
Bukan Hanya Alam! 12 Pilihan Tempat Wisata di Saitama dengan Beragam Daya Tarik
Meski dekat dengan Tokyo, Prefektur Saitama menawarkan kekayaan alam yang bisa dinikmati wisatawan.
Tentu saja, daya tarik Saitama tidak berhenti di situ.
Kawasan ini memiliki banyak tempat menarik, mulai dari taman hiburan yang terkenal di seluruh Jepang hingga tempat spiritual bersejarah.
Berikut pilihan tempat wisata yang patut dikunjungi, kuliner yang direkomendasikan, dan tempat belanja untuk perjalanan Anda ke Saitama.
Seperti Apa Saitama?
Prefektur Saitama terletak di wilayah Kanto.
Meski hanya berjarak sekitar satu jam dari kota metropolitan Tokyo, Saitama memiliki banyak sungai dan gunung, serta beragam tempat wisata untuk menikmati keindahan alam yang megah.
Di sini juga terdapat kuil Shinto bersejarah dan acara tradisional yang memungkinkan Anda merasakan jejak sejarah Jepang.
Taman hiburan yang memanfaatkan lahan luas turut melengkapi beragam daya tarik kawasan ini.
Selain itu, produksi udon Saitama berada di urutan kedua setelah Prefektur Kagawa, yang dikenal sebagai “prefektur udon”. Anda dapat menikmati mi udon dengan beragam rasa dan ketebalan, seperti Musashino udon dan niboto.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Saitama?
Saitama bisa dinikmati sepanjang tahun, tetapi awal musim panas merupakan musim terbaik untuk menikmati pesonanya.
Jangan lewatkan bunga shibazakura yang mencapai masa mekarnya pada April hingga Mei, serta jalan-jalan di taman dengan dedaunan muda yang indah.
Pilihan Pakaian untuk Setiap Musim di Saitama
- Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
- Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Saitama?
Dari Tokyo, Saitama dapat dicapai dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan kereta ekspres terbatas JR.
Dari arah Nagoya atau Osaka, Anda dapat naik Shinkansen lalu berganti ke kereta ekspres terbatas JR. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam, sehingga Saitama juga mudah dijangkau dari kedua kota tersebut.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Saitama
Saitama memiliki jaringan kereta yang lengkap, menghubungkan wilayah timur, barat, utara, dan selatan.
Dengan memadukan perjalanan kereta dan bus umum, Anda dapat mencapai tempat wisata tujuan dengan nyaman.
Penuh Daya Tarik! 12 Pilihan Tempat Wisata di Saitama
Saitama memiliki banyak tempat menarik, tidak hanya untuk menikmati alam, tetapi juga kuil Shinto bersejarah dan taman hiburan untuk seluruh keluarga.
Dari sekian banyak tempat wisata menarik di Saitama, berikut pilihan tempat yang patut Anda kunjungi.
1. Toki no Kane
Meski hanya berjarak sekitar satu jam dari pusat Tokyo, Kawagoe menawarkan pemandangan kota dengan nuansa masa lampau.
Salah satu tempat wisata yang menjadi ikon kota ini adalah Toki no Kane, menara lonceng penanda waktu.
Menara ini menjadi tengara yang menonjol di antara deretan bangunan bergaya gudang tradisional di sepanjang jalan.
Menara kayu tiga tingkat ini memiliki tinggi sekitar 16 meter. Loncengnya berbunyi empat kali sehari, yaitu pada pukul 06.00, 12.00, 15.00, dan 18.00.

2. Kuil Kawagoe Hikawa
Kuil Kawagoe Hikawa adalah kuil Shinto bersejarah yang konon didirikan sekitar 1.500 tahun lalu.
Bangunan utama kuil dihiasi ukiran yang rumit dan juga ditetapkan sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting tingkat nasional.
Kelima dewa yang dipuja di sini merupakan satu keluarga. Karena itu, kuil ini dipercaya memberikan berkah berupa kerukunan keluarga, keharmonisan suami istri, dan jodoh.

3. Kuil Mitsumine
Kuil Mitsumine konon didirikan oleh Yamato Takeru untuk mendoakan kedamaian negeri. Di kompleks kuil terdapat patung besar Yamato Takeru.
Serigala yang menjadi dewa pelindung kuil dipercaya dapat menangkal berbagai malapetaka. Sosoknya juga ditampilkan dalam bentuk patung dan gambar pada ema, papan kayu tempat menuliskan permohonan.

4. Taman Hitsujiyama
Bukit Shibazakura berada di Taman Hitsujiyama, di antara Kota Chichibu dan Kota Yokozemachi, di kaki Gunung Buko yang menjadi simbol Chichibu.
Bunga-bunganya mencapai masa mekar terbaik dari pertengahan April hingga masa liburan Golden Week pada Mei, menjadikannya salah satu tempat wisata khas musim semi di Chichibu.

5. Tobu Zoo
Tobu Zoo merupakan kawasan rekreasi yang memadukan kebun binatang, taman tanaman “Heartful Garden”, taman bermain, dan kolam renang yang hanya dibuka pada musim panas.
Kebun binatangnya memelihara sekitar 1.200 satwa dari kurang lebih 120 spesies, termasuk harimau putih yang langka.

6. Museum Kereta Api
Museum Kereta Api di Kota Saitama merupakan tempat wisata populer yang dapat dinikmati siapa saja yang pernah naik kereta.
Bagian dalam museum dibagi menjadi lima “stasiun” atau ruang pamer, dengan tema “Sarana Perkeretaapian”, “Sains”, “Pekerjaan”, “Sejarah”, dan “Masa Depan”. Melalui beragam sudut pandang, museum ini menyajikan kisah yang kaya tentang hubungan manusia dan kereta api.

7. Taman Hutan Anak Tove Jansson Akebono
Gagasan Tove Jansson, penulis cerita anak asal Nordik, tercermin di berbagai sudut taman ini.
Bangunan-bangunan mungil yang menggemaskan dan alam yang rimbun menghadirkan suasana seperti dunia Moomin, karya terkenalnya.

8. Moominvalley Park
Moominvalley Park adalah taman hiburan yang memanfaatkan kekayaan alam Hanno untuk menghadirkan pengalaman memasuki dunia cerita Moomin.
Taman ini merupakan yang pertama di dunia di luar Finlandia, negara asal pencipta Moomin.

9. Seibuen Amusement Park
Taman bermain ini terletak di Kota Tokorozawa, Prefektur Saitama.
Setelah direnovasi pada Mei 2021, taman ini mengusung slogan “Nikmati Sepenuhnya Semarak Era Showa”, dengan penambahan kawasan pertokoan bernuansa retro dan wahana berskala besar.

10. Taman Peringatan Penerbangan Tokorozawa
Taman Peringatan Penerbangan Tokorozawa memiliki beragam fasilitas untuk bersenang-senang bersama teman atau keluarga, mulai dari lapangan rumput yang luas dan arena bermain anak hingga area anjing bebas berlari, area barbeku, dan lapangan basket.
Salah satu fasilitas yang menjadi simbol taman ini adalah Museum Peringatan Awal Penerbangan Tokorozawa.
Sesuai namanya, museum ini memperingati tempat berdirinya lapangan terbang pertama di Jepang.

11. Yoshimi Hyakuana
Yoshimi Hyakuana adalah kompleks makam yang digali secara mendatar ke lereng pada akhir periode Kofun, dari akhir abad ke-6 hingga akhir abad ke-7.
Tempat ini ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Nasional pada 1923.
Saat ini, jumlah lubang makam yang telah teridentifikasi mencapai 219.
Makam jenis ini dibuat dengan menggali lereng perbukitan atau dataran tinggi. Struktur ruang utama tempat jenazah dimakamkan hampir sama dengan ruang makam batu berpintu samping pada akhir periode Kofun.

12. Johnson Town
Johnson Town adalah kawasan permukiman di sepanjang Jalan Nasional 463 di Kota Iruma. Deretan rumah satu lantai bercat putih bergaya Amerika menghadirkan pemandangan seperti kawasan pinggiran kota di Amerika Serikat.
Sebagian rumah digunakan sebagai restoran, kafe, serta toko perabot dan aneka barang unik. Pengunjung umum pun dapat menikmati suasana kawasan ini sambil bersantap atau berbelanja.

Nikmati Kuliner di Sela-Sela Wisata! 3 Tempat Makan Populer di Saitama
Saitama juga memiliki banyak kuliner lokal yang menarik untuk dicoba.
Di sela-sela berwisata, luangkan waktu untuk menikmati hidangan seperti unagi atau sidat dalam porsi mengenyangkan dan ramen dengan kuah yang kaya rasa.
Berikut pilihan tempat makan populer yang patut Anda kunjungi.
1. Ogakiku
Restoran ternama ini terus berfokus menyajikan unagi sejak didirikan pada tahun ke-4 era Bunka, atau 1807, pada akhir zaman Edo.
Setelah melewati enam era—Edo, Meiji, Taisho, Showa, Heisei, dan Reiwa—restoran ini tetap dikenal akan kelezatan unagi yang dipanggang satu per satu dengan cermat, seperti dahulu.
Unaju, hidangan nasi dengan unagi dalam kotak saji, menggunakan saus rahasia yang diwariskan dari generasi ke generasi sejak restoran berdiri. Unagi yang dipanggang hingga lembut dan harum berpadu sempurna dengan nasi yang meresap saus.

2. Noroshi Cabang Utama
Kedai tsukemen yang populer ini sering mengantre, jadi bersiaplah menunggu giliran.
Kuah untuk mencelupkan mi dibuat dari tulang babi dan ayam, dipadukan dengan kaldu ikan seperti makerel dan cakalang. Rasanya sangat pekat, tetapi tetap mudah dinikmati. Mi buatan sendiri yang tebal dan kenyal juga cocok dengan kuahnya yang kaya rasa.

3. Kawagoe Bakery Rakuraku
Toko roti ini berada di dekat pintu masuk Kashiya Yokocho, kawasan pertokoan penganan yang menjadi tempat wisata populer di Kawagoe, kota berjuluk “Edo Kecil”.
Di bangunan yang tampak seperti rumah toko tradisional Kawagoe, toko ini menjual beragam roti berciri khas dengan mengutamakan bahan-bahan produksi Jepang.
Semua rotinya menggunakan gandum dari Hokkaido.
Salah satu produk yang selalu habis terjual setiap hari adalah roti tawar premium untuk disantap tanpa dipanggang. Roti ini dibuat dengan tepung gandum Hokkaido yang terutama menggunakan varietas Kitano Kaori, lalu difermentasi perlahan selama 18 jam dengan ragi buatan sendiri.

Jelajahi Mal-Mal yang Luas! 3 Pilihan Tempat Belanja di Saitama
Beragam tempat belanja tersebar di seluruh Saitama.
Sama seperti Saitama yang memiliki aneka daya tarik, tempat-tempat belanjanya pun menawarkan keunikan dan cara menikmati waktu yang beragam. Banyaknya pilihan mungkin membuat Anda bingung menentukan tujuan.
Untuk membantu Anda, berikut tempat belanja yang paling direkomendasikan dari sekian banyak pilihan yang ada.
1. Cocoon City
Mal besar ini terdiri dari tiga bangunan dan menampung sekitar 280 toko.
Berbagai kebutuhan tersedia, mulai dari oleh-oleh hingga barang untuk diri sendiri. Kafe dan restorannya juga cocok untuk beristirahat sejenak.

2. Grand Emio Tokorozawa
Pusat perbelanjaan besar yang menyatu dengan bangunan stasiun ini dibuka pada 2018 di pintu timur Stasiun Tokorozawa pada jalur Seibu.
Di dalamnya tersedia bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari, tempat makan, produk fesyen dan aneka barang terkini, serta fasilitas layanan publik yang menunjang kehidupan sehari-hari.

3. Metsä Village
Pusat perbelanjaan bertema kehidupan Nordik ini berada di tepi Danau Miyazawa, dengan bangunan-bangunan yang selaras dengan alam sekitarnya.
Di gedung pasarnya, Anda dapat membeli aneka barang, kosmetik, dan penganan manis dari Finlandia, Denmark, serta negara lainnya.

3 Rekomendasi Penginapan di Saitama
Saitama menawarkan beragam jenis penginapan, mulai dari hotel dekat stasiun yang praktis hingga ryokan, penginapan tradisional Jepang dengan sentuhan kerajinan rakyat.
Berikut rekomendasi penginapan untuk Anda yang ingin bersantai dengan nyaman dan benar-benar menyegarkan diri saat bepergian.
1. Araki Kosen Ryokan
Ryokan ini didirikan pada tahun ke-10 era Bunsei, atau 1827, pada akhir zaman Edo.
Letaknya dekat Kuil Kinshoji, perhentian keempat dalam rute ziarah 34 kuil di Chichibu. Sejak dahulu, penginapan di dekat kuil ini menjadi tempat para peziarah melepas lelah.
Bangunan yang digunakan hingga kini masih merupakan bangunan sejak awal pendiriannya. Balok penyangga dan pegangan tangga yang hitam mengilap menghadirkan nuansa kerajinan rakyat tradisional.

2. Matsumuraya Ryokan
Kawagoe, yang dijuluki “Edo Kecil”, masih menyimpan jejak masa kejayaannya sebagai kota di sekitar kastel.
Matsumuraya Ryokan terletak hampir tepat di pusat kota ini.
Ryokan bersejarah yang telah berdiri selama 150 tahun ini populer sebagai tempat menginap selama berwisata, berkat tampilan bangunannya yang menyatu dengan suasana kota lama dan keramahtamahan pelayanannya.

3. Kawagoe Tobu Hotel
Hotel ini mudah dijangkau karena berada di lantai 7–11 kompleks multifungsi U_PLACE, yang terhubung langsung melalui jembatan pejalan kaki dengan pintu barat Stasiun Kawagoe, tempat berhentinya kereta JR dan jalur Tobu Tojo.
Dibuka pada Juni 2020, hotel ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti mesin check-in otomatis dan smart TV layar besar yang juga dapat digunakan untuk memeriksa ketersediaan mesin laundry koin.

Pengalaman Khas yang Hanya Ada di Sini! 3 Acara Tradisional di Saitama
Banyak acara yang hanya dapat Anda saksikan di Saitama, mulai dari festival yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting hingga kegiatan tradisional yang terus menjaga tradisi dan adat Jepang.
Jika ingin menikmati Saitama secara menyeluruh, cobalah menghadiri acara-acara berikut.
1. Festival Kawagoe
Festival Kawagoe menjadi acara khas musim gugur yang diselenggarakan setiap tahun pada Sabtu dan Minggu di pekan ketiga Oktober.
Festival yang telah berlangsung lebih dari 370 tahun ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting tingkat nasional pada 2005, lalu masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2016.
Sejarah panjang dan nilai budayanya telah mendapat pengakuan.

2. Festival Malam Chichibu
Festival Malam Chichibu disebut sebagai salah satu dari tiga festival kereta hias terbesar di Jepang, bersama Festival Gion di Kyoto dan Festival Takayama di Hida.
Festival ini berkembang menjadi perayaan besar seiring pertumbuhan ekonomi pasar kain sutra “Kinu Oichi”, yang diadakan di Kuil Chichibu sekitar pertengahan zaman Edo (1716–1829).
Setelah itu, festival ini semakin dikenal sebagai salah satu festival yang mewakili Jepang.

3. Festival Yabusame di Kuil Izumo Iwai
Yabusame, ritual memanah dari atas kuda di Kuil Izumo Iwai, merupakan tradisi yang diwariskan selama lebih dari 950 tahun dan terus berlangsung hingga kini.
Tradisi ini konon bermula ketika Minamoto no Yoshiie mempersembahkan pertunjukan yabusame di tempat ini setelah menaklukkan Oshu.
Saat ini, acara tersebut diselenggarakan dua kali setiap tahun, yaitu pada musim semi, tepatnya Minggu kedua Maret, dan pada musim gugur, tanggal 3 November. Baik pada musim semi maupun musim gugur, ritual ini berlangsung di lintasan berkuda khusus milik kuil, menjadikannya salah satu dari sedikit yabusame di Jepang yang diadakan dengan cara tersebut.

Penutup
Itulah beragam tempat wisata, acara tradisional, kawasan belanja, dan kuliner menarik di Saitama.
Jika ini kunjungan pertama Anda ke Saitama, gunakan artikel ini sebagai panduan untuk menyusun rencana perjalanan.
Di Prefektur Gunma yang bertetangga dengan Saitama, Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan pemandian air panas.
Perjalanan dengan kereta hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam 30 menit, jadi sempatkan juga untuk mengunjungi Gunma.
Penulis