
Nikmati Sejarah, Kuliner, dan Belanja! 14 Tempat Wisata Populer di Aichi
Prefektur Aichi memiliki banyak tempat wisata populer, mulai dari destinasi bersejarah hingga tempat rekreasi untuk keluarga.
Ada pula tempat belanja yang bisa dinikmati seharian serta hidangan lezat khas Nagoya, atau nagoya meshi, yang lahir dari budaya kuliner setempat yang unik. Semua ini menawarkan beragam cara untuk menikmati Aichi.
Berikut pilihan tempat wisata yang wajib dikunjungi, kuliner yang direkomendasikan, dan tempat menginap untuk menikmati berbagai daya tarik Aichi.
Seperti Apa Aichi?
Prefektur Aichi terletak hampir di tengah wilayah Jepang.
Aichi memiliki beragam daya tarik, mulai dari sejarah dan kekayaan alam hingga industri dan budaya.
Sejak dahulu, wilayah ini berkembang sebagai simpul transportasi penting. Nagoya, ibu kota Prefektur Aichi, juga termasuk salah satu dari tiga kota utama di Jepang.
Aichi juga terkenal sebagai pusat manufaktur, tempat berkumpulnya berbagai perusahaan unggulan di bidang industri tradisional dan manufaktur.
Wilayah ini dikenal pula sebagai tanah kelahiran para panglima samurai karena melahirkan banyak tokoh dari zaman Sengoku, termasuk Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu.
Selain kastel yang terkenal di seluruh Jepang, seperti Kastel Inuyama yang berstatus Pusaka Nasional dan Kastel Nagoya, terdapat banyak kastel serta situs bekas kastel yang bernilai sejarah dan budaya tinggi.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Aichi?
Dengan begitu banyak tempat menarik, Aichi dapat dinikmati sepanjang tahun.
Jika ingin menikmati perpaduan pemandangan alam dan bangunan bersejarah, musim semi atau musim gugur adalah pilihan yang direkomendasikan.
Pada musim semi, jangan lewatkan keindahan bunga sakura dengan latar Kastel Nagoya. Pada musim gugur, dedaunan berwarna-warni di Taman Tokugawaen yang diterangi lampu menjadi pemandangan yang wajib dilihat.
Panduan Pakaian untuk Setiap Musim di Aichi
- Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian berbahan tipis dan baju lengan pendek
- Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Aichi?
Dari Tokyo, perjalanan dengan Tokaido Shinkansen memakan waktu satu setengah jam.
Dari Osaka, perjalanan melalui Jalur Utama Tokaido-Sanyo memakan waktu satu jam, sehingga Aichi dapat dicapai dalam waktu singkat.
Bandara Internasional Chubu juga melayani penerbangan internasional, sehingga mudah diakses dari luar Jepang.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Aichi
Aichi memiliki jaringan transportasi yang lengkap. Dengan kereta dan bus, Anda dapat berpindah antartempat wisata dengan mudah.
Kereta bawah tanah juga beroperasi dengan frekuensi tinggi dan menyediakan perpindahan yang mudah ke jalur lain, sehingga praktis untuk berkeliling ke berbagai tempat wisata.
14 Tempat Wisata Populer yang Wajib Dikunjungi di Aichi
Bangunan bersejarah seperti Kastel Nagoya dan Kastel Inuyama wajib dikunjungi saat berwisata ke Aichi, terutama bagi pencinta sejarah.
Ada pula banyak taman hiburan untuk keluarga, sehingga tidak sedikit pengunjung yang bingung menentukan tempat pertama yang akan dikunjungi.
Untuk membantu Anda menyusun rencana, berikut pilihan tempat wisata populer yang tidak boleh dilewatkan di Aichi.
1. Kastel Nagoya
Salah satu kompleks kastel terbesar di Jepang ini dibangun pada awal zaman Edo atas perintah Tokugawa Ieyasu, pendiri pemerintahan militer Keshogunan Edo.
Di puncak menara utama dengan lima susun atapnya, berkilau sepasang kinshachi jantan dan betina, yaitu ornamen makhluk mitologis berwarna emas. Keduanya telah menjadi simbol Nagoya.

2. Akuarium Pelabuhan Nagoya
Akuarium besar ini terdiri atas Gedung Utara, tempat Anda dapat melihat lumba-lumba, paus beluga, dan orka, serta Gedung Selatan yang memiliki beragam akuarium, termasuk akuarium terumbu karang hidup.
Daya tarik utamanya adalah pertunjukan lumba-lumba dan sesi latihan orka yang terbuka untuk umum di kolam terbesar di Jepang. Dengan lebar 60 m, panjang 30 m, dan kedalaman maksimum 12 m, kolam ini menjadi panggung pertunjukan yang memukau.

3. Kuil Shinto Atsuta Jingu
Kuil ini konon bermula sekitar 1.900 tahun lalu, ketika pedang suci Kusanagi ditempatkan di sini untuk dipuja. Pedang tersebut merupakan salah satu dari Tiga Pusaka Kekaisaran, yaitu tiga benda pusaka yang menurut mitologi Jepang dianugerahkan oleh Dewi Amaterasu.
Ketiganya diwariskan sebagai lambang keabsahan takhta Kaisar.

4. Lagunasia di Laguna Ten Bosch
Laguna Ten Bosch terletak di tepi Teluk Mikawa, Prefektur Aichi.
Kompleks ini terdiri atas tiga area: Lagunasia, taman hiburan bertema laut; Laguna Festival Market, tempat menikmati kuliner dan berbelanja; serta Henn na Hotel Laguna Ten Bosch, tempat robot dinosaurus menyambut tamu. Ketiganya menawarkan beragam cara untuk menikmati resor tepi laut.

5. Kastel Inuyama
Menara utama kastel ini merupakan satu dari hanya lima menara kastel di Jepang yang ditetapkan sebagai Pusaka Nasional. Menara ini disebut sebagai yang tertua di antara yang masih bertahan dan terkenal memiliki ciri gaya boro awal, yaitu bentuk menara dengan bagian pengintai di atas bangunan beratap.
Kastel ini konon dibangun pada tahun 1537, pada zaman Muromachi, oleh Oda Nobuyasu, paman Oda Nobunaga. Berdiri di atas bukit kecil dengan Sungai Kiso melindungi sisi belakangnya, kastel ini memiliki pertahanan belakang yang kuat.

6. Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota
Museum ini memanfaatkan lahan dan bangunan pabrik percobaan yang didirikan pada tahun 1911 oleh Toyoda Sakichi, pendiri Grup Toyota, untuk penelitian dan pengembangan mesin tenun.
Secara garis besar, museum terbagi menjadi dua bagian: Paviliun Mesin Tekstil yang memperkenalkan mesin tekstil sebagai titik awal Toyota, serta Paviliun Mobil yang menampilkan perkembangan teknologi otomotif.

7. SCMAGLEV and Railway Park
Museum ini memamerkan 39 unit kereta asli, terutama Tokaido Shinkansen, serta kereta jalur konvensional hingga kereta maglev superkonduktor.
Di area Pameran Simbol yang pertama dimasuki setelah pintu masuk, pengunjung disambut tiga unit kereta yang masing-masing pernah mencatat rekor kecepatan tertinggi dunia pada masanya: lokomotif uap seri C62, kereta uji Shinkansen seri 955 (300X), dan kereta maglev superkonduktor MLX01-1.

8. Noritake Garden
Inilah tempat berdirinya Noritake, merek peralatan makan bergaya Barat yang mendapat pengakuan tinggi di seluruh dunia.
Kini, kawasan ini telah ditata menjadi tempat bersantai yang hijau, dengan toko, kafe, restoran, dan museum yang tersebar di dalamnya.

9. Kebun Binatang dan Kebun Raya Higashiyama, Nagoya
Kawasan kebun binatang dan kebun raya ini begitu luas hingga sulit dijelajahi seluruhnya dalam sehari. Di atas lahan sekitar 600.000 m² terdapat kebun binatang, kebun raya, taman bermain, dan berbagai fasilitas lainnya.
Kebun binatangnya menampilkan sekitar 450 spesies satwa, termasuk banyak satwa favorit pengunjung seperti koala yang menjadi simbol tempat ini.

10. Kuil Buddha Osu Kannon
Kuil Buddha ini merupakan kuil utama berstatus khusus dalam aliran Shingon cabang Chizan. Nama resminya adalah Kitanozan Shinpukuji Hoshoin.
Kuil ini awalnya berada di Kota Hashima, Prefektur Gifu, lalu dipindahkan ke lokasinya sekarang atas perintah Tokugawa Ieyasu.
Bersama Asakusa Kannon di Tokyo dan Tsu Kannon di Mie, kuil ini juga termasuk dalam tiga tempat pemujaan Kannon utama di Jepang.

11. Taman Tokugawaen
Taman Jepang ini dibangun di bekas lokasi Ozone Yashiki, kediaman masa pensiun yang didirikan pada tahun 1695 oleh Tokugawa Mitsutomo, penguasa kedua wilayah Owari. Konon, lahan kediaman tersebut dahulu seluas sekitar 130.000 tsubo, atau sekitar 44 hektare.
Taman ini menggunakan gaya chisen kaiyu, yaitu taman dengan jalur berjalan mengelilingi kolam, yang paling umum dijumpai pada taman para daimyo, atau penguasa feodal, pada zaman Edo. Aliran air jernih dari air terjun yang menuruni lembah menuju kolam yang melambangkan laut menggambarkan bentang alam Jepang secara simbolis.

12. LEGOLAND® Japan
Taman hiburan ini mengajak Anda larut dalam dunia balok LEGO®.
Taman ini terbagi menjadi delapan area, termasuk LEGO® NINJAGO World yang menampilkan aksi para tokoh LEGO® NINJAGO serta Adventure yang bertema perjalanan petualangan.

13. Lembah Korankei
Korankei adalah lembah di sepanjang Sungai Tomoe yang dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di Jepang untuk menikmati dedaunan musim gugur. Keindahan ini konon bermula dari penanaman pohon oleh seorang biksu Kuil Kojakuji pada tahun ke-11 era Kan'ei (1634). Kini, sekitar 4.000 pohon berubah warna menjadi merah dan kuning saat musim gugur, menghadirkan pemandangan yang memukau.

14. Museum Sains Kota Nagoya
Museum sains di pusat Kota Nagoya ini terdiri atas tiga gedung: Gedung Ilmu Hayati, Gedung Sains dan Teknologi, serta Gedung Astronomi.
Ada banyak pameran interaktif, termasuk Laboratorium Dingin Ekstrem, tempat pengunjung dapat menonton tayangan aurora di ruangan bersuhu minus 30 derajat Celsius (sementara tidak beroperasi per Juli 2021). Pameran berskala besar lainnya juga menghadirkan pengalaman mengesankan tentang kedahsyatan alam, seperti Laboratorium Tornado yang dapat menghasilkan tornado buatan setinggi 9 m dan Laboratorium Pelepasan Listrik yang menampilkan pelepasan listrik bertegangan 1,2 juta volt.
Nikmati Keunikan Nagoya Meshi! 3 Tempat Makan Populer di Aichi
Aichi terkenal dengan nagoya meshi, sebutan untuk hidangan khas Nagoya, seperti hitsumabushi, hidangan nasi dengan belut panggang, serta miso nikomi udon, mi udon yang dimasak dalam kuah miso.
Selain itu, budaya kuliner unik yang mengakar di Aichi juga melahirkan beragam hidangan lezat lainnya.
Jadi, selain menjelajahi tempat wisata, nikmati pula kulinernya sepuasnya.
1. Atsuta Horaiken, Restoran Utama
Didirikan pada tahun 1873 di kawasan sekitar gerbang Atsuta Jingu, restoran ini merupakan tempat asal hitsumabushi, hidangan belut khas Nagoya.
Hitsumabushi adalah belut panggang bersaus ala kabayaki yang dipotong kecil-kecil, lalu disajikan di atas nasi dalam wadah yang disebut ohitsu. Nama hitsumabushi merupakan merek dagang terdaftar milik Atsuta Horaiken.

2. Ebidote Shokudo, Cabang ESCA
Restoran ini populer dengan udang goreng berbalut tepung roti yang dibuat dari udang tangkapan alam dan disajikan sesaat setelah digoreng.
Menu Ebidote Kushi, udang tusuk yang disantap dengan dicelupkan ke saus khusus berbahan dasar Hatcho miso, juga menjadi asal nama restoran ini. Cara menikmatinya merupakan ciri khas restoran ini.

3. Yamamotoya Sohonke, Honke
Restoran yang telah lama berdiri ini menyajikan miso nikomi udon, hidangan khas Nagoya berupa mi yang dimasak dalam kuah berbahan dasar miso kedelai.
Miso yang digunakan merupakan perpaduan Kakukyu Hatcho Miso dari Kota Okazaki, Prefektur Aichi, dan miso putih.
Campuran tersebut dipadukan dengan kuah bening berbahan dasar kaldu kombu, ikan bonito, dan jamur shiitake.
Minya dibuat tanpa garam sama sekali dan memiliki tekstur kenyal serta padat saat digigit.

Seru untuk Dijelajahi Seharian! 3 Tempat Belanja Populer di Aichi
Aichi memiliki banyak tempat belanja menarik, mulai dari pusat perbelanjaan yang menghadirkan tren terkini hingga kawasan pertokoan yang menjual produk khas setempat.
Berikut beberapa tempat belanja yang begitu menyenangkan untuk dijelajahi hingga Anda mungkin ingin meluangkan satu hari penuh untuk berbelanja.
1. Oasis 21
Taman bertingkat ini dikenal dengan atap kaca besarnya yang disebut Spaceship-Aqua. Kompleks ini juga menjadi simpul transportasi berkat terminal bus di dalamnya serta akses langsung ke jalur kereta bawah tanah dan Meitetsu.
Dalam beberapa tahun terakhir, pencahayaannya yang fotogenik menjadi perbincangan karena membuat suasana malam di Sakae, kawasan pusat Nagoya, semakin semarak.

2. Kawasan Perbelanjaan Osu
Kawasan perbelanjaan terbesar di Nagoya ini membentang di area yang dibatasi empat jalan: Wakamiya Odori, Fushimi-dori, Osu-dori, dan Minami Otsu-dori.
Sekitar 1.200 toko dan fasilitas dari berbagai jenis berderet rapat di sini, mulai dari tempat makan, toko pakaian bekas, toko aneka barang, hingga toko elektronik, menciptakan suasana yang khas.

3. Midland Square
Gedung multifungsi ini menjulang di depan Stasiun Nagoya.
Dengan ketinggian 247 m, gedung ini merupakan yang tertinggi di wilayah Tokai.
Gedung komersialnya dipenuhi butik merek internasional dengan pilihan yang mengikuti tren, restoran mewah, dan kafe. Ada pula kompleks bioskop serta galeri tempat pengunjung dapat mengenal daya tarik mobil Lexus.

Bersantai dalam Kenyamanan dan Kemewahan! 3 Pilihan Hotel di Aichi
Setelah puas berwisata di Aichi, lengkapi perjalanan dengan menginap di hotel yang menyenangkan.
Berikut rekomendasi hotel untuk menikmati waktu bersantai yang mewah di Aichi.
1. Nagoya Tokyu Hotel
Hotel elegan ini menghadirkan interior bernuansa Eropa.
Tersedia beragam pilihan untuk memenuhi kebutuhan menginap, mulai dari kamar standar yang sederhana namun sangat nyaman hingga berbagai suite yang memadukan gaya Eropa dengan sentuhan modern.

2. Nagoya JR Gate Tower Hotel
Hotel ini menawarkan akses yang sangat praktis karena terhubung langsung dengan Stasiun JR Nagoya. Interior bertema alami menciptakan suasana yang hangat.
Kamar-kamarnya dilengkapi fasilitas yang memadai untuk pengalaman menginap yang nyaman.
Terletak di lantai 15–24 JR Gate Tower, hotel ini juga menawarkan panorama Kota Nagoya dari banyak kamarnya.

3. Nagoya Prince Hotel Sky Tower
Hotel ini terhubung langsung dengan Stasiun Sasashima-raibu, yang berjarak satu pemberhentian dari Stasiun Nagoya melalui Jalur Aonami milik Nagoya Rinkai Rapid Transit. Mengusung konsep kapal yang mengapung di langit, seluruh kamar berada di lantai tinggi, yaitu lantai 32–36, sehingga pengunjung dapat menikmati panorama malam Nagoya.
Dari ketinggian, pemandangan kereta yang silih berganti tiba dan berangkat dari Stasiun Nagoya terasa seperti melihat sebuah diorama.

Beragam Pilihan yang Menyenangkan! 3 Oleh-Oleh Populer dari Aichi
Aichi menawarkan banyak pilihan oleh-oleh, mulai dari kudapan ternama yang memiliki sejarah panjang hingga camilan dengan ide-ide baru yang kreatif.
Berikut beberapa oleh-oleh pilihan dari sekian banyak yang tersedia.
1. Uiro Bar dari Osu Uiro
Uiro, kue kukus yang dibuat dari tepung beras dan bahan lainnya, merupakan oleh-oleh khas Nagoya.
Uiro Bar menghadirkan desain baru yang inovatif pada kue ini dan digemari pula oleh kalangan muda.

2. Kaeru Manju dari Aoyagi Sohonke
Kaeru Manju merupakan produk populer kebanggaan Aoyagi Sohonke, toko yang terutama terkenal dengan kue uiro dan memiliki toko utama di Osu, Distrik Naka, Kota Nagoya.
Bentuk kataknya yang menggemaskan terinspirasi dari logo toko berupa katak yang melompat ke pohon dedalu.
Kue ini dibuat dengan telaten. Bahkan hingga kini, mata dan mulutnya masih dibubuhkan satu per satu secara manual menggunakan cap panas.

3. Yukari dari Bankaku Sohonpo
Kudapan senbei ini dibuat dari daging udang yang dihaluskan. Di Jepang, udang dianggap sebagai lambang keberuntungan.
Konon, pada zaman Edo, kudapan ini juga dipersembahkan kepada Tokugawa Mitsutomo, penguasa wilayah Owari. Sejarah tersebut menjadikannya kudapan istimewa dengan asal-usul yang terhormat.

Penutup
Itulah beragam pilihan untuk menikmati daya tarik Aichi, mulai dari tempat wisata yang kaya akan alam, sejarah, dan budaya, berbagai taman hiburan, hidangan nagoya meshi yang lezat, hingga hotel untuk menikmati waktu bersantai yang mewah.
Jadikan pilihan dalam artikel ini sebagai bagian dari rencana perjalanan Anda.
Di Prefektur Gifu yang bertetangga dengan Aichi, Anda juga dapat menikmati keindahan alam dan suasana kota masa lampau di berbagai tempat seperti Hida Takayama, Pemandian Air Panas Gero, kota persinggahan bersejarah Magome-juku, dan Shirakawa-go.
Gifu dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu jam dengan kereta, jadi sempatkan pula untuk berkunjung ke sana.
Penulis