Nikmati Alam yang Megah dan Sejarah Panjang Saga! 15 Destinasi Wisata Pilihan

Nikmati Alam yang Megah dan Sejarah Panjang Saga! 15 Destinasi Wisata Pilihan

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Saga memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari situs arkeologi dan pemandian air panas hingga kawasan berpemandangan indah.
Ada banyak tempat menarik untuk dijelajahi, termasuk Situs Yoshinogari, gua yang memperlihatkan keajaiban alam, serta pemandian air panas dengan beragam khasiat. Berbatasan dengan dua laut, yaitu Laut Genkai dan Laut Ariake, Saga juga kaya akan hasil laut sehingga kuliner hidangan lautnya tak boleh dilewatkan.
Berikut pilihan destinasi wisata yang patut dikunjungi saat pertama kali berwisata ke Prefektur Saga.
Gunakan informasi dalam artikel ini untuk menyusun rencana perjalanan dan menikmati Saga sepenuhnya.

Seperti Apa Saga?

Prefektur Saga terletak di bagian barat laut Kyushu.
Diapit oleh Laut Genkai di utara dan Laut Ariake di selatan, wilayah ini juga memiliki banyak pegunungan dan bentang alam yang kaya.
Berbagai pemandangan menakjubkan hasil bentukan alamnya patut dilihat, seperti Niji no Matsubara, hutan pinus yang membentang melengkung bak pelangi, serta tebing Nanatsugama yang terbentuk oleh terjangan ombak Laut Genkai selama kurun waktu yang panjang.
Situs Yoshinogari, yang menyimpan peninggalan zaman Yayoi, juga menjadi destinasi wisata populer karena memungkinkan pengunjung membayangkan kehidupan Jepang sebelum Masehi.
Selain itu, pemandian air panas bersejarah dan keramik yang diakui dunia menambah daya tarik Saga sebagai tujuan wisata.
Daya tarik lainnya adalah kuliner khas setempat yang memanfaatkan bahan-bahan dari alamnya yang kaya.
Saat berkunjung ke Saga, cobalah hasil laut segar, daging bermerek seperti daging sapi Saga, serta beragam sake ternama dari daerah penghasil beras ini.

Pemandangan kota di Saga
Pemandangan kota di Saga

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Saga?

Dengan kekayaan laut dan pegunungannya, Saga paling direkomendasikan untuk dikunjungi pada musim semi dan musim gugur, saat pemandangan alamnya tampak indah.
Jika datang pada musim semi, jangan lewatkan tempat terkenal dengan 2.000 pohon sakura yang bermekaran.
Bagi pencinta pemandian air panas, datanglah pada musim gugur untuk berendam santai sambil menikmati dedaunan musim gugur.

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Saga

Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket

Bagaimana Cara Menuju Saga?

Saga memiliki Bandara Internasional Saga, yang dapat dicapai dengan penerbangan sekitar 1 jam 50 menit dari Bandara Haneda di Tokyo.
Tersedianya penerbangan internasional juga memudahkan akses dari luar Jepang.
Dari Osaka, perjalanan dengan Shinkansen memerlukan waktu sekitar 3,5 jam.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Saga

Sarana transportasi utama di Saga adalah kereta JR dan bus.
Manfaatkan keduanya untuk berkeliling, lalu gunakan taksi untuk menuju destinasi wisata yang tidak terjangkau oleh kereta maupun bus.

15 Destinasi Wisata Pilihan yang Wajib Dikunjungi di Saga

Saga memiliki banyak tempat menarik, mulai dari kuil Shinto dan kuil Buddha bersejarah hingga kawasan berpemandangan indah.
Saat berwisata ke Saga, jangan lewatkan Niji no Matsubara yang ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah Nasional serta Nanatsugama yang berstatus Monumen Alam.
Taman Bersejarah Yoshinogari, tempat Anda dapat merasakan kehidupan Jepang sebelum Masehi, juga patut dikunjungi.
Anda pun dapat bersantai dengan mengunjungi berbagai pemandian di Takeo Onsen dan Ureshino Onsen, yang termasuk dalam tiga pemandian air panas terbaik di Jepang untuk kecantikan kulit.
Dari sekian banyak destinasi menarik di Saga, berikut pilihan tempat yang sangat layak Anda kunjungi.

1. Taman Bersejarah Yoshinogari

Situs ini ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Khusus Nasional.
Dengan luas keseluruhan 117 hektare, situs ini merupakan salah satu peninggalan zaman Yayoi terbesar di Jepang. Zaman tersebut berlangsung dari abad ke-5 SM hingga abad ke-3 M.
Situs ini ditemukan melalui penggalian arkeologi yang dimulai pada 1986.

Serasa kembali ke dunia kuno! Situs arkeologi yang juga menawarkan pengalaman membuat api
Serasa kembali ke dunia kuno! Situs arkeologi yang juga menawarkan pengalaman membuat api

2. Kuil Yutoku Inari

Kuil Shinto ini termasuk dalam tiga kuil Inari utama di Jepang, bersama Fushimi Inari di Kyoto dan Kasama Inari di Ibaraki.
Kuil ini didirikan pada tahun ke-4 era Jokyo (1687), ketika Kazan'in Manko-hime datang dari Kyoto untuk menikah dengan Nabeshima Naoasa, penguasa Domain Hizen Kashima. Ia membawa dan menempatkan bagian roh suci Inari Okami dari tempat pemujaan yang menjadi lokasi doa atas titah istana kekaisaran.

Rasakan energi spiritual di salah satu dari tiga kuil Inari utama Jepang, dengan bangunan megah berwarna merah vermilion yang indahFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Rasakan energi spiritual di salah satu dari tiga kuil Inari utama Jepang, dengan bangunan megah berwarna merah vermilion yang indahFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

3. Kastel Karatsu

Kastel ini dibangun oleh Terazawa Hirotaka, penguasa pertama Domain Karatsu yang pernah menjadi pengikut Toyotomi Hideyoshi. Pembangunannya dimulai pada tahun ke-7 era Keicho (1602) dan memakan waktu tujuh tahun.
Para daimyo, atau penguasa feodal, dari berbagai wilayah Kyushu turut membantu pembangunannya. Konon, bahan bangunan dari pembongkaran Kastel Nagoya di Kota Karatsu juga digunakan.
Dengan kastel sebagai titik pusat dan hutan pinus yang membentang ke timur dan barat, bentuk keseluruhannya menyerupai burung jenjang yang merentangkan sayap. Karena itulah, kastel ini juga disebut Kastel Maizuru.

Ikon Karatsu yang anggun, juga dikenal sebagai Kastel MaizuruFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Ikon Karatsu yang anggun, juga dikenal sebagai Kastel MaizuruFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

4. Mifuneyama Rakuen

Taman ini dibangun selama tiga tahun dan selesai pada tahun ke-2 era Koka (1845) oleh Nabeshima Shigeyoshi, penguasa Takeo ke-28 dari klan Nabeshima. Tebing Gunung Mifune, yang juga menjadi simbol Takeo, dimanfaatkan sebagai latar pemandangannya.
Taman bergaya kolam dengan jalur untuk berjalan mengelilinginya ini memiliki sebuah kolam besar. Lahannya yang luas mencapai sekitar 150.000 tsubo, satuan luas tradisional Jepang, atau kira-kira setara dengan 10 Tokyo Dome.

Taman indah peninggalan penguasa feodal seluas 150.000 tsubo, tempat azalea, sakura, dan aneka bunga bermekaran
Taman indah peninggalan penguasa feodal seluas 150.000 tsubo, tempat azalea, sakura, dan aneka bunga bermekaran

5. Niji no Matsubara

Hutan pinus yang membentang melengkung bak pelangi di sepanjang Teluk Karatsu ini ditetapkan sebagai Tempat Berpemandangan Indah Khusus Nasional.
Asal mulanya adalah penanaman pohon oleh Terazawa Hirotaka, penguasa pertama Domain Karatsu, pada awal abad ke-17 untuk menahan angin dan melindungi pantai dari terpaan air laut. Sekitar satu juta pohon pinus hitam tumbuh di area sepanjang kurang lebih 4,5 km dengan lebar sekitar 500 m.
Kini, hutan ini termasuk dalam tiga hutan pinus utama di Jepang, bersama Miho no Matsubara dan Kehi no Matsubara.

Terowongan hijau dari pepohonan pinus hitam yang seolah membentang tanpa akhirFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Terowongan hijau dari pepohonan pinus hitam yang seolah membentang tanpa akhirFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

6. Takeo Onsen

Kawasan pemandian air panas bersejarah yang telah berusia 1.300 tahun ini bahkan disebut dalam Hizen no Kuni Fudoki, catatan tentang wilayah Hizen yang disusun pada zaman Nara.
Menurut legenda, mata air panas ini muncul ketika Permaisuri Jingu menancapkan gagang tombaknya ke tanah dalam perjalanan pulang dari ekspedisi militer ke Korea.

Berendam dalam air yang terasa lembut di pemandian bersejarah berusia 1.300 tahun
Berendam dalam air yang terasa lembut di pemandian bersejarah berusia 1.300 tahun

7. Nanatsugama

Nanatsugama ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional.
Kawasan berpemandangan indah ini terbentuk ketika batuan basal yang menjorok ke laut terkikis oleh ombak ganas Laut Genkai selama kurun waktu yang panjang.
Tebingnya terkikis hingga membentuk cekungan dalam, dengan tujuh gua berjajar sesuai namanya yang berarti “tujuh kuali”.
Gua terbesar memiliki mulut selebar 3 m dan kedalaman hingga 110 m. Di sini, Anda dapat melihat kekar kolom, yaitu deretan batuan berbentuk pilar yang tersusun teratur akibat proses pendinginan dan pengerasan lava.

Saksikan dari dekat karya seni alam yang terbentuk selama kurun waktu panjang dengan mengikuti wisata kapalFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Saksikan dari dekat karya seni alam yang terbentuk selama kurun waktu panjang dengan mengikuti wisata kapalFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

8. Kuil Hoto

Kuil Shinto ini berada di Takashima, sebuah pulau di Teluk Karatsu.
Kuil ini didirikan untuk memuja Nozaki Oki-no-kami Tsunayoshi, yang melindungi Takashima dengan mengusir bajak laut yang mengacaukan pulau tersebut sekitar 450 tahun lalu.
Sejak memasuki era Heisei, semakin banyak orang datang untuk berdoa memohon keberuntungan karena nama kuil ini dianggap membawa pertanda baik. Setelah beberapa pengunjungnya memenangkan hadiah lotre bernilai besar, kuil ini dikenal di seluruh Jepang sebagai tempat berdoa agar menang lotre.

Kuil di Pulau Takashima untuk berdoa memohon kemenangan lotre bernilai besar dan keberuntungan
Kuil di Pulau Takashima untuk berdoa memohon kemenangan lotre bernilai besar dan keberuntungan

9. Perpustakaan dan Museum Sejarah Kota Takeo

Perpustakaan berkonsep baru ini dilengkapi kafe dan toko buku Tsutaya, tempat Anda dapat membeli buku, majalah, serta aneka barang. Interiornya yang luas menghadirkan kehangatan kayu, dengan susunan koleksi buku yang memukau hingga mencapai langit-langit lantai dua.

Perpustakaan berkonsep baru untuk membaca sambil menikmati kopi dalam ruang yang lapang
Perpustakaan berkonsep baru untuk membaca sambil menikmati kopi dalam ruang yang lapang

10. Gerbang Torii di Laut Kuil Ouo

Kota Tara menghadap Laut Ariake yang memiliki selisih ketinggian pasang dan surut yang besar.
Dalam beberapa tahun terakhir, gerbang torii di laut milik Kuil Ouo menarik perhatian di media sosial. Saat air pasang, tiga gerbang khas kuil Shinto ini tampak berjajar di tengah laut dan menghadirkan suasana yang memikat.

Pemandangan penuh misteri dengan gerbang torii merah vermilion yang fotogenik di laut, tempat Anda dapat merasakan pengaruh gaya tarik bulan
Pemandangan penuh misteri dengan gerbang torii merah vermilion yang fotogenik di laut, tempat Anda dapat merasakan pengaruh gaya tarik bulan

11. Tanjung Hado

Tanjung kecil yang menjorok dari Semenanjung Higashimatsuura ini terkenal sebagai tempat untuk menikmati panorama Laut Genkai sambil merasakan angin laut di atas hamparan rumput.
Terletak di Taman Kuasi-Nasional Genkai yang membentang di barat laut Kyushu, kawasan ini menawarkan berbagai kegiatan menyenangkan, seperti mendaki, berkemah, dan berenang di laut.

Nikmati pemandangan menakjubkan dan kerang laut sazae di tanjung indah di ujung barat laut pulau utama KyushuFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Nikmati pemandangan menakjubkan dan kerang laut sazae di tanjung indah di ujung barat laut pulau utama KyushuFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

12. Ureshino Onsen

Kota pemandian air panas ini disebut dalam Hizen Fudoki dengan keterangan, “Di sebelah timur terdapat mata air panas yang berkhasiat menyembuhkan penyakit manusia.”
Pada zaman Edo, kota ini ramai sebagai tempat persinggahan di Jalur Nagasaki. Kini, Ureshino termasuk dalam tiga pemandian air panas terbaik di Jepang untuk kecantikan kulit, bersama Hinokami Onsen di Prefektur Shimane dan Kitsuregawa Onsen di Prefektur Tochigi.
Air panas bikarbonatnya yang terasa licin dan kaya natrium terkenal dapat mengemulsikan serta membilas sebum dan sekresi kulit, sehingga kulit terasa halus seolah lapisan luarnya telah terkelupas.

Puaskan diri menjelajahi pemandian dan kuliner khas Ureshino Onsen, yang dikenal sebagai salah satu dari tiga pemandian air panas terbaik di Jepang untuk kecantikan kulit!
Puaskan diri menjelajahi pemandian dan kuliner khas Ureshino Onsen, yang dikenal sebagai salah satu dari tiga pemandian air panas terbaik di Jepang untuk kecantikan kulit!

13. Sawah Terasering Hamanoura

Sawah Terasering Hamanoura membentang di lembah yang terbentuk akibat erosi Sungai Hamanoura, sungai sepanjang sekitar 2 km yang bermuara di Pantai Hamanoura.
Sebanyak 283 petak sawah tersusun berlapis mengikuti lengkungan alami lahan. Bentang seperti ini juga disebut senmaida, yang berarti “seribu petak sawah”, atau dandanbatake, yaitu “ladang bertingkat”.
Terasering yang membentang bak tangga menjulang dari laut ini menampilkan wajah berbeda pada setiap musim, dengan bunga kanola pada musim semi, bunga lili laba-laba merah pada musim gugur, dan hamparan salju pada musim dingin.

Nikmati momen romantis di sawah terasering indah yang menghadap sebuah teluk kecil di Kota GenkaiFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga
Nikmati momen romantis di sawah terasering indah yang menghadap sebuah teluk kecil di Kota GenkaiFoto: Federasi Pariwisata Prefektur Saga

14. Museum Sains Antariksa Prefektur Saga “Yumeginga”

Museum ini menawarkan beragam konten untuk menumbuhkan minat pada sains antariksa mutakhir serta ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus membangkitkan rasa ingin tahu.
Selain pameran yang memanfaatkan teknologi digital, Zona Penemuan Bumi berfokus pada program interaktif yang memungkinkan pengunjung mempelajari berbagai fenomena menakjubkan dalam sains dan sifat-sifat Bumi.

Museum untuk mempelajari sains antariksa mutakhir sekaligus mengamati langit bertabur bintang
Museum untuk mempelajari sains antariksa mutakhir sekaligus mengamati langit bertabur bintang

15. Arita Porcelain Park

Taman rekreasi bertema ini mengajak Anda merasakan sejarah dan keindahan porselen Arita, yang memikat kalangan kerajaan serta bangsawan Eropa dan memberikan pengaruh besar pada budaya keramik dunia.
Bangunan yang paling mencuri perhatian di taman ini adalah istana besar yang terinspirasi oleh mahakarya arsitektur Barok di Dresden, Jerman.
Sosoknya yang anggun dengan nuansa Eropa juga menjadi simbol hubungan pertukaran yang telah lama terjalin antara Kota Arita, tempat taman ini berada, dan Dresden. Kemegahannya membuat Anda seolah memasuki kota tua di Eropa.
Ruang pamer di dalam istana saat ini ditutup, tetapi Anda tetap dapat berjalan mengelilingi bangunan untuk mengagumi eksteriornya yang megah sambil menikmati suasana yang berbeda dari keseharian.

Rasakan dunia keindahan yang memikat kalangan kerajaan dan bangsawan di tempat asal porselen Arita
Rasakan dunia keindahan yang memikat kalangan kerajaan dan bangsawan di tempat asal porselen Arita

Ingin Berbelanja? Inilah 3 Tempat Belanja Populer di Saga

Jika ingin berbelanja di Saga, tempat-tempat belanja populer berikut layak menjadi pilihan.
Ada tempat yang menawarkan pengalaman belanja khas Saga, ada pula pusat outlet tempat Anda dapat berbelanja dengan harga lebih hemat. Keduanya menghadirkan pengalaman dan keseruan yang berbeda, jadi sempatkanlah mengunjungi kedua jenis tempat ini.

1. Pasar Pagi Yobuko

Yobuko sejak dahulu dikenal sebagai salah satu kota pelabuhan terkemuka di Jepang dan pernah makmur berkat perburuan paus.
Pasar Pagi Yobuko telah berlangsung sejak era Taisho dan memiliki sejarah lebih dari 100 tahun. Pasar ini termasuk dalam tiga pasar pagi utama di Jepang, bersama pasar di Wajima, Prefektur Ishikawa, dan Takayama, Prefektur Gifu.
Di Jalan Pasar Pagi sepanjang sekitar 200 m yang terletak tak jauh dari Pelabuhan Yobuko, hampir 50 kios berjajar mulai pukul 07.30 hingga 12.00, menciptakan pemandangan yang mengesankan.

Dapatkan hasil laut Yobuko di pasar pagi yang dipenuhi kios, sambil menikmati obrolan dengan para ibu penjual!
Dapatkan hasil laut Yobuko di pasar pagi yang dipenuhi kios, sambil menikmati obrolan dengan para ibu penjual!

2. Tosu Premium Outlets

Salah satu pusat outlet besar terkemuka di Kyushu ini menampung sekitar 170 toko merek populer dari Jepang dan luar negeri.
Dirancang dengan inspirasi suasana perkotaan California Selatan, Amerika Serikat, kompleks ini terasa lapang dan memungkinkan Anda berbelanja sambil menikmati nuansa resor.
Tersedia pula ruang menyusui dan taman bermain anak, sehingga keluarga dengan anak-anak dapat berkunjung dengan nyaman.

Berbelanja hemat sambil menikmati suasana resor
Berbelanja hemat sambil menikmati suasana resor

3. Koraku Kiln

Porselen Arita adalah kerajinan tradisional dari Kota Arita, Prefektur Saga, dengan sejarah sekitar 400 tahun. Keindahannya terletak pada lukisan berwarna cerah di atas dasar putih yang tampak nyaris tembus cahaya.
Di antara banyak produsen porselen Arita, Koraku Kiln merupakan produsen besar yang telah berdiri selama 150 tahun. Selain menjaga tradisi, produsen ini juga membuat karya dengan sentuhan modern yang cocok digunakan sehari-hari.

Pilih porselen Arita yang kaya sejarah dan tradisi dengan selera modern, sambil merasakan keseruan berburu harta karun
Pilih porselen Arita yang kaya sejarah dan tradisi dengan selera modern, sambil merasakan keseruan berburu harta karun

3 Rekomendasi Tempat Menginap di Saga

Berikut rekomendasi hotel bagi Anda yang ingin menikmati wisata Saga sepenuhnya.
Kami memilih tiga tipe akomodasi dengan karakter berbeda agar sesuai dengan berbagai selera, tujuan perjalanan, dan teman bepergian.
Ketiganya merupakan akomodasi populer dengan penilaian tinggi dari para tamu. Keramahan staf dan fasilitas lengkap, seperti pemandian umum besar untuk melepas lelah, menjanjikan masa menginap yang nyaman.
Jika belum menentukan tempat menginap, pertimbangkan salah satu hotel berikut.

1. Mifuneyama Rakuen Hotel

Hotel ini berdiri di salah satu sudut Mifuneyama Rakuen, taman dengan tata pengelolaan air dan jalur untuk berjalan mengelilinginya yang dibangun oleh Nabeshima Shigeyoshi, penguasa Takeo, pada akhir zaman Edo.
Dari kamar maupun pemandian umum besarnya, Anda dapat menikmati pemandangan menawan yang berubah mengikuti musim, mulai dari bunga-bunga dan dedaunan musim gugur hingga hamparan salju, dengan tebing Gunung Mifune sebagai latar.
Selain mempertahankan kamar-kamar yang sudah ada, sebagian kamar di bangunan utama telah direnovasi.
Pilihannya mencakup kamar dengan sauna yang menonjolkan desain Skandinavia, serta kamar bergaya minimalis yang dirancang agar perhatian tertuju pada alam di luar jendela.

Hotel untuk menenangkan diri dengan taman ternama berpemandangan indah sepanjang musim dan sauna berfasilitas lengkap
Hotel untuk menenangkan diri dengan taman ternama berpemandangan indah sepanjang musim dan sauna berfasilitas lengkap

2. Karatsu Seaside Hotel

Hotel resor ini membanggakan pemandangan Teluk Karatsu yang megah tepat di hadapannya.
Lokasinya bersebelahan dengan Niji no Matsubara, salah satu dari tiga hutan pinus utama di Jepang. Perpaduan suasana laut dan pepohonannya membuat hotel ini memiliki banyak penggemar.
Tersedia 139 kamar yang menghadap Laut Genkai, dengan pilihan kamar bergaya Barat serta kamar perpaduan Jepang dan Barat.

Nikmati spa dan kolam renang sepuasnya di hotel dengan panorama luas Teluk Karatsu yang indah!
Nikmati spa dan kolam renang sepuasnya di hotel dengan panorama luas Teluk Karatsu yang indah!

3. Fairfield by Marriott Saga Ureshino Onsen

Proyek Michi-no-Eki Fairfield by Marriott menawarkan gaya perjalanan baru yang mengajak wisatawan mengenal daya tarik daerah secara lebih mendalam. Michi-no-eki adalah tempat persinggahan di tepi jalan.
Proyek ini menghadirkan hotel di dekat michi-no-eki di 14 prefektur di seluruh Jepang. Fairfield by Marriott Saga Ureshino Onsen, yang bersebelahan dengan Michi-no-Eki Ureshino Maruku, merupakan salah satunya.

Hotel yang berfokus pada layanan menginap, menawarkan gaya perjalanan baru untuk menikmati daya tarik kawasan Ureshino Onsen secara lebih mendalam
Hotel yang berfokus pada layanan menginap, menawarkan gaya perjalanan baru untuk menikmati daya tarik kawasan Ureshino Onsen secara lebih mendalam

3 Acara Populer di Saga yang Patut Dikunjungi jika Waktunya Bertepatan

Beragam acara berlangsung di Saga dari hari ke hari. Berikut beberapa acara yang paling populer.
Mulai dari acara untuk mengenal budaya khas Saga hingga salah satu festival balon udara terbesar di Asia, masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda. Jika bertepatan dengan waktu perjalanan Anda, sempatkanlah untuk datang.

1. Pasar Keramik Arita

Acara rutin ini berlangsung selama Golden Week, rangkaian libur nasional Jepang pada akhir April hingga awal Mei, di daerah penghasil porselen Arita yang memiliki sejarah lebih dari 400 tahun.
Asal mulanya adalah penjualan untuk mengosongkan gudang yang dimulai oleh toko keramik setempat pada 1896, dengan menawarkan stok lama dan produk yang tidak memenuhi standar.
Acara ini kemudian menjadi agenda tetap yang meramaikan Arita, dan penyelenggaraannya pada 2024 merupakan yang ke-120.

Tujuh hari penuh semarak di Arita, kota penghasil keramik
Tujuh hari penuh semarak di Arita, kota penghasil keramik

2. Saga International Balloon Fiesta

Acara olahraga udara ini diselenggarakan setiap musim gugur selama lima hari di bantaran Sungai Kase, yang mengalir di bagian timur-tengah Prefektur Saga.
Setiap tahunnya, lebih dari 120 tim berpartisipasi, dengan para pilot dan kru ternama yang datang dari berbagai negara. Skalanya termasuk yang terbesar di Asia, dengan total kunjungan lebih dari 800.000 orang.
Selain balon udara, berbagai hiburan lain juga menanti, termasuk stan yang menjual kuliner dan produk khas setempat serta konser musik.

Terpukau oleh keindahan balon-balon yang melayang di langit dalam salah satu acara olahraga udara terbesar di Asia!
Terpukau oleh keindahan balon-balon yang melayang di langit dalam salah satu acara olahraga udara terbesar di Asia!

3. Karatsu Kunchi

Festival tahunan musim gugur Kuil Karatsu ini berlangsung selama tiga hari. Rangkaian acara dimulai dengan Yoiyama, arak-arakan malam pada 2 November, dilanjutkan dengan prosesi dewa menuju tempat persinggahan sementara pada 3 November, lalu perayaan hari berikutnya pada 4 November.
Festival bersejarah ini konon bermula pada zaman Edo. Tradisi arak-arakannya terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO serta Warisan Budaya Rakyat Takbenda yang ditetapkan pemerintah Jepang dengan nama “Tradisi Arak-arakan Hikiyama Karatsu Kunchi”.

Festival dengan daya tarik utama berupa arak-arakan hikiyama, kendaraan hias megah yang ditarik beramai-ramai
Festival dengan daya tarik utama berupa arak-arakan hikiyama, kendaraan hias megah yang ditarik beramai-ramai

Penutup

Itulah berbagai destinasi wisata di Saga, mulai dari kuil Shinto dan kuil Buddha bersejarah hingga tempat-tempat untuk menikmati keindahan alam.
Jika Anda belum banyak mengenal Saga atau baru pertama kali berkunjung, gunakan tempat-tempat dalam artikel ini sebagai dasar untuk menyusun rencana perjalanan.
Setelah puas menjelajahi Saga, lanjutkan perjalanan ke Prefektur Nagasaki yang dapat dicapai dalam 1,5 jam dengan Shinkansen.
Bagaimana jika sekaligus menikmati situs Warisan Budaya Dunia dan suasana kota Nagasaki yang kental dengan pengaruh budaya asing?

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa