10 Destinasi Wisata Nagano untuk Menikmati Kekayaan Sejarah dan Alam

10 Destinasi Wisata Nagano untuk Menikmati Kekayaan Sejarah dan Alam

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Nagano merupakan wilayah pegunungan yang dikelilingi tiga rangkaian utama Alpen Jepang. Berkat jajaran pegunungan di sekelilingnya, pemandangan alam yang indah dapat dinikmati di berbagai penjuru. Kuil Buddha dan Shinto bersejarah, penginapan, serta pertokoannya juga sayang untuk dilewatkan.
Berikut informasi yang berguna untuk berwisata di Nagano.

Seperti Apa Nagano?

Nagano terletak di bagian tengah Jepang. Daya tarik alamnya terletak pada bentangan Pegunungan Hida, Kiso, dan Akaishi yang membentuk Alpen Jepang. Selain alam, terdapat banyak tempat bersejarah, seperti Kuil Buddha Zenkoji dan Kuil Shinto Togakushi. Nagano juga menempati posisi atas dalam pemeringkatan prefektur yang paling diminati sebagai tujuan pindah tempat tinggal maupun yang dinilai paling menarik di Jepang.

Nagano, destinasi wisata populer dengan kekayaan alam dan sejarah
Nagano, destinasi wisata populer dengan kekayaan alam dan sejarah

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Nagano?

Daya tarik utama Nagano tentu saja kekayaan alamnya.
Untuk menikmati alam tersebut, waktu yang disarankan adalah Mei–September.
Karena memiliki banyak resor ski, Nagano juga menyenangkan untuk dikunjungi pada Desember–Maret.

Pilihan Pakaian di Nagano untuk Setiap Musim

  • Musim semi (Maret–Mei): jaket tipis, sweter
  • Musim panas (Juni–Agustus): pakaian berbahan tipis, baju lengan pendek
  • Musim gugur (September–November): jaket ringan, mantel
  • Musim dingin (Desember–Februari): jaket bulu angsa, mantel

Bagaimana Cara Menuju Nagano?

Nagano mudah dijangkau dari kota-kota besar seperti Tokyo dan Nagoya.
Perjalanan dari Tokyo ke Nagano dengan Shinkansen memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit, sedangkan dari Nagoya ke Nagano dengan kereta ekspres terbatas sekitar 3 jam. Bus antarkota melalui jalan tol juga tersedia.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Nagano

Nagano memiliki jaringan bus umum yang memadai. Dengan memanfaatkan bus, Anda dapat berwisata dengan lancar tanpa perlu menyewa mobil.

Nikmati Alam dan Sejarah di 10 Destinasi Wisata Nagano

Saat mengunjungi Nagano yang dikelilingi Alpen Jepang, nikmatilah pemandangan indah dan megah yang dibentuk oleh alam. Kuil-kuil Buddha dan Shinto dengan sejarah lebih dari 1.000 tahun juga menjadikan daerah ini menarik bagi pencinta sejarah.
Secara garis besar, Nagano terbagi menjadi enam kawasan: Kita-Shinano, Alpen Jepang, Higashi-Shinshu, Suwa, Kisoji, dan Inaji. Masing-masing memiliki daya tarik berbeda, tetapi menikmati semuanya dalam satu perjalanan tentu sulit.
Namun, tidak perlu khawatir. Dengan mengunjungi destinasi yang diperkenalkan di sini, Anda dapat menikmati daya tarik Nagano semaksimal mungkin dalam satu perjalanan.

1. Kuil Zenkoji

Kompleks kuil Buddha besar ini memiliki sejarah sekitar 1.400 tahun sejak didirikan. Di lahannya yang seluas sekitar 59.000 meter persegi, tersebar bangunan Daikanjin, Daihongan, dan penginapan kuil bagi peziarah. Terbuka bagi pengunjung dari aliran Buddha mana pun, kuil ini telah menjadi tempat pemujaan berbagai kalangan, mulai dari penguasa pada masanya seperti Minamoto no Yoritomo dan Tokugawa Ieyasu hingga masyarakat umum. Aula utamanya ditetapkan sebagai Pusaka Nasional dan termasuk salah satu bangunan cagar budaya kayu terbesar di Jepang bagian timur.

Gerbang utama Sanmon di Kuil Zenkoji
Gerbang utama Sanmon di Kuil Zenkoji

2. Kamikochi

Kamikochi merupakan salah satu kawasan pegunungan berpemandangan terindah di Jepang. Keindahan bentang alamnya membuat kawasan ini memperoleh dua status perlindungan nasional, yakni Tempat Berpemandangan Indah Istimewa dan Monumen Alam Istimewa. Dari jalur jalan kaki yang tertata, Anda dapat melihat dari dekat pegunungan setinggi sekitar 3.000 meter, termasuk jajaran Hotaka. Gunung-gunung megah, kolam indah, lahan rawa, dan gemericik sungai berair jernih menghadirkan suasana berbeda, bergantung pada cuaca dan waktu kunjungan.

Pemandangan Kamikochi dari Kolam Taisho
Pemandangan Kamikochi dari Kolam Taisho

3. Kuil Togakushi

Kuil Shinto kuno ini memiliki sejarah lebih dari 2.000 tahun. Kisah mitologi Ama-no-Iwato, gua batu tempat dewi bersembunyi, diwariskan di sini. Sejak zaman Heian, kawasan ini dihormati sebagai tempat latihan spiritual dalam tradisi pemujaan gunung. Kompleksnya terdiri atas lima kuil, mulai dari Hokosha di kaki gunung, Hinomikosha, Chusha, hingga Okusha dan Kuzuryusha. Seluruh Gunung Togakushi dipandang sebagai tempat suci. Selain bangunan kuilnya, deretan pohon aras di jalan menuju Okusha dan Kolam Kagami juga menjadi daya tarik. Tempat ini menarik perhatian sebagai lokasi yang dipercaya memiliki energi spiritual, dengan suasana penuh misteri.

Bangunan Chusha di Kuil Togakushi, tampak berwibawa dengan atap bergaya irimoya yang memadukan bentuk pelana dan perisai
Bangunan Chusha di Kuil Togakushi, tampak berwibawa dengan atap bergaya irimoya yang memadukan bentuk pelana dan perisai

4. Venus Line

Venus Line merupakan rute berkendara di dataran tinggi Prefektur Nagano, dengan panjang sekitar 76 km dan ketinggian rata-rata 1.400 meter.
Jalan pegunungan ini melintasi kawasan dataran tinggi di Taman Kuasi-Nasional Yatsugatake-Chushin Kogen. Rutenya dimulai dari Terowongan Akebono di Kota Chino, lalu melewati Dataran Tinggi Tateshina, Danau Shirakaba, dan Kirigamine sebelum mencapai Dataran Tinggi Utsukushigahara. Di sepanjang jalan terdapat berbagai tempat untuk menikmati pemandangan, seperti Danau Shirakaba dan Dataran Tinggi Kurumayama. Di tepi Danau Shirakaba berjajar taman hiburan, pemandian air panas, dan fasilitas rekreasi, serta tersedia banyak pilihan penginapan. Dari Dataran Tinggi Kurumayama, Anda dapat naik lift kursi menuju puncak Gunung Kurumayama untuk menikmati pemandangan yang indah.

Tumbuhan pegunungan, termasuk bunga nikko-kisuge, tumbuh di sepanjang rute
Tumbuhan pegunungan, termasuk bunga nikko-kisuge, tumbuh di sepanjang rute

5. Danau Suwa

Terletak hampir di tengah Prefektur Nagano, Danau Suwa memiliki keliling sekitar 16 km dan merupakan danau terbesar di Shinshu, sebutan lain untuk wilayah Nagano. Pada musim dingin, jika seluruh permukaan danau membeku dan sejumlah kondisi terpenuhi, seperti suhu sekitar −10°C yang bertahan selama beberapa hari, terkadang muncul fenomena alam menakjubkan bernama Omiwatari. Lapisan es di permukaan danau terangkat membentuk punggungan menyerupai jajaran gunung, disertai suara gemuruh keras.

Danau Suwa, danau terbesar di Shinshu.
Danau Suwa, danau terbesar di Shinshu.

6. Taman Monyet Jigokudani

Taman Monyet Jigokudani berada di sepanjang lembah Sungai Yokoyu yang mengalir dari Dataran Tinggi Shiga. Terletak pada ketinggian 850 meter, tempat ini memiliki iklim dingin yang keras dan tertutup salju selama sepertiga tahun. Banyaknya tebing terjal dan uap air panas yang mengepul di berbagai tempat membuat kawasan ini disebut Jigokudani, yang berarti “Lembah Neraka”.
Monyet Jepang liar hidup di kawasan ini. Di pemandian air panas khusus monyet dalam taman, Anda dapat menyaksikan banyak monyet berendam untuk menghangatkan tubuh dari udara dingin.

Monyet berendam di air panas
Monyet berendam di air panas

7. Kastel Matsumoto

Kastel ini dibangun pada 1593–1594.
Menara utamanya merupakan yang tertua di Jepang di antara menara kastel berstruktur lima susun atap dan enam lantai yang masih bertahan, serta telah ditetapkan sebagai Pusaka Nasional. Perpaduan hitam dan putih memberikan tampilan menawan dan berwibawa. Kastel ini dicintai banyak orang sebagai simbol Prefektur Nagano.

Kastel hitam-putih yang indah dengan latar pegunungan Alpen Utara Jepang.
Kastel hitam-putih yang indah dengan latar pegunungan Alpen Utara Jepang.

8. Harunire Terrace

“Kota kecil” ini terdiri atas sembilan bangunan yang dihubungkan oleh dek kayu luas, dengan mempertahankan lebih dari 100 pohon elm Jepang yang tumbuh alami di tepi aliran air jernih. Mengusung konsep “keseharian di Karuizawa”, kawasan ini menghimpun 16 toko, restoran, dan kafe dengan ciri khas masing-masing. Pilihannya meliputi cabang kedai soba dan toko roti populer dari kawasan Kyu-Karuizawa, serta toko barang bergaya Nordik berkualitas.

Tempat duduk di teras dengan suasana terbuka
Tempat duduk di teras dengan suasana terbuka

9. Kolam Mishaka

Kolam indah ini berada di pegunungan pada ketinggian 1.500 meter. Namanya berasal dari ritual Kuil Suwa Taisha yang mempersembahkan rusa.
Kolam ini awalnya dibuat sebagai waduk pertanian pada awal zaman Showa. Air dingin dari Yatsugatake ditampung dan dihangatkan oleh sinar matahari sebelum digunakan untuk menanam padi. Permukaannya yang jernih memantulkan pegunungan di belakangnya secara terbalik, menciptakan pemandangan seolah dari dunia fantasi. Tampilannya berubah sesuai waktu, bahkan dalam satu hari yang sama, sehingga membuat pengunjung ingin datang kembali.

Kolam Mishaka pada musim panas, seolah pemandangan dalam lukisan “Midori Hibiku” karya Kaii Higashiyama hadir di depan mata
Kolam Mishaka pada musim panas, seolah pemandangan dalam lukisan “Midori Hibiku” karya Kaii Higashiyama hadir di depan mata

10. Kuil Hakusan

Kuil Hakusan di Desa Okuwa, Distrik Kiso, didirikan pada tahun ke-4 era Genko (1334), pada akhir zaman Kamakura. Kuil ini merupakan salah satu dari lebih dari 2.700 Kuil Hakusan di seluruh Jepang yang berpusat pada Kuil Shirayama Hime di Prefektur Ishikawa.
Di dalam bangunan pelindung berdinding batu, berdiri berjajar bangunan utama empat kuil yang mewakili tradisi pemujaan gunung: Hakusan, Kumano, Izu, dan Zao. Semuanya dibangun saat pendirian kompleks ini. Ciri khasnya adalah teknik arsitektur zaman Kamakura, seperti gaya ikkensha-nagare-zukuri dengan satu bentang antartiang, atap memanjang di bagian depan yang dilapisi kulit pohon hinoki, serta gaya misedana-zukuri dengan papan persembahan di bagian depan.

Kuil kuno yang didirikan pada akhir zaman Kamakura, dengan bangunan kuil tertua yang masih bertahan di Prefektur Nagano
Kuil kuno yang didirikan pada akhir zaman Kamakura, dengan bangunan kuil tertua yang masih bertahan di Prefektur Nagano

Nikmati Aktivitas Musim Dingin di 4 Resor Ski Nagano

Nagano memiliki beragam area dan resor ski, termasuk yang berskala terbesar di Jepang.
Jika berwisata ke Nagano pada musim dingin, sempatkan juga untuk bermain ski atau papan seluncur salju.

1. Resor Ski Hakuba Happo-One

Resor ini terkenal di dunia berkat lereng bersalju bubuk berkualitas istimewa. Tempat ini juga dikenal sebagai lokasi pertandingan nomor kecepatan dan kombinasi ski alpen pada Olimpiade Musim Dingin Nagano 1998. Sebagai satu area ski tersendiri, ukurannya termasuk yang terbesar di Jepang.

Panorama luas Alpen Utara Jepang dan salju bubuk istimewa yang diakui dunia! Resor pegunungan internasional kebanggaan Jepang.
Panorama luas Alpen Utara Jepang dan salju bubuk istimewa yang diakui dunia! Resor pegunungan internasional kebanggaan Jepang.

2. Sugadaira Kogen Snow Resort

Dataran Tinggi Sugadaira dijuluki “Davos-nya Jepang” karena pemandangan dan iklimnya menyerupai Swiss. Kawasan ini juga dikenal memiliki salju bubuk berkualitas. Sejumlah area ski kecil dan menengah yang tersebar di kaki Gunung Neko dan kawasan Omatsu secara keseluruhan disebut Sugadaira Kogen Resort. Terdapat total 60 lintasan yang beragam di 11 area lereng ski, yang terbagi dalam tiga kawasan: Pine Beak, Taro, dan Davos.

Resor salju besar yang dijuluki “Davos-nya Jepang”, dengan 60 lintasan beragam di 11 area lereng ski dalam tiga kawasan.
Resor salju besar yang dijuluki “Davos-nya Jepang”, dengan 60 lintasan beragam di 11 area lereng ski dalam tiga kawasan.

3. Resor Ski Nozawa Onsen

Terletak di Desa Nozawa Onsen, Prefektur Nagano, resor ini termasuk yang terbesar di Jepang, dengan luas sekitar 63 kali luas stadion Tokyo Dome. Anda dapat menikmati salju bubuk berkualitas istimewa, dengan pilihan lintasan dan lereng ski yang berjumlah 44.

Salah satu resor ski terbesar di Jepang, dengan salju bubuk istimewa dan lokasi tak jauh dari kawasan pemandian air panas Nozawa Onsen.
Salah satu resor ski terbesar di Jepang, dengan salju bubuk istimewa dan lokasi tak jauh dari kawasan pemandian air panas Nozawa Onsen.

4. Hakuba Iwatake Mountain Resort

Resor pegunungan berpemandangan indah ini menawarkan dedaunan hijau muda pada musim semi, hamparan hijau dataran tinggi yang menyegarkan pada musim panas, serta pemandangan tiga lapis warna Alpen Utara Jepang pada musim gugur: salju di puncak, dedaunan musim gugur di tengah, dan pepohonan hijau di bawah. Resor salju yang dibuka pada musim dingin menyajikan panorama 360° berupa hamparan putih yang memukau. Beragam lintasannya memanfaatkan kontur alam dan membentang ke segala arah.

Resor dataran tinggi pegunungan untuk menikmati pemandangan indah dan beragam aktivitas sepanjang tahun.
Resor dataran tinggi pegunungan untuk menikmati pemandangan indah dan beragam aktivitas sepanjang tahun.

3 Tempat Makan Populer di Nagano

Jika berbicara tentang Nagano, soba Shinshu tentu tidak boleh dilewatkan. Selain itu, ada banyak hidangan tradisional khas daerah ini dan tempat makan yang menyajikannya. Berikut tiga tempat makan yang sangat populer di antaranya.

1. Sobadokoro Uzuraya

Kedai populer di depan Chusha, bagian dari Kuil Togakushi, ini hampir selalu mengharuskan pengunjung mengantre. Soba disajikan dengan cara tradisional Togakushi yang disebut bocchi-mori: mi dibagi menjadi porsi sekali suap berbentuk tapal kuda, lalu ditata di atas nampan anyaman bambu bundar. Ciri khasnya adalah lima ikatan mi yang melambangkan lima kuil dalam kompleks Togakushi.

Kedai soba Togakushi ternama yang menyimpan beku tepung lokal hasil pengolahan saat puncak musim dingin, sehingga soba beraroma kaya dapat dinikmati kapan saja.
Kedai soba Togakushi ternama yang menyimpan beku tepung lokal hasil pengolahan saat puncak musim dingin, sehingga soba beraroma kaya dapat dinikmati kapan saja.

2. Obusedo Honten

Toko kue bersejarah yang berdiri pada zaman Meiji ini membuat dan menjual kue berbahan kastanya di Obuse, daerah penghasil kastanya terkenal. Selama lebih dari 100 tahun, toko ini terus membuat aneka kue kastanya tradisional dengan pasta kastanya sebagai satu-satunya jenis pasta yang digunakan, seperti kuri-kanoko, kuri-yokan, dan rakugan. Pastanya dibuat hanya dari kastanya dan gula tanpa bahan tambahan yang tidak diperlukan, menghasilkan tekstur lembut yang mempertahankan cita rasa asli kastanya.

Tampak luar Obusedo Honten, toko kue bersejarah yang berdiri pada zaman Meiji
Tampak luar Obusedo Honten, toko kue bersejarah yang berdiri pada zaman Meiji

3. Bakery & Restaurant Sawamura Kyu-Karuizawa

Dibuka pada Juli 2015 di bundaran Kyu-Karuizawa, tempat ini merupakan gerai kedua Sawamura di Karuizawa setelah gerai Harunire Terrace. Menikmati roti yang baru dipanggang dan harum, ditemani udara jernih di tengah rimbunnya pepohonan, merupakan kenikmatan khas Karuizawa.
Selain ruang makan bergaya bistro kasual, tersedia teras terbuka yang dilalui semilir angin menyegarkan dan juga cocok untuk bersantap.

Tersedia beragam hidangan bergaya Eropa berbahan lokal Shinshu serta pilihan wine yang lengkap
Tersedia beragam hidangan bergaya Eropa berbahan lokal Shinshu serta pilihan wine yang lengkap

3 Kawasan Belanja Favorit di Nagano

Sebagai destinasi wisata populer, Nagano juga memiliki banyak tempat untuk berbelanja.
Selain mal, ada pula jalan pertokoan yang dipenuhi beragam toko dan tempat makan. Jadi, sempatkan juga berbelanja saat berwisata di Nagano.

1. Kyu-Karuizawa Ginza

Jalan pertokoan populer yang dikunjungi jutaan orang setiap tahun ini menjadi salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat berwisata di Karuizawa. Deretan tokonya mencakup toko oleh-oleh yang menjual produk khas setempat, serta banyak penjual makanan dan kudapan manis yang dapat dinikmati sambil berjalan. Tidak hanya di jalan utama, banyak toko menarik juga tersembunyi di gang-gang sempit di sampingnya. Luangkan waktu untuk menjelajahinya.

Salah satu jalan paling khas di Karuizawa, yang dipadati wisatawan pada musim ramai
Salah satu jalan paling khas di Karuizawa, yang dipadati wisatawan pada musim ramai

2. Karuizawa Prince Shopping Plaza

Terletak tepat di luar pintu selatan Stasiun JR Karuizawa, pusat perbelanjaan bergaya resor ini termasuk yang terbesar di Jepang. Di dalam kompleksnya terdapat 10 kawasan dengan sekitar 240 toko beragam di tengah lingkungan yang kaya akan alam. Pilihannya mencakup merek terkenal, perlengkapan interior, aneka barang, hingga perlengkapan aktivitas luar ruang. Tempat ini menarik karena menawarkan barang berkualitas dari merek ternama dengan harga outlet.

Nikmati berbelanja di lingkungan alami yang dikelilingi hijaunya pepohonan dan keindahan perairan
Nikmati berbelanja di lingkungan alami yang dikelilingi hijaunya pepohonan dan keindahan perairan

3. MIDORI Nagano

Pusat perbelanjaan dalam gedung stasiun ini terhubung langsung dengan Stasiun Nagano, pintu masuk utama Nagano yang dilayani Shinkansen. Dari lantai bawah tanah pertama hingga lantai lima, tersedia beragam toko kebutuhan sehari-hari yang menjual busana, buku, aneka barang, bahan makanan, serta menyediakan berbagai layanan.
Gedung ini juga menjadi tempat penyelenggaraan proyek “Shinshu 100stories” yang memperkenalkan daya tarik dan budaya Shinshu. Karya para pelukis dan seniman asal Shinshu dipamerkan di berbagai sudutnya.

Cicipi beragam kelezatan Shinshu dalam satu tempat di gedung yang terhubung langsung dengan Stasiun Nagano
Cicipi beragam kelezatan Shinshu dalam satu tempat di gedung yang terhubung langsung dengan Stasiun Nagano

3 Kawasan Pemandian Air Panas Bernuansa Tempo Dulu

Nagano memiliki banyak pemandian air panas, dengan jumlah kawasan pemandian air panas terbanyak kedua di Jepang.
Selain jumlahnya banyak, sejarahnya pun panjang, sehingga Anda dapat menikmati suasana tempo dulu di kawasan-kawasan tersebut.
Bagaimana jika melepas lelah setelah beraktivitas di luar ruang dengan berendam di air panas?

1. Bessho Onsen

Kawasan pemandian air panas ini memiliki tradisi dan sejarah sepanjang 1.400 tahun. Karena banyaknya kuil Shinto dan Buddha yang tersebar di sini, kawasan ini sejak dahulu dijuluki “Kamakura-nya Shinshu” dan dicintai banyak orang. Bessho Onsen juga disebut sebagai “pemandian kecantikan” dalam karya sastra klasik Makura no Soshi. Di kawasan ini terdapat belasan penginapan dengan karakter berbeda. Ada yang memiliki pemandian terbuka dengan pemandangan, menyambut wisatawan solo, atau mengunggulkan hidangan. Anda pun dapat memilih sesuai kebutuhan.

Kawasan pemandian air panas yang menyenangkan untuk dijelajahi di antara kepulan uap
Kawasan pemandian air panas yang menyenangkan untuk dijelajahi di antara kepulan uap

2. Kawasan Shibu Onsen

Yudanaka-Shibu Onsen merupakan kawasan yang terdiri atas sembilan pemandian air panas yang tersebar di sepanjang aliran Sungai Yokoyu dan Yomase, di Kota Yamanouchi, Distrik Shimotakai, Prefektur Nagano. Shibu Onsen adalah salah satunya, dengan sejarah pembukaan sekitar 1.300 tahun lalu. Sejak dahulu, tempat ini ramai didatangi untuk menjalani terapi berendam. Daya tarik menjelajahi sembilan pemandian umumnya terletak pada suasana bangunan bersejarah, kesempatan menemukan air dengan sensasi yang paling nyaman di kulit, serta interaksi dengan orang-orang yang ditemui.

Pemandian nomor sembilan, “Shibu Oyu”, merupakan yang terbesar di antara sembilan pemandian umum dan dipercaya berkhasiat mengatasi berbagai penyakit
Pemandian nomor sembilan, “Shibu Oyu”, merupakan yang terbesar di antara sembilan pemandian umum dan dipercaya berkhasiat mengatasi berbagai penyakit

3. Shirahone Onsen

Kawasan pemandian air panas ini terletak di Kota Matsumoto, Shinshu, hampir di tengah Prefektur Nagano. Air panasnya muncul dari lereng timur Gunung Norikura, gunung suci yang dikenal sebagai salah satu tempat berpemandangan indah di Jepang. Dikelilingi hutan lebat dan Lembah Yukawa, tempat ini menawarkan suasana alam yang masih terasa liar.
Kualitas airnya begitu dihargai hingga disebut sebagai salah satu yang terbaik di Shinshu. Air berwarna putih susu yang sedikit asam ini lembut di kulit dan terasa sehalus sutra. Sejak dahulu, khasiatnya dikenal melalui ungkapan, “Berendam selama tiga hari, tidak akan terkena pilek selama tiga tahun.”

Kawasan pemandian air panas di pelosok pegunungan, di kaki Alpen Utara Jepang. Nikmati air putih susu yang lembut di kulit dan dikenal untuk merawat kecantikan kulit.
Kawasan pemandian air panas di pelosok pegunungan, di kaki Alpen Utara Jepang. Nikmati air putih susu yang lembut di kulit dan dikenal untuk merawat kecantikan kulit.

3 Pilihan Tempat Menginap di Nagano

Sebagai destinasi wisata sekaligus tempat untuk menghindari panasnya musim panas, Nagano memiliki banyak pilihan penginapan.
Berikut tiga pilihan yang memanfaatkan alam dan sejarah, dua daya tarik utama Nagano.

1. Le Grand Karuizawa Hotel & Resort

Hotel resor untuk menikmati masa menginap dengan santai ini menawarkan pemandangan indah Gunung Asama dari ketinggian 1.000 meter. Di lahannya yang luas, yakni 70.000 tsubo atau sekitar 231.000 meter persegi, tersebar hotel, vila, taman, dan bangunan pemandian air panas. Interior hotel dihiasi barang antik Eropa. Area pemandiannya bergaya klasik dengan sentuhan kayu, dan Anda dapat menikmati air panas bikarbonat yang bermanfaat bagi kecantikan kulit di pemandian bersama “KOMOREBI” serta pemandian air panas alami “Happu Onsen”.
Semua kamar memiliki luas minimal 48 meter persegi, dengan total 10 tipe yang menawarkan daya tarik berbeda.

Hotel resor yang dikelilingi kekayaan alam Karuizawa, dengan fasilitas lengkap di lahan seluas 70.000 tsubo atau sekitar 231.000 meter persegi.
Hotel resor yang dikelilingi kekayaan alam Karuizawa, dengan fasilitas lengkap di lahan seluas 70.000 tsubo atau sekitar 231.000 meter persegi.

2. Rekishi no Yado Kanaguya

Saigetsuro, bangunan kayu empat lantai yang menjulang di bagian tengah, serta aula besarnya dibangun pada 1936 dan masih digunakan dalam kondisi yang hampir sama seperti dahulu. Konstruksinya megah, khas karya tukang ahli bangunan kuil, tetapi diselingi detail kreatif yang menyenangkan di berbagai sudut. Suasananya membuat Anda serasa kembali ke awal zaman Showa. Salah satu kebanggaan lainnya adalah pemandian air panas dengan air yang sepenuhnya dialirkan langsung dari sumbernya tanpa disirkulasikan kembali. Dengan empat sumber air panas sendiri dan delapan pemandian, Anda dapat menikmati beragam karakter air dan suasana pemandian.

Sumber air panas milik sendiri dan bangunan yang terdaftar sebagai Cagar Budaya Berwujud nasional membawa Anda seolah kembali ke zaman Meiji hingga awal Showa.
Sumber air panas milik sendiri dan bangunan yang terdaftar sebagai Cagar Budaya Berwujud nasional membawa Anda seolah kembali ke zaman Meiji hingga awal Showa.

3. Kamikochi Imperial Hotel

Hotel ini dibuka pada 1933 sebagai hotel resor pegunungan berfasilitas lengkap pertama di Jepang. Atap segitiga merah dan tampilan luar bergaya pondok kayunya tidak berubah sejak saat itu. Di balik pintunya, interior bernuansa kayu yang hangat tertata mengelilingi perapian berbingkai mantel, simbol hotel ini. Dengan restoran dan berbagai fasilitas lainnya, Anda dapat menikmati masa menginap yang elegan di tengah alam yang luas.

Hotel resor mewah yang berdiri di tengah pelukan Pegunungan Hotaka
Hotel resor mewah yang berdiri di tengah pelukan Pegunungan Hotaka

3 Pilihan Oleh-Oleh dari Nagano

Shichimi togarashi, campuran cabai dan rempah, serta permen jeli Misuzu Ame yang memiliki sejarah panjang cocok dijadikan oleh-oleh untuk orang terdekat.
Kopi celup yang memudahkan siapa saja menikmati kopi spesialti yang dibuat dengan penuh perhatian juga dapat menjadi hadiah yang menyenangkan.

1. “Shichimi Togarashi” dari Kongen Yawataya Isogoro

Yawataya Isogoro memiliki toko utama di Daimoncho, dekat Kuil Zenkoji yang bersejarah di Kota Nagano, Prefektur Nagano. Toko spesialis rempah dengan sejarah panjang selama 280 tahun ini menjual berbagai campuran cabai tujuh rempah atau shichimi dan bubuk cabai murni atau ichimi, termasuk “Shichimi Togarashi” yang menjadi produk andalan sejak awal berdiri. Dibuat dengan metode khas yang tidak berubah sejak dahulu, campuran tujuh rempah ini memadukan aroma harum dengan rasa pedas yang menonjol. Produk populer yang telah lama dicintai ini memiliki penggemar di seluruh Jepang.

Kaleng 14 g dengan ilustrasi cabai berukuran besar. Di sisi sebaliknya terdapat gambar Kuil Zenkoji
Kaleng 14 g dengan ilustrasi cabai berukuran besar. Di sisi sebaliknya terdapat gambar Kuil Zenkoji

2. Misuzu Ame

Misuzu Ame adalah permen jeli kering khas Prefektur Nagano dengan sejarah 100 tahun. Kata “Misuzu” pada namanya berasal dari “misuzukaru”, ungkapan puitis tradisional yang mengawali penyebutan Negeri Shinano, nama lama wilayah Nagano. Nama tersebut diambil dari dua puisi karya Kume no Zenji dan Ishikawa no Iratsume dalam antologi Manyoshu.

Misuzu Ame dalam kemasan selofan. Warna pembungkusnya berbeda untuk setiap rasa, sehingga tampil penuh warna dan menggemaskan
Misuzu Ame dalam kemasan selofan. Warna pembungkusnya berbeda untuk setiap rasa, sehingga tampil penuh warna dan menggemaskan

3. Kopi Maruyama Coffee

Toko spesialis kopi spesialti ini memiliki gerai utama di Karuizawa. Biji kopi berkualitas tinggi yang dijualnya dipilih dan dibeli langsung di negara produsen oleh Kentaro Maruyama, pimpinan perusahaan yang juga bertindak sebagai pembeli. Produk andalannya, “Maruyama Coffee Blend”, adalah kopi sangrai gelap dengan aroma kaya dan cita rasa menyerupai cokelat hitam. Sejak awal berdiri, racikan kebanggaan ini terus disesuaikan sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan selera dari masa ke masa.

Toko spesialis kopi spesialti yang pemiliknya membeli sendiri biji kopi langsung dari produsen.
Toko spesialis kopi spesialti yang pemiliknya membeli sendiri biji kopi langsung dari produsen.

3 Acara di Nagano yang Patut Dikunjungi

Nagano memiliki banyak acara yang menghadirkan suasana khas setiap musim maupun kesempatan menikmati budaya tradisional.
Jika jadwal perjalanan Anda bertepatan, sempatkan menghadiri acara-acara berikut.

1. Festival Kembang Api Danau Suwa

Festival Kembang Api Danau Suwa diselenggarakan di Danau Suwa yang membentang di pusat Kota Suwa, Prefektur Nagano.
Sejak dimulai pada 1949 dengan nama “Noryo Suwako Hanabi Taikai”, atau festival kembang api untuk menikmati kesejukan musim panas di Danau Suwa, acara ini diadakan setiap 15 Agustus. Festival bersejarah ini mencapai penyelenggaraan ke-77 pada 2025.
Perairan dangkal danau memungkinkan pemasangan landasan di atas air, sehingga beragam pertunjukan kembang api dapat ditampilkan silih berganti. Salah satunya adalah rangkaian kembang api cepat yang membentuk busur setengah lingkaran di permukaan danau.
Rangkaian kembang api yang ditembakkan serentak dari landasan-landasan di atas danau dan membentang lebar juga sangat menarik untuk disaksikan.

Tradisi musim panas Suwa yang menghiasi danau dengan tata pertunjukan dan warna-warni memukau
Tradisi musim panas Suwa yang menghiasi danau dengan tata pertunjukan dan warna-warni memukau

2. Matsumoto Bon Bon

Salah satu festival musim panas terbesar di Prefektur Nagano ini diadakan setiap Sabtu pertama pada Agustus. Lokasinya berada di pusat Kota Matsumoto, membentang dari sisi timur Stasiun Matsumoto hingga Kastel Matsumoto.
Festival ini mengusung tema “Mari gemakan nyanyian dan tarian Matsumoto Bon Bon di kota kastel penuh sejarah di kaki Alpen!” Suasananya menyerupai bon odori, tarian bersama dalam tradisi perayaan Obon, dengan peserta menari mengikuti lagu yang menyebut nama-nama kawasan di kota tersebut.

Festival musim panas terbesar di Prefektur Nagano yang berlangsung setiap Agustus. Acara tari bon odori berskala besar dengan partisipasi warga.
Festival musim panas terbesar di Prefektur Nagano yang berlangsung setiap Agustus. Acara tari bon odori berskala besar dengan partisipasi warga.

3. Karuizawa Koyo Toshokan

Acara “Perpustakaan Dedaunan Musim Gugur Karuizawa” ini diadakan setiap awal Oktober hingga awal November di Karuizawa Hoshino Area. Pengunjung dapat menikmati dedaunan musim gugur, buku, dan waktu santai di kafe. Lokasinya berada di alun-alun depan “Hoshino Onsen Tombo-no-Yu”, yang dikelilingi pohon maple merah dan larch berwarna keemasan. Rak buku dipasang mengikuti kontur tanah yang landai dan bergelombang. Tersedia 500 buku yang dapat dibaca dengan bebas. Rak sepanjang 10 meter itu juga berfungsi sebagai bangku, sehingga Anda dapat membaca dengan santai di tengah warna-warni dedaunan musim gugur.

Acara di Karuizawa Hoshino Area untuk menikmati dedaunan musim gugur, buku, dan waktu santai di kafe pada musim yang identik dengan membaca
Acara di Karuizawa Hoshino Area untuk menikmati dedaunan musim gugur, buku, dan waktu santai di kafe pada musim yang identik dengan membaca

Penutup

Itulah berbagai destinasi wisata, kuliner, penginapan, dan kawasan pemandian air panas yang patut dikunjungi untuk menikmati daya tarik Nagano. Kekayaan alam dan sejarah panjang menjadikan Nagano tempat yang menarik. Jika jadwal perjalanan masih memungkinkan, cobalah mengunjungi Nagoya yang dapat dicapai dalam sekitar 3 jam dengan kereta ekspres terbatas dari Nagano. Kontras antara alam Nagano dan suasana kota besar akan membuat perjalanan Anda semakin berkesan.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa