
Pulihkan Energi dengan Alam Megah, Onsen, dan Kuliner! 16 Destinasi Wisata Andalan di Kagoshima
Prefektur Kagoshima menawarkan banyak tempat untuk menikmati keindahan alam, mulai dari Sakurajima yang menjadi simbolnya hingga Yakushima dan Amami Oshima yang terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia.
Prefektur ini juga memiliki jumlah kawasan onsen, atau pemandian air panas, terbanyak kedua di Jepang. Pilihan kulinernya pun beragam, termasuk ramen Kagoshima, hidangan laut, dan shochu, minuman beralkohol hasil penyulingan khas Jepang.
Berikut destinasi wisata andalan, penginapan, dan kuliner yang wajib Anda kenali untuk menikmati perjalanan di Kagoshima yang menyegarkan tubuh dan pikiran lewat alam, onsen, dan makanan lezat.
Seperti Apa Kagoshima?
Prefektur Kagoshima terletak di ujung paling selatan Kyushu. Wilayahnya memanjang dari utara ke selatan, mencakup bagian daratan utama Kyushu dan lebih dari 20 pulau di lepas pantai.
Cuacanya hangat sepanjang tahun, dan kunjungan ke pulau-pulaunya akan membawa Anda menikmati suasana tropis.
Salah satu daya tarik Kagoshima adalah pemandangannya yang unik: gedung-gedung pusat kota dan gunung berapi aktif Sakurajima dapat terlihat sekaligus, memperlihatkan kehidupan perkotaan yang berdampingan dengan alam.
Selain pegunungan, Kagoshima juga dianugerahi kekayaan laut dan memiliki banyak pelabuhan perikanan.
Pada zaman Edo, kota ini berkembang sebagai kota di sekitar kastel Domain Satsuma yang diperintah oleh klan Shimazu. Hingga kini, suasana bersejarahnya masih terasa di berbagai sudut kota.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Kagoshima?
Oktober hingga November merupakan waktu yang direkomendasikan untuk berkunjung. Kagoshima memiliki banyak tempat indah untuk menikmati warna dedaunan musim gugur serta onsen, sehingga Anda dapat berendam sambil memandangi dedaunan yang berubah warna.
Kuliner Kagoshima yang sedang musim pada musim gugur juga sangat lezat.
Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Kagoshima
- Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
- Musim gugur (September–November): Pakaian tipis
- Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Kagoshima?
Dari Tokyo, Anda dapat mencapai Kagoshima dengan penerbangan sekitar 2 jam.
Tersedia pula penerbangan langsung dari kota-kota besar lainnya, seperti Nagoya dan Osaka, sehingga aksesnya mudah.
Penerbangan internasional berjadwal juga menghubungkan Kagoshima dengan kota-kota seperti Shanghai, Seoul, dan Taipei, sehingga mudah dijangkau baik dari dalam maupun luar Jepang.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Kagoshima
Trem dan bus merupakan pilihan praktis untuk berkeliling tempat wisata di Kagoshima.
Jaringan kereta yang berangkat dari Stasiun Kagoshima-Chuo menuju berbagai arah juga memadai. Anda bisa menikmati perjalanan santai dengan kereta lokal sambil memandangi suasana pedesaan.
Penuh Daya Tarik! 17 Destinasi Wisata Andalan di Kagoshima
Tidak hanya Sakurajima, Kagoshima juga menawarkan keindahan alam di berbagai tempat, mulai dari laut hingga pulau-pulau di lepas pantai.
Khususnya di Yakushima dan Amami Oshima yang terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia, Anda dapat menikmati bentang alam luar biasa yang nyaris membuat Anda lupa sedang berada di Jepang.
Bagi pencinta sejarah, Kirishima juga layak dikunjungi. Kawasan bersejarah ini pernah menjadi tempat menginap Sakamoto Ryoma dan Saigo Takamori, dua tokoh yang membawa perubahan revolusioner di Jepang pada akhir zaman keshogunan.
Dengan begitu banyak daya tarik, Kagoshima dapat dinikmati dengan berbagai cara sesuai tujuan perjalanan Anda. Sebagai awal, cobalah mengunjungi destinasi wisata andalannya berikut ini.
1. Sakurajima
Sakurajima merupakan kompleks gunung berapi di Teluk Kinko. Kawasan yang menjadi simbol Kagoshima ini termasuk dalam Taman Nasional Kirishima-Kinkowan.
Sakurajima terbentuk sekitar 26.000 tahun lalu dan telah mengalami 17 letusan besar.
Dahulu, sesuai namanya yang berarti “pulau sakura”, Sakurajima memang merupakan sebuah pulau. Namun, lava dari Letusan Taisho pada 1914 menimbun selat yang memisahkannya dari daratan, sehingga Sakurajima menjadi bagian dari Semenanjung Osumi.
Hingga kini, letusan kecil masih terjadi hampir setiap hari. Meski demikian, banyak orang tetap tinggal di Sakurajima.
Konon, gunung berapi ini juga memberikan banyak berkah bagi penduduknya, seperti hasil pertanian yang lezat dan onsen untuk melepas lelah.
Pemandangan Sakurajima yang menyemburkan asap vulkanik begitu mengesankan dan memikat banyak orang.

2. Sengan-en
Sengan-en adalah taman Jepang yang dibangun pada 1658 oleh Shimazu Mitsuhisa sebagai bagian dari kediaman peristirahatan keluarga Shimazu. Luas lahannya mencapai 50.000 meter persegi.
Taman ini menggunakan teknik “pemandangan pinjaman”, yang memadukan lanskap di luar taman ke dalam desainnya. Kemegahan alam Kagoshima dimanfaatkan dengan menjadikan Sakurajima seolah-olah bukit buatan taman dan Teluk Kinko sebagai kolamnya.
Pengaruh budaya Tiongkok juga menjadi ciri khasnya, mencerminkan hubungan dagang keluarga Shimazu dengan Tiongkok melalui Ryukyu.

3. Kuil Kirishima Jingu
Salah satu kuil Shinto utama di Kyushu selatan ini memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada abad ke-6.
Setelah berulang kali terbakar akibat letusan Pegunungan Kirishima dan dibangun kembali, kuil ini dipindahkan ke lokasinya sekarang lebih dari 500 tahun lalu.
Kuil ini memuja Ninigi no Mikoto, tokoh utama dalam mitos pendirian Jepang.
Jangan lewatkan pohon sugi keramat berusia sekitar 800 tahun yang konon merupakan leluhur pohon-pohon sugi di Kyushu selatan. Ada pula “sazare-ishi”, batu besar yang terbentuk dari kerikil-kerikil yang menyatu dalam waktu sangat lama, yang juga disebut dalam lagu kebangsaan Jepang, “Kimigayo”.

4. Yakushima
Yakushima terletak sekitar 60 km di arah selatan-barat daya Tanjung Sata, Prefektur Kagoshima. Pulau ini terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia pada 1993.
Dengan keliling 132 km dan luas 505 km², pulau ini memiliki banyak gunung setinggi lebih dari 1.000 m, termasuk Gunung Miyanoura, puncak tertinggi di Kyushu dengan ketinggian 1.936 m. Sebanyak 90% wilayahnya berupa pegunungan berhutan, sehingga pulau ini juga dijuluki “Pegunungan Alpen di Tengah Laut”.
Beriklim subtropis, dataran rendah di dekat pantainya terasa hangat, tetapi suhu di pegunungannya cukup rendah hingga terkadang turun salju.

5. Amami Oshima
Amami Oshima merupakan pulau terbesar di antara pulau-pulau lepas pantai Kagoshima. Pulau ini memiliki hutan lebat yang dipenuhi tumbuhan subtropis serta laut hijau zamrud dengan terumbu karang.
Beragam aktivitas laut populer di sini, termasuk wisata mengamati paus dan menyelam.
Kawasan alamnya yang menjadi habitat satwa langka terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia pada 2021.
Taman Pantai Ohama, dengan laut biru kobalt dan hamparan pasir putih, merupakan tempat indah untuk menikmati matahari terbenam.
Pantai ini juga dikenal sebagai tempat penyu bertelur.
Di Sumiyo, terdapat Kuroshio no Mori Mangrove Park, taman yang berbatasan dengan hutan mangrove luas.
Anda dapat menjelajahi rimbunnya hutan mangrove tersebut dengan kano.

6. Museum Perdamaian Chiran untuk Pilot Kamikaze
Menjelang akhir Perang Dunia II, ketika posisi Jepang dalam perang semakin memburuk, pertempuran darat dimulai di Okinawa, yang menjadi garis depan pertahanan wilayah utama Jepang. Saat itu dimulailah operasi serangan bunuh diri dengan menabrakkan pesawat bermuatan bom ke kapal-kapal militer Amerika Serikat di perairan Okinawa.
Museum Perdamaian untuk Pilot Kamikaze menyampaikan kisah para pemuda yang gugur dalam operasi tersebut, kengerian perang, serta betapa berharganya perdamaian.
Di museum ini dipamerkan barang peninggalan, foto mendiang, dan surat terakhir dari 1.036 anggota pasukan kamikaze, serta pesawat “Hayate” yang digunakan untuk serangan kamikaze dan pesawat tempur “Zero” yang diangkat dari dasar laut. Di samping museum terdapat replika “Barak Segitiga”, tempat para pilot menghabiskan beberapa hari terakhir sebelum berangkat menjalankan misi.

7. Kawasan Onsen Kirishima
Kawasan Onsen Kirishima merupakan sebutan untuk kumpulan pemandian air panas yang tersebar di bagian barat daya Pegunungan Kirishima, pada ketinggian 600–850 m. Setiap onsen menawarkan karakteristik air mineral dan khasiat yang berbeda.
Onsen Maruo, yang dipenuhi hotel besar dan ryokan atau penginapan tradisional Jepang, menjadi pusat kawasan ini.
Kepulan uap yang membubung dari berbagai sudut kota menghadirkan suasana khas kota onsen.

8. Akuarium Io World Kagoshima
Akuarium di Pelabuhan Kagoshima ini menghadap kemegahan Sakurajima, simbol Kagoshima, di seberang Teluk Kinko.
Sekitar 10.000 biota dari 800 spesies dipamerkan di sini, terutama makhluk laut yang hidup di perairan Kagoshima, seperti Teluk Kinko dan Kepulauan Nansei. Salah satu daya tariknya adalah “Akuarium Besar Kuroshio”, yang menampung ikan-ikan pengembara mengikuti Arus Kuroshio, seperti tuna, cakalang, dan hiu paus—satu-satunya yang dipamerkan di Kyushu.

9. Healthy Land Tamatebako Onsen
Kota Ibusuki di Prefektur Kagoshima memiliki bentang alam megah yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik, seperti Gunung Kaimon, Danau Ikeda, dan Danau Unagi.
Di kompleks pemandian air panas “Healthy Land” di sepanjang Pantai Fushime, kawasan Yamagawa, terdapat pemandian terbuka “Tamatebako Onsen” yang populer berkat pemandangannya yang indah dan dapat dinikmati tanpa menginap.

10. Pemandian Pasir Panas Saraku
“Sunamushi” merupakan cara mandi dengan membenamkan tubuh dalam pasir panas yang dihangatkan oleh air panas alami yang memancar di pantai.
Tradisi ini telah berlangsung selama sekitar 300 tahun dan dikenal di kalangan warga setempat sebagai sauna ala Jepang.
Suhu pasirnya sangat tinggi, sekitar 55 derajat Celsius, sehingga dalam sekitar 10 menit keringat akan mulai mengucur dari seluruh tubuh.
Menghabiskan waktu sambil mendengarkan debur ombak menghadirkan suasana yang sangat menenangkan, membuat tubuh dan pikiran terasa benar-benar segar kembali.

11. Onsen Ibusuki
Ibusuki, kota di ujung selatan Semenanjung Satsuma, Prefektur Kagoshima, memiliki bentang alam unik yang terbentuk akibat letusan gunung berapi. Kota ini dikenal sebagai kawasan onsen dengan pasokan air panas melimpah dan konon memiliki lebih dari 1.000 sumber mata air panas.
Daya tarik utamanya adalah kesempatan menikmati bukan hanya pemandian air panas biasa, tetapi juga “onsen pasir panas” yang langka di dunia.

12. Gunung Kaimon
Menjulang di ujung paling selatan Semenanjung Satsuma, Gunung Kaimon merupakan gunung berapi aktif setinggi 924 m yang termasuk dalam daftar “100 Gunung Terkenal di Jepang”.
Bentuk kerucutnya yang simetris dan indah dapat terlihat dari sebagian besar wilayah Satsuma selatan. Keindahan itu membuatnya dijuluki “Fuji dari Satsuma”, dan gunung ini dicintai sebagai simbol Ibusuki.

13. Yurigahama
Yurigahama berada sekitar 1,5 km di lepas Pantai Okaneku, Pulau Yoron. Biasanya, hamparan pasir ini hanya muncul dari laut pada musim semi hingga musim gugur, saat air surut dalam periode menjelang hingga terjadinya pasang-surut besar.
Waktu kemunculan, lokasi, dan ukurannya berbeda setiap hari. Karena kembali tenggelam saat air pasang, Yurigahama dikenal sebagai “pantai yang muncul dan menghilang”.

14. Pasar Onsen Kirishima
“Kawasan Onsen Kirishima” merupakan sebutan untuk sembilan pemandian air panas di kaki Pegunungan Kirishima, Prefektur Kagoshima. Ragam karakteristik air panasnya menarik banyak wisatawan dari dalam dan luar Jepang.
Kompleks yang berada di pusat kawasan tersebut ini memiliki pusat informasi wisata, toko oleh-oleh, dan restoran.
Oleh-oleh yang direkomendasikan adalah kue tradisional Kyushu selatan seperti “akumaki” dan “getanha”. Layanan mengisi kaleng teh dengan teh Kirishima, produk khas setempat, sebanyak yang bisa dimasukkan juga populer.

15. Taman Shiroyama
Taman alam ini berada di Shiroyama, sebuah bukit di pusat Kota Kagoshima. Dengan ketinggian sekitar 107 m, bukit ini mudah dicapai dengan bus maupun berjalan kaki.
Dari gardu pandang di puncaknya, Anda dapat menikmati panorama Sakurajima, simbol Kagoshima, dan Teluk Kinko. Kawasan perkotaan juga terlihat dari sini, sehingga pemandangan malamnya pun indah.
Meski berada tidak jauh dari kawasan hiburan dan perbelanjaan, taman ini kaya akan alam dengan pepohonan kamper besar, pakis, pohon sangoju, serta tumbuhan beriklim sedang dan subtropis lainnya yang tumbuh alami. Pada 1931, kawasan ini ditetapkan sebagai monumen alam dan situs bersejarah nasional.

16. Taman Lava Nagisa Sakurajima & Pemandian Kaki
Taman tepi laut ini populer berkat pemandian kakinya yang dapat digunakan secara gratis. Air panas alaminya berasal dari kedalaman 1.000 meter di bawah tanah. Merendam kaki dalam air berwarna cokelat kemerahan yang kaya zat besi dan mineral ini akan membuat tubuh terasa hangat.
Dengan panjang sekitar 100 meter, pemandian kaki ini termasuk yang terbesar di Jepang. Anda dapat bersantai sambil memandangi Teluk Kinko di depan dan Sakurajima di belakang.

17. Air Terjun Ogawa
Air Terjun Ogawa terletak di Semenanjung Osumi, Prefektur Kagoshima, dikelilingi alam yang kaya.
Dengan tinggi sekitar 46 meter dan lebar sekitar 60 meter, air terjun ini memikat banyak orang lewat pemandangannya yang menakjubkan dan bernuansa misterius.
Ikuti jalur jalan kaki yang tertata di sepanjang aliran sungai, dengan jarak sekitar 1.200 meter sekali jalan, untuk mencapai Air Terjun Ogawa dan menikmati keindahan alamnya yang luar biasa.
Pemandangan yang terbentang di depan mata akan membuat siapa pun terpana.
Daya tarik terbesarnya adalah kolam di bawah air terjun yang berwarna hijau zamrud, begitu indah hingga sulit diungkapkan dengan kata-kata.

3 Tempat Makan dan Minum Populer di Kagoshima
Kagoshima juga terkenal dengan sumber air berkualitasnya.
Konon, tempat dengan air yang enak juga memiliki masakan yang lezat, dan Kagoshima tidak terkecuali.
Jika berbicara tentang teh, mungkin Prefektur Shizuoka yang terlintas di benak Anda. Namun, pada 2021, Kagoshima justru menjadi penghasil teh terbesar.
Mengapa tidak mencoba menikmati teh autentik di Kagoshima?
Banyaknya pelabuhan perikanan juga memungkinkan Anda mencicipi hidangan laut segar. Jadi, pastikan untuk menikmati kuliner saat berwisata di Kagoshima.
1. Toko Khusus Teh Jepang “TAKACHA”
Dengan memanfaatkan iklim selatannya yang hangat, Prefektur Kagoshima membudidayakan beragam varietas teh dan memiliki pangsa produksi terbesar di Jepang.
Toko yang berada di salah satu jalan utama kota ini menjual racikan daun teh orisinalnya, sekaligus memperkenalkan daya tarik teh asal Kagoshima kepada berbagai generasi.

2. Zukedonya Oukan Cabang Kagoshima
Di sini Anda dapat menikmati ikan kanpachi atau amberjack bermerek “Umi no Oukan”, yang dibesarkan di Teluk Kinko di sebelah selatan Sakurajima, salah satu kawasan perikanan utama Prefektur Kagoshima.
Hidangan disajikan dengan harga terjangkau khas daerah penghasilnya. Menu populer “kanpachi zuke-don” berupa semangkuk nasi hangat yang diberi banyak irisan ikan kanpachi yang telah direndam dalam saus berbahan dasar kecap asin bercita rasa agak manis.

3. Kagoshima Ramen Tontoro, Gerai Utama Tenmonkan
Kedai ramen populer ini sudah dipadati antrean panjang bahkan sebelum buka. Selain gerai utamanya di Tenmonkan, terdapat beberapa cabang lain di Prefektur Kagoshima.
Menu andalannya, “Tontoro Ramen”, menggunakan chashu atau daging babi berbumbu dari bagian leher sebagai topping utama. Bagian ini hanya bisa diperoleh dalam jumlah sedikit dari setiap ekor babi.
Daging dimasak perlahan dalam waktu lama dengan saus rahasia hingga sangat empuk dan terasa lumer di mulut, menghasilkan kelezatan yang membuat Anda ingin mencicipinya lagi.
Perpaduannya pun sangat pas dengan kuah kental berbahan dasar tulang babi yang diperkaya kaldu tulang ayam dan ekstrak cakalang, serta mi berukuran sedang-tebal yang kenyal.

3 Area Belanja Andalan di Kagoshima
Saat berbelanja di Kagoshima, sempatkan untuk mengenal kerajinan tradisional, minuman beralkohol, dan kuliner khas daerah ini.
Berikut tiga pilihan area belanja tempat Anda dapat menemukan berbagai hal yang mencerminkan kekhasan Kagoshima.
1. Kawasan Tenmonkan Kagoshima
Kawasan hiburan dan perbelanjaan terbesar di Kagoshima ini berkembang di sekitar deretan pertokoan beratap Tenmonkan Hondori.
Atap pelindungnya memungkinkan Anda berbelanja dan berjalan-jalan dengan nyaman, bahkan saat hujan atau ketika abu vulkanik Sakurajima turun.
Berbagai kuliner Kagoshima tersedia di sini, termasuk satsuma-age atau gorengan olahan ikan dan kue karukan untuk oleh-oleh, es serut shirokuma, serta shochu ubi jalar. Kawasan ini wajib disinggahi saat menjelajahi Kagoshima.

2. Li-Ka1920 (Laika Ichi-Kyu-Ni-Maru)
Pusat perbelanjaan ini berada di dalam menara tinggi di kawasan pembangunan ulang Stasiun JR Kagoshima-Chuo, gerbang transportasi utama Kagoshima.
Berbagai toko menempati lantai 1 hingga 7, dengan pilihan kategori yang beragam, mulai dari perlengkapan sehari-hari, mode, dan gaya hidup hingga kecantikan.

3. Maruya Gardens Kagoshima
Pusat perbelanjaan ini memiliki suasana alami dengan dinding luar yang diselimuti tanaman. Bagian dalamnya menggunakan kayu asal Kagoshima dan ubin keramik Satsuma, sehingga sentuhan khas daerah terasa di berbagai sudut sejak Anda melangkah masuk.

Bersantai dengan Onsen dan Kuliner Kagoshima! 3 Pilihan Penginapan di Kagoshima
Saat berwisata di Kagoshima yang juga terkenal sebagai daerah onsen, cobalah menginap di ryokan dengan pemandian air panas.
Berendamlah sambil menikmati semilir angin laut yang menyegarkan untuk melepas lelah setelah berwisata.
Setelah bersantai di onsen, tutup hari yang menyenangkan dengan kuliner lezat Kagoshima dan shochu.
1. KAI Kirishima
Ryokan dengan onsen ini terletak di lereng Gunung Takachiho, di perbatasan Prefektur Kagoshima dan Prefektur Miyazaki.
Semua kamarnya menawarkan pemandangan Sakurajima dan Dataran Tinggi Kirishima dari ketinggian, sehingga Anda dapat merasakan langsung kemegahan alamnya.

2. Myoken Ishiharaso
Ryokan mewah dengan onsen ini berdiri di tepi Sungai Amori yang jernih, tempat hidup burung liar, ikan ayu, dan ikan koi. Bunga serta tumbuhan yang berganti mengikuti musim menyambut Anda di lahan seluas sekitar 10.000 tsubo atau 33.000 meter persegi.
Kamar-kamarnya berada di “Ishikura”, bangunan batu kokoh yang menarik perhatian, dan “Honkan”, bangunan utama dengan suasana mewah. Tersedia kamar dengan pemandian terbuka pribadi, kamar bergaya sukiya yang terinspirasi arsitektur rumah teh Jepang, hingga kamar berdesain modern. Semuanya menampilkan interior yang dirancang dengan cermat dan berkelas.

3. Ibusuki Shusuien
Ryokan ternama ini dikenal berkat hidangan kaiseki Jepang, sajian lengkap dengan beberapa hidangan berurutan, yang meraih peringkat pertama selama 38 tahun berturut-turut dalam pemeringkatan pilihan para profesional industri pariwisata.
Pilihan kamarnya beragam, mulai dari kamar istimewa, kamar bergaya Jepang dengan pemandangan taman Jepang, hingga kamar perpaduan Jepang-Barat yang dilengkapi tempat tidur. Di semua tipe kamar, staf pendamping tamu yang ditugaskan akan memberikan pelayanan penuh perhatian agar Anda dapat menikmati waktu istirahat yang nyaman dan mewah.

Kue Legendaris yang Pasti Disukai! 3 Pilihan Oleh-Oleh dari Kagoshima
Berikut kue-kue yang populer sebagai oleh-oleh dari Kagoshima.
Keduanya memiliki sejarah panjang, dengan tekstur dan rasa yang lezat, sehingga pasti akan menyenangkan penerimanya.
1. “Kasutadon” dari Satsuma Jokiya
Satsuma Jokiya mengkhususkan diri pada kue-kue khas Kagoshima, termasuk “karukan” yang menggunakan ubi gunung liar sebagai bahan baku.
Gerai yang dikelola langsung terutama berada di Kagoshima, serta di Fukuoka dan Miyazaki. Toko ini juga membuka gerai di bandara-bandara utama dan department store ternama.
Selain kue tradisional Jepang, pilihan kue bergaya Baratnya juga beragam. Di etalasenya tersedia banyak produk, dari yang paling laris hingga kreasi baru.

2. “Karukan” dari Akashiya
“Karukan” adalah kue tradisional Jepang yang terus dicintai di Prefektur Kagoshima, dengan bahan utama jinenjo, sejenis ubi gunung liar.
Kisahnya bermula pada akhir zaman Edo, ketika pendiri toko legendaris Akashiya mendapat perintah dari Shimazu Nariakira, penguasa domain saat itu, untuk mengembangkan karukan yang sudah ada sejak lebih dari 300 tahun sebelumnya menjadi bentuknya yang sekarang.
Sejak itu, tradisinya terus diwariskan hingga generasi ketujuh saat ini.

3. “Satsuma Dento Yogashi Satsumaimo Tart” dari Yamafuku Seika
Yamafuku Seika menjual beragam kue dengan mengutamakan bahan-bahan asal Prefektur Kagoshima. Produknya meliputi karukan, kue tradisional Kagoshima yang dibuat dari ubi gunung liar di kaki Pegunungan Kirishima, serta pai dan kue sweet potato berbahan ubi jalar.
Di antara berbagai produknya, salah satu yang paling populer adalah “Satsumaimo Tart”, tart yang seluruh bahan ubi jalarnya menggunakan hasil produksi Kagoshima, daerah penghasil ubi jalar terbesar di Jepang.

Penutup
Bagaimana jika Anda memulihkan energi dengan mengunjungi Sakurajima, simbol Kagoshima, serta Yakushima dan Amami Oshima yang terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia, lalu meluangkan waktu di tengah kemegahan alamnya?
Kagoshima juga terkenal sebagai daerah onsen dan memiliki banyak ryokan yang menawarkan pemandian air panas serta kuliner khas untuk bersantai. Tempat ini cocok untuk perjalanan yang menyegarkan tubuh dan pikiran.
Selagi berwisata di Kyushu, sempatkan pula melanjutkan perjalanan ke Prefektur Miyazaki yang berjarak 2 jam dengan Kyushu Shinkansen.
Dengan tubuh dan pikiran yang kembali segar, nikmati sepuasnya beragam destinasi menarik, mulai dari kawasan kota bernuansa tropis, Takachiho yang terkenal sebagai salah satu daerah utama legenda mitologi Jepang, hingga lembah misterius yang dikelilingi tebing-tebing terjal.
Penulis