati monyet liar dalam kondisi alaminya.

7. Sanrio Character Park Harmonyland
Di taman hiburan ini, Anda dapat bertemu karakter Sanrio seperti Hello Kitty dan My Melody. Harmonyland merupakan taman hiburan saudara dari Sanrio Puroland di Tokyo.
Jangan lewatkan pula pertunjukan menarik yang dibawakan oleh karakter-karakter menggemaskan tersebut.

8. Museum Seni Prefektur Oita
Museum seni yang dikenal dengan sebutan OPAM ini dibuka di pusat Kota Oita pada tahun 2015, tahun ke-27 era Heisei.
Mengusung konsep “museum perjumpaan dan pancaindra”, museum ini menampilkan karya seniman yang memiliki kaitan dengan Oita, serta menggelar pameran tematik berbagai bentuk seni yang mencakup budaya, tradisi, seni kontemporer, dan seni pertunjukan.

9. Jigoku Mushi Kobo Kannawa
Kompleks wisata ini menawarkan pengalaman memasak jigoku mushi, hidangan khas Kannawa Onsen. Kannawa merupakan salah satu kawasan onsen terkemuka di Beppu, kota yang kaya sumber air panas, dengan uap yang mengepul di berbagai sudut gangnya.
Jigoku mushi adalah teknik memasak yang telah digunakan sejak zaman Edo, dengan memanfaatkan semburan uap onsen bersuhu 98 derajat Celsius yang sepenuhnya berasal dari energi panas bumi. Karena menawarkan pengalaman tradisi khas Beppu, tempat ini terkadang dipadati antrean pada akhir pekan.

10. Gunung Yufu
Gunung setinggi 1.583 m yang menjadi simbol Yufu ini terletak di sebelah timur laut Yufuin Onsen, salah satu kawasan onsen terkemuka di Jepang.
Gunung berapi aktif ini memiliki dua puncak dan dijuluki “Bungo Fuji” karena bentuknya yang indah dan megah.
Sejak dahulu, gunung ini dipuja sebagai gunung suci. Namanya juga muncul dalam Bungo Fudoki, catatan tentang wilayah Bungo yang disusun pada awal zaman Nara, serta Manyoshu, antologi puisi tertua di Jepang.

11. Yamanami Highway
Yamanami Highway adalah sebutan lain untuk Jalan Prefektur 11 yang menghubungkan Beppu di Prefektur Oita dengan Ichinomiya di Prefektur Kumamoto. Anda dapat menikmati perjalanan berkendara yang menyegarkan sambil mengagumi panorama indah, termasuk Pegunungan Kuju yang megah.
Sepanjang rute berkendara sekitar 50 km ini terdapat banyak dataran tinggi, peternakan wisata, dan onsen, sehingga selalu ada tempat menarik untuk dilihat dan disinggahi. Luangkan waktu yang cukup agar Anda dapat menikmati perjalanan dengan santai.

12. Kijima Kogen Park
Taman hiburan ini berada di Kijima Kogen, kawasan resor kebanggaan Kota Beppu yang menawarkan embusan angin pegunungan yang sejuk. Kompleks seluas sekitar 1 juta tsubo, satuan luas tradisional Jepang, ini juga dilengkapi hotel dan lapangan golf. Taman hiburan yang menjadi daya tarik utamanya ramai dikunjungi sepanjang tahun.

3 Tempat Makan Populer di Oita
Berikut pilihan tempat makan populer di Oita. Semuanya merupakan tempat makan ternama yang telah menjadi bagian dari kehidupan setempat dan menyajikan hidangan lezat.
Suasananya yang semarak juga menjadi daya tarik untuk menikmati momen istimewa selama perjalanan.
Mana pun yang Anda pilih, semuanya layak dicoba. Gunakan daftar ini sebagai panduan dan kunjungi tempat yang menarik perhatian Anda.
1. Restoran Toyoken
Restoran masakan Tionghoa dengan sejarah sekitar 100 tahun ini ramai dikunjungi, bukan hanya pada hari libur, tetapi juga pada hari kerja. Tak jarang seluruh kursinya sudah terisi begitu restoran dibuka.
Kepala koki pertamanya, Shiro Miyamoto, adalah koki andal yang pernah memasak untuk Kaisar Jepang.
Ia juga dikenal sebagai sosok legendaris yang menciptakan toriten, ayam goreng berbalut adonan tempura, tak lama setelah restoran ini berdiri.

2. Yufuin Burger House
Restoran khusus burger ini terletak di pusat Yufuin, di kawasan yang dipenuhi deretan toko.
Menu khasnya adalah “Yufuin Burger”, dengan patty berair dari campuran daging cincang yang menggunakan daging sapi Bungo.
Karena baru dibuat setelah dipesan, burger ini terkenal lezat berkat patty yang panas dan berair serta bacon yang renyah dan harum.
Perpaduannya dengan telur segar lokal ukuran LL dan keju cheddar yang kaya rasa juga sangat serasi.

3. Yufu Mabushi Shin, Restoran Utama Kinrinko
Restoran ini menyajikan tiga jenis “Yufu Mabushi”, hidangan yang dikembangkan untuk menghadirkan cara menikmati nasi yang lezat dan khas Yufuin.
Hidangan nasi mabushi dengan pilihan daging sapi Bungo, ayam lokal Yufu, atau belut disajikan dalam periuk tanah liat. Masing-masing dilengkapi hidangan pembuka, acar, bumbu pelengkap, dan sup miso merah.
Dari ketiga pilihan tersebut, yang paling populer adalah “Bungo Gyu Mabushi”.
Menu berporsi mengenyangkan ini terdiri atas nasi yang dimasak dalam periuk tanah liat, lalu ditutupi rapat dengan daging sapi Bungo yang dipanggang di atas arang hingga harum.

3 Tempat Belanja Favorit di Oita
Sebagai destinasi wisata yang populer, Oita juga memiliki banyak tempat untuk menikmati kegiatan belanja.
Selain mal, terdapat pula jalanan pertokoan yang dipenuhi beragam toko dan tempat makan. Jadi, sempatkan juga berbelanja saat berwisata di Oita.
1. AMU Plaza Oita
Kompleks komersial ini berada di Stasiun JR Oita, salah satu pusat transportasi utama Prefektur Oita yang dilayani beberapa jalur kereta.
Di area dengan luas total sekitar 31.000 m² ini terdapat lebih dari 200 toko dan tempat makan. Lantai 1–3 gedungnya berfokus pada fesyen, aneka barang, dan kuliner.
Pilihan tokonya mencakup butik multimerrek dengan koleksi pilihan yang mengikuti tren, butik merek ternama dari Jepang maupun luar negeri, serta gerai besar seperti UNIQLO, H&M, dan MUJI.

2. Park Place Oita
Kompleks besar ini menaungi sekitar 160 toko khusus, AEON, toko elektronik, bioskop, dan berbagai fasilitas lainnya.
Area kompleks ditata dengan air mancur, kanal yang dialiri air sumur, serta tanaman musiman. Anda dapat berbelanja santai dalam suasana seolah sedang berjalan-jalan di taman yang asri.
Salah satu tempat favorit untuk beristirahat adalah taman atap “Shangri-La”, yang dilengkapi fasilitas bermain dan hamparan rumput yang luas.

3. B-speak
Toko ini dibuka pada tahun 1999, ketika bolu gulung belum begitu dikenal.
Pengelolanya adalah Sansou Murata, ryokan atau penginapan tradisional Jepang yang telah lama berdiri di Yufuin.
Sebagai salah satu pelopor toko khusus bolu gulung, B-speak menjadi buah bibir. Bahkan setelah lebih dari 20 tahun sejak pembukaannya, toko ini tetap dikenal populer dengan antrean yang seolah tak pernah putus.

Nikmati Waktu Istimewa di Ryokan! 3 Pilihan Penginapan di Oita
Pulihkan tubuh yang lelah setelah berwisata di penginapan tempat Anda dapat bersantai dan menikmati kemewahan.
Dari sekian banyak penginapan di Oita, berikut pilihan ryokan ternama yang menawarkan kualitas kelas atas dalam segala aspek, serta ryokan onsen bergaya klasik yang sarat suasana khas masa lalu.
1. Sansou Murata
Ryokan mewah ini dikenal sebagai salah satu dari tiga ryokan paling bergengsi di Yufuin Onsen, bersama Yufuin Tamanoyu dan Kamenoi Besso.
Terletak di dataran tinggi sekitar 2 km dari kawasan pusat di sekitar Stasiun Yufuin, kompleks ini terdiri atas bangunan utama dengan resepsionis dan tempat makan, 12 unit penginapan terpisah dengan tata interior yang berbeda-beda, bar dengan alunan musik klasik dan jazz yang menenangkan, toko cokelat, restoran soba dengan pemandangan indah, museum seni bertema musik, serta toko dengan koleksi pilihan oleh-oleh Oita yang berselera.

2. Yamada Besso, Penginapan Onsen untuk Bersantai
Penginapan ini berjarak 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Beppu maupun Halte Bus Beppu Kitahama, dua simpul transportasi di Beppu.
Meski berada di pusat Beppu, Yamada Besso menawarkan lingkungan tenang layaknya tempat persembunyian. Bangunannya didirikan pada tahun 1930, tahun ke-5 era Showa, sebagai vila seorang pengusaha, lalu dialihfungsikan menjadi ryokan setelah perang.
Usaha penginapan ini diteruskan oleh keturunannya dari generasi ke generasi.

3. Beppu Onsen Suginoi Hotel
Hotel ini sangat dikenal sebagai salah satu kompleks onsen besar terkemuka di Beppu. Tak sedikit wisatawan dari berbagai penjuru Jepang yang datang khusus untuk menginap di sini.
Dengan total 554 kamar dan kapasitas sekitar 2.000 tamu, hotel ini memiliki tiga gedung penginapan yang berdampingan, yaitu “Sora-kan”, “Niji-kan”, dan “Naka-kan”.

Dari “Neraka” hingga Resor! 4 Pilihan Onsen di Oita
Oita dikenal sebagai salah satu destinasi onsen terkemuka di Jepang.
Anda dapat menikmati beragam pengalaman, mulai dari mengunjungi sumber air panas yang dijuluki “neraka” dan berendam kaki, menjelajahi kawasan dengan delapan onsen yang karakteristik airnya berbeda, hingga berendam di pemandian umum tradisional atau bersantai di resor onsen yang bergaya.
Untuk menikmati Oita, surganya onsen, dengan maksimal, jangan lewatkan kesempatan berkeliling mencoba berbagai onsen.
1. Beppu Jigoku Meguri
Kawasan sumber air panas ini terletak di Kota Beppu, Prefektur Oita.
Bungo Fudoki mencatat bahwa uap, lumpur panas, dan air mendidih telah menyembur di sini sejak lebih dari seribu tahun lalu. Konon, tempat ini dahulu ditakuti dan dijauhi karena bahkan tak bisa didekati, sehingga orang-orang mulai menyebutnya “jigoku”, atau neraka.
Hingga kini, lubang semburan air panas di kawasan ini masih disebut “jigoku”.

2. Yufuin Onsen
Yufuin Onsen adalah kawasan onsen di kaki Gunung Yufu, yang terletak hampir di tengah Prefektur Oita.
Tanpa hotel besar dan dengan banyak ryokan bersuasana tenang, kawasan onsen ini populer di kalangan perempuan.
Volume air panasnya disebut-sebut menempati peringkat kedua di Jepang. Karena sumber air panasnya juga banyak, ryokan onsen tersebar di berbagai lokasi dan tidak berdesakan, sehingga keseluruhan kawasan terasa lapang dan santai.

3. Beppu Onsen
Beppu Onsen adalah sebutan umum untuk berbagai onsen yang tersebar di Kota Beppu, Prefektur Oita.
Dengan 2.847 sumber air panas dan volume sekitar 130.000 kiloliter per hari, skalanya merupakan yang terbesar di Jepang.
Karena terbagi menjadi delapan kawasan, Beppu Onsen juga disebut Beppu Hatto, yang berarti delapan onsen Beppu, atau Beppu Onsenkyo, kawasan onsen Beppu.
Karakteristik dan warna air di setiap kawasan berbeda, sehingga berkeliling mencoba berbagai onsen juga sangat direkomendasikan.

4. Takegawara Onsen
Di pusat Kota Beppu, mata air panas muncul di berbagai tempat. Kawasan ini dikenal sebagai “Beppu Onsen”, salah satu dari delapan kawasan Beppu Hatto.
Di tengah kota terdapat sejumlah pemandian umum dan penginapan onsen, dan penduduk setempat menikmati berendam di onsen sebagai bagian dari keseharian mereka.

Penutup
Oita memiliki begitu banyak kawasan onsen hingga dijuluki surganya onsen.
Namun, daya tariknya tidak berhenti di situ. Ada pula banyak tempat untuk menikmati alam dan taman hiburan yang cocok dikunjungi bersama keluarga.
Masukkan pilihan yang telah diperkenalkan di atas ke dalam rencana perjalanan agar Anda dapat menikmati Oita sepenuhnya.
Setelah puas menjelajahi Oita, surganya onsen, lanjutkan perjalanan ke prefektur tetangganya, Fukuoka, yang dikenal sebagai surga kuliner.
Dari ramen Hakata dan udon hingga aneka hidangan laut berbahan segar, kuliner lokalnya yang lezat begitu banyak hingga tak mungkin diperkenalkan semuanya.
Tentu saja, selain kuliner, Fukuoka juga memiliki beragam daya tarik, seperti alam yang indah dan bangunan bersejarah.
Dengan Jalur Utama JR Nippo, perjalanan dapat ditempuh dalam 2 jam. Jadi, sempatkan juga berkunjung ke Fukuoka.
Penulis