
Temukan Pesona yang Belum Anda Kenal! 18 Tempat Wisata Populer dan Wajib Dikunjungi di Gunma
Gunma dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam paling melimpah di Kanto.
Panorama alam megah yang berubah mengikuti musim tentu menjadi salah satu daya tariknya, tetapi Gunma juga menawarkan banyak pesona lainnya.
Bagi Anda yang ingin menikmati wisata Gunma sepenuhnya, artikel ini akan memperkenalkan daya tariknya, terutama melalui destinasi andalan dan tempat-tempat yang belum banyak dikenal.
Jadikan artikel ini panduan perjalanan untuk menemukan sisi Gunma yang belum Anda kenal.
Seperti Apa Gunma?
Gunma terletak di bagian utara Kanto, wilayah yang disebut Kita-Kanto. Alamnya begitu kaya, dengan hutan yang menutupi 60% wilayah prefektur ini.
Gunma memiliki empat taman nasional dan taman kuasi-nasional, yaitu kawasan lindung yang setara dengan taman nasional. Beragam panorama alam tersebar di seluruh wilayahnya, mulai dari pegunungan berketinggian sekitar 2.000 m hingga lembah, danau, dan kolam alami.
Namun, pesona Gunma tidak berhenti di situ.
Berbagai kawasan onsen, atau pemandian air panas alami, tersebar di sini, termasuk Kusatsu Onsen. Dengan lebih dari 450 sumber air panas dan beragam karakteristik air, Gunma merupakan salah satu destinasi onsen terkemuka di Kanto.
Ada pula banyak tempat yang menghadirkan jejak sejarah, seperti situs Zaman Paleolitikum, Pabrik Sutra Tomioka yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, serta lokomotif uap yang masih beroperasi hingga kini.
Gunma juga merupakan salah satu penghasil gandum utama di Jepang. Peternakan babi dan pertaniannya berkembang pesat, sehingga kuliner lokal pun menjadi daya tarik tersendiri.
Selain yaki manju yang terkenal, cobalah hidangan mi seperti Mizusawa udon dan Kiryu udon, serta aneka hidangan dari daging babi bermerek lokal.

Pesona Gunma pada Setiap Musim
Dengan kekayaan alamnya, Anda mungkin bingung menentukan waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunma.
Berikut daya tarik Gunma pada setiap musim agar Anda dapat memilih waktu perjalanan sesuai selera.
Musim Semi di Gunma, Dihiasi Beragam Bunga
Akagi Nanmen Senbonzakura terkenal sebagai tempat menikmati sakura dan masuk dalam daftar “100 Tempat Terbaik untuk Menikmati Sakura”. Namun, masih banyak tempat lain di Gunma untuk mengagumi bunga pada musim semi.
Di antaranya adalah Taman Misato Shibazakura dengan sekitar 260.000 tanaman phlox yang bermekaran, Taman Tsutsujigaoka dengan lebih dari 10.000 tanaman azalea dari 100 varietas, serta Taman Rhododendron Dataran Tinggi Asama dengan 150.000 tanaman rhododendron yang mewarnai dataran tinggi tersebut. Pemandangan indah yang hanya hadir pada musim ini merupakan salah satu pesona musim semi di Gunma.

Musim Panas di Gunma, Saatnya Menikmati Rekreasi di Tengah Alam
Jika berkunjung pada musim panas, nikmati beragam kegiatan rekreasi di sungai pegunungan dan lembah Gunma.
Anda bisa menyejukkan diri dengan menyusuri sungai, berkemah atau glamping, mendaki gunung, maupun hiking untuk menikmati kekayaan alamnya sepuas hati.
Pertunjukan kembang api yang digelar di berbagai daerah juga menjadi salah satu daya tarik musim panas di Gunma.

Musim Gugur di Gunma, dengan Beragam Tempat untuk Menikmati Daun Berwarna-warni
Pada musim gugur, pegunungan dan lembah Gunma dihiasi dedaunan aneka warna.
Anda dapat menikmati beragam panorama, mulai dari pegunungan megah berbalut warna musim gugur, lembah yang penuh suasana khas musim ini, hingga perpaduan danau dan dedaunan berwarna-warni.
Pemandangan tanaman dataran tinggi yang berubah warna, atau kusamomiji, di Ozegahara, lahan basah terbesar di Honshu, juga patut dinikmati.
Cobalah hiking untuk menyaksikan hamparan yang berubah menjadi keemasan.

Musim Dingin di Gunma, Penuh Pesona Salju, Onsen, dan Hiasan Lampu
Banyak wilayah Gunma diselimuti salju, sehingga terdapat beragam resor salju dan area ski untuk menikmati olahraga musim dingin.
Karena kawasan onsennya juga banyak, Anda dapat merencanakan berendam di air panas untuk melepas lelah setelah bermain ski atau snowboard.
Lengkapi perjalanan dengan menikmati acara hiasan lampu yang digelar di tempat wisata dan pusat kota.

Suhu Rata-Rata Bulanan dan Pilihan Pakaian untuk Setiap Musim di Gunma
Perlu diperhatikan bahwa iklim di dataran rendah dan pegunungan Gunma sangat berbeda.
Daerah pegunungan di utara mengalami banyak salju dan suhu yang sangat dingin akibat pengaruh angin musiman.
Sementara itu, dataran rendah di bagian selatan prefektur diterpa karakkaze, angin kering yang sebelumnya telah menurunkan salju di sisi Laut Jepang. Karena itu, siapkan pakaian pelindung dingin dengan baik.
Suhu Rata-Rata Bulanan
- Januari
- 4.0℃
- Februari
- 4.9℃
- Maret
- 8.5℃
- April
- 14.0℃
- Mei
- 18.9℃
- Juni
- 22.4℃
- Juli
- 26.1℃
- Agustus
- 27.3℃
- September
- 23.4℃
- Oktober
- 17.6℃
- November
- 11.5℃
- Desember
- 6.2℃
Pilihan Pakaian untuk Setiap Musim
- Musim semi (Maret - Mei): mantel dan sweter tipis
- Musim panas (Juni - Agustus): pakaian tipis dan baju lengan pendek
- Musim gugur (September - November): jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember - Februari): mantel, sweter tebal, dan jaket
Cara Menuju Gunma
Karena Gunma tidak memiliki bandara, kereta menjadi sarana utama untuk menuju ke sana.
Bandara terdekat adalah Bandara Haneda atau Bandara Narita. Jika menggunakan pesawat, Anda disarankan melanjutkan perjalanan ke Gunma melalui Tokyo.
Meskipun bergantung pada daerah yang ingin dikunjungi, Stasiun Takasaki yang mudah dijangkau dengan kereta dari Tokyo sering dijadikan titik awal perjalanan.
Dari Stasiun Tokyo, perjalanan ke Stasiun Takasaki memakan waktu sekitar 50 menit dengan Joetsu Shinkansen atau Hokuriku Shinkansen. Dengan kereta jalur konvensional, waktu tempuhnya sekitar 1 jam 30 menit.
Dari wilayah Hokuriku, Gunma juga dapat dicapai dengan Hokuriku Shinkansen.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Gunma
Anda dapat berpindah antarkota dengan kereta dan mencapai tempat wisata populer dengan bus. Namun, perjalanan sering kali memakan waktu lebih lama jika hanya mengandalkan kedua moda tersebut.
Karena itu, berwisata dengan mobil lebih disarankan. Menyewa mobil di Stasiun Takasaki akan memudahkan Anda berkeliling ke berbagai tempat wisata secara efisien.
Jika tidak dapat menggunakan mobil, manfaatkan taksi wisata yang melayani perjalanan ke tempat-tempat wisata populer.
13 Destinasi Andalan untuk Kunjungan Pertama ke Gunma
Berikut adalah tempat-tempat wisata andalan di Gunma.
Untuk kunjungan pertama, Anda disarankan menyusun rencana perjalanan dengan menjadikan destinasi berikut sebagai tujuan utama.
1. Pabrik Sutra Tomioka
Pabrik Sutra Tomioka mulai menarik perhatian dunia setelah terdaftar sebagai Warisan Dunia pada 2014. Sejarahnya panjang, bermula pada masa setelah Restorasi Meiji.
Di dalam kompleksnya terdapat bangunan pemintalan sutra serta gudang kepompong timur dan barat yang ditetapkan sebagai Pusaka Nasional Jepang. Ada pula bangunan berstatus Properti Budaya Penting, seperti rumah ketel uap, tangki air besi, kediaman direktur, asrama instruktur perempuan, dan kediaman inspektur. Wujud bangunan-bangunan ini hampir tidak berubah sejak awal didirikan.

2. Air Terjun Fukiware
Biasanya, saat mengunjungi air terjun, kita mendongak untuk merasakan kemegahannya.
Namun, Air Terjun Fukiware menawarkan pengalaman berbeda.
Di tempat yang sangat langka ini, Anda dapat merasakan kekuatan alam yang luar biasa sambil memandang air terjun dari atas.
Dengan ketinggian jatuhan 7 m dan lebar sekitar 30 m, air terjun ini juga dijuluki “Niagara dari Timur”.
Aliran air yang melimpah di antara bebatuan besar, disertai gemuruh dan percikan airnya, menghadirkan pemandangan yang mengesankan.

3. Gunma Safari Park
Taman satwa alam yang luas ini dibangun di kawasan perbukitan di sebelah Danau Oshio.
Dari dalam mobil atau bus, Anda dapat melihat sekitar 100 spesies satwa liar dari dekat, termasuk jerapah, harimau putih, dan singa.
Tersedia beragam tur bus di dalam taman, termasuk bus pengalaman memberi makan singa dan satwa herbivor yang penuh keseruan.

4. Kastel Lockheart
Kastel Lockheart merupakan kastel tua dari Skotlandia yang dipindahkan dan dipugar, dengan suasana kota abad pertengahan yang diciptakan kembali di sekelilingnya. Lokasinya yang indah menjadikan tempat fotogenik dan populer ini digunakan sebagai lokasi syuting berbagai drama.
Selain kastel asli yang dibangun pada 1829, terdapat taman bergaya Inggris bernama William’s Garden yang dibuat menggunakan batu dari Skotlandia. Suasana romantis yang menyatu dengan alam sekitarnya membuat Anda serasa berada di negeri lain.

5. Yubatake di Kusatsu Onsen
Yubatake merupakan simbol Kusatsu Onsen, salah satu dari tiga onsen ternama di Jepang.
Terletak di pusat kota onsen, tempat ini menawarkan pemandangan air panas alami yang mengalir sebanyak 4.000 liter per menit.
Setelah matahari terbenam, Yubatake diterangi lampu yang menghadirkan suasana khas, membuat Anda benar-benar merasakan nuansa kota onsen.
Selain berendam, ada banyak hal yang dapat dinikmati, seperti pertunjukan yumomi, tradisi mengaduk air panas, serta kuliner Kusatsu. Menjelajahi Kusatsu Onsen dengan Yubatake sebagai titik pusat juga merupakan pilihan yang menarik.

6. Kuil Shinto Haruna
Gunung Haruna menjulang di bagian tengah Prefektur Gunma, di sebelah utara Dataran Kanto. Bersama Gunung Akagi dan Gunung Myogi, gunung ini disebut Jomo Sanzan, atau Tiga Gunung Jomo, yang menjadi pegunungan ikonis Gunma.
Di kaki sisi barat dayanya terdapat Kuil Shinto Haruna, yang konon didirikan pada abad ke-6. Kuil ini dipercaya membawa keberuntungan dan kelancaran usaha, serta belakangan populer sebagai tempat yang diyakini memiliki energi spiritual untuk mempertemukan jodoh.

7. Tambara Lavender Park
Tambara Lavender Park terletak sekitar 30 menit berkendara dari gerbang tol Numata.
Di dalamnya terbentang salah satu kebun lavender terbesar di Kanto, dengan 50.000 tanaman yang bermekaran.
Meskipun masa operasionalnya terbatas, biasanya dari awal Juli hingga akhir Agustus, taman ini layak dikunjungi saat berwisata ke Gunma pada musim panas.
Selain mengagumi lavender, Anda dapat mencoba memetiknya, mencicipi hidangan berbahan lavender, serta menikmati berbagai produk bertema bunga ini.
Beragam bunga lain seperti salvia, marigold, dan bunga matahari juga dapat dinikmati.

8. Taman Onioshidashi
Bentang alam unik hasil karya alam ini berada di Taman Nasional Joshin’etsu Kogen, dalam kawasan Geopark Kaki Utara Gunung Asama.
Letusan Gunung Asama pada tahun Tenmei ke-3 (1783) mengeluarkan aliran lava. Lava yang mendingin dan mengeras menjadi bongkahan tersebar di seluruh kawasan, membentuk pemandangan yang khas.
Taman ini berada pada ketinggian sekitar 1.300-an meter. Mulai sekitar pertengahan Mei, beragam tumbuhan alpin seperti azalea togoku-mitsuba-tsutsuji dan iwakagami berbunga di sela-sela lava. Pada musim gugur, dari akhir September hingga akhir Oktober, aneka tumbuhan di antara bebatuan lava berubah warna dan memanjakan mata pengunjung.

9. Danau Haruna
Danau kaldera ini terbentuk akibat aktivitas vulkanik Gunung Haruna, salah satu dari Tiga Gunung Jomo. Terletak pada ketinggian 1.048 m, seluruh permukaan danaunya membeku pada musim dingin.
Danau ini merupakan tempat kegiatan luar ruang paling populer di Kota Takasaki, dengan panorama indah dan alam yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Di tengah udara dataran tinggi yang segar, Anda dapat berperahu, menyewa sepeda, atau berkemah di area yang dapat diakses mobil.

10. Akagi Nanmen Senbonzakura
Terletak di kaki selatan Gunung Akagi, Akagi Nanmen Senbonzakura merupakan deretan pohon sakura yang indah. Sekitar 1.400 pohon sakura Somei Yoshino bermekaran di kedua sisi jalan sepanjang sekitar 3,5 km.
Pepohonan di kawasan ini pernah ditebang hingga hanya menyisakan jalan. Penataan selama tiga tahun yang dimulai pada 1956 kemudian menghasilkan deretan sakura yang ada sekarang.
Pada 1990, tempat ini masuk dalam daftar “100 Tempat Terbaik untuk Menikmati Sakura” di Jepang dan dikenal sebagai salah satu lokasi sakura terkemuka di negara ini.

11. Jembatan Usui Ketiga (Megane-bashi)
Jembatan Usui Ketiga, atau Megane-bashi, merupakan jembatan lengkung bata terbesar di Jepang. Jembatan ini berada di Celah Usui, di perbatasan Kota Annaka, Prefektur Gunma, dan Kota Karuizawa, Prefektur Nagano.
Pada zaman Meiji (1868–1912), kereta dengan sistem rel bergigi yang disebut sistem Abt pertama kali diperkenalkan di Jepang di Celah Usui. Jembatan-jembatan pun dibangun untuk mendukung jalur tersebut.
Kini, lima jembatan masih bertahan, dari jembatan kedua hingga keenam. Jembatan ketiga disebut Megane-bashi, yang berarti “jembatan kacamata”, karena bentuknya.
Ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting nasional, jembatan ini memikat banyak orang berkat strukturnya yang indah dan keserasiannya dengan alam sekitar. Pemandangannya sangat cantik saat dedaunan di sekelilingnya berubah warna pada musim gugur, sehingga banyak orang datang untuk menikmatinya.
Lengkapi kunjungan dengan berjalan di Abt no Michi, jalur pejalan kaki yang memanfaatkan bekas lintasan kereta sistem Abt.

12. Ozegahara
Ozegahara adalah lahan basah terbesar di Honshu yang terletak di Taman Nasional Oze.
Membentang sejauh 6 km dari timur ke barat dan 2 km dari utara ke selatan, kawasan ini menjadi habitat beragam tumbuhan, terutama mizubasho atau kubis sigung Asia.
Jalur papan kayu telah disediakan, sehingga Anda dapat menikmati hiking sambil mengagumi pemandangan indah dari musim semi hingga musim gugur.
Daya tarik utamanya adalah mizubasho pada musim semi, bunga bakung Nikko pada musim panas, dan hamparan tanaman yang berubah warna pada musim gugur.
Nikmati panorama menakjubkan yang dibentuk oleh tumbuhan lahan basah dengan latar pegunungan di sekelilingnya.
Perlu diperhatikan bahwa kawasan ini biasanya ditutup dari awal November hingga pertengahan April tahun berikutnya.

13. Gunung Myogi
Gunung Myogi terletak paling barat di antara Tiga Gunung Jomo, dekat Prefektur Nagano. Bentuknya yang tajam, terjal, dan khas konon terbentuk melalui pelapukan dan erosi setelah aktivitas vulkanik sekitar 6–4 juta tahun lalu.
Gunung ini merupakan salah satu dari “Tiga Bentang Alam Unik Jepang”. Terdapat beberapa puncak, dengan puncak tertinggi Somadake (1.104 m).
Dalam Jomo Karuta, permainan kartu tradisional yang memperkenalkan Gunma, terdapat ungkapan “Gunung Myogi yang tampak indah dengan dedaunan musim gugur”. Ungkapan ini menggambarkan keindahan khas dedaunan merah yang menonjol pada lereng terjal, sekaligus menyuarakan kebanggaan terhadap Gunma sebagai negeri pegunungan.

5 Destinasi Tersembunyi untuk Melengkapi Wisata Gunma
Bagi Anda yang ingin mengenal Gunma lebih dalam, berikut pilihan tempat menarik yang belum banyak dikenal.
Tambahkan destinasi-destinasi ini ke dalam rencana perjalanan yang berpusat pada tempat wisata andalan untuk pengalaman Gunma yang lebih lengkap.
1. Danau Okushima
Danau ini terbentuk oleh Bendungan Shimagawa. Dari Stasiun JR Nakanojo, Anda dapat mencapainya dengan berkendara sekitar 30 menit ke utara melalui Jalan Nasional 353, menyusuri pegunungan hingga ujung jalan.
Ciri khas danau ini adalah warna birunya yang misterius. Nuansanya berubah sesuai musim dan waktu, mulai dari biru kobalt, biru nila, hingga biru pirus.
Dalam beberapa tahun terakhir, warna tersebut dikenal sebagai “Shima Blue”, dan danau ini menjadi tempat populer yang dikunjungi banyak wisatawan, termasuk fotografer.

2. SL Gunma Minakami dan SL Gunma Yokokawa
Dua kereta lokomotif uap yang beroperasi di Prefektur Gunma, terutama pada akhir pekan, adalah SL Minakami yang melayani perjalanan pulang-pergi Stasiun Takasaki–Stasiun Minakami dan SL Yokokawa yang melayani perjalanan pulang-pergi Stasiun Takasaki–Stasiun Yokokawa.
Dengan SL Minakami, Anda dapat menikmati keindahan alam Gunung Akagi serta panorama hulu Sungai Tone, termasuk jembatan besi dan lembah. Sementara itu, SL Yokokawa menawarkan pemandangan Gunung Myogi yang menyerupai lukisan tinta pegunungan dan air, serta lanskap pedesaan dengan Gunung Haruna di kejauhan.

3. Jembatan Kajika
Jembatan Kajika terletak dekat sumber air panas Ikaho Onsen, sekitar lima menit berjalan kaki dari Kuil Shinto Ikaho yang berada di atas tangga batu dengan 365 anak tangga.
Jembatan kayu berwarna merah terang ini dikelilingi pepohonan rimbun dan dikenal sebagai tempat menikmati dedaunan musim gugur.
Warna-warnanya tampak menawan pada siang hari, tetapi dedaunan yang diterangi lampu pada malam hari menghadirkan suasana magis yang semakin indah.

4. Bendungan Yamba
Bendungan Yamba, yang selesai dibangun pada 2020, adalah bendungan gravitasi beton di bagian tengah aliran Sungai Agatsuma.
Perpaduan bendungan setinggi 116 m dengan panjang puncak sekitar 290 m dan danau waduknya menghadirkan pemandangan megah yang populer, bahkan di kalangan pengunjung yang bukan penggemar bendungan.
Untuk menikmati panoramanya, Anda disarankan mengunjungi Yamba Mihodai, anjungan pandang yang memungkinkan Anda melihat bendungan dari ketinggian.
Selain berkano dan berkayak di danau waduk, Anda juga dapat berkemah dan mengadakan barbeku di tepi danau.

5. Taman Nasional Oze
Taman nasional yang membentang di Gunma, Tochigi, Fukushima, dan Niigata ini merupakan kawasan berpemandangan indah yang dikelilingi pegunungan berketinggian sekitar 2.000 m.
Anda dapat menikmati panorama alam megah yang berubah mengikuti musim, terutama di Ozegahara, lahan basah terbesar di Honshu.
Nikmati keindahan alam sambil hiking di Ozegahara dan Danau Ozenuma, atau mendaki Gunung Hiuchigatake dan Gunung Shibutsu.
Kawasan ini juga menjadi habitat banyak tumbuhan langka, sehingga Anda berkesempatan menyaksikan pemandangan yang hanya dapat ditemukan di sini.

5 Kawasan Pemandian Air Panas Populer untuk Dikunjungi di Gunma
Gunma memiliki banyak kawasan onsen, termasuk beberapa yang terkenal di seluruh Jepang. Saat berwisata ke sini, sempatkan singgah di kawasan-kawasan berikut.
Tanpa menginap pun, Anda dapat menikmatinya dengan berbagai cara, seperti berjalan-jalan di kota onsen, mencoba pemandian kaki, atau berendam di fasilitas onsen untuk pengunjung harian.
1. Kusatsu Onsen
Kusatsu Onsen terkenal sebagai salah satu dari tiga onsen ternama di Jepang. Debit air panas yang memancar secara alami mencapai lebih dari 32.300 liter per menit, tertinggi di Jepang. Airnya juga dikenal memiliki tingkat keasaman tinggi dan daya membunuh kuman yang kuat.
Taman Sainokawara, tempat air panas alami memancar di berbagai titik, juga populer. Di dalam taman terdapat Sainokawara Rotenburo, pemandian terbuka yang luas, tempat Anda dapat berendam sambil merasakan suasana alam.

2. Shima Onsen
Shima Onsen berada di kawasan hulu Sungai Shima yang bersumber dari Pegunungan Mikuni, di dalam taman nasional yang hijau. Onsen ternama ini memiliki sejarah lebih dari 1.000 tahun.
Tempat ini terkenal sebagai tujuan berendam untuk pemulihan kesehatan. Klan Sanada yang memerintah wilayah tersebut terus memperbaiki dan menata jalan serta jembatan yang rusak akibat peperangan. Tidak lama setelah perang, ketika Jomo Karuta dibuat, onsen ini digambarkan dengan ungkapan “Shima Onsen yang membasuh debu kehidupan”, dan mulai menarik perhatian sebagai onsen yang dapat dinikmati bersama keluarga.

3. Minakami 18 Onsen
Minakami 18 Onsen adalah sebutan bersama untuk 18 onsen yang tersebar di lereng selatan Gunung Tanigawadake, di tengah pegunungan perbatasan Joetsu.
Dengan Jalur Kereta Joetsu dan Jalan Tol Kan-etsu yang melintas di dekatnya, kawasan ini berkembang sebagai destinasi onsen yang mudah dijangkau, sejajar dengan Kusatsu dan Ikaho.
Penginapan dibangun di sepanjang lembah hulu Sungai Tone, sehingga setiap penginapan menawarkan pemandangan lembah dan pegunungan.

4. Manza Onsen
Manza Onsen berada di dataran tinggi pada ketinggian 1.800 m, di kaki Gunung Kusatsu-Shirane yang menjulang di bagian barat laut prefektur.
Sebagai resor dataran tinggi di dalam Taman Nasional Joshin’etsu, kawasan onsen ini menarik sepanjang tahun, baik untuk menghindari panas pada musim panas maupun bermain ski pada musim dingin.
Air panasnya memiliki salah satu kadar belerang tertinggi di Jepang, dengan suhu sekitar 80 derajat dan debit 5,4 juta liter per hari. Terdapat lebih dari 20 jenis sumber air panas dengan beragam khasiat.

5. Ikaho Onsen
Ikaho Onsen telah dikenal sejak zaman dahulu hingga disebut dalam Man’yoshu, antologi puisi klasik Jepang. Onsen ini juga konon disukai tokoh seni dan sastra seperti Takehisa Yumeji dan Tokutomi Roka.
Simbol kotanya adalah tangga batu dengan total 365 anak tangga, yang diapit deretan toko kerajinan dan produk lokal.
Ciri khas lainnya adalah dua jenis sumber air panas, yaitu Kogane no Yu atau “air keemasan” dan Shirogane no Yu atau “air keperakan”. Kogane no Yu yang berwarna cokelat kemerahan khas dikenal untuk pemulihan dari penyakit dan cedera, serta sebagai air panas yang dipercaya membantu memperoleh keturunan.

Artikel untuk Mengenal Lebih Banyak Kawasan Onsen dan Ryokan di Gunma
Selain tempat-tempat yang diperkenalkan di artikel ini, masih banyak kawasan onsen menarik lainnya di Gunma.
Jika ingin mengenal lebih banyak, baca juga artikel berikut yang memperkenalkan rekomendasi ryokan, penginapan tradisional Jepang, berdasarkan kawasan onsen.
Untuk Anda yang Suka Beraktivitas! 5 Tempat Wisata Interaktif Populer di Gunma
Gunma juga memiliki banyak tempat wisata yang menawarkan pengalaman langsung.
Jika ingin menyusun rencana wisata yang penuh aktivitas, sempatkan mengunjungi tempat-tempat berikut.
1. Konnyaku Park
Prefektur Gunma terkenal sebagai penghasil konnyaku, bahan pangan kenyal dari umbi konjak.
Produksinya disebut mencapai 90% dari total produksi Jepang. Di sentra konnyaku inilah terdapat taman rekreasi bertema khusus konnyaku.
Di pabrik dalam kompleks taman, Anda dapat melihat tiga lini produksi, yaitu konnyaku berbentuk lempengan, shirataki atau mi konnyaku, dan hidangan penutup.
Jika ingin mengenal konnyaku lebih jauh, kelas praktik juga direkomendasikan. Kegiatan ini dapat diikuti mulai dari dua orang dengan pemesanan paling lambat pukul 13.00 sehari sebelumnya.

2. Netsunoyu di Kusatsu Onsen
Yumomi, tradisi mengaduk air panas mengikuti irama lagu Kusatsu-bushi, awalnya merupakan bagian dari cara berendam khas yang dilakukan para pengunjung Kusatsu Onsen.
Netsunoyu, yang menyajikan yumomi dalam bentuk pertunjukan, merupakan tempat wisata ikonis yang melestarikan tradisi Kusatsu Onsen.
Pertunjukan yumomi dimulai pada tahun Showa ke-35 (1960). Pada tahun Heisei ke-27 (2015), bangunan Netsunoyu diperbarui menjadi bangunan bergaya romantis zaman Taisho dengan ruang terbuka setinggi dua lantai.

3. Sekai no Meiken Bokujo
Taman seluas 30.000 m² ini mengusung konsep “resor anjing untuk anjing dan pencintanya”.
Beragam fasilitas tersedia untuk anjing dan pemiliknya, termasuk salah satu area bermain lepas anjing terbesar di Jepang serta kolam renang khusus anjing.
Dua area bermain lepas yang luas dan dilengkapi kolam renang adalah Dog Hills dan Dog Ground.
Dog Hills memiliki medan miring yang cocok untuk bermain bola dan kegiatan sejenis. Sementara itu, Dog Ground yang luas memungkinkan Anda berlari sepuasnya bersama anjing kesayangan.

4. KAWABA BEER
KAWABA BEER adalah bir kraft yang dibuat dengan penuh ketelitian menggunakan air jernih dari Desa Kawaba, Prefektur Gunma. Bir ini diproduksi oleh perusahaan Den-en Plaza Kawaba yang berada di Michi no Eki Kawaba Den-en Plaza.
Cita rasanya disebut berlandaskan gaya bir Jerman, dengan aroma buah lembut yang berasal dari ragi.
Tersedia empat jenis bir secara keseluruhan. Bir tanpa pasteurisasi yang ditawarkan meliputi Weizen dengan aroma buah dan rasa pahit yang ringan; Kawaba Ale dengan kepahitan hop yang seimbang serta aroma dan manisnya malt karamel; serta Yukihotaka Pilsner yang menggunakan Yukihotaka, beras Koshihikari dari Kawaba, sebagai bahan tambahan.

5. Unlimit
Terletak di Gunung Haruna, fasilitas ini menawarkan aktivitas seperti motocross dan permainan simulasi pertempuran di tengah alam yang megah.
Tersedia pula pengalaman mengendarai buggy yang dapat dinikmati anak-anak serta area berkemah luas yang dapat diakses mobil. Anda dapat menikmati kegiatan luar ruang sepuasnya di lokasi yang menghadap ke pusat Kota Takasaki.
Tempat ini direkomendasikan bagi Anda yang ingin menikmati alam Gunma melalui berbagai kegiatan aktif.

5 Tempat Makan Populer di Gunma untuk Disinggahi di Sela Wisata
Berikut adalah tempat makan populer untuk mencicipi makanan khas dan masakan daerah Gunma.
Di sela perjalanan, nikmati hidangan bercita rasa sederhana yang menghadirkan rasa akrab dan menenangkan bagi orang Jepang.
1. Toge no Kamameshi Honpo Oginoya Gunma no Daidokoro
Toge no Kamameshi Honpo Oginoya Gunma no Daidokoro berada di lantai dua E’site Takasaki yang terhubung dengan Stasiun Takasaki.
Restoran ini dikelola oleh Oginoya, pembuat Toge no Kamameshi yang pernah dinilai sebagai bekal stasiun paling populer di Jepang. Di sini, Anda dapat menikmati kamameshi, hidangan nasi dalam periuk, yang dibuat dengan cara tradisional dan disajikan sebagai paket makan.
Menu populernya adalah Toge no Kamasara Gozen, yang menggunakan bahan-bahan dari Gunma dan menonjolkan cita rasa alaminya.
Tersedia pula menu menarik lainnya, seperti Daidokoro no Aburi Oyakodon, nasi dengan ayam panggang dan telur, serta paket yaki manju khas Gunma dengan es krim.

2. Eijutei
Eijutei, yang terletak 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Takasaki, terkenal dengan katsudon, nasi dengan potongan daging berbalut tepung roti yang digoreng. Restoran lama yang berdiri pada 1919 ini masih terus menarik banyak pengunjung.
Menu populernya tentu saja katsudon. Ada tiga pilihan, yaitu A, B, dan C. Katsudon A merupakan sajian sederhana tanpa telur.
Katsudon B dimasak bersama telur, sedangkan Katsudon C diberi potongan katsu jumbo dengan porsi dua kali lipat dari A.
Keistimewaan lainnya adalah bumbu saus tradisional bergaya Jepang, bukan saus yang digunakan pada sauce katsudon.

- Alamat
- 7-1 Aramachi, Kota Takasaki, Prefektur Gunma 370-0831
- Jam Buka
- 11:00 〜 14:00
- Hari Tutup
- Jumat
3. Ganso Mizusawa Udon Mensaibo Tamaruya
Berdiri pada 1587, Ganso Mizusawa Udon Mensaibo Tamaruya menyajikan Mizusawa udon yang dibuat dengan tradisi dan teknik turun-temurun.
Restoran ini merupakan perintis sekaligus rumah asal utama Mizusawa udon, salah satu kuliner khas Gunma.
Terdapat dua jenis mi, yaitu Juwari Udon yang dibuat hanya dengan tepung gandum produksi Jepang dan Koden Kirimugi yang mengutamakan aroma serta rasa manis tepung gandum utuh.
Keduanya dapat dinikmati dengan kaldu kaya rasa yang menggunakan bahan seperti kaldu kombu, kaldu ikan bonito, dan serutan ikan tuna kering.
Di seberang jalan terdapat Cafe Nohana yang juga dikelola Tamaruya. Kafe ini menawarkan kopi yang disangrai sendiri serta roti dengan bahan gandum pilihan, sehingga Anda dapat menikmati kopi setelah makan.

4. Okkirikomi no Furusato
Ini adalah restoran khusus okkirikomi tertua di Prefektur Gunma.
Okkirikomi merupakan masakan daerah Gunma berupa mi gandum lebar yang direbus bersama sayuran, jamur, dan bahan lainnya.
Pada 2014, hidangan ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Rakyat Takbenda Prefektur Gunma yang memerlukan upaya dokumentasi dan langkah pelestarian lainnya.
Restoran populer ini pernah diliput televisi dan surat kabar, serta layak dikunjungi untuk mencicipi masakan daerah Gunma. Namun, perlu diperhatikan bahwa restoran ini hanya buka pada siang hari.

5. Nagai Shokudo
Nagai Shokudo adalah tempat makan populer yang mengusung moto “murah, cepat, dan lezat”, serta pernah ditampilkan di televisi.
Menunya sederhana: paket motsuni, yaitu rebusan jeroan, serta motsuni dan nasi yang dapat dipesan terpisah.
Paket makannya tidak hanya berisi motsuni dan nasi, tetapi juga acar lobak takuan dan sup miso.
Bahkan untuk porsi besar, harganya tidak lebih dari 1.000 yen, sehingga sangat sepadan dengan yang didapat.
Motsuni kemasan untuk oleh-oleh bernama Motsukko juga dijual, cocok untuk dibawa pulang.

3 Michi no Eki di Gunma untuk Dimasukkan ke Rencana Perjalanan
Di sela wisata Gunma, singgahlah di michi no eki berikut, yaitu tempat peristirahatan tepi jalan yang menawarkan produk dan kuliner lokal.
Anda dapat menemukan hidangan berbahan hasil bumi Gunma serta oleh-oleh untuk dibawa pulang.
1. Michi no Eki Kawaba Den-en Plaza
Kompleks pasar ini berada di Desa Kawaba yang kaya alam, membentang di kaki Gunung Hotaka, gunung tunggal di bagian utara Prefektur Gunma.
Sebagai michi no eki yang menawarkan hasil produksi lokal untuk dinikmati di daerah asalnya, tempat ini memiliki beragam pilihan kuliner. Ada pasar petani yang menjual sayuran dan buah segar lokal, restoran berbahan lokal, tempat pembuatan roti, tempat pembuatan bir, serta kafe. Fasilitas rekreasinya pun beragam, seperti taman blueberry, wahana jaring untuk memanjat, dan zona bermain, sehingga pengunjung dari segala usia dapat menikmati waktu seharian di sini.

2. Michi no Eki Fujimi
Michi no Eki Fujimi terletak sekitar 30 menit berkendara dari gerbang tol Maebashi. Kompleks ini menyatukan tiga fasilitas: gerai penjualan langsung Kazeline Fujimi, Fuji Onsen Fureai Koen, dan Taman Fureai.
Selain menjual sayuran musiman, gerai penjualan langsungnya menawarkan berbagai makanan, seperti yaki manju khas daerah, es krim lembut, serta roti tawar dan dango, kudapan berbentuk bola dari tepung beras, yang dibuat di dapur produksi dalam kompleks.
Sebelum pulang dari Gunma, sempatkan singgah untuk mencicipi makanan khas, melepas lelah dengan berendam di onsen, dan membeli oleh-oleh.

3. Michi no Eki Kanra
Michi no Eki Kanra layak disinggahi saat mengunjungi Obata, kawasan yang masih menyimpan suasana kota di sekitar kastel dari zaman Edo (1603–1868).
Selain membeli produk khas Gunma seperti sayuran, buah, dan konnyaku, Anda dapat menikmati cita rasa lokal di tempat makannya.
Dengan biaya tambahan, Anda juga dapat meminta layanan pemanduan wisata Obata.
Karena banyak tempat wisata berada di sekitarnya, michi no eki ini cocok dijadikan titik awal menjelajahi Obata.

Menginap di Sini! 5 Rekomendasi Akomodasi di Gunma
Jika menginap di Gunma, nikmati pula onsen yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Akomodasi berikut tidak hanya menawarkan pemandian air panas, tetapi juga suasana yang nyaman untuk bersantai.
Berikut penginapan untuk beristirahat dengan tenang setelah lelah berwisata di Gunma.
1. Sekizenkan
Didirikan pada tahun Genroku ke-7 (1694), penginapan ini dianggap memiliki bangunan penginapan onsen tertua yang masih bertahan di Jepang.
Bangunannya juga ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Prefektur Gunma dan konon menjadi salah satu model rumah pemandian dalam film Ghibli.
Air panasnya pun populer dan disebut sebagai salah satu dari “Tiga Onsen Ternama Jepang untuk Gangguan Lambung dan Usus”. Khasiatnya dianggap begitu beragam hingga konon mampu membantu mengatasi 40.000 jenis penyakit.

2. Bettei Senjuan
Bettei Senjuan adalah penginapan ternama yang diselimuti ketenangan lembah, dengan Gunung Tanigawadake yang megah sebagai latar pemandangannya.
Berbagai bagian interior menggabungkan unsur desain tradisional Jepang dengan arsitektur modern, menciptakan suasana mewah yang khas.
Air panasnya berasal dari Tanigawa Onsen yang terus memancar selama ratusan tahun. Air dengan lebih dari 20 jenis khasiat ini dapat dinikmati di pemandian terbuka yang tersedia di setiap kamar, empat pemandian umum besar beraroma kayu hinoki, serta kolam untuk berjalan di dalam air yang hanya tersedia pada musim panas.

3. La Vista Kusatsu Hills
La Vista Kusatsu Hills dibuka pada 2021 di kawasan tinggi Kusatsu Onsen.
Hotel resor dengan suasana menyerupai rumah besar bergaya Barat yang elegan ini menawarkan panorama sesuai namanya, “La Vista”, yang berarti pemandangan. Salah satu daya tariknya adalah pemandian di lantai teratas, yang pertama di antara penginapan Kusatsu Onsen.
Air panasnya dialirkan dari tiga sumber, yaitu Yubatake, Bandaiko, dan Yukawa.
Selain area pemandian berpemandangan di lantai teratas yang memiliki kolam terbuka, kolam dalam ruangan, dan bak berbentuk tong, terdapat empat jenis pemandian terbuka privat dengan suasana berbeda, seperti batu dan keramik. Dari sana, Anda juga dapat memandang panorama luas pegunungan Kusatsu dan kota onsennya.

4. Yuyado Tokinoniwa
Yuyado Tokinoniwa terletak di kawasan tinggi yang menghadap kota onsen Kusatsu.
Air panas dari dua sumber dapat dinikmati di 23 jenis kolam, termasuk pemandian terbuka bernuansa alam dan kolam yang sarat suasana Jepang.
Ada pula tiga jenis pemandian privat dengan pemandangan dan suasana berbeda, tempat Anda dapat berendam dengan santai.
Kamar bergaya Jepang dengan ruang tidur dan ruang duduk terpisah juga dilengkapi pemandian terbuka.
Seluruh lantai penginapan dilapisi tatami, sehingga Anda dapat bersantai tanpa alas kaki dan menikmati waktu istirahat yang menenangkan.

5. Hotel Sakurai
Hotel Sakurai terletak di kawasan tinggi di pusat Kusatsu Onsen dan merupakan salah satu penginapan onsen terbesar di Kusatsu.
Hotel ini membanggakan air panas dari tiga sumber. Di pemandian umum besar sepanjang 30 m, salah satu yang terbesar di Kusatsu Onsen, Anda dapat menikmati campuran air dari sumber Sainokawara dan Bandaiko. Di pemandian terbukanya, Anda dapat menikmati air dari tiga sumber, termasuk Wata no Yu, dengan 100% air sumber tanpa tambahan air biasa.
Terdapat 179 kamar dengan beragam pilihan sesuai kebutuhan, termasuk kamar dengan pemandian terbuka dan kamar bergaya Barat dengan dua tempat tidur.

Bingung Memilih? Inilah 3 Oleh-Oleh Khas Gunma
Jika bingung memilih oleh-oleh dari Gunma, cobalah membeli pilihan khas berikut.
Apa pun pilihan Anda, semuanya pasti menyenangkan hati keluarga, teman, maupun kenalan.
1. Yaki Manju dari Hotakaya
Hotakaya menjual beragam produk dengan yaki manju khas Gunma sebagai andalannya.
Yaki manju adalah kue manju dari tepung gandum dan koji beras, yaitu beras yang difermentasi dengan kapang koji, yang diolesi saus miso manis lalu dipanggang.
Hanya sedikit toko dan perusahaan di prefektur ini yang membuatnya sendiri, dan yaki manju yang dijual Hotakaya merupakan hasil produksi mereka sendiri.
Selain yaki manju, tersedia berbagai produk lain, seperti Yaki Manju Rusk atau roti kering rasa yaki manju, serta sake manju, kue manju beraroma sake.

2. Gateau Rusk dari Gateau Festa Harada
Berkantor pusat di Kota Takasaki, Prefektur Gunma, Gateau Festa Harada dikenal dengan rusk, roti kering renyah yang populer di seluruh Jepang. Produk andalannya, Gouter de Roi, berarti “kudapan sang raja” dan dibuat dari roti Prancis berbahan campuran tepung gandum racikan khusus.
Irisan roti Prancis tersebut diolesi mentega cair berkualitas tinggi secara merata untuk menghasilkan produk akhirnya.

3. Karinto Manju dari Kashidokoro Omiya
Produk ini dibuat oleh Kashidokoro Omiya, toko kue lama yang didirikan pada tahun Showa ke-25 (1950). Tokonya berada di kawasan permukiman Shimomurodamachi, Kota Takasaki, yang dahulu merupakan bagian dari Kota Haruna.
Karinto Manju, produk andalannya, disebut-sebut sebagai manju paling keras di Jepang dan populer di kalangan warga setempat maupun wisatawan.
Adonan yang dicampur gula cokelat membungkus pasta kacang merah halus, lalu digoreng hingga renyah. Manju ini memiliki cita rasa karinto, kudapan goreng manis khas Jepang, dengan aroma panggang yang harum.

3 Acara dan Festival Terkenal di Gunma
Berikut adalah acara dan festival yang sangat terkenal serta berskala besar di Gunma.
Jika jadwal perjalanan Anda bertepatan, cobalah ikut menikmati acara-acara berikut.
1. Festival Numata
Salah satu festival musim panas terkemuka di Kanto ini biasanya digelar di Kota Numata pada 3–5 Agustus.
Festival ini merupakan gabungan Festival Gion Kuil Shinto Suga yang dimulai pada zaman Edo dan Numata Matsuri Shokosai, festival perdagangan dan industri Numata. Setiap tahun, lebih dari 200.000 orang turut meramaikannya.
Berbagai acara diadakan, seperti prosesi mikoshi, tandu kuil portabel, dari Kuil Shinto Haruna dan Suga, arak-arakan kereta hias, serta tarian beriringan yang disebut Sennin Odori atau “tarian seribu orang”.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Tengu Mikoshi, tandu berbentuk topeng tengu besar, makhluk dalam folklor Jepang, yang diusung sekitar 300 perempuan.

2. Festival Kiryu Yagibushi
Festival Kiryu Yagibushi merupakan perayaan musim panas berskala terbesar di Prefektur Gunma. Festival ini digelar selama tiga hari setiap tahun, dari Jumat pertama hingga Minggu pada bulan Agustus, di pusat Kota Kiryu, termasuk Jalan Honcho, Jalan Suehirocho, dan Jalan Nishikicho.
Ciri utamanya adalah keterlibatan langsung pengunjung. Selama festival, panggung menara yagura didirikan di beberapa lokasi di kota dan lagu Yagibushi diputar berulang kali.
Lingkaran tarian Yagibushi terbentuk berlapis-lapis. Di berbagai tempat, bukan hanya warga setempat, tetapi juga pengunjung umum spontan bergabung dalam barisan dan ikut menari.

3. Takasaki Nanakusa Taisai Daruma Ichi
Takasaki Nanakusa Taisai Daruma Ichi biasanya diselenggarakan semalam suntuk, dari siang 6 Januari hingga sore 7 Januari, di Kota Takasaki, tempat asal boneka daruma.
Acara ini merupakan festival tahunan Kuil Buddha Shorinji Darumaji. Deretan kios yang menjual Takasaki Daruma khas daerah menarik banyak pengunjung.
Selain itu, terdapat persembahan pertunjukan teater Noh dan Kyogen, serta ritual doa Hoshi Matsuri.

4. Festival Iluminasi Danau Haruna
Biasanya dari awal hingga akhir Desember, sebagian kawasan Danau Haruna dan area pertokoan di sekitarnya berkilau dengan sekitar 200.000 lampu hias.
Pada tanggal-tanggal tertentu selama acara, pertunjukan kembang api juga diadakan. Cahaya lampu dan kembang api pun terpantul di permukaan Danau Haruna.
Terowongan cahaya dan pohon Natal yang dipasang juga menjadi daya tarik acara ini.

Contoh Rencana Perjalanan 2 Hari 1 Malam untuk Menikmati Pesona Gunma
Setelah mengenal berbagai sisi Gunma, Anda mungkin justru semakin bingung menyusun rencana perjalanan.
Jika demikian, gunakan contoh rencana perjalanan berikut sebagai acuan.
Dengan mengikuti rute ini, Anda dapat menikmati alam megah dan onsen ternama yang menjadi daya tarik Gunma, sekaligus mengunjungi Warisan Dunia dan tempat yang diyakini memiliki energi spiritual.
- Hari ke-1
- Stasiun JR Takasaki→Kuil Shinto Haruna→Michi no Eki Agatsumakyo→Kusatsu Onsen→Ishiusubiki Soba Mikuniya→Pemandian Terbuka Sainokawara→Jalan Sainokawara→Netsunoyu di Kusatsu Onsen→Hotel Ichii
- Hari ke-2
- Taman Onioshidashi→Wisata kuliner sambil berjalan-jalan di Tomioka→Pabrik Sutra Tomioka→Konnyaku Park
Pertanyaan Umum tentang Wisata Gunma
Q
Apakah ada tempat wisata terkenal di dekat Kusatsu Onsen?
Tempat wisata di sekitar Kusatsu Onsen tidak banyak, tetapi Gunung Shirane merupakan salah satu destinasi yang terkenal.
Q
Tempat apa yang direkomendasikan untuk berwisata bersama anak-anak?
Anda dapat mengunjungi tempat wisata interaktif seperti Konnyaku Park atau menikmati hiking bersama anak-anak di tempat seperti Ozegahara.
Penutup
Artikel ini telah memperkenalkan pesona Gunma yang perlu Anda ketahui untuk menikmati perjalanan sepenuhnya, terutama melalui destinasi andalan dan tempat-tempat yang belum banyak dikenal.
Jika masih bingung menentukan tujuan, gunakan contoh rencana perjalanan sebagai dasar, lalu tambahkan tempat-tempat yang menarik perhatian Anda.
Dengan begitu, Anda dapat menikmati beragam pesona Gunma sepuasnya.
Penulis