
Kuliner Lezat dan Panorama Alam Memukau! 16 Destinasi Wisata Pilihan di Niigata
Prefektur Niigata memikat dengan panorama yang berubah setiap musim, dari alam pegunungan dan laut yang kaya hingga hamparan sawah yang menenangkan.
Saat berwisata ke Niigata, jangan lewatkan perpaduan nasi dari beras unggulan setempat dengan hasil pegunungan dan laut yang lezat.
Sake Niigata, minuman beralkohol Jepang yang dibuat dari beras berkualitas dan air jernih, juga memiliki cita rasa istimewa.
Berikut rekomendasi destinasi wisata, kuliner, penginapan, dan tempat lainnya untuk menikmati beragam pesona Niigata.
Seperti Apa Niigata?
Prefektur Niigata terletak di wilayah Hokuriku, di pesisir Laut Jepang di Pulau Honshu.
Daerah ini merupakan salah satu kawasan dengan curah salju tertinggi di Jepang dan juga dikenal sebagai sentra penghasil beras.
Hamparan putih bersalju yang menyelimuti Niigata pada musim dingin akan membuat Anda merasa seolah memasuki dunia lain.
Di luar musim dingin pun, ada banyak tempat untuk menikmati pemandangan alam yang indah, sehingga wisatawan ramai berkunjung sepanjang tahun.
Bahan pangan yang dihasilkan oleh alamnya yang kaya juga menjadi salah satu daya tarik Niigata.
Beras Niigata, terutama varietas Koshihikari yang tumbuh di tanah subur dengan air lelehan salju, serta hasil Laut Jepang yang kaya rasa umami, menawarkan kelezatan istimewa.
Niigata juga memiliki jumlah tempat pembuatan sake terbanyak di Jepang, beberapa di antaranya telah berdiri selama lebih dari 100 tahun.
Teknik seperti fermentasi jangka panjang pada suhu rendah yang memanfaatkan iklim daerah bersalju lebat terus diwariskan. Sake Niigata, yang dikenal ringan dan memiliki rasa bersih, juga populer di luar Jepang.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Niigata?
Niigata menawarkan beragam kegiatan sepanjang tahun, tetapi musim dingin merupakan waktu terbaik untuk menikmati pesonanya.
Pada musim ini, Anda dapat mencoba olahraga musim dingin, menghadiri acara populer seperti festival balon udara, serta menikmati pemandangan yang hanya bisa dijumpai saat musim dingin.
Karena terdapat banyak onsen atau pemandian air panas alami, mengunjungi berbagai onsen ternama di tengah udara dingin juga menjadi pilihan menarik.
Panduan Pakaian untuk Setiap Musim di Niigata
- Musim semi (Maret - Mei): Jaket atau sweter
- Musim panas (Juni - Agustus): Pakaian tipis, baju lengan pendek
- Musim gugur (September - November): Jaket ringan, mantel
- Musim dingin (Desember - Februari): Mantel, jaket bulu angsa, sweter atau jaket tebal
Bagaimana Cara Menuju Niigata?
Dari Tokyo, Niigata dapat dicapai dalam waktu singkat, yaitu 1 jam dengan shinkansen.
Keberadaan Bandara Niigata juga memudahkan perjalanan dari Osaka, dengan waktu penerbangan sekitar 1 jam.
Pilihan penerbangan internasionalnya pun beragam, sehingga Niigata mudah diakses dari luar Jepang.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Niigata
Niigata memiliki jaringan bus umum yang luas.
Untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata secara efisien, bus wisata dengan rute melingkar bisa menjadi pilihan.
Dengan membeli tiket terusan bus wisata ini, Anda juga akan mendapatkan brosur berisi jadwal dan peta yang berguna selama perjalanan. Manfaatkanlah fasilitas ini.
16 Destinasi Wisata Pilihan yang Wajib Dikunjungi di Niigata
Niigata memiliki banyak destinasi wisata untuk menikmati panorama setiap musim sekaligus mengenal tradisi dan sejarah Jepang.
Di sini juga terdapat salah satu resor ski terbesar di Jepang, tempat Anda dapat menikmati olahraga musim dingin.
Berikut destinasi wisata pilihan yang patut dikunjungi saat berwisata ke Niigata.

1. Akuarium Kota Niigata Marinepia Nihonkai
Akuarium ini merupakan salah satu yang terbesar di kawasan pesisir Laut Jepang.
Pertunjukan lumba-lumba yang mengesankan berlangsung di Dolphin Stadium 4 kali sehari, atau 5 kali pada hari Minggu dan hari libur nasional.
Salah satu daya tarik utamanya adalah akuarium besar bertema Laut Jepang.
Di Marine Tunnel, Anda dapat mengamati ikan-ikan penghuni Laut Jepang sambil merasakan sensasi berjalan di dasar laut.

2. Kuil Yahiko
Kuil Shinto utama di wilayah Echigo ini memiliki sejarah lebih dari 2.400 tahun.
Menurut kisah yang diwariskan, kuil ini bermula ketika sebuah bangunan pemujaan didirikan di Gunung Yahiko, tempat Ame no Kagoyama no Mikoto, cicit Dewi Amaterasu Omikami, dimakamkan setelah membuka dan mengembangkan wilayah Koshi.

3. Tsukioka Onsen
Terletak di Kota Shibata, di sebelah timur Dataran Echigo, Tsukioka Onsen merupakan salah satu kawasan pemandian air panas ternama di Niigata yang mulai dibuka pada tahun 1915, atau tahun ke-4 era Taisho.
Tempat ini kerap masuk dalam daftar “100 Onsen Pilihan Jepang”.
Airnya mengandung belerang dan bersifat sedikit basa, dengan warna hijau zamrud yang tampak seperti diberi bahan tambahan untuk berendam, meski terkadang berwarna putih susu. Khasiatnya bagi kecantikan kulit membuatnya terkenal sebagai “pemandian kecantikan”.

4. Perahu Tarai-bune di Ogi
Tarai-bune, perahu berbentuk bak bundar, merupakan salah satu pemandangan khas Pulau Sado.
Perahu ini dirancang pada era Meiji untuk mengambil kerang sazae, abalon, rumput laut wakame, dan hasil laut lainnya di pesisir Ogi yang dipenuhi karang.
Terbuat dari kayu aras Jepang dan bambu, tarai-bune ternyata sangat stabil. Perahu ini tidak mudah terbalik meskipun ditumpangi seorang pendayung perempuan dan tiga penumpang dewasa.

5. Niigata Senbei Okoku
Kuriyama Beika dikenal melalui produk populer seperti “Bakauke” dan “Hoshi Tabeyo”. Perusahaan ini berasal dari Niigata, daerah penghasil beras yang menyumbang sekitar 60% produksi tahunan camilan berbahan beras di Jepang, seperti senbei dan arare.
Di area pabrik kantor pusatnya terdapat “Niigata Senbei Okoku”, sebuah taman rekreasi bertema senbei atau kerupuk beras Jepang yang menawarkan berbagai kegiatan langsung bagi pengunjung.

6. Resor Ski Naeba
Salah satu resor ski terbesar di Jepang ini dikenal memiliki salju kering berkualitas tinggi. Beragam lintasannya, yang pernah menjadi lokasi Piala Dunia, dapat dinikmati oleh pemain ski pemula hingga mahir.
Lintasan menurun sepanjang 4 km menjadi daya tarik yang mengesankan.

7. Museum Budaya Utara, Kediaman Keluarga Petani Kaya
Museum ini melestarikan dan membuka untuk umum bekas kediaman beserta taman keluarga Ito, yang berkembang menjadi pemilik tanah terbesar di Echigo pada era Meiji. Di lahan luas berukuran 8.800 tsubo, satuan luas tradisional Jepang, terdapat banyak bangunan berharga yang terdaftar sebagai Warisan Budaya Berwujud. Di antaranya adalah bangunan utama yang dibangun selama delapan tahun, bangunan aula besar seluas sekitar 100 lembar tatami, serta mon-dozo, bangunan yang berfungsi sekaligus sebagai gerbang dan gudang berdinding tanah.

8. Resor Ski GALA Yuzawa
Resor ski ini sangat mudah diakses: perjalanan dari Stasiun Tokyo dengan Joetsu Shinkansen memakan waktu sekitar 74 menit, dan area skinya terhubung langsung dengan Stasiun Gala Yuzawa.
Resor ini juga populer karena buka hingga awal Mei, sehingga pengunjung dapat bermain ski dan seluncur salju sampai masa libur Golden Week.

9. Tambang Emas Sado
Tambang ini dibuka pada tahun 1601 dan menjadi tempat penambangan serta pengolahan bijih emas dan perak selama 388 tahun.
Jaringan urat emas yang menyebar seperti sarang semut memiliki panjang total sekitar 400 km. Secara keseluruhan, tambang ini menghasilkan 78 ton emas dan 2.330 ton perak, mengukuhkan kedudukannya sebagai tambang emas dan perak terbesar di Jepang. Pada Juli 2024, tambang ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia.

10. Air Terjun Naena
Air terjun di Sungai Seki, yang mengalir di perbatasan Prefektur Niigata dan Nagano, ini termasuk dalam “100 Air Terjun Pilihan Jepang”. Gemuruh air yang jatuh dari ketinggian 55 m menggema di sekitarnya, sehingga tempat ini juga disebut “Air Terjun Gempa”.
Dalam bahasa Jepang kuno, gempa disebut “nai”. Konon, nama “Naena-taki” berasal dari sebutan “Nai no Taki”, yang berarti air terjun gempa.

11. Jembatan Bandai
Jembatan indah ini membentang di atas Sungai Shinano, sungai terpanjang di Jepang. Panjangnya 306,9 m dan lebarnya 22,0 m. Jembatan ini bertahan dari Gempa Niigata tahun 1964 dan terus menjadi penopang semangat warga Kota Niigata.
Ciri khasnya adalah deretan lengkungan indah dengan jarak yang teratur. Struktur batu yang kokoh dengan lapisan granit dan batu mikage memberikan kesan megah pada jembatan ini.

12. Gunung Yahiko
Titik awal pendakian Gunung Yahiko dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Stasiun Yahiko. Dari titik awal pendakian Omotesando, perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit.
Jalur pendakiannya tertata dan mudah dilalui, sehingga cocok bagi pendaki pemula maupun pengunjung yang membawa anak-anak. Tersedia pula kereta gantung Yahikoyama Ropeway dan jalan khusus kendaraan bermotor “Yahikoyama Skyline”, sehingga puncaknya dapat dicapai dengan mudah.
Anda disarankan berjalan kaki saat naik, lalu menggunakan kereta gantung untuk turun.

13. Hutan Bijinbayashi
Pepohonan beech berusia sekitar 100 tahun tumbuh lebat di seluruh perbukitan seluas kurang lebih 3 hektare, menciptakan pemandangan yang indah. Keindahannya membuat tempat ini kemudian dikenal sebagai “Bijinbayashi”, yang berarti hutan para jelita.
Konon, pada akhir era Taisho (1912–1926), seluruh pepohonan di kawasan ini ditebang untuk dijadikan arang hingga bukitnya gundul. Namun, pada musim semi tahun berikutnya, tunas-tunas beech tumbuh serentak dan berkembang menjadi hutan yang terlihat sekarang.

14. Sawah Terasering Hoshitoge
Sawah terasering ini berada di kawasan Matsunoyama dan Matsudai, Kota Tokamachi, yang terpilih dalam daftar “100 Kawasan Pedesaan Pilihan Jepang”.
Pemandangan sekitar 200 petak sawah yang berjejer di lereng gunung benar-benar mencerminkan Niigata sebagai sentra penghasil beras. Banyak orang mungkin masih mengingatnya dari tayangan pembuka drama sejarah NHK “Tenchijin”.

15. Taman Burung Air Hyoko
Danau buatan di Suibara, Kota Agano, ini terkenal sebagai tempat persinggahan angsa yang bermigrasi.
Rombongan angsa pertama datang dari Siberia pada awal Oktober setiap tahun untuk melewati musim dingin. Mereka tinggal di Danau Hyoko hingga akhir Maret. Pada puncaknya sekitar akhir November, lebih dari 5.000 ekor angsa dapat terlihat di sini.

16. Terowongan Ngarai Kiyotsu
Pemandangan Ngarai Kiyotsu, salah satu dari tiga ngarai utama Jepang, dapat dinikmati dari Terowongan Ngarai Kiyotsu yang direnovasi dalam beberapa tahun terakhir. Melalui “Festival Seni Bumi”, festival seni internasional terbesar di dunia yang diselenggarakan di Kota Tokamachi dan Kota Tsunan, Prefektur Niigata, tercipta ruang unik yang memadukan keindahan alam dan seni.
Jangan lewatkan pemandangan dari “Panorama Station”, yang menampilkan suasana berbeda pada setiap musim.

Nikmati Keindahan Alam! 3 Pilihan Transportasi Wisata di Niigata
Saat berwisata ke Niigata, cobalah sarana transportasi yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan selama perjalanan.
Feri yang menghubungkan daratan utama Niigata dengan Pulau Sado menawarkan perjalanan santai sambil memandang laut dari kamar yang setara dengan kamar hotel di kota.
Dari gerbong panorama dan kereta jalur lokal, Anda juga dapat menikmati bentang alam indah yang kaya perairan dan pepohonan hijau, serta panorama alam yang luas melalui jendela.
1. Sado Kisen
Pulau Sado dikenal sebagai pulau lepas pantai terbesar di sisi Laut Jepang.
Pulau ini merupakan destinasi wisata populer dengan beragam daya tarik, mulai dari kekayaan alam yang mendapat pengakuan sebagai “Sado Geopark” hingga bekas tambang emas yang tengah diupayakan masuk daftar Warisan Dunia.
Akses utama menuju pulau yang berjarak paling dekat 32 km dari daratan utama Niigata ini adalah layanan kapal berjadwal milik Sado Kisen. Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 1913 dan mencapai usia 110 tahun pada 2023.

2. SL Banetsu Monogatari
Kereta cepat wisata ini beroperasi antara Stasiun Niitsu di Prefektur Niigata dan Stasiun Aizu-Wakamatsu di Prefektur Fukushima, melalui Jalur Ban-etsu Barat milik JR East.
Lokomotif yang digunakan adalah C57-180. Sosoknya yang anggun membuatnya dijuluki “Sang Bangsawan Wanita”.
Sambil mengepulkan asap putih, lokomotif ini melintasi pegunungan hijau dengan mengikuti aliran Sungai Agano.

3. Jalur JR Tadami
Jalur JR Tadami menghubungkan Stasiun Aizu-Wakamatsu di Prefektur Fukushima dengan Stasiun Koide di Prefektur Niigata, dengan panjang sekitar 135,2 km.
Jalur ini berkelok menyusuri lembah Sungai Tadami di pedalaman pegunungan. Dari jendela kereta, Anda dapat menikmati sakura pada musim semi, kehijauan musim panas, dedaunan berwarna-warni pada musim gugur, dan salju pada musim dingin.
Meski merupakan jalur lokal dengan rel tunggal dan sebagian besar stasiunnya tanpa petugas, keindahan panoramanya diakui luas dan jalur ini selalu menempati peringkat atas dalam jajak pendapat popularitas.

3 Tempat Makan Populer yang Wajib Dicoba di Niigata
Jika berbicara tentang kuliner Niigata, berasnya yang terkenal lezat dan memiliki volume panen tertinggi di Jepang tentu tidak boleh dilewatkan.
Letaknya yang menghadap Laut Jepang juga membuat daerah ini kaya akan hasil laut.
Hidangan laut yang memadukan hasil Laut Jepang dengan nasi lezat wajib dicoba saat berwisata ke Niigata.
Perpaduan hidangan tradisional “hegi soba” dan sake juga menawarkan kenikmatan istimewa.
Berikut pilihan tempat makan populer yang patut Anda coba selama berada di Niigata.
1. Tonkatsu Taro
Restoran ini merupakan tempat lahirnya “tare katsudon”, kuliner khas Kota Niigata yang populer.
Di Jepang, katsudon umumnya dikenal sebagai nasi dengan potongan daging goreng berbalut tepung roti yang dimasak bersama telur, atau dicelupkan ke dalam saus.
Namun, “tare katsudon” khas Niigata terdiri atas potongan daging babi goreng berbalut tepung roti yang dicelupkan ke dalam saus berbahan dasar kecap asin bercita rasa manis dan gurih, lalu diletakkan di atas nasi. Di Kota Niigata, sebutan katsudon biasanya merujuk pada hidangan ini.

2. Sekai Sushi
Di restoran ini, Anda dapat menikmati sushi dan sashimi dari ikan lokal segar yang hanya bisa dicicipi di Niigata, serta berbagai hidangan khas daerah.
Menu paling populer adalah “Kiwami”, paket 10 buah sushi premium yang memadukan ikan musiman Niigata dengan toro atau bagian berlemak tuna, uni atau bulu babi, ikura atau telur salmon, serta nodoguro, ikan bernilai tinggi yang ditangkap di perairan sisi Laut Jepang.

3. Suzakaya Soba Cabang Depan Stasiun Niigata
Restoran hegi soba yang populer ini berada di lokasi strategis, hanya 4 menit berjalan kaki dari Stasiun Niigata.
Hegi soba adalah hidangan khas Niigata berupa mi soba dingin yang ditata dalam porsi sekali suap di atas wadah persegi bernama “hegi”.
Mi ini menggunakan rumput laut sebagai bahan pengikat agar tidak mudah putus. Dibandingkan soba biasa, teksturnya lebih lembap dan kenyal, serta terasa licin saat disantap.

3 Tempat untuk Menikmati Sake Niigata
Berkunjung ke tempat pembuatan sake adalah kegiatan yang tidak boleh dilewatkan di Niigata, salah satu daerah penghasil sake terkemuka di Jepang.
Niigata memiliki sekitar 100 tempat pembuatan sake, dan kurang lebih 40 di antaranya menawarkan tur bagi pengunjung.
Berikut beberapa tempat untuk menikmati sake, mulai dari Ponshukan, tempat Anda dapat mencicipi sake dari seluruh produsen di Prefektur Niigata, hingga kompleks bertema sake dan kuliner.
Sake berkualitas juga cocok dijadikan oleh-oleh untuk orang terdekat.
1. Cabang Stasiun Niigata
Prefektur Niigata memiliki tempat pembuatan sake terbanyak di Jepang. Di Ponshukan, Anda dapat mencicipi sekaligus membeli sake dari seluruh produsen di prefektur ini.
Ponshukan memiliki tiga cabang di Prefektur Niigata. Cabang Stasiun Niigata berada di lokasi yang praktis, tepat di dalam Stasiun JR Niigata.

2. Imayotsukasa Shuzo
Didirikan pada tahun 1767.
Di Prefektur Niigata, yang memiliki jumlah produsen sake terbanyak di Jepang, tempat pembuatan sake ini merupakan yang terdekat dari Stasiun Niigata, gerbang masuk kawasan tersebut. Dengan berpegang pada cara pembuatan sake yang asli, seluruh produksinya menggunakan metode junmai tanpa penambahan alkohol sama sekali. Secara umum, pembuatan sake tanpa tambahan alkohol membutuhkan lebih banyak usaha, tetapi dapat menonjolkan cita rasa alami beras. Pemilihan bahan bakunya juga dilakukan dengan cermat, termasuk beras khusus pembuatan sake dari Prefektur Niigata dan air alami Suganadake, salah satu sumber air ternama di Niigata.

3. Uonuma no Sato
Kompleks bertema minuman beralkohol dan kuliner ini dikelola oleh Hakkai Jozo, produsen sake Niigata ternama “Hakkaisan”. Di kaki Gunung Hakkai yang hijau, terdapat 13 fasilitas, termasuk tempat pembuatan sake, restoran, dan toko.

3 Kawasan Belanja untuk Berburu Kuliner Sekaligus Oleh-Oleh
Niigata memiliki banyak kawasan belanja yang menyediakan aneka bahan pangan lezat.
Salah satu kenikmatan khas berkunjung ke pasar adalah menyantap ikan musiman, cumi-cumi, kerang simping, dan hasil laut lain yang dipanggang langsung di tempat sambil merasakan embusan angin laut.
Berikut rekomendasi kawasan belanja untuk menikmati kuliner sekaligus memilih oleh-oleh.
1. Jalan Pasar Ikan Teradomari
Di sepanjang Jalan Nasional 402 di pesisir Laut Jepang, Jalan Pasar Ikan Teradomari dipenuhi deretan 11 toko ikan segar berukuran besar. Di sini terkumpul ikan segar dari Laut Jepang serta berbagai hasil laut dari seluruh penjuru Jepang.
Kesegaran ikan dan kelengkapan pilihannya membuat tempat ini selalu ramai oleh pembeli yang datang dengan mobil dari kawasan metropolitan Tokyo maupun pusat Kota Niigata.

2. Minato no Marche Pia Bandai
Pasar ini menyediakan beragam kelezatan Niigata, mulai dari ikan yang baru ditangkap di Laut Jepang, sayuran langsung dari petani, buah musiman, dan daging lezat hingga beras serta sake ternama setempat.
Pilihan tempat makannya juga beragam, sehingga Anda dapat langsung menikmati kuliner Niigata di sini. Ada restoran sushi berbahan ikan segar, tempat makan dengan hidangan nasi bertopping hasil laut yang lezat, restoran Italia, dan kafe bergaya.

3. Michi no Eki Niigata Furusato Mura
Michi no Eki Niigata Furusato Mura merupakan salah satu tempat singgah tepi jalan terbesar di prefektur ini, tempat Anda dapat menemukan kuliner lezat, oleh-oleh, serta informasi wisata terbaru Niigata.
Di “Bazaar Hall”, tersedia sekitar 10.000 pilihan oleh-oleh Niigata.
Selain produk khas seperti beras, ikan, dan sake, terdapat produk logam yang terkenal di dunia, kerajinan tradisional, aneka kue ternama, serta produk orisinal. Semuanya berkumpul dalam suasana meriah layaknya pameran produk daerah.

3 Pilihan Penginapan di Niigata
Pulihkan tubuh setelah berwisata dengan menginap di ryokan, penginapan bergaya Jepang, yang menawarkan pemandian air panas terbuka dengan panorama pegunungan, atau ryokan ternama yang pernah dimuat dalam Michelin Guide.
Berikut pilihan penginapan untuk menikmati waktu santai yang mewah di Niigata.
1. Matsudai Shibatoge Onsen Unkai
Ryokan dengan pemandian air panas ini berdiri di dataran tinggi Shibatoge pada ketinggian 380 m.
Dari pemandian terbuka yang luas, “Unkai no Yu”, Anda dapat menikmati sawah terasering khas Niigata sebagai daerah penghasil beras, serta panorama luas Pegunungan Uonuma yang membentang dengan Gunung Hakkai, Gunung Makiiso, dan Gunung Naeba.

2. Koshi no Yado Takashimaya
Salah satu ryokan terkemuka di Niigata ini konon pernah menjadi tempat singgah Kaisar Meiji untuk beristirahat.
Ryokan ini berada di Iwamuro Onsen, kawasan pemandian air panas bersejarah yang dibuka pada tahun 1713, atau tahun ke-3 era Shotoku.
Letaknya dekat dengan Kuil Yahiko, dan kawasan ini berkembang sebagai tempat pemandian air panas di sepanjang jalur Hokkoku Kaido. Tempat ini juga dikenal pernah dikunjungi Ryokan, seorang biksu sekaligus penyair.

3. Shiratama no Yu Kaho
Tsukioka Onsen memikat dengan suasana jalanan khas Jepang dan air panas yang mampu menjaga kelembapan kulit, sehingga terkenal sebagai “onsen yang membuat Anda semakin cantik”. Salah satu penginapan populernya adalah Shiratama no Yu Kaho, ryokan besar dengan total 109 kamar yang berdiri di atas bukit kecil.
Sumber air panas miliknya sendiri, “Shiratama no Yu”, berkilau hijau zamrud dan merupakan pemandian belerang dengan salah satu kandungan mineral tertinggi di Jepang, serta memiliki khasiat istimewa bagi kecantikan kulit. Area pemandian terbukanya dirancang agar tamu dapat berpindah di antara beragam kolam yang dihubungkan oleh dek kayu, termasuk kolam batu dan kolam kayu hinoki. Tersedia pula pemandian dalam ruangan yang luas dan sauna besar. Air panas unggulannya juga dapat dinikmati di spa privat yang bisa dipesan untuk penggunaan eksklusif.

3 Acara Populer di Niigata yang Menggugah Indra dan Imajinasi
Di antara beragam acara yang diselenggarakan di Niigata, berikut beberapa yang paling populer.
Mulai dari merasakan suasana khas musim panas Jepang hingga mengagumi karya seni penuh karakter, semuanya menawarkan pengalaman yang menggugah indra dan imajinasi.
Jika jadwal kunjungan Anda bertepatan, sempatkanlah menghadiri acara-acara berikut.
1. Pertunjukan Kembang Api Festival Nagaoka
Acara yang mewarnai musim panas Niigata ini termasuk salah satu dari tiga pertunjukan kembang api utama di Jepang.
Kembang api berukuran sangat besar diluncurkan silih berganti, bahkan sampai sulit ditangkap seluruhnya dalam satu pandangan. Di antaranya adalah “Sho-sanjakudama (ukuran nomor 30)” yang terkenal, dengan ledakan menyerupai bunga raksasa berdiameter 650 m di langit malam, serta rangkaian spektakuler “Niagara Chogata Star Mine”. Semuanya menghadirkan pertunjukan yang penuh daya pukau.
Pertunjukan kembang api ini selalu diselenggarakan pada tanggal 2 dan 3 Agustus.

2. Festival Seni Bumi
Karya seni kontemporer dipamerkan sepanjang tahun di lanskap pedesaan berbukit yang hijau di wilayah Echigo-Tsumari, Prefektur Niigata.
Dalam Festival Seni Bumi yang diselenggarakan tiga tahun sekali, karya-karya baru diperkenalkan bersama koleksi permanen, disertai beragam pertunjukan dan lokakarya.
Terdapat sekitar 200 karya permanen yang tetap dipamerkan di luar periode festival, dengan partisipasi seniman berkarakter khas dari Jepang dan mancanegara. Karena kawasan ini memiliki curah salju tinggi, banyak karya diberi pelindung salju agar tidak rusak pada musim dingin. Akibatnya, jumlah karya yang dapat dilihat menjadi lebih sedikit, tetapi beberapa tempat tetap dapat dinikmati sepanjang tahun.

3. Festival Kanbara
Bersama Festival Besar Murakami di Kota Murakami dan Pasar Enma Kashiwazaki di Kota Kashiwazaki, Festival Kanbara termasuk dalam “Tiga Takamachi Utama Niigata”, yaitu tiga perayaan kuil dengan pasar rakyat yang paling mewakili Niigata. Festival ini berlangsung selama tiga hari setiap tahun, dari 30 Juni hingga 2 Juli, di Kuil Kanbara dan sekitarnya, serta dikunjungi sekitar 340.000 orang setiap tahun.
Daya tarik utamanya adalah banyaknya lapak yang memenuhi area festival. Lebih dari 400 lapak berjejer terutama di sepanjang jalan masuk kuil dan jalan di depannya, dengan total panjang deretan mencapai 1 km. Selain kuliner seperti “poppo-yaki”, camilan khas Niigata yang dibuat dari tepung terigu dan gula merah lalu dipanggang, di jalan masuk kuil juga terdapat hiburan bernuansa tempo dulu seperti rumah hantu dan permainan menembak sasaran. Lapak-lapak terus beroperasi hingga sekitar pukul 23.00, dengan arus pengunjung yang tidak terputus.

Penutup
Dari hasil laut dan beras hingga sake dengan sejarah panjang, Niigata menawarkan begitu banyak kenikmatan kuliner.
Destinasi wisatanya yang menyuguhkan kekayaan alam laut dan pegunungan juga menjadi daya tarik tersendiri.
Untuk menikmati Niigata sepenuhnya, masukkan tempat-tempat dan kuliner yang diperkenalkan di atas ke dalam rencana perjalanan Anda.
Setelah puas menjelajahi Niigata, bagaimana jika melanjutkan perjalanan ke Prefektur Fukushima yang dapat dicapai dalam 2,5 jam dengan shinkansen?
Sempatkan pula menjelajahi Fukushima yang masih menyimpan alam, sejarah, dan tradisinya. Salah satu contohnya adalah Ouchi-juku, yang berkembang sebagai kota persinggahan di jalur Aizu Nishi Kaido penghubung Aizu dan Nikko. Pada zaman Edo, tempat ini ramai oleh pelancong dan iring-iringan daimyo, para penguasa feodal, yang melakukan perjalanan wajib bergilir antara wilayah kekuasaan mereka dan Edo.
Penulis