
【Panduan Wisata Ehime】Menjelajahi Pesona Pemandian Air Panas dan Gugusan Pulau yang Indah
Saat berwisata ke Ehime, jangan lewatkan kastel bersejarah dan panorama alamnya yang megah.
Ada beragam cara untuk menikmati Ehime, mulai dari mengunjungi kawasan dengan bangunan bersejarah dan Properti Budaya Penting hingga menikmati keindahan alam Laut Pedalaman Seto.
Dogo Onsen, yang konon merupakan pemandian air panas tertua di Jepang, juga menjadi destinasi populer.
Berikut rekomendasi tempat wisata, penginapan, kuliner, dan kawasan belanja yang patut Anda kunjungi selama menjelajahi pesona Ehime.
Seperti Apa Ehime?
Prefektur Ehime terletak di bagian barat laut Shikoku.
Wilayah ini dianugerahi alam yang megah, mulai dari laut yang dijuluki “Laut Mediterania dari Timur” hingga jajaran pegunungan yang terhubung dengan Gunung Ishizuchi, puncak tertinggi di Jepang bagian barat.
Jika ingin menikmati panorama alam Ehime, Shimanami Kaido yang menghubungkan Honshu dan Shikoku menjadi pilihan yang direkomendasikan.
Di jalur berpemandangan indah ini, Anda dapat mengagumi laut dan pegunungan Ehime sambil bersepeda.
Ehime juga memiliki banyak destinasi yang sarat sejarah, termasuk bangunan bersejarah dan pemandian air panas tertua di Jepang.
Anda dapat menjelajahi berbagai situs bersejarah, terutama Kastel Matsuyama yang menjadi ikon daerah ini dan Dogo Onsen yang memiliki sejarah sepanjang 3.000 tahun.
Saat berwisata ke Ehime, jangan lewatkan pula masakan daerah yang memanfaatkan hasil lautnya.
Salah satu yang paling terkenal adalah taimeshi, hidangan nasi dengan ikan tai atau bream laut, yang dapat dinikmati dalam dua cara.
Pada versi pertama, ikan tai dimasak bersama beras. Pada versi lainnya, sashimi ikan tai direndam dalam saus khas, diletakkan di atas nasi, lalu dinikmati sebagai ochazuke, yaitu nasi yang disiram teh.
Meski sama-sama disebut taimeshi, kedua hidangan ini sangat berbeda dan patut Anda cicipi.

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Ehime?
Ehime memiliki daya tarik yang berbeda sepanjang tahun, tetapi musim semi paling direkomendasikan karena banyaknya tempat untuk menikmati bunga sakura.
Setiap bulan April, Kastel Matsuyama menjadi lokasi Matsuyama Haru Matsuri, festival khas musim semi yang ramai dikunjungi orang untuk mengagumi sakura.
Pemandangan Taman Dogo dengan bunga sakura yang bermekaran juga tidak boleh dilewatkan.
Bagaimana jika Anda menjelajahi Ehime pada musim semi, saat sakura menghiasi berbagai sudutnya?
Pilihan Pakaian untuk Setiap Musim di Ehime
- Musim semi (Maret - Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni - Agustus): Pakaian berbahan tipis dan baju lengan pendek
- Musim gugur (September - November): Jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember - Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Ehime?
Ehime memiliki Bandara Matsuyama, sehingga perjalanan dari Tokyo atau Osaka yang juga memiliki bandara dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam.
Tersedia pula penerbangan internasional yang memudahkan akses dari luar Jepang.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Ehime
Jaringan transportasi di Prefektur Ehime juga lengkap.
Dengan berbagai pilihan seperti kereta, bus reguler, dan feri, Anda seharusnya tidak akan kesulitan menemukan sarana transportasi untuk bepergian.
Bersantai di Pemandian Air Panas dan Menikmati Panorama Indah: 12 Rekomendasi Tempat Wisata di Ehime
Ehime memiliki beragam tempat menarik, mulai dari Dogo Onsen yang dikenal sebagai salah satu pemandian air panas tertua di Jepang dan Kastel Matsuyama dengan salah satu dari 12 menara utama kastel asli yang masih bertahan, hingga Shimanami Kaido dengan panorama Laut Pedalaman Seto serta kawasan alam yang menjadi kebanggaan Shikoku.
Daya tarik wisata Ehime terletak pada ragam pilihannya yang dapat memuaskan pencinta sejarah dan budaya maupun mereka yang ingin menikmati panorama indah dan aktivitas luar ruang.
Berikut beberapa tempat wisata populer yang patut dikunjungi saat Anda berada di Ehime.
1. Dogo Onsen Honkan
Dogo Onsen Honkan merupakan simbol Dogo Onsen, kawasan pemandian air panas yang memiliki sejarah sekitar 3.000 tahun.
Pemandian umum berupa bangunan kayu tiga lantai ini dibangun ulang pada 1894 dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.
Di dalamnya terdapat pemandian Kami-no-Yu dan Tama-no-Yu. Anda dapat menikmati berendam sambil mengagumi keindahan arsitektur bersejarahnya.
Setelah menjalani pekerjaan konservasi dan perbaikan, seluruh bagian bangunan kembali beroperasi, sehingga pengunjung dapat merasakan sejarah dan budaya Dogo Onsen dengan lebih nyaman.

2. Dogo Onsen Bekkan Asuka-no-Yu
Dogo Onsen Bekkan Asuka-no-Yu adalah fasilitas pemandian air panas untuk kunjungan tanpa menginap yang dibuka pada 2017.
Mengusung tema “Dogo pada Zaman Kuno”, fasilitas ini memiliki interior semarak yang mengadopsi gaya arsitektur zaman Asuka.
Selain menikmati air panas yang dialirkan langsung dari sumbernya tanpa pemanasan tambahan maupun penambahan air, serta kolam pemandian terbuka, Anda juga dapat melihat kerajinan tradisional Ehime yang menghiasi bangunan.
Tersedia pula paket yang mencakup penggunaan ruang pemandian khusus dan ruang istirahat untuk pengalaman berendam yang istimewa.

3. Jam Karakuri Botchan
Jam mekanis dengan figur bergerak ini dibangun pada 1994 di Taman Hojoen, di depan halte trem Dogo Onsen, sebagai bagian dari peringatan 100 tahun pembangunan Dogo Onsen Honkan. Pertunjukan figur yang bergerak mengikuti bunyi jam berlangsung setiap satu jam mulai pukul 08.00 hingga 22.00, menyambut para pengunjung Dogo Onsen dengan meriah. Pada Sabtu, Minggu, hari libur nasional, sepanjang Maret, April, Agustus, dan November, serta selama liburan Golden Week dan akhir tahun hingga Tahun Baru, pertunjukan berlangsung setiap 30 menit.

4. Kastel Matsuyama
Kastel Matsuyama merupakan ikon Kota Matsuyama dan terkenal sebagai benteng yang sangat sulit ditaklukkan.
Kastel ini memiliki 21 bangunan berstatus Properti Budaya Penting, termasuk menara utamanya. Ada banyak bagian menarik untuk dilihat, seperti menara utama, Gerbang Ichi-no-Mon, dan Gerbang Shichiku-mon.
Di dalam menara utama juga dipamerkan berbagai materi bersejarah yang berharga.

5. Bansuiso (Vila Keluarga Mantan Penguasa Domain Matsuyama)
Bansuiso adalah rumah bergaya Barat yang dibangun pada 1922 sebagai vila Count Hisamatsu Sadakoto, keturunan mantan penguasa domain Matsuyama.
Bangunan ini memiliki arsitektur anggun bergaya Neo-Renaisans Prancis dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.
Tangga, ornamen, serta kaca patrinya yang indah menjadi daya tarik utama dan menghadirkan suasana seolah Anda sedang mengunjungi sebuah kediaman di Eropa.
Di dalam bangunan juga diselenggarakan pameran bertema khusus dan pameran seni.

6. Stasiun JR Shimonada
Stasiun ini memiliki lokasi istimewa, dengan peron yang menghadap ke hamparan luas perairan Iyo-nada. Selain menjadi lokasi syuting berbagai film dan drama, stasiun ini juga kerap ditampilkan pada poster JR. Pada siang hari, permukaan laut tampak indah berkilauan diterpa sinar matahari. Saat senja, laut yang berubah jingga disinari matahari terbenam menyuguhkan panorama yang sulit dilupakan.

7. Karst Shikoku
Karst Shikoku membentang di Prefektur Ehime dan Kochi serta termasuk salah satu dari tiga kawasan karst utama di Jepang.
Daya tariknya adalah panorama megah dataran tinggi pada ketinggian 1.000–1.500 m, yang juga dijuluki “Jalan di Langit”.
Anda dapat berkendara atau mendaki ringan di tengah pemandangan batu kapur putih dan padang rumput hijau. Sapi-sapi yang merumput dengan tenang turut menghadirkan suasana pedesaan yang damai.
Kawasan ini populer sebagai salah satu destinasi dengan panorama alam unggulan di Shikoku.

8. Shimanami Kaido
Shimanami Kaido adalah jalur sepanjang sekitar 60 km yang menghubungkan Honshu dan Shikoku.
Jalur ini membentang dari Kota Onomichi di Prefektur Hiroshima hingga Kota Imabari di Prefektur Ehime, melewati enam pulau di Laut Pedalaman Seto yang dihubungkan oleh jembatan.
Jalur tersebut terdiri atas Jalan Tol Nishi-Seto, Jalan Ikuchijima, dan Jalan Oshima.

9. Rest Area Selat Kurushima
Rest Area Selat Kurushima merupakan tempat peristirahatan di jalur Setouchi Shimanami Kaido yang menghubungkan Honshu dan Shikoku. Lokasinya berada di Kota Imabari, Prefektur Ehime, di sisi Shikoku.
Tempat ini juga populer sebagai destinasi wisata karena menawarkan pemandangan menyeluruh Jembatan Selat Kurushima, rangkaian tiga jembatan gantung pertama di dunia.
Meski tersedia titik pandang di luar ruangan, tempat yang direkomendasikan adalah teras pengamatan di lantai dua bangunan.
Dari sini, Anda dapat mengagumi Selat Kurushima yang termasuk salah satu dari tiga selat dengan arus pasang surut tercepat di Jepang, Jembatan Selat Kurushima, serta pulau-pulau besar dan kecil di Laut Pedalaman Seto.

10. Gunung Ishizuchi (Kereta Gantung Ishizuchi)
Gunung Ishizuchi merupakan salah satu dari tujuh gunung suci di Jepang dan dikenal sebagai pusat pemujaan gunung.
Nama Ishizuchi mencakup serangkaian puncak, yaitu Tengudake yang merupakan puncak tertinggi di Jepang bagian barat, Misen yang menjadi lokasi kuil puncak Ishizuchi, serta Nansenpo. Tersedia beragam jalur pendakian, mulai dari rute untuk pendaki dan pencinta hiking berpengalaman hingga jalur yang cocok untuk pemula.

11. Kastel Uwajima
Kastel Uwajima dibangun pada 1601 di atas bukit setinggi 80 m oleh Todo Takatora, panglima yang dikenal ahli dalam pembangunan kastel.
Mulai 1661, Date Munetoshi yang saat itu menjadi penguasa domain Uwajima melakukan renovasi besar selama sekitar 11 tahun. Menara utamanya termasuk salah satu dari 12 menara utama kastel asli yang masih bertahan di Jepang dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.

12. Minetopia Besshi
Minetopia Besshi adalah taman tematik tempat Anda dapat mempelajari sejarah Tambang Tembaga Besshi, yang pernah berkembang sebagai salah satu dari tiga tambang tembaga utama di Jepang.
Melalui kereta wisata dan terowongan tambang yang dibuka untuk pengunjung, Anda dapat merasakan suasana penambangan dari zaman Edo hingga era modern.
Daya tarik utamanya adalah Zona Tonaru yang dijuluki “Machu Picchu dari Timur”. Kumpulan peninggalan industri megah di tengah pegunungan ini sungguh mengagumkan.
Perpaduan sejarah dan alam menjadikannya destinasi wisata khas Ehime.

5 Hal yang Patut Dilakukan di Ehime
Ehime menawarkan beragam daya tarik, mulai dari kastel dan pemandian air panas bersejarah, jalur berpemandangan indah di Laut Pedalaman Seto, hingga budaya kerajinan dan produksi yang mengakar di daerah ini.
Selain mengunjungi destinasi wisata utama, Anda juga dapat mengenal pesona Ehime lebih dalam melalui berbagai pengalaman khas setempat.
Berikut lima kegiatan yang patut Anda coba saat mengunjungi Ehime.
1. Berjalan-jalan di Kawasan Kota Kastel di Sekitar Kastel Matsuyama
Kastel Matsuyama adalah salah satu tempat yang patut dikunjungi pertama kali saat berwisata ke Ehime.
Menara utamanya termasuk salah satu dari 12 menara utama kastel asli yang masih bertahan di Jepang. Dari sana, Anda dapat menikmati panorama Kota Matsuyama dan Laut Pedalaman Seto.
Puncak bukit mudah dicapai dengan kereta gantung atau lift kursi, sehingga tempat ini juga menyenangkan bagi pengunjung yang tidak terlalu mendalami sejarah.
Di sekitarnya terdapat Bansuiso yang bergaya Barat serta tempat-tempat yang berkaitan dengan dunia sastra. Sambil berjalan-jalan di kawasan kota yang tumbuh di sekitar kastel ini, Anda dapat mengenal sejarah dan budaya Ehime.

2. Berendam di Salah Satu Pemandian Air Panas Tertua di Jepang, Dogo Onsen Honkan
Dogo Onsen, salah satu destinasi wisata utama Ehime, dikenal sebagai salah satu pemandian air panas tertua di Jepang.
Bangunan ikonik Dogo Onsen Honkan memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga berendam di dalamnya saja sudah menjadi pengalaman wisata yang istimewa.
Di dekatnya terdapat Jalan Dogo Haikara yang dipenuhi toko suvenir dan tempat makan. Anda dapat berjalan-jalan sambil menikmati suasana khas kota pemandian air panas.
Tempat ini patut disinggahi saat Anda mengunjungi Ehime.

3. Melintasi Shimanami Kaido dengan Sepeda atau Mobil
Shimanami Kaido yang menghubungkan Kota Imabari di Prefektur Ehime dengan Kota Onomichi di Prefektur Hiroshima merupakan salah satu jalur berpemandangan indah yang mewakili Laut Pedalaman Seto.
Jembatan-jembatannya menghubungkan pulau-pulau besar dan kecil, menawarkan panorama menyegarkan seolah Anda sedang melaju di atas laut.
Meski dikenal sebagai jalur bersepeda yang diakui dunia, pesonanya juga dapat dinikmati sepenuhnya dengan berkendara.
Menjelajahi pulau-pulau di tengah birunya laut dan langit akan menjadi kenangan khas dari perjalanan Anda ke Ehime.

4. Mengenal Keahlian Perajin dan Budaya Produksi di Daerah Asal Handuk Imabari
Handuk Imabari yang dikenal berkualitas tinggi merupakan salah satu produk unggulan Ehime.
Di toko yang dikelola langsung oleh pabrik dan fasilitas terkait, Anda dapat memilih produk sambil merasakan langsung tekstur dan kenyamanan penggunaannya.
Daya tarik lainnya adalah kesempatan mengenal keahlian para perajin serta budaya produksi setempat yang mendukung pembuatan handuk ini.
Karena praktis dan tahan lama, handuk Imabari juga populer sebagai kenang-kenangan perjalanan maupun oleh-oleh.

5. Menikmati Suasana Kota dan Masakan Daerah Nanyo di Ozu dan Uwajima
Wilayah Nanyo di bagian selatan Prefektur Ehime masih mempertahankan kawasan kota bersejarah dan kekayaan budaya kulinernya.
Di Ozu, Anda dapat berjalan-jalan di kawasan kota kastel yang penuh suasana khas masa lalu. Sementara itu, di Uwajima Anda dapat mengunjungi Kastel Uwajima, yang memiliki salah satu dari 12 menara utama kastel asli yang masih bertahan di Jepang.
Masakan daerah seperti taimeshi gaya Uwajima juga populer, dengan hasil laut segar yang menjadi salah satu daya tariknya.
Wilayah ini menawarkan sisi Ehime yang tenang dan berbeda dari Matsuyama.

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berwisata ke Ehime
Ehime memiliki banyak tempat menarik, tetapi ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui sebelumnya, seperti jarak antarkawasan, pilihan transportasi, dan kepadatan pengunjung di destinasi populer.
Sedikit persiapan sebelum berangkat akan membantu Anda menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.
Berikut lima hal yang perlu diperhatikan saat berwisata ke Ehime.
1. Ehime Cukup Luas, dengan Suasana yang Sangat Berbeda di Bagian Timur, Tengah, dan Selatan
Ehime termasuk prefektur yang relatif luas di Shikoku. Wilayah Toyo, Chuyo, dan Nanyo masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda.
Chuyo yang mencakup Matsuyama dan Dogo Onsen, Toyo yang mencakup Shimanami Kaido, serta Nanyo yang mencakup Uwajima dan Ozu terletak berjauhan, sehingga sulit mengunjungi semuanya dalam satu hari.
Agar dapat berwisata secara efisien dalam waktu terbatas, sebaiknya susun rencana dengan berfokus pada kawasan tertentu.

2. Banyak Tempat Sulit Dijangkau Hanya dengan Transportasi Umum
Transportasi umum di Kota Matsuyama cukup lengkap, tetapi perjalanan di pulau-pulau sepanjang Shimanami Kaido atau wilayah Nanyo terkadang memerlukan waktu lebih lama.
Di kawasan dengan tempat wisata yang tersebar, menyewa mobil akan memudahkan Anda berkeliling secara lebih efisien.
Pertimbangkan pilihan transportasi sebelum berangkat, terutama jika berencana mengunjungi beberapa kawasan.

3. Dogo Onsen Honkan Cenderung Ramai pada Waktu Tertentu
Dogo Onsen Honkan merupakan salah satu destinasi wisata utama Ehime yang populer dan ramai dikunjungi wisatawan.
Pada hari libur atau siang hari selama musim wisata, tempat ini dapat dipadati pengunjung sehingga Anda mungkin perlu mengantre.
Jika ingin berendam dengan lebih santai, pilihlah waktu pagi-pagi atau malam hari, ketika jumlah pengunjung relatif lebih sedikit.

4. Uwajima Taimeshi dan Matsuyama Taimeshi Adalah Dua Hidangan yang Berbeda
Taimeshi dikenal sebagai hidangan khas Ehime, tetapi cara penyajiannya berbeda menurut daerah.
Uwajima taimeshi berupa nasi yang diberi sashimi ikan tai segar beserta saus bercampur telur, sedangkan Matsuyama taimeshi dibuat dengan memasak ikan tai bersama beras.
Meski namanya sama, rasa dan tampilannya sangat berbeda. Mengetahui perbedaan ini sebelumnya akan membuat pemilihan menu menjadi lebih menyenangkan.

5. Bersepeda di Shimanami Kaido Sangat Dipengaruhi Cuaca dan Angin
Shimanami Kaido merupakan jalur bersepeda yang populer di dunia, tetapi angin kencang terkadang bertiup di atas jembatan. Suhu panas atau dingin juga dapat cukup terasa, tergantung musimnya.
Perjalanan bisa menguras tenaga lebih dari perkiraan, jadi beri kelonggaran dalam menentukan jarak tempuh dan waktu perjalanan.
Penting untuk membuat rencana yang tidak memaksakan diri, sesuai kondisi cuaca dan kemampuan fisik Anda.

Menikmati Hasil Laut yang Melimpah: 3 Tempat Makan Populer di Ehime
Terletak di antara pegunungan dan laut, Prefektur Ehime dianugerahi kekayaan sumber daya alam serta iklim yang hangat, sehingga dikenal sebagai daerah yang kaya akan bahan pangan alami. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah masakan khas Ehime yang menggunakan banyak ikan dan hasil laut lokal sesuai musim.
Berikut beberapa restoran populer tempat Anda dapat menikmati masakan tradisional daerah yang telah lama dicintai masyarakat setempat.
1. Kyodo Ryori Goshiki
Restoran masakan Jepang bersejarah ini berdiri pada 1635. Di sini, Anda dapat menikmati masakan daerah dengan berlimpah bahan lokal, seperti ikan madai atau bream laut merah yang segar, daging sapi Iyo Wagyu, dan daging babi Hime Pork.
Menu andalannya, taimeshi, hanya menggunakan ikan tai yang sangat segar dan didatangkan pada hari yang sama. Kedua jenis taimeshi tersedia di sini: Uwajima taimeshi <dengan sashimi di atas nasi> dan Matsuyama taimeshi <ikan tai dimasak bersama beras>.

2. Kadoya Cabang Okaido
Kadoya Cabang Okaido adalah salah satu cabang Kadoya di Kota Matsuyama. Kadoya bermula sebagai rumah makan setempat di Kota Uwajima, Prefektur Ehime, pada 1955, atau tahun ke-30 era Showa. Cabang ini memiliki lokasi strategis dengan akses mudah ke Kastel Matsuyama, Dogo Onsen, dan pusat Kota Matsuyama. Masakan daerah yang disajikan mengutamakan cita rasa musiman, karakter bahan, serta pengalaman bersantap yang terasa hidup.
Saat berkunjung, hidangan pertama yang patut dicoba adalah Uwajima taimeshi, salah satu masakan daerah paling ikonik dari Prefektur Ehime.

3. Tanimoto Kamaboko-ten Cabang Dogo
Tanimoto Kamaboko-ten adalah toko kamaboko, olahan pasta ikan, yang telah berdiri sejak 1916.
Produk populernya adalah jakoten, yang sudah dikenal sebagai oleh-oleh sederhana khas Ehime.
Jakoten merupakan kamaboko goreng yang dibuat dengan menggiling ikan-ikan kecil dari perairan sekitar beserta tulang dan kulitnya, membentuknya menjadi pipih menggunakan cetakan kayu, lalu menggorengnya dalam minyak kanola.
Karena menggunakan tulang dan kulit ikan, jakoten kaya akan kalsium serta nutrisi lainnya. Teksturnya empuk dan kenyal, dengan cita rasa khas serta sensasi renyah berbutir dari tulang-tulang kecil yang membuat ketagihan.

Ingin Berbelanja di Ehime? Inilah 3 Destinasi Belanja Favorit
Ehime memiliki banyak tempat dan kawasan belanja.
Berikut pilihan destinasi belanja yang mencakup salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Shikoku serta tempat untuk mencari produk khas dan oleh-oleh Ehime.
1. Iyotetsu Takashimaya
Iyotetsu Takashimaya menawarkan beragam produk terkini, mulai dari busana yang sedang tren hingga aneka kudapan manis di area makanan lantai bawah tanah toserba.
Toserba ini terdiri atas gedung utama dan gedung selatan. Gedung utamanya menyatu dengan Stasiun Matsuyama-shi.

2. Emifull MASAKI
Emifull MASAKI adalah kompleks perbelanjaan besar di Kota Masaki, Distrik Iyo, Prefektur Ehime.
Sebagai salah satu mal terbesar di Shikoku, tempat ini memiliki lebih dari 200 gerai dengan beragam karakter, mulai dari toko busana dan aneka barang hingga tempat makan serta bioskop.
Mal ini terus berkembang. Renovasi besar dari musim gugur 2020 hingga musim semi 2021 menghadirkan gerai-gerai populer dan menambah daya tarik baru.

3. Kawasan Pertokoan Dogo (Jalan Dogo Haikara)
Kawasan Pertokoan Dogo terletak di sebelah Dogo Onsen Honkan dan akrab disebut Jalan Dogo Haikara. Kawasan ini berupa lorong pertokoan beratap berbentuk huruf L sepanjang sekitar 250 m yang menghubungkan Stasiun Dogo Onsen, pemberhentian terakhir trem Iyo Railway, dengan Dogo Onsen Honkan.
Deretan toko suvenir dan tempat makan memenuhi kawasan ini. Setelah berendam di Dogo Onsen, berjalan-jalan dengan tetap mengenakan yukata, kimono katun ringan, menjadi salah satu kesenangan khas kota pemandian air panas.

3 Rekomendasi Penginapan di Ehime
Jika menginap di Ehime, pilihlah penginapan menarik yang menyediakan pemandian air panas.
Kawasan pemandian air panas ini memiliki beragam pilihan akomodasi. Berikut beberapa penginapan yang paling direkomendasikan.
1. Hotel Kowakuen Haruka
Hotel ini resmi dibuka pada 2019 di lokasi istimewa, yakni dataran tinggi di pusat kawasan pemandian air panas yang menghadap ke Dogo Onsen Honkan.
Selain memadukan suasana santai penginapan onsen dengan kenyamanan hotel, akomodasi modern ini mengusung konsep “hotel yang ramah bagi manusia dan lingkungan” serta menggunakan energi bersih sebagai sumber energi utamanya.

2. Dogo Onsen Funaya
Penginapan ini didirikan pada zaman Edo, sekitar 1627.
Dogo Onsen Funaya merupakan ryokan atau penginapan tradisional Jepang dengan pemandian air panas yang telah lama berdiri. Penginapan ini pernah menjamu banyak sastrawan dan tokoh terkenal, termasuk penulis Natsume Soseki dan penyair haiku Masaoka Shiki yang memiliki kaitan dengan Matsuyama.
Tersedia total 58 kamar dengan berbagai tipe, mulai dari kamar khusus bergaya sukiya, yaitu arsitektur tradisional yang terinspirasi dari rumah teh, hingga kamar bergaya Jepang, perpaduan Jepang-Barat, dan kamar bergaya Barat.
Penginapan ini menawarkan pengalaman menginap yang nyaman.

3. Chaharu
Terletak di pusat kawasan pemandian air panas, dekat Dogo Onsen Honkan, penginapan ini merupakan yang pertama di Dogo Onsen memiliki kolam pemandian terbuka.
Kolam pemandian terbuka kebanggaannya berada di lantai teratas, yaitu lantai 10, dengan pemandangan Kastel Matsuyama, Gunung Ishizuchi, dan sekitarnya.
Pada malam hari, Anda dapat berendam sambil memandangi langit bertabur bintang.
Selain itu, kolam terbuka di area pemandian wanita dihiasi bunga mawar setiap Sabtu dan Minggu pukul 17.00–22.00.

Pertanyaan Umum tentang Wisata Ehime
Q
Berapa hari yang diperlukan untuk menikmati wisata di Ehime?
Untuk kawasan sekitar Matsuyama, disarankan meluangkan 1–2 hari. Jika ingin berkeliling prefektur, disarankan menginap selama 2–3 malam.
Q
Apakah perlu menyewa mobil saat berwisata ke Ehime?
Mobil sewaan akan memudahkan perjalanan jika Anda juga ingin menjelajahi kawasan di luar Kota Matsuyama.
Q
Apa saja tempat wisata populer di Ehime yang tidak boleh dilewatkan?
Dogo Onsen, Kastel Matsuyama, dan Shimanami Kaido termasuk yang paling populer.
Penutup
Artikel ini telah membahas informasi dasar tentang Ehime, tempat wisata populer, kegiatan yang patut dicoba, hal-hal yang perlu diperhatikan saat berwisata, kuliner, hingga rekomendasi penginapan.
Selain destinasi bersejarah seperti Dogo Onsen dan Kastel Matsuyama, Ehime juga memiliki banyak tempat berpemandangan indah, termasuk Shimanami Kaido dan Karst Shikoku.
Dengan mengunjungi tempat-tempat yang diperkenalkan dalam artikel ini, Anda dapat merasakan beragam pesona khas Ehime, mulai dari sejarah dan budaya hingga alam serta kulinernya.
Jika ingin mengenal daya tarik Ehime lebih dalam, simak juga artikel berikut.
Penulis