19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Hokkaido

19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Hokkaido

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Hokkaido memiliki banyak daya tarik, mulai dari bentang alam yang luas dan kaya, kota-kota indah yang berpadu harmonis dengan alam, hingga kuliner khas daerah.
Kota-kota menarik seperti Sapporo, kota terbesar di Hokkaido, dan Hakodate dengan nuansa mancanegaranya tersebar di berbagai wilayah, sehingga Anda mungkin bingung harus mulai dari mana.
Berikut destinasi wisata, rekomendasi kuliner, tempat menginap, dan acara yang perlu Anda ketahui untuk menikmati Hokkaido sepenuhnya.

Seperti Apa Hokkaido?

Hokkaido terletak di bagian paling utara Kepulauan Jepang.
Wilayah utara yang luas ini mencakup sekitar 20% dari total luas Jepang dan menyuguhkan hamparan alam yang megah.
Banyak pemandangan alam yang hanya dapat dilihat di Hokkaido, seperti hamparan kebun bunga, es laut yang hanyut, dan lautan awan.
Dengan sejarahnya sebagai wilayah pembukaan lahan dan pusat perdagangan, Hokkaido juga memiliki kota-kota bernuansa mancanegara dan retro.
Kuliner khas yang memanfaatkan hasil laut dari perairan utara juga terkenal, menjadikan Hokkaido destinasi wisata yang sangat populer di kalangan wisatawan Jepang maupun mancanegara.

Pemandangan kota di Hokkaido
Pemandangan kota di Hokkaido

Kapan Musim yang Direkomendasikan untuk Berwisata ke Hokkaido?

Hokkaido dapat dinikmati sepanjang tahun, tetapi musim dingin, saat hasil laut melimpah, menjadi musim yang direkomendasikan.
Jangan lewatkan kesempatan menikmati aneka hidangan laut segar khas Hokkaido.

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Hokkaido

  • Musim semi (Maret–Mei): jaket bulu angsa, mantel, sweter tebal, syal, sarung tangan
  • Musim panas (Juni–Agustus): pakaian lengan pendek, kemeja lengan panjang, sweter tipis
  • Musim gugur (September–November): mantel, jaket, sweter
  • Musim dingin (Desember–Februari): jaket bulu angsa, mantel, sweter tebal, syal, sarung tangan

Bagaimana Cara Menuju Hokkaido?

Hokkaido memiliki banyak bandara utama, sehingga perjalanan dari kota-kota yang juga memiliki bandara, seperti Tokyo, Osaka, dan Nagoya, dapat ditempuh dengan pesawat dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit.
Pilihan penerbangan internasionalnya juga beragam, sehingga Hokkaido mudah diakses dari luar negeri.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Hokkaido

Hokkaido memiliki jaringan transportasi yang lengkap. Dengan bus, kereta, dan kereta bawah tanah, Anda dapat berpindah antartempat wisata dengan nyaman.
Tergantung destinasi yang dikunjungi, tiket kereta hemat atau tiket terusan untuk perjalanan tanpa batas juga bisa menjadi pilihan.

19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Hokkaido

Berikut destinasi pilihan untuk menikmati pesona Hokkaido sepenuhnya, terutama tempat-tempat yang menawarkan bentang alam megah dan pemandangan indah di setiap musim.
Jika bingung menyusun rencana perjalanan, cobalah menjadikan destinasi-destinasi berikut sebagai acuan.

1. Taman Odori

Taman Odori terletak di pusat Kota Sapporo.
Dikelilingi sekitar 4.700 pohon dari 92 jenis, termasuk lilac dan elm Jepang, taman ini juga dilengkapi hamparan rumput dan air mancur untuk bersantai. Wisatawan maupun warga setempat menyukainya sebagai tempat melepas penat di tengah kawasan perkantoran.
Taman Odori juga dikenal sebagai lokasi berbagai acara, seperti Festival Lilac Sapporo dan Festival YOSAKOI Soran. Di antaranya, Festival Salju Sapporo menjadi acara besar yang populer dan menarik sekitar 2 juta pengunjung dari Jepang maupun luar negeri setiap tahun.

Taman di pusat Kota Sapporo yang juga dikenal sebagai lokasi Festival Salju Sapporo
Taman di pusat Kota Sapporo yang juga dikenal sebagai lokasi Festival Salju Sapporo

2. Lima Danau Shiretoko

Lima danau tersebar di tengah hutan alami dengan latar Pegunungan Shiretoko.
Terletak di Shiretoko yang terdaftar sebagai Warisan Alam Dunia, pemandangan megahnya termasuk dalam Delapan Pemandangan Shiretoko.
Kawasan sekitarnya menjadi habitat berbagai satwa liar. Tupai Ezo dan rusa Ezo terkadang menampakkan diri. Beruang cokelat juga hidup di sini, jadi tetaplah berhati-hati.
Tersedia dua jalur berjalan kaki. Salah satunya berupa jalur kayu layang sepanjang sekitar 800 m menuju tepi Danau Ichi, yang dapat digunakan siapa saja dengan aman sepanjang musim kunjungan.

Rasakan kemegahan alam dan saksikan satwa liar dari dekat
Rasakan kemegahan alam dan saksikan satwa liar dari dekat

3. Danau Mashu

Danau kaldera ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Akan-Mashu di bagian timur Hokkaido.
Danau besar dengan keliling sekitar 20 km dan luas sekitar 19,6 km² ini dikelilingi kawasan yang ditetapkan sebagai zona perlindungan khusus.
Karena dikelilingi tebing curam, pengunjung tidak dapat turun ke tepi danau. Namun, keindahan seluruh permukaannya dapat dinikmati dari anjungan pandang di sekitarnya.

Danau misterius dengan hamparan biru jernih yang menenangkan
Danau misterius dengan hamparan biru jernih yang menenangkan

4. Danau Akan

Danau Akan merupakan danau air tawar terbesar kelima di Hokkaido dan dikenal sebagai habitat marimo, ganggang yang membentuk bola.
Marimo hidup di danau air tawar di berbagai negara, tetapi marimo di Danau Akan memiliki ciri khas berupa bentuk bulat yang indah dengan diameter lebih dari 15 cm, sehingga memiliki nilai penting di tingkat dunia.
Kawasan sekitar Danau Akan merupakan bagian dari Taman Nasional Akan-Mashu. Di sini, Anda dapat merasakan suasana alam misterius khas Hokkaido sambil berjalan-jalan di tempat yang dipercaya memiliki energi spiritual.

Destinasi wisata andalan Hokkaido timur yang dikenal sebagai habitat marimo
Destinasi wisata andalan Hokkaido timur yang dikenal sebagai habitat marimo

5. Kanal Otaru

Pelabuhan Otaru berkembang sebagai pintu gerbang pembukaan wilayah Hokkaido. Seiring bertambahnya volume barang dari tahun ke tahun, Kanal Otaru dibangun untuk memperlancar pengangkutannya dan selesai pada 1923, tahun ke-12 era Taisho.
Di sepanjang jalur pejalan kaki terdapat 63 lampu gas yang menyala saat senja. Deretan gudang batu di tepi kanal masih mempertahankan bentuk aslinya dan kini dimanfaatkan sebagai restoran serta tempat usaha lainnya.
Saat lampu gas menyala pada senja hari, gudang-gudang batu juga diterangi lampu, menghadirkan pemandangan yang sarat nuansa retro.

Pemandangan ikonis Otaru yang membangkitkan suasana perjalanan
Pemandangan ikonis Otaru yang membangkitkan suasana perjalanan

6. Taman Goryokaku

Goryokaku merupakan benteng bergaya Barat yang dibangun pada 1866, tahun ke-2 era Keio.
Sejak saat itu hingga diambil alih oleh pemerintahan baru Meiji, benteng ini berperan sebagai pusat politik Ezo, sebutan lama untuk wilayah Hokkaido.
Pada 1914, tahun ke-3 era Taisho, kawasan ini dibuka untuk umum sebagai Taman Goryokaku. Sejak itu, wisatawan datang mengunjunginya sebagai destinasi wisata sekaligus Situs Bersejarah Khusus Nasional.

Tempat terkenal untuk menikmati sakura dengan Goryokaku, bekas pusat politik, di dalamnya
Tempat terkenal untuk menikmati sakura dengan Goryokaku, bekas pusat politik, di dalamnya

7. Kebun Binatang Asahiyama, Kota Asahikawa

Kebun Binatang Asahiyama di Kota Asahikawa adalah kebun binatang paling utara di Jepang. Kebun binatang populer ini dikenal dengan konsep peragaan perilaku satwa: ruang yang nyaman dirancang sesuai kebiasaan hidup setiap hewan agar pengunjung dapat menyaksikan perilaku alaminya.
Anda dapat melihat satwa menjalani kesehariannya dengan aktif, mulai dari penguin yang berenang bebas di sekitar terowongan bawah air di paviliun penguin, anjing laut yang bergerak naik turun dalam akuarium silinder di paviliun anjing laut, hingga beruang kutub yang terjun ke kolam di paviliun beruang kutub.

Konsep peragaan perilaku satwa memperlihatkan keseharian hewan yang bebas dan alami
Konsep peragaan perilaku satwa memperlihatkan keseharian hewan yang bebas dan alami

8. Kawasan Pertokoan Tanukikoji

Dengan sejarah lebih dari 145 tahun, Kawasan Pertokoan Tanukikoji merupakan salah satu kawasan pertokoan tertua di Hokkaido. Terletak di pusat Sapporo, sekitar 200 toko berjajar sepanjang kurang lebih 900 m dari timur ke barat.
Koridornya beratap, sehingga Anda tetap dapat berbelanja, berjalan-jalan, dan menikmati makanan meski cuaca buruk.
Toko-toko lama yang telah mengakar di kawasan ini, toko kerajinan, dan toko oleh-oleh menciptakan suasana retro.
Banyak pula tempat makan ternama untuk menikmati kuliner Hokkaido, seperti bir Sapporo di tempat asalnya dan jingisukan, hidangan daging domba panggang.

Dari barang tren hingga produk khas Hokkaido, semuanya tersedia di kawasan pertokoan bernuansa retro ini
Dari barang tren hingga produk khas Hokkaido, semuanya tersedia di kawasan pertokoan bernuansa retro ini

9. Taman Nasional Kushiro Shitsugen

Taman nasional ini mencakup lahan basah terbesar di Jepang. Luasnya, termasuk perbukitan di sekelilingnya, mencapai 28.788 ha. Lahan Basah Kushiro merupakan lahan basah penting secara internasional yang pertama kali didaftarkan Jepang dalam Konvensi Ramsar. Kawasan yang juga ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional ini masih menyimpan banyak alam yang belum terjamah.
Sepanjang tahun, Anda dapat menikmati pemandangan khas setiap musim: tumbuhan yang mulai bertunas pada musim semi, rimbunnya pepohonan hijau pada musim panas, dedaunan berwarna-warni pada musim gugur, dan hamparan salju pada musim dingin.
Kawasan ini menjadi habitat satwa liar seperti rubah merah Hokkaido dan rusa Ezo. Jika beruntung, Anda mungkin juga menjumpai bangau mahkota merah atau elang ekor putih.

Nikmati alam yang belum terjamah di hamparan luas wilayah utara
Nikmati alam yang belum terjamah di hamparan luas wilayah utara

10. Patchwork Road

Hamparan perbukitan luas di sebelah barat laut pusat kota Biei dikenal sebagai Patchwork Road. Kawasan berpemandangan indah ini sering muncul dalam brosur wisata dan iklan Hokkaido.
Namanya berasal dari petak-petak lahan dengan berbagai jenis tanaman yang tampak seperti kain perca yang disambung menjadi satu.
Terutama dari awal hingga puncak musim panas, perpaduan hijau muda dan kuning keemasan gandum menghasilkan pemandangan yang indah dan penuh warna.

Perbukitan dengan bentang alam penuh warna yang menyerupai susunan kain perca
Perbukitan dengan bentang alam penuh warna yang menyerupai susunan kain perca

11. Kereta Gantung Daisetsuzan Sounkyo–Kurodake

Terletak di bagian tengah Hokkaido, Daisetsuzan terdiri atas delapan kelompok gunung berapi dan dijuluki “taman tempat para dewa bermain”.
Salah satunya adalah Gunung Kurodake dengan ketinggian 1.984 m.
Kawasan ini dapat dinikmati sepanjang tahun: mengamati tumbuhan alpin dan tupai belang Ezo serta mendaki pada musim semi dan panas, menikmati keindahan dedaunan musim gugur, lalu bermain ski atau berjalan dengan sepatu salju pada musim dingin.

Naik gondola lalu lift kursi untuk menikmati pendakian Daisetsuzan tanpa perlu membawa perlengkapan berat
Naik gondola lalu lift kursi untuk menikmati pendakian Daisetsuzan tanpa perlu membawa perlengkapan berat

12. Farm Tomita

Kebun wisata di Kota Nakafurano, Hokkaido, ini terkenal dengan hamparan lavender yang luas dan indah.
Selain kebun lavender yang megah, salah satu daya tarik utamanya adalah Irodori no Hatake, kebun dengan deretan bunga berwarna cerah. Lavender ungu, bunga baby’s breath putih, dan poppy merah membentuk jalur-jalur warna seolah dilukis di atas kanvas lereng yang landai.
Beragam kebun bunga lain turut memanjakan mata pengunjung, seperti Hanabito no Hatake dengan viola, marigold, dan bunga warna-warni lainnya, serta Hanabito Garden, taman kecil yang menampung hampir 120 jenis tumbuhan.

Terpukau oleh dunia bunga warna-warni yang memenuhi pandangan
Terpukau oleh dunia bunga warna-warni yang memenuhi pandangan

13. Kolam Biru Shirogane

Kolam Biru Shirogane memikat mata dengan warna birunya yang cerah dan dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Biei. Danau buatan ini terbentuk secara tidak sengaja ketika air terkumpul di belakang tanggul blok yang dipasang di Sungai Biei dalam proyek mitigasi aliran lumpur vulkanik dari Gunung Tokachi.
Warna birunya yang begitu indah, berpadu dengan alam yang rimbun dan batang-batang pohon larch yang mati berdiri, menciptakan suasana magis seperti dunia dongeng.

Terpukau oleh dunia biru yang magis
Terpukau oleh dunia biru yang magis

14. Gunung Yotei

Gunung Yotei terletak di bagian selatan wilayah Shiribeshi dan memiliki ketinggian 1.898 m. Bentuk kerucutnya yang indah sangat menyerupai Gunung Fuji, sehingga sejak dahulu dikenal dengan sebutan “Ezo Fuji”, atau Fuji dari Ezo.
Gunung ini berada di ujung barat Taman Nasional Shikotsu-Toya dan termasuk dalam daftar “100 Gunung Terkenal Jepang”. Sosok kerucutnya yang sempurna telah menjadi simbol kawasan Niseko.
Salah satu ciri khasnya adalah penampilannya yang berubah drastis menurut musim dan waktu dalam sehari.

Simbol kawasan Niseko yang dikenal sebagai “Ezo Fuji” karena kemiripannya dengan Gunung Fuji
Simbol kawasan Niseko yang dikenal sebagai “Ezo Fuji” karena kemiripannya dengan Gunung Fuji

15. Pulau Rishiri dan Pulau Rebun

Pulau Rishiri terletak di Laut Jepang, sekitar 50 km di sebelah barat Kota Wakkanai di ujung utara Hokkaido.
Di pulau ini tersebar berbagai tempat berpemandangan indah, seperti Gunung Rishiri, Danau Otatomari, Danau Hime, dan Taman Fujino.
Sekitar 10 km di sebelah barat Pulau Rishiri terdapat Pulau Rebun, pulau lepas pantai paling utara di Laut Jepang.
Rebun dikenal sebagai “pulau bunga”, tempat sekitar 300 jenis tumbuhan alpin berbunga.
Di Kebun Tumbuhan Alpin Rebun, Anjungan Pandang Momoiwa, Tanjung Sukoton, dan tempat lainnya, Anda dapat menikmati pemandangan bunga-bunga serta tebing terjal yang mengesankan.

Nikmati beragam aktivitas dan hasil laut di pulau yang kaya alam dengan Gunung Rishiri sebagai pusatnya
Nikmati beragam aktivitas dan hasil laut di pulau yang kaya alam dengan Gunung Rishiri sebagai pusatnya
Pulau Rebun memiliki banyak tempat berpemandangan indah yang dibentuk oleh tumbuhan alpin dan tebing-tebing terjal
Pulau Rebun memiliki banyak tempat berpemandangan indah yang dibentuk oleh tumbuhan alpin dan tebing-tebing terjal

16. Taman Nasional Shikotsu-Toya

Taman Nasional Shikotsu-Toya terletak di bagian barat daya Hokkaido.
Luas totalnya mencapai 993 km².
Selain dua danau kaldera besar, yaitu Danau Toya dan Danau Shikotsu, yang terbentuk dari air yang mengisi kawah, Anda dapat melihat beragam jenis gunung berapi dan bentang alam vulkanik, termasuk Gunung Yotei, Gunung Usu, dan Gunung Tarumae.
Kawasan ini juga dikenal dengan aktivitas vulkaniknya yang banyak. Anda dapat menjumpai beragam sumber air panas serta fenomena yang disebut “jigoku”, atau neraka, berupa semburan gas belerang.

Taman nasional seluas 993 km² yang dijuluki “museum gunung berapi hidup”
Taman nasional seluas 993 km² yang dijuluki “museum gunung berapi hidup”

17. Tanjung Soya

Tanjung ini berada di titik paling utara daratan utama Jepang. Monumen Titik Paling Utara Jepang yang berdiri di ujung Tanjung Soya, pada 45°31′22″ Lintang Utara, merupakan tempat yang cocok untuk berfoto. Monumen ini
berbentuk limas segitiga yang terinspirasi oleh salah satu sudut Bintang Utara, simbol wilayah utara. Huruf “N” di bagian tengah melambangkan utara, sedangkan alasnya yang berbentuk lingkaran melambangkan perdamaian dan kerja sama.

Tanjung paling utara di daratan utama Jepang, tempat Sakhalin dapat terlihat di kejauhan
Tanjung paling utara di daratan utama Jepang, tempat Sakhalin dapat terlihat di kejauhan

18. Anjungan Pandang Puncak Gunung Hakodate

Anjungan Pandang Puncak Gunung Hakodate berada di stasiun akhir Kereta Gantung Gunung Hakodate.
Di lantai 1 terdapat ruang santai dalam ruangan serta Taman Isaribi, tempat alternatif untuk menikmati pemandangan malam yang juga disukai warga setempat. Lantai 2 memiliki toko suvenir puncak yang menjual produk orisinal Gunung Hakodate dan restoran, lantai 3 memiliki lounge teh, sedangkan lantai 4 menjadi area lounge panorama.
Di restoran Genova di lantai 2, Anda dapat menikmati hidangan berbahan hasil laut segar kebanggaan Hokkaido dan bahan-bahan musiman, dalam ruang makan berjendela besar yang terasa lapang.

Anjungan pandang untuk menikmati panorama indah Hakodate
Anjungan pandang untuk menikmati panorama indah Hakodate

19. Kapal Wisata Pemecah Es Abashiri Aurora

Abashiri pada musim dingin terasa seperti dunia lain. Dari akhir Januari hingga akhir Maret, Laut Okhotsk tertutup hamparan es laut yang hanyut.
Pelayaran dengan kapal wisata pemecah es Aurora memungkinkan Anda menikmati pemandangan magis ini dari dekat.
Selama pelayaran sekitar satu jam, Anda dapat menyaksikan es laut dengan nyaman dari dalam kapal yang dilengkapi pemanas.
Di area tempat duduk bebas lantai 1, Anda bisa melihat es dari dekat melalui sofa yang menghadap laut. Sementara itu, dek samping menawarkan pemandangan keindahan es dari posisi yang paling dekat dengan permukaan laut.

Berlayar menembus hamparan putih keperakan! Pemandangan istimewa yang hanya hadir pada musim dingin
Berlayar menembus hamparan putih keperakan! Pemandangan istimewa yang hanya hadir pada musim dingin

5 Hal yang Patut Dilakukan di Hokkaido

Hokkaido menawarkan beragam pengalaman. Di antaranya, lima kegiatan berikut patut Anda coba.
Dengan mencobanya, Anda dapat menikmati pesona Hokkaido lebih mendalam.

1. Menikmati Kuliner Khas Daerah di Sapporo

Dikenal sebagai pusat kuliner Hokkaido, Sapporo menawarkan beragam hidangan khas. Ada ramen Sapporo dengan kuah kental perpaduan miso dan kaldu tulang babi, sup kari dengan kaldu serta rempah yang terasa kuat, kaisendon berupa nasi dengan limpahan hasil laut segar, serta jingisukan yang menggunakan daging domba asal Hokkaido.
Berbagai kuliner khas dari seluruh Hokkaido juga berkumpul di sini, sehingga Anda dapat mencicipi cita rasa beragam daerah tanpa meninggalkan Sapporo.
Untuk menikmati kuliner Sapporo, kunjungi Susukino, Kawasan Pertokoan Tanukikoji, atau area sekitar Stasiun Sapporo yang dipenuhi tempat makan.
Memulai perjalanan Hokkaido dengan mencicipi hidangan khas di Sapporo juga menjadi cara yang direkomendasikan untuk mengenal pesona daerah ini melalui makanan.

Jadikan Sapporo sebagai tempat untuk menikmati aneka kuliner Hokkaido
Jadikan Sapporo sebagai tempat untuk menikmati aneka kuliner Hokkaido

2. Berkendara Menjelajahi Hokkaido pada Musim Panas

Pada musim panas di Hokkaido, waktu di perjalanan pun menjadi bagian yang menyenangkan dari liburan.
Jalan lurus tanpa penghalang pandangan, padang peternakan di bawah langit biru, hingga pesisir dengan laut berkilauan terkena sinar matahari—cukup dengan berkendara, pemandangan megah khas Hokkaido terus bermunculan di depan mata.
Sambil menuju destinasi, menikmati pemandangan sepanjang jalan memberi rasa leluasa yang sulit ditemukan di perkotaan.
Daya tarik lainnya adalah kemudahan singgah di michi no eki, tempat peristirahatan tepi jalan, atau mampir ke tempat wisata yang menarik perhatian.
Dengan menikmati persinggahan di sepanjang perjalanan, Anda bisa mengenal pesona Hokkaido lebih dalam.

Nikmati pemandangan khas Hokkaido yang hanya hadir pada musim panas
Nikmati pemandangan khas Hokkaido yang hanya hadir pada musim panas

3. Menikmati Kebun Bunga dan Panorama Perbukitan di Furano dan Biei

Jika ingin melihat pemandangan khas Hokkaido, kunjungilah Furano dan Biei.
Hamparan lahan pertanian dan perbukitan dengan latar Pegunungan Tokachi yang megah menciptakan pemandangan yang jarang ditemui di perkotaan.
Di Furano, Anda dapat menikmati kebun lavender serta kebun-kebun bunga yang tampil berbeda pada setiap musim.
Sementara itu, daya tarik Biei meliputi Patchwork Road dengan pola indah petak-petak ladangnya, serta panorama lapang yang terbentuk dari perbukitan bergelombang dan langit luas.
Di kedua kawasan ini, cukup dengan memandang bentang alam yang memenuhi pandangan, Anda sudah dapat merasakan betapa luasnya Hokkaido.
Pemandangannya berubah menurut musim dan waktu. Jelajahilah dengan santai untuk menikmati keindahan perpaduan bunga dan perbukitan.

Kebun lavender Furano mencapai masa terbaiknya dari akhir Juni hingga awal Agustus
Kebun lavender Furano mencapai masa terbaiknya dari akhir Juni hingga awal Agustus
Biei memiliki beragam tempat dengan pemandangan indah
Biei memiliki beragam tempat dengan pemandangan indah

4. Menyaksikan Salah Satu dari Tiga Pemandangan Malam Terindah di Dunia dari Gunung Hakodate

Salah satu panorama ikonis Hokkaido adalah pemandangan malam dari Gunung Hakodate.
Cahaya kota membentang mengikuti daratan yang menyempit di antara teluk, membentuk panorama khas yang termasuk dalam “Tiga Pemandangan Malam Terindah di Dunia”.
Dari anjungan pandang di puncak, Anda dapat melihat seluruh pusat Kota Hakodate dan pelabuhannya. Setelah matahari terbenam, lampu-lampu kota perlahan tampak menyala, menciptakan pemandangan yang magis.
Karena suasana siang dan malamnya benar-benar berbeda, waktu kunjungan yang direkomendasikan adalah dari sore hingga malam.

Panorama indah yang terbentuk dari bentang daratan Hakodate yang unik
Panorama indah yang terbentuk dari bentang daratan Hakodate yang unik

5. Merasakan Salju Bubuk di Niseko dan Rusutsu

Salah satu pesona musim dingin Hokkaido yang menarik banyak pemain ski dan snowboard adalah salju bubuknya yang mendapat pengakuan dunia.
Niseko dan Rusutsu khususnya dikenal sebagai resor salju yang memadukan kualitas salju unggulan dengan lintasan yang luas.
Salju yang terbentuk oleh iklim kering dan suhu rendah ini sangat ringan, memberikan sensasi khas seolah melayang saat meluncur di atasnya.
Jika berkunjung ke Hokkaido pada musim dingin, cobalah merasakan salju bubuk di Niseko atau Rusutsu.

Cobalah pengalaman istimewa merasakan salju bubuk
Cobalah pengalaman istimewa merasakan salju bubuk

5 Tempat Makan Populer untuk Menikmati Kuliner Hokkaido

Saat berwisata ke Hokkaido, tentu Anda ingin mencicipi beragam kulinernya.
Jika bingung harus makan apa dan di mana, cobalah mengunjungi tempat-tempat makan populer berikut.

1. Gotoken Cabang Utama, Restoran Sekkatei

Restoran hidangan Barat yang telah lama berdiri ini berada di pertengahan lereng Nijukkenzaka, salah satu jalan menanjak yang terkenal sebagai tempat wisata Hakodate.
Gotoken didirikan pada 1879, tahun ke-12 era Meiji, sebagai toko roti dan rumah makan hidangan Rusia, lalu berkembang menjadi restoran hidangan Barat. Hingga kini, restoran ini terus mewariskan sejarah dan cita rasa tradisinya.
Menunya beragam, dari hidangan satuan dan paket hidangan Barat yang dapat dinikmati dengan santai hingga jamuan lengkap hidangan Rusia dan Prancis.
Menu kari menjadi hidangan yang sejak dahulu hingga sekarang identik dengan Gotoken dan tetap sangat populer, terutama kari gaya Inggris dengan resep yang dirampungkan pada era Taisho.

Restoran hidangan Barat berusia lebih dari 140 tahun dengan nuansa mancanegara serta kekayaan sejarah dan budaya
Restoran hidangan Barat berusia lebih dari 140 tahun dengan nuansa mancanegara serta kekayaan sejarah dan budaya

2. Sapporo Beer Garden

Sapporo Beer Garden mudah dikenali dari lambang bintang merah pada cerobong bata.
Bintang merah yang melambangkan pembukaan wilayah Hokkaido kini juga menjadi simbol Sapporo Beer Garden yang disukai banyak orang.
Di fasilitas ini, Anda dapat menikmati bir sekaligus suasananya di Sapporo, tempat kelahiran bir Jepang.

Nikmati bir segar dari keran dan jingisukan di tempat kelahiran bir Jepang
Nikmati bir segar dari keran dan jingisukan di tempat kelahiran bir Jepang

3. Soup Curry GARAKU

Soup Curry GARAKU merupakan restoran sup kari ternama yang begitu populer hingga antrean terbentuk setiap hari dan nomor antrean dibagikan kepada pengunjung yang menunggu.
Restoran spesialis sup kari ini sangat dikenal warga setempat. Ciri khas utamanya tentu terletak pada kuahnya.
Konon, rasa gurih dari perpaduan kreatif rempah-rempah dengan dashi, kaldu khas Jepang yang dipelajari pemilik saat dahulu bekerja di restoran spesialis udon, menjadi awal kepopulerannya.

Perpaduan kaldu khas Jepang dan rempah-rempah yang terinspirasi dari kuah udon
Perpaduan kaldu khas Jepang dan rempah-rempah yang terinspirasi dari kuah udon

4. Otaru Masazushi Cabang Utama

Restoran sushi ini didirikan di Otaru, Hokkaido, pada 1935 dan kini juga memiliki cabang di Tokyo, Nagoya, serta Bangkok.
Cabang utamanya berada di Jalan Sushi Otaru dan menempati bangunan empat lantai. Pilihan tempat duduknya beragam, dari ruang privat hingga area makan umum, sehingga dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Keunggulannya adalah hasil laut segar asal Hokkaido yang dipasok langsung dari toko ikan milik perusahaan yang sama.
Menu utamanya berupa rangkaian hidangan dan paket, dengan isi yang berubah sesuai musim serta ketersediaan bahan.
Dengan mengutamakan bahan musiman, restoran ini menyajikan nigiri sushi, hidangan panggang, dan makanan pendamping sesuai rekomendasi hari itu serta selera pengunjung.

Nikmati sushi yang menonjolkan kesegaran bahan-bahan Hokkaido
Nikmati sushi yang menonjolkan kesegaran bahan-bahan Hokkaido

5. Sumire

Sapporo adalah tempat lahirnya ramen miso sekaligus kawasan persaingan ramen yang ketat, dengan banyak restoran yang terus berlomba menarik pelanggan.
Di antara restoran-restoran tersebut, Sumire merupakan nama ternama yang dikenal di seluruh Jepang dan disukai sejak lama.
Selain cabang utama di Nakanoshima, restoran populer ini memiliki cabang di Susukino, Satozuka, dan Yokohama. Sumire juga melahirkan banyak restoran turunan yang dikenal sebagai aliran “Junsumi-kei”.
Bangunan cabang utama Nakanoshima yang sekarang dibuka kembali pada 2017 setelah dibangun ulang.
Eksterior beton eksposnya tampil modern, sementara interiornya yang terang dan bernuansa alami memberikan kesan berbeda dari restoran ramen pada umumnya.

Restoran ramen miso ternama dengan popularitas papan atas di tengah persaingan ketat Sapporo
Restoran ramen miso ternama dengan popularitas papan atas di tengah persaingan ketat Sapporo

Bingung Mau Belanja di Mana? Ini 5 Destinasi Belanja Andalan di Hokkaido

Tempat belanja tersebar di berbagai penjuru Hokkaido, sehingga tidak sedikit pengunjung yang bingung harus berbelanja di mana.
Dari sekian banyak pilihan, berikut destinasi belanja andalan yang telah kami pilih.

1. Bandara New Chitose

Bandara terbesar di Hokkaido ini membentang di wilayah Kota Chitose dan Kota Tomakomai.
Aksesnya yang mudah ke pusat kota membuatnya dikenal sebagai gerbang udara Hokkaido.
Bandara ini memiliki dua landasan pacu sepanjang 3.000 m, dengan pesawat penerbangan internasional yang lepas landas dan mendarat sepanjang 24 jam.
Di lantai 2 terminal domestik terdapat Shopping World, area yang dipenuhi toko-toko penjual produk khas dan oleh-oleh dari berbagai wilayah Hokkaido.
Terminal internasional juga memiliki New Chitose Airport DUTY FREE SHOP, sehingga bandara ini praktis dijadikan tempat berbelanja sebelum pulang.

Manfaatkan Bandara New Chitose sebagai destinasi belanja juga
Manfaatkan Bandara New Chitose sebagai destinasi belanja juga

2. Mitsui Outlet Park Sapporo Kitahiroshima

Pusat perbelanjaan outlet ini merupakan salah satu yang terluas di Hokkaido. Sekitar 170 toko dari berbagai kategori berkumpul di sini, mulai dari busana merek mewah, peralatan dapur merek terkenal, dan perlengkapan olahraga hingga toko obat serta produk perawatan.
Di pujaseranya, cobalah hidangan khas Hokkaido.
Pilihannya mencakup kuliner andalan daerah seperti butadon, perpaduan nasi putih dan daging babi yang juicy, serta ramen miso Sapporo dengan kuah kaya rasa.

Berbelanja sepuasnya di pusat perbelanjaan outlet terluas di Hokkaido
Berbelanja sepuasnya di pusat perbelanjaan outlet terluas di Hokkaido

3. Sapporo Factory

Kompleks komersial besar ini dibangun di bekas lokasi pabrik bir Sapporo, yang berawal dari Pabrik Bir Kaitakushi yang didirikan pada 1876, tahun ke-9 era Meiji.
Tujuh bangunannya, termasuk bangunan bata peninggalan pabrik dan atrium raksasa, menampung pusat perbelanjaan, fasilitas hiburan, restoran, pusat kebugaran, hotel, dan fasilitas lainnya.
Salah satu keunggulannya adalah Anda dapat berbelanja dan mengunjungi kafe tanpa perlu mengkhawatirkan cuaca.

Kompleks komersial di bekas pabrik bir Sapporo yang berawal dari Pabrik Bir Kaitakushi
Kompleks komersial di bekas pabrik bir Sapporo yang berawal dari Pabrik Bir Kaitakushi

4. Kawasan Pertokoan Otaru Sakaimachi

Jalan Sakaimachi terletak satu blok dari jalan besar yang menghadap Kanal Otaru. Jalan ini merupakan jalan utama Otaru, kota yang berkembang pesat dari era Meiji hingga awal era Showa.
Kawasan pertokoan sepanjang sekitar 1.300 m ini membentang dari Persimpangan Marchen hingga Jalan Nichigin. Banyak bangunan batu bergaya Barat dan gudang dari masa itu masih berdiri, sehingga Anda dapat berjalan-jalan dan berbelanja dalam suasana penuh nostalgia.

Jalan utama Otaru untuk menikmati suasana kota retro sekaligus berbelanja
Jalan utama Otaru untuk menikmati suasana kota retro sekaligus berbelanja

5. Gudang Bata Merah Kanemori

Gudang Bata Merah Kanemori merupakan landmark kawasan teluk Hakodate yang terdiri atas tujuh gudang.
Deretan gudang bata merahnya menciptakan suasana romantis. Tak heran jika tempat ini populer bukan hanya di kalangan warga setempat dan wisatawan, tetapi juga pasangan.
Empat gudangnya diberi nama BAY Hakodate, Kanemori Yobutsukan, Hakodate History Plaza, dan Kanemori Hall. Masing-masing menjadi fasilitas dengan ciri khas tersendiri.

Kompleks multifungsi bernuansa nostalgia dengan deretan gudang bata merah
Kompleks multifungsi bernuansa nostalgia dengan deretan gudang bata merah

5 Tempat Menginap di Hokkaido untuk Pengalaman Istimewa

Berikut rekomendasi tempat menginap yang akan memperkaya pengalaman Anda di Hokkaido, mulai dari hotel berkelas, hotel resor untuk menikmati alam megah, hingga hotel dengan sarapan istimewa.
Jika belum menentukan tempat menginap, pertimbangkan pilihan-pilihan berikut.

1. Sapporo Grand Hotel

Dibuka pada 1934 sebagai hotel bergaya Barat berstandar penuh pertama di Hokkaido, hotel bersejarah ini menyambut para tamu dengan semangat mengutamakan keramahtamahan.
Lokasinya strategis di pusat Kota Sapporo, kawasan dengan jalan-jalan besar yang dihiasi pepohonan rindang. Akses dari Stasiun JR Sapporo maupun kereta bawah tanah juga mudah.
Dari kamar standar seluas 21 m² yang hangat dan tenang hingga Super Suite kelas tertinggi seluas 162 m², beragam pilihan kamarnya menawarkan masa menginap yang nyaman sesuai kebutuhan tamu.

Hotel bersejarah dengan tradisi panjang sejak dibuka pada 1934
Hotel bersejarah dengan tradisi panjang sejak dibuka pada 1934

2. The Windsor Hotel Toya Resort & Spa

Hotel resor mewah ini juga dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan KTT Toyako pada 2008.
Berdiri di ketinggian sekitar 625 m, hotel ini menawarkan panorama Danau Toya dan alam sekitarnya melalui jendela kaca raksasa di lobi utama.
Tersedia dua pilihan gaya menginap: Premiere Style dengan kamar suite dan beragam manfaat tambahan, serta Casual Style yang cocok untuk masa menginap yang lebih santai. Keunggulan lainnya adalah pemandangan indah yang dapat dinikmati dari setiap kamar.

Hotel resor mewah dengan panorama alam Danau Toya
Hotel resor mewah dengan panorama alam Danau Toya

3. La Vista Hakodate Bay

La Vista Hakodate Bay berdiri di Hakodate yang kental dengan nuansa mancanegara. Hotel ini mengusung suasana romantis dan nostalgis era Taisho.
Penataan klasik diterapkan di seluruh bangunan hingga ke kamar-kamarnya, menghadirkan ruang yang anggun dan tenang, selaras dengan karakter Hakodate.
Sarapan merupakan salah satu daya tarik populer yang tidak boleh dilewatkan di La Vista Hakodate Bay.
Sarapannya meraih peringkat pertama di Hokkaido selama tujuh tahun berturut-turut berdasarkan ulasan tamu. Anda dapat menikmati kekayaan hasil laut dan hasil bumi Hokkaido, mulai dari kaisendon dengan telur salmon asal Hokkaido dan topping lain yang dapat diambil sepuasnya hingga hasil laut serta sayuran yang dipanggang langsung di depan Anda.

Nikmati sarapan populer dengan aneka cita rasa Hokkaido serta pemandian berpemandangan indah dalam suasana romantis era Taisho
Nikmati sarapan populer dengan aneka cita rasa Hokkaido serta pemandian berpemandangan indah dalam suasana romantis era Taisho

4. Hoshino Resorts Tomamu

Hotel resor ini terletak hampir di tengah Hokkaido.
Kompleksnya berpusat pada dua bangunan, Tomamu The Tower dan RISONARE Tomamu. Selain menginap dan bersantap, Anda dapat menikmati pemandangan indah serta aktivitas setiap musim di dalam kawasan resor.
Seluruh kamar RISONARE Tomamu berupa suite seluas lebih dari 100 m², lengkap dengan bak mandi jet berpemandangan indah dan sauna pribadi.
Sementara itu, Tomamu The Tower yang menjadi landmark resor memudahkan akses ke berbagai fasilitas di dalam kawasan, sehingga cocok bagi Anda yang ingin berfokus pada aktivitas selama menginap.
Unkai Terrace, yang hanya dibuka pada pagi-pagi sekali dari Mei hingga Oktober, menawarkan pemandangan lautan awan megah yang mengalir melintasi pegunungan saat kondisi cuaca mendukung.

Hotel resor yang menawarkan beragam pengalaman tanpa perlu keluar dari kawasannya
Hotel resor yang menawarkan beragam pengalaman tanpa perlu keluar dari kawasannya

5. Higashiyama Niseko Village, a Ritz-Carlton Reserve

Hotel resor ini berada di Niseko Village, kawasan resor pegunungan yang luas.
Sebanyak 50 kamar dan suite ditata dengan interior tenang yang selaras dengan alam di sekelilingnya.
Pemandangan Gunung Yotei dan Gunung Annupuri dari kamar juga menjadi salah satu keunggulannya.
Di dalam hotel terdapat spa onsen yang menggunakan air panas alami bermineral serta tempat bersantap yang menyajikan hidangan Jepang berbahan musiman.
Di sekitarnya terdapat area ski dan tempat aktivitas luar ruangan yang memanfaatkan alam setempat, sehingga Anda dapat memadukan kegiatan aktif dengan waktu beristirahat selama menginap.

Hotel resor di Niseko yang meraih Satu Michelin Key
Hotel resor di Niseko yang meraih Satu Michelin Key

5 Oleh-Oleh Hokkaido yang Tak Boleh Dilewatkan

Hokkaido bukan hanya kaya akan destinasi wisata, tetapi juga memiliki beragam pilihan oleh-oleh.
Berikut oleh-oleh pilihan yang terkenal hingga ke seluruh Jepang.

1. Calbee “Jaga Pokkuru Rasa Garam Okhotsk”

Jaga Pokkuru merupakan produk Calbee, salah satu produsen makanan ringan terkemuka Jepang.
Dibuat di pabrik Chitose, Hokkaido, dan terutama dijual di Hokkaido, produk ini populer sebagai oleh-oleh daerah tersebut.
Namanya menggabungkan kata jagaimo, yang berarti kentang sebagai bahan utamanya, dengan Koropokkuru, makhluk peri dalam legenda suku Ainu, penduduk asli wilayah ini.

Camilan dengan cita rasa kentang Hokkaido dan garam Okhotsk
Camilan dengan cita rasa kentang Hokkaido dan garam Okhotsk

2. ISHIYA “Shiroi Koibito”

Shiroi Koibito adalah kue terkenal dari Hokkaido yang dikenal oleh semua orang di Jepang.
Lebih dari 40 tahun sejak diluncurkan, produk ini tetap memiliki popularitas yang tak tergoyahkan sebagai oleh-oleh andalan Hokkaido.
Shiroi Koibito memadukan langue de chat, biskuit tradisional Prancis, dengan isian cokelat putih racikan khusus. Ciri khas utamanya adalah teksturnya yang mudah lumer di mulut dan rasa manisnya yang lembut.

Shiroi Koibito, kue ternama dengan cita rasa ringan dan lembut yang disukai selama lebih dari 40 tahun
Shiroi Koibito, kue ternama dengan cita rasa ringan dan lembut yang disukai selama lebih dari 40 tahun

3. ROYCE’ “Nama Chocolate”

ROYCE’ didirikan di Distrik Higashi, Kota Sapporo, pada 1983 dengan tujuan membuat cokelat yang tidak kalah dari cokelat Eropa, tempat asal tradisinya.
Kini, ROYCE’ memiliki popularitas yang tak tergoyahkan sebagai produsen cokelat asal Hokkaido, dengan Nama Chocolate sebagai produk andalannya.
Berbeda dengan cokelat biasa yang berbentuk padat saat disajikan lalu meleleh setelah dimakan, Nama Chocolate ROYCE’ memiliki tekstur lembut dan lumer dengan halus di mulut.

Cokelat andalan Hokkaido dengan sensasi lumer yang halus dan tekstur khas tiada duanya
Cokelat andalan Hokkaido dengan sensasi lumer yang halus dan tekstur khas tiada duanya

4. Rokkatei “Marusei Butter Sand”

Produk yang telah lama laris ini dibuat oleh Rokkatei, produsen kue bersejarah yang sejak didirikan pada 1933 terus membuat camilan yang dapat dinikmati setiap hari dengan uang saku.
Sejak mulai dijual pada 1977, cita rasanya yang tidak membosankan membuatnya terus disukai sebagai oleh-oleh andalan Hokkaido.
Dua keping biskuit renyah dan harum yang dipanggang dari tepung khusus mengapit krim istimewa berupa perpaduan cokelat putih, kismis, dan mentega yang seluruh bahan susunya berasal dari susu segar Hokkaido.

Kue ikonis andalan Hokkaido yang disukai selama lebih dari 50 tahun
Kue ikonis andalan Hokkaido yang disukai selama lebih dari 50 tahun

5. Kitakaro “Hokkaido Kaitaku Okaki”

Produk yang telah lama laris ini dibuat oleh Kitakaro, produsen kue yang dikenal karena komitmennya menggunakan bahan asal Hokkaido.
Okaki, camilan renyah berbahan beras ketan, ini mengutamakan kekayaan laut Hokkaido dan dibuat dari bahan berkualitas. Saat ini tersedia 10 varian.
Selain varian cumi-cumi dari Hakodate, udang manis dari Mashike, salmon musim gugur dari Shibetsu, kerang simping dari Esashi, kombu dari Erimo, gurita yanagidako dari Shiranuka, serta telur ikan kod Kojohama dari Shiraoi, tiga varian yang dijual dalam waktu terbatas juga populer.

Kekayaan laut Hokkaido diolah menjadi okaki yang dibuat dengan penuh perhatian
Kekayaan laut Hokkaido diolah menjadi okaki yang dibuat dengan penuh perhatian

Rekomendasi Festival dan Acara di Hokkaido Menurut Musim

Beragam acara diselenggarakan di seluruh Hokkaido sepanjang tahun.
Berikut acara-acara yang paling direkomendasikan untuk setiap musim.

Musim Semi: Festival Shibazakura Higashimokoto

Acara ini biasanya diselenggarakan pada Mei di Taman Shibazakura Higashimokoto, Abashiri.
Daya tarik utamanya adalah hamparan shibazakura, bunga phlox penutup tanah, yang mekar di perbukitan seluas sekitar 10 ha. Seluruh bukit yang tersapu warna merah muda, putih, dan ungu muda menghadirkan pemandangan mengagumkan.
Dari jalur pejalan kaki yang mengelilingi bukit dan anjungan pandang, Anda dapat menikmati panorama indah berlatar pegunungan sekitar serta pemandangan di kejauhan.
Selama acara berlangsung, pertunjukan musik dan kegiatan dari kelompok masyarakat setempat turut memeriahkan suasana.
Aktivitas seperti naik kendaraan wisata dan go-kart juga menjadi daya tariknya.

Acara untuk menikmati shibazakura aneka warna yang bermekaran memenuhi bukit
Acara untuk menikmati shibazakura aneka warna yang bermekaran memenuhi bukit

Musim Panas: Festival Pelabuhan Hakodate

Festival Pelabuhan Hakodate merupakan acara besar musim panas yang mewakili Kota Hakodate, Hokkaido, dan biasanya diselenggarakan pada 1–5 Agustus.
Pada hari pertama, Pertunjukan Kembang Api Doshin membuka festival dengan kembang api meriah yang menghiasi langit malam Pelabuhan Hakodate.
Pada hari kedua dan ketiga, diadakan parade Wasshoi Hakodate dengan total peserta sekitar 20.000 orang.
Warga setempat dan wisatawan berparade sambil menarikan Hakodate Minato Odori atau tarian pelabuhan Hakodate, serta Ika Odori, tarian yang terinspirasi dari cumi-cumi sebagai produk khas setempat. Suasana di sepanjang jalan pun dipenuhi semangat.
Selama festival, kios-kios juga berjajar terutama di sekitar Hakodate Green Plaza. Anda dapat menikmati keramaian Hakodate pada musim panas sambil mencicipi kuliner lokal dan jajanan kaki lima.

Acara besar musim panas Hakodate yang telah berlangsung sekitar 90 tahun
Acara besar musim panas Hakodate yang telah berlangsung sekitar 90 tahun

Musim Gugur: Kiseki no Illuminate

Acara pencahayaan musim gugur ini diselenggarakan di Sounkyo Onsen, kawasan pemandian air panas di dalam Taman Nasional Daisetsuzan.
Biasanya berlangsung dari pertengahan September hingga pertengahan Oktober, acara ini menyelimuti kawasan ngarai dengan cahaya bertepatan dengan masa terbaik menikmati dedaunan musim gugur.
Pepohonan yang telah berubah warna disinari cahaya lembut, menghasilkan suasana magis yang berbeda dari siang hari.
Pencahayaan berlangsung dari sore hingga malam. Anda dapat menikmati perpaduan warna dedaunan dan cahaya sambil menyusuri jalur pejalan kaki.
Di lokasi acara juga terdapat pertunjukan cahaya interaktif yang merespons gerakan pengunjung serta tampilan visual bergaya projection mapping.
Banyak sudutnya menarik untuk difoto. Abadikan kenangan musim gugur melalui perpaduan dedaunan berwarna-warni dan cahaya.

Acara pencahayaan yang menghadirkan ruang magis melalui perpaduan dedaunan musim gugur dan cahaya
Acara pencahayaan yang menghadirkan ruang magis melalui perpaduan dedaunan musim gugur dan cahaya

Musim Dingin: Festival Salju Sapporo

Festival Salju Sapporo merupakan salah satu dari tiga festival salju terbesar di dunia dan menjadi acara besar musim dingin yang biasanya diselenggarakan pada Februari di Kota Sapporo, Hokkaido.
Festival ini bermula pada 1950, ketika pelajar SMP dan SMA setempat membuat patung salju di Taman Odori. Kini, festival tersebut telah berkembang menjadi perayaan berskala besar dengan sekitar 2 juta pengunjung atau lebih dari Jepang dan luar negeri.
Lokasinya terutama terbagi menjadi tiga area: Odori, Tsudome, dan Susukino.

Acara besar musim dingin Sapporo yang tercipta dari salju dan es, sekaligus salah satu dari tiga festival salju terbesar di dunia
Acara besar musim dingin Sapporo yang tercipta dari salju dan es, sekaligus salah satu dari tiga festival salju terbesar di dunia

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berwisata ke Hokkaido

Berikut lima hal yang perlu diketahui agar Anda dapat menikmati Hokkaido sepenuhnya.
Jika diabaikan, hal-hal ini dapat mengacaukan rencana perjalanan secara signifikan. Jadikan informasi berikut sebagai acuan.

1. Jarak Antarwilayah Lebih Jauh dari yang Dibayangkan

Luas Hokkaido sekitar 83.000 km², mencakup kurang lebih 20% wilayah Jepang. Daerah ini jauh lebih luas dari yang mungkin Anda bayangkan.
Jarak antarwilayah sering kali lebih jauh daripada kesannya di peta, sehingga perjalanan dapat memakan waktu lama.
Misalnya, perjalanan dari Sapporo ke Hakodate memerlukan sekitar 3–4 jam meskipun menggunakan mobil atau kereta ekspres terbatas.
Jika menggunakan transportasi umum, waktu perjalanan juga bisa lebih lama daripada perkiraan berdasarkan jarak karena perlu berganti kendaraan dan menyesuaikan frekuensi keberangkatan.
Saat merencanakan wisata Hokkaido, jangan memaksakan diri mengunjungi terlalu banyak wilayah sekaligus. Pilih beberapa kawasan saja dan luangkan waktu untuk menikmati tempat-tempat wisata di sana.

Hokkaido memiliki banyak kawasan menarik, tetapi batasi wilayah kunjungan agar perjalanan tidak terlalu padat
Hokkaido memiliki banyak kawasan menarik, tetapi batasi wilayah kunjungan agar perjalanan tidak terlalu padat

2. Destinasi Populer Bisa Sangat Padat pada Musim Tertentu

Perlu diperhatikan bahwa destinasi wisata populer di Hokkaido cenderung dipadati pengunjung pada musim-musim tertentu.
Terutama saat sakura dan dedaunan musim gugur mencapai masa terbaiknya atau saat acara besar berlangsung, bukan hanya tempat wisatanya, melainkan seluruh kawasan sekitarnya juga mudah menjadi padat.
Contohnya, Furano ramai pada musim panas saat lavender sedang indah-indahnya. Pada musim dingin, Sapporo dipadati pengunjung selama Festival Salju Sapporo, sementara Niseko yang menawarkan salju bubuk juga sangat ramai.
Jika berkunjung pada periode yang diperkirakan padat, pesanlah penginapan dan transportasi lebih awal agar lebih tenang.

Cari tahu masa terbaik menikmati pemandangan dan jadwal acara untuk memperkirakan keramaian serta mempersiapkan perjalanan
Cari tahu masa terbaik menikmati pemandangan dan jadwal acara untuk memperkirakan keramaian serta mempersiapkan perjalanan

3. Cuaca Buruk Dapat Menghentikan Penerbangan dan Layanan Kereta JR

Di Hokkaido, layanan transportasi mudah terganggu oleh cuaca, sehingga hal ini juga perlu diperhatikan.
Terutama pada musim dingin, badai salju, angin kencang, dan salju lebat dapat menyebabkan penerbangan dibatalkan atau terlambat, serta layanan kereta JR dihentikan atau jadwalnya terganggu.
Cuaca buruk sulit diprediksi, dan tidak jarang perjalanan mendadak tidak dapat dilakukan pada hari keberangkatan.
Saat berwisata ke Hokkaido, penting untuk menyediakan waktu cadangan pada hari perjalanan.
Jangan membuat jadwal terlalu padat pada hari kepulangan atau sehari setelah perjalanan antarkota. Susunlah rencana yang tetap nyaman dijalani meskipun terjadi keterlambatan akibat cuaca.

Susun jadwal dengan mempertimbangkan kemungkinan penghentian layanan dan gangguan jadwal transportasi akibat cuaca buruk
Susun jadwal dengan mempertimbangkan kemungkinan penghentian layanan dan gangguan jadwal transportasi akibat cuaca buruk

4. Ada Kemungkinan Bertemu Satwa Liar

Alam megah Hokkaido mudah dijangkau, tetapi kawasan ini juga memungkinkan Anda bertemu satwa liar.
Hal yang perlu diperhatikan berbeda-beda menurut situasinya, jadi sebaiknya pahami terlebih dahulu.
Jika berkendara dengan mobil sewaan, waspadalah terhadap satwa liar yang tiba-tiba melintas. Terutama di pinggiran kota dan pegunungan, banyak kecelakaan terjadi akibat rusa Ezo yang mendadak muncul di jalan.
Pada malam dan dini hari, jarak pandang cenderung terbatas. Kurangi kecepatan dan berkendaralah sambil memperhatikan keadaan sekitar.
Jika ingin mendaki, berjalan kaki di alam, atau melakukan aktivitas luar ruangan di pegunungan dan sekitar danau, Anda perlu memeriksa informasi kemunculan beruang cokelat.
Sebelum memasuki kawasan pegunungan, periksa informasi terbaru dari pemerintah daerah atau asosiasi pariwisata, dan hindari area yang memiliki laporan penampakan beruang.

Anda mungkin bertemu satwa liar di Hokkaido
Anda mungkin bertemu satwa liar di Hokkaido

5. Waspadai Jalan Bersalju dan Membeku Saat Berkendara pada Musim Dingin di Hokkaido

Pada musim dingin di Hokkaido, tumpukan salju dan permukaan jalan yang membeku menuntut kewaspadaan lebih saat mengemudi.
Yang terutama perlu diwaspadai adalah black ice, lapisan es di jalan yang sulit dikenali hanya dengan melihatnya.
Meski tidak terlihat bersalju, jalan bisa sangat licin dan berisiko menyebabkan kecelakaan.
Di jalan bersalju, kendaraan membutuhkan waktu lebih lama untuk berhenti. Karena itu, kurangi kecepatan dan jaga jarak yang cukup dengan kendaraan di depan.
Jika menyewa mobil, pastikan kendaraan dilengkapi ban musim dingin tanpa paku atau perlengkapan musim dingin lainnya.
Jika belum terbiasa mengemudi di jalan bersalju, jangan memaksakan diri menggunakan mobil sewaan. Pertimbangkan transportasi umum seperti kereta JR, bus, atau taksi.

Pahami risiko khas musim dingin dan utamakan keselamatan berkendara lebih dari biasanya
Pahami risiko khas musim dingin dan utamakan keselamatan berkendara lebih dari biasanya

Pertanyaan Umum tentang Wisata Hokkaido

Q

Apakah cukup menggunakan kereta dan bus untuk bepergian di Hokkaido?

A

Untuk perjalanan di dalam maupun antarkota seperti Sapporo, Otaru, dan Hakodate, kereta serta bus sudah memadai. Namun, untuk kawasan pinggiran dan daerah yang kaya alam, mobil sewaan lebih praktis.

Q

Kapan salju mulai turun di Hokkaido?

A

Waktunya sangat berbeda menurut wilayah. Di bagian utara, salju mulai turun pada akhir Oktober hingga awal November, sedangkan di Sapporo sekitar pertengahan November. Desember hingga Maret merupakan musim untuk menikmati pemandangan bersalju sepenuhnya.

Penutup

Hokkaido menawarkan beragam cara untuk menikmati perjalanan, mulai dari bentang alam megah, kota-kota indah, dan taman hiburan yang cocok untuk keluarga hingga kuliner khas daerah yang lezat.
Anda mungkin bingung harus mulai dari mana, tetapi cobalah menyusun rencana perjalanan dengan menjadikan destinasi yang diperkenalkan dalam artikel ini sebagai tujuan utama. Dengan begitu, Anda dapat menikmati pesona Hokkaido sepenuhnya.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa